Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kondisi Iklim di Negara Belanda

Iklim Negara Belanda - Belanda (Netherland) adalah sebuah negara yang terletak di pesisir Laut Utara. Setengah wilayahnya berada di bawah permukaan laut, sehingga Belanda membuat tanggul yang menjadi penopang utama penggunaan lahan secara efektif. Reklamasi pun terus dilakukan guna memperluas wilayah daratan.

Jika dibandingkan dengan luas New Jersey, maka Belanda berukuran dua kali lipatnya. Sebagai bagian dari Benua Eropa utara dan barat, Belanda mempunyai dimensi maksimum 360 kali 257 km. Ada banyak drainase di negara ini yang bermuara ke sungai-sungai utama hingga menuju Laut Utara.

iklim negara belanda

Kondisi Iklim Negara Belanda

Iklim negara Belanda adalah maritim yang dipengaruhi oleh aktivitas perairan di Laut Utara dan Samudera Atlantik. Musim panasnya terasa sejuk, dan musim dingin suhunya sedang. Temperatur harian saat siang bervariasi di angka 2°C—6°C saat musim dingin, dan 17°C—20°C di musim panas.

Meskipun pengaruh angin laut sampai hingga ke daerah pedalaman, tidak ada perbedaan iklim di beberapa wilayah negara ini. Hujan turun sepanjang tahun dengan periode terkering terjadi pada bulan April sampai September. Hampir semua daerah mendapatkan curah hujan yang sama.

Curah hujan rata-rata yang terjadi per tahun berkisar di angka 760 mm. Sistem drainase dan konstruksi tanggul yang baik sangat berperan penting mencegah terjadinya banjir di negara ini, mengingat sebagian besar wilayahnya berupa dataran di bawah permukaan laut hasil reklamasi.

Ketika musim gugur, sistem bertekanan rendah dari Atlantik yang kuat akan memicu terjadinya angin kencang hingga menimbulkan cuaca buruk. Terkadang angin timur membawa perubahan cuaca yang lebih kontinental, terasa hangat dan kering saat musim panas, serta dingin cerah saat musim dingin.

Kondisi iklim negara Belanda di beberapa wilayah juga dipengaruhi pergerakan angin yang bertiup dari pesisir menuju pedalaman. Pada dasarnya Belanda adalah negara yang memiliki relief datar, sehingga pergerakan anginnya pun rata.

Sama seperti negara dengan iklim sedang lainnya, Belanda memiliki empat musim yaitu musim dingin, musim semi, musim gugur, dan musim panas. Musim dingin dengan suhu di bawah 0°C lazim terjadi saat Bulan Desember hingga Februari.

Sementara itu, musim semi biasanya datang di bulan Maret—Mei. Di musim inilah bunga khas Belanda, Tulip, bermekaran. Adapun musim panas mempunyai temperatur lebih dari 20°C berlangsung di bulan Juni—September, sedangkan musim gugur terjadi pada bulan November dengan cuaca hujan angin.

Berdasarkan klasifikasi Koppen-Geiger, iklim negara Belanda terkategorikan sebagai iklim Cfb, yaitu iklim lembap yang relatif hangat dengan suhu rata-rata di bulan terhangat lebih rendah dari 22°C, sedangkan suhu rata-rata empat bulan lainnya lebih dari 10°C.

Kondisi Geografis Belanda

Yang menarik dari kondisi geografis negara Belanda adalah topografi tanahnya datar. Hampir setengah wilayah Belanda berada kurang dari 1 mdpl. Meski demikian, ada juga Provinsi Limburg di bagian tenggara yang mempunyai area perbukitan.

Permukaan tertinggi di Belanda adalah Vaalserberg di Provinsi Limburg yang memiliki ketinggian 321 mdpl. Adapun permukaan terendahnya adalah Nieuwerkerk aan den IJssel yang terletak di bawah permukaan laut 6,76 meter.

Salah satu konstruksi buatan yang terkenal di Belanda adalah penutup tanggul bernama Afsluitdijk. Konstruksi ini memisahkan Danau Ijssel (disebut juga Ijsselmeer atau Zuiderzee) dengan Laut wadden (Waddenzee). Panjang konstruksi tanggul ini mencapai 32 km dengan lebar 90 m.

Negara Belanda dialiri oleh beberapa sungai utama, seperti Sungai Rhine, Sungai Maas, dan Schelde. Sungai-sungai ini membelah sebagian wilayah Belanda sebelum akhirnya bermuara menuju laut. Sungai ini pun juga dimanfaatkan guna aktivitas penduduk setempat, termasuk untuk pembangkit listrik.