Letak Selat Karimata dan Karakteristiknya Sebagai Selat Terbesar di Indonesia

Letak Selat Karimata dan Karakteristiknya Sebagai Selat Terbesar di Indonesia

Karakteristik Selat Karimata - Indonesia memiliki potensi bahari yang sangat besar dengan adanya beberapa laut yang mengelilingi wilayah negara Indonesia. Tak hanya laut besar, laut kecil seperti selat pun memberikan potensi yang sangat besar bagi Indonesia. Selat sendiri merupakan sebuah jenis laut dengan karakteristik yang sempit yang merupakan penghubung antara dua pulau atau dua daratan.

Karena wilayah Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, baik pulau kecil maupun besar, maka banyak pula selat yang bisa ditemukan di Indonesia. Salah satunya adalah Selat Karimata. Dimana letak selat Karimata dan karakteristiknya apa saja yang membedakan selat ini dengan selat yang lainnya? berikut penjelasan lengkapnya.

Letak dan Luas Selat Karimata

letak selat karimata

Sudah dijelaskan sebelumnya mengenai pengertian selat, ya selat adalah laut sempit yang menghubungkan dua pulau atau dua wilayah. Lalu bagaimana dengan selat Karimata ini? Selat Karimata ini adalah selat yang menghubungkan antara Pulau Jawa dengan Pulau Kalimantan. Selat ini juga menjadi jalur transportasi yang menghubungkan kedua wilayah Pulau tersebut. Berdasarkan letak Geografisnya, Selat Karimata ini terletak sebagai berikut:

1. Letak Selat Karimata
Selat Karimata adalah selat yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan. Meskipun letaknya berada diantara Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan, namun yang sebenarnya dihubungkan oleh selat ini adalah Laut Jawa dan Laut China Selatan.

2. Luas Selat Karimata
Meskipun disebut sebagai laut sempit yang memisahkan dua wilayah, namun pada kenyataannya, Selat Karimata ini memiliki wilayah yang cukup luas. Luasnya mencapai 150 km. Luas ini didapat dari pengukuran mulai dari wilayah Kalimantan hingga Pulau Belitung dimana selat ini berakhir. Dengan luas ini, Selat Karimata ini dianggap sebagai selat terbesar yang ada di Indonesia.

Karakteristik Khusus Selat Karimata

Sebelumnya sudah sedikit dijelaskan tentang letak Selat Karimata yang berada diantara Pulau Jawa dan Kalimantan serta merupakan penghubung antara Laut Jawa dan Laut China Selatan. Jika dilihat dari letaknya, bisa dibilang selat Karimata ini memiliki letak yang cukup strategis. Karena letaknya inilah yang memberikan karakteristik yang membedakan selat ini dengan selat lain di Indonesia. Berikut ini adalah karakteristik yang membedakan Selat Karimata dengan selat lain.

1. Potensi Sumber Daya Alam yang Besar
Terletak diantara dua laut besar yang mengapit Indonesia, yaitu Laut China Selatan dan Laut Jawa membuta Selat Karimata ini memiliki potensi alam dan bahari yang cukup besar. Potensi alam dan bahari yang dimiliki oleh Selat Karimata inilah yang membuat Selat Karimata banyak memiliki destinasi wisata favorit dengan keindahan yang menakjubkan. Destinasi wisata yang ditawarkan di sekitar selat Karimata ini juga sudah diakui oleh dunia karena keindahannya.

2. Kecepatan dan Tinggi Gelombang
Seperti laut pada umumnya, kecepatan gelombang dan tinggi gelombang di selat Karimata ini juga dipengaruhi oleh cuaca (lihat unsur-unsur cuaca dan iklim). Ketika cuaca sedang bersahabat gelombang di Selat Malaka tergolong sedang, namun ketika cuaca sedang ekstrem, tinggi gelombang di Selat Karimata bahkan bisa mencapai tinggi 6 meter.

Selat Karimata yang merupakan selat terbesar di Indonesia ini adalah selat yang memiliki potensi cukup besar. Meskipun letaknya tidak begitu strategis sehingga bukan menjadi jalur penting perdagangan internasional, namun Selat Karimata ini justru memberikan pesona bahari dan alam yang menakjubkan yang berbeda dengan selat lain. Itulah penjelasan singkat tentang letak Selat Karimata dan karakteristiknya. Dengan penjelasan tersebut semoga bisa menambah wawasan Anda tentang potensi alam di Indonesia lebih banyak lagi.
Baca selengkapnya »
Letak Selat Malaka dan Karakteristiknya

Letak Selat Malaka dan Karakteristiknya

Karakteristik Selat Malaka - Selat merupakan salah satu kenampakan alam di bumi yang cukup potensial. Selat adalah sebuah wilayah laut yang berukuran cukup sempit dimana laut sempit inilah yang memisahkan antara dua pulau. Di Indonesia ada beberapa jenis selat yang cukup terkenal seperti Selat Sunda, yang memisahkan antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Ada juga selat Bali yang memisahkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali dan beberapa jenis selat lainnya.

Tidak hanya menghubungkan antara satu pulau dengan pulau lain di Indonesia, beberapa selat juga memisahkan antara satu negara dengan negara lain, seperti contohnya Selat Malaka. Berikut ini akan dijelaskan tentang letak Selat Malaka dan karakteristiknya yang membedakannya dengan selat atau wilayah perairan lain.

Letak Selat Malaka Secara Geografis dan Astronomis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, selat adalah laut sempit yang memisahkan antara dua pulau. Selat Malaka ini adalah selat yang berada di kawasan Asia Tenggara tepatnya selat yang memisahkan antara Semenanjung Malaysia dan Indonesia.

1. Letak Geografis Selat Malaka
Selat Malaka secara geografis terletak diantara Semenanjung Malaysia yang terdiri dari negara Malaysia, Thailand, Singapura dan Negara Indonesia. Sedangkan secara astronomis, Selat Malaka ini terletak pada garis 95° BT dan 103° BT. Dari letak ini, selat Malaka ini terkenal sebagai lokasi strategis terutama untuk jalur perdagangan dan transportasi dunia.

2. Batas-Batas Selat Malaka
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Selat Malaka ini memisahkan antara kawasan semenanjung Malaysia dengan negara Indonesia. Secara langsung maupun tidak langsung selat Malaka ini pasti berbatasan dengan beberapa wilayah dari kedua negara tersebut, yakni. Di bagian utara berbatasan dengan wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Sebelah selatan dan berbatasan dengan Provinsi Riau bagian Utara sedangkan di bagian Timur berbatasan dengan wilayah negara Malaysia dan Singapura.

Karakteristiknya Sosial Selat Malaka

Sebagai sebuah laut sempit yang memisahkan dua buah daratan, Selat Malaka memiliki karakteristik khusus yang khas yang membedakannya dengan selat-selat lain. Termasuk di dalamnya adalah peran selat Malaka ini dalam lalu lintas transportasi dan perdagangan dunia. Berikut ini adalah letak Selat Malaka dan karakteristiknya.

1. Merupakan Jalur Perdagangan Internasional
Meskipun hanya merupakan sebuah laut sempit, ternyata Selat Malaka menjadi jalur perdagangan dunia yang memiliki peran sangat penting. Hal ini karena Selat Malaka inilah yang menjadi jalur perdagangan utama antara negara-negara besar di dunia, yaitu Indonesia, India dan Republik Rakyat Tiongkok. Karena lokasinya yang sangat strategis inilah Selat Malaka menjadi selat yang selalu ramai oleh kapal pedagang.

letak strategis selat malaka

2. Menjadi Pusat Isu-Isu Ekonomi Dunia
Selat Malaka yang terkenal sebagai jalur penting dalam perdagangan dunia ini juga kerap menjadi penyebab timbulnya isu-isu dunia. Mulai dari isu perebutan hak hingga isu perompakan dan lain sebagainya. Meskipun selat malaka ini menjadi bagian perairan dari tiga negara namun kebanyakan isu yang timbul tersebut berhasil diatasi justru oleh Indonesia.

Selat Malaka mungkin bukan lagi wilayah laut yang asing bagi masyarakat Indonesia. Selat ini menjadi salah satu jalur perdagangan laut paling penting karena menghubungkan negara-negara besar dunia. Fakta lain yang menarik dari Selat Malaka ini adalah pentingnya peran dan fungsi selat ini sebenarnya sudah dimulai sejak jaman kerajaan Sriwijaya. Karena kesuksesan kerajaan inilah yang kemudian membuat Selat Malaka memiliki peran penting dalam perdagangan Internasional. Demikian tadi penjelasan tentang letak Selat Malaka dan karakteristiknya.
Baca selengkapnya »
Letak Selat Sunda dan Karakteristiknya

Letak Selat Sunda dan Karakteristiknya

Selat Sunda - Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam baik hayati maupun non hayati. Hal ini tidak lepas dari letak Indonesia yang sangat strategis ditambah dengan kenampakan alamnya yang beragam yang membuatnya dikaruniai sumber daya alam yang luar biasa melimpah (lihat: pengertian sumber daya alam). Ada wilayah daratan yang dilengkapi dengan gunung, barisan pegunungan maupun juga perbukitan. Ada kawasan air yang terdiri dari danau, waduk dan sungai yang mengalir ke laut. Salah satu yang menjadi ciri khas kenampakan alam di Indonesia adalah adanya laut yang mengelilingi Indonesia serta adanya selat yang menghubungkan antara satu pulau dengan pulau lainnya.

Nah, berhubungan dengan selat, di Indonesia sendiri ada salah satu selat yang letaknya sangat strategis dan merupakan penghubung antara 2 pulau besar di Indonesia. Selat tersebut diberi nama Selat Sunda. Lalu dimanakah letak selat tersebut dan apa saja ciri khasnya? berikut ini akan dijelaskan secara lengkap tentang letak Selat Sunda dan Karakteristiknya.

Letak dan Batas Wilayah Selat Sunda

Selat adalah kenampakan alam berupa laut sempit yang memisahkan dua pulau. Di Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau, tentu juga banyak terdapat selat yang menghubungkannya. Salah satunya adalah Selat Sunda yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya selat adalah kawasan perairan sempit yang menghubungkan dua pulau. Selat Sunda ini sendiri adalah kawasan laut sempit yang menjadi pemisah antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Selain Pulau Jawa dan Sumatera, di sekitar Selat Sunda ini juga dikelilingi oleh pulau kecil seperti Pulau Anak Karakatau, Pulau Sebuku Kecil, dan beberapa pulau kecil lainnya.

letak selat sunda
Sumber: https://maps.google.com

Secara geografis letak Selat Sunda berada diantara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, yang mana di wilayah Barat Selat Sunda berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung, sebelah timur berbatasan dengan Provinsi Banten. Sedangkan di sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa dan sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.

Karakteristik Khas Selat Sunda

Seperti kenampakan alam lain yang bisa ditemukan di Indonesia, selat Sunda juga memiliki karakteristik yang membedakannya dengan jenis perairan lain yang ada di bumi. Bahkan karakteristik ini juga membedakan antara Selat Sunda dengan selat-selat lain yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa karakteristiknya.

1. Memiliki Titik Tersempit Seluas 30 km
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, berdasarkan letaknya selat Sunda menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, selain itu Selat Sunda juga menghubungkan antara Laut Jawa yang berada di sebelah utara dengan Samudra Hindia di sebelah selatan.

Meskipun disebut sebagai laut sempit namun sebenarnya selat ini tidak terlalu sempit. Yang lebih unik lagi, selat Sunda ini memiliki titik tersempit yang hanya seluas 30 km.

2. Terdapat Banyak Pulau Kecil yang Memiliki Gunung Vulkanik Aktif
Karakteristik selanjutnya yang hanya bisa ditemukan di Selat Sunda adalah bahwa selat ini dikelilingi oleh banyak sekali pulau-pulau kecil. Seperti pulau Sangiang, Pulau Tiga, Pulau Tempurung, Pulau Sebuku Kecil, Pulau Anak Krakatau dan pulau-pulau kecil lainnya.

Diantara pulau-pulau kecil tersebut bahkan memiliki gunung vulkanik yang masih aktif yaitu Gunung Anak Krakatau yang berada di Pulau Anak Karakatau. Karena karakteristiknya inilah yang membuat Selat Sunda menjadi selat yang cukup menakutkan di dunia.

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang karakteristik Selat Sunda mulai dari letaknya, batas wilayah serta ciri khas yang membedakannya dengan selat-selat lain. Dengan mengetahui karakteristik kenampakan alam tertentu yang ada di Indonesia akan memberikan wawasan lebih kepada Anda sebagai warga Indonesia. Dengan begitu Anda bisa tahu betapa kaya alam dan geografis Indonesia sehingga kita juga harus turut menjaganya.
Baca selengkapnya »
Karakteristik Samudra Arktik : Letak, Luas, Suhu dan Salinitas

Karakteristik Samudra Arktik : Letak, Luas, Suhu dan Salinitas

Kenampakan alam di muka bumi ini sangat beragam, salah satunya adalah samudra. Bumi memang sebagian besar tersusun dari air, yakni mencapai 2/3 bagian dari bumi merupakan air. Air yang menyusun bumi juga beragam mulai dari air di darat hingga air yang berada di laut.

Di bumi kita ini ada beberapa samudra terkenal yang merupakan lautan luas yang memiliki ciri khas tertentu. Seperti misalnya Samudera Arktik. Nah, berikut ini akan dijelaskan secara rinci tentang apa saja karakteristik dari Samudra Arktik.

Letak dan Luas Samudra Arktik

Samudra Arktik adalah samudra di bumi yang memiliki luas wilayah paling sempit (kecil) dibandingkan Samudra-samudra lainnya. Tidak hanya paling kecil, namun ternyata samudera ini juga termasuk sebagai samudera yang paling dangkal, dengan suhu yang paling rendah pula.

Letak Samudra Arktik
Secara astronomis, Samudra Arktik terletak pada garis 90° Lintang Utara dan 0° Bujur Timur. Samudra ini terhubung langsung dengan beberapa samudra seperti Samudra Pasifik yang dihubungkan oleh Selat Bering dan Samudra Atlantik yang dihubungkan oleh Greenland. Samudra ini juga berbatasan langsung dengan beberapa negara seperti negara di Asia Utara dan negara-negara di Eropa Utara.

Luas Samudra Arktik
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Samudra Arktik adalah samudra terkecil dan terdangkal di dunia. Luas samudra Arktik ini sekitar 14.056 juta km². Luas ini hanyalah 8% dari luas Samudra Pasifik yang merupakan samudra terluas di dunia. Luas ini juga setara dengan 1.5 kali luas negara Amerika Serikat. Tidak hanya tersempit, samudra ini juga tergolong terdangkal karena kedalaman rata-ratanya hanya mencapai 1.300 km.

Ciri Khas Samudra Arktik

Berbagai bentuk kenampakan alam sudah tentu mempunyai ciri khusus, nah Samudra Arktik juga memiliki ciri khas yang membedakannya dengan samudra lain di bumi kita. Berikut ini adalah 2 ciri utama Samudra Arktik yang penting kamu ketahui.

Samudra Arktik Memiliki Suhu Kutub
Salah satu ciri khas yang membedakan Samudra Arktik dengan samudra lain adalah dari suhunya. Dibandingkan dengan samudra lain, Samudra Arktik ini memiliki suhu rata-rata kutub yakni berkisar pada -2°C sepanjang tahun.

Karena suhunya yang sangat rendah inilah yang kemudian juga mempengaruhi permukaan samudra. Jika pada umumnya permukaan samudra tertutup oleh air. Maka berbeda dengan Samudra ini yang tertutup es sepanjang tahun.

samudra arktik

Memiliki Kadar Garam Paling Rendah
Ciri selanjutnya dari Samudra Arktik yang membedakannya dengan samudra lain adalah bahwa hanya samudra inilah yang memiliki kadar garam (salinitas) paling rendah. Hal ini disebabkan karena sedikitnya jumlah air, terutama air tawar yang mengalir dan berakhir di samudra ini.

Terbatasnya air tawar yang masuk ke samudra ini sangat mempengaruhi kapasitas penguapan, sehingga penguapan yang terjadi juga sangat rendah. Karena itu, kadar garam di samudra ini juga terbilang sangat kecil.

Jadi apabila dirangkum dari penjelasan diatas maka dibawah ini merupakan 5 karakteristik Samudra Arktik:
  1. Letak astronomis samudra arktik berada pada garis 90° LU dan 0° BT
  2. Terhubung langsung dengan Samudra Pasifik oleh Selat Bering dan Samudra Atlantik oleh Greenland
  3. Mempunyai Luas sekitar 14.056 juta km² sehingga merupakan samudra terkecil dan terdangkal di dunia
  4. Memiliki suhu rata-rata yang berkisar di -2°C sehingga permukaannya tertutupi oleh es sepanjang tahun
  5. Memiliki kadar garam paling rendah diantara samudra-samudra lainnya

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang Samudra Arktik beserta karakteristik atau ciri khas yang membedakannya dengan samudra lain di bumi ini. Samudra yang notabennya adalah wilayah laut yang sangat luas memiliki peran penting dalam fenomena atau siklus di alam. Namun, berbeda dengan Samudra Arktik yang memiliki luas tidak begitu besar dengan titik beku yang sangat rendah membuat permukaannya selalu tertutup es sepanjang tahun.
Baca selengkapnya »
Karakteristik Samudra Hindia : Letak, Batas Wilayah dan Kondisi Geografis

Karakteristik Samudra Hindia : Letak, Batas Wilayah dan Kondisi Geografis

Samudra Hindia - Wilayah perairan di bumi adalah wilayah dengan luas yang lebih besar dibandingkan wilayah daratan di bumi. Berdasarkan pengamatan, wilayah perairan itu bahkan mencapai 2/3 wilayah bumi. Wilayah perairan itu terdiri dari berbagai jenis perairan seperti salah satunya adalah samudra.

Air di samudera salah satunya berasal dari perairan darat seperti sungai yang membawa mineral ke laut ketika bermuara di samudra sehingga inilah yang membuat air samudra berasa asin. Setiap samudra yang ada di permukaan bumi ini juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Seperti yang akan dijelaskan di bawah ini tentang karakteristik Samudra Hindia.

Letak dan Batas Wilayah Samudra Hindia

Samudra Hindia adalah salah satu samudera terbesar di dunia karena menyumbang 20% air di bumi. Nama Hindia berasalah dari kata India . Dengan garis pantai sepanjang 68.526 km, Samudra Hindia memiliki kekayaan geografis berupa banyaknya punggung laut. Secara geografis, Samudra Hindia bisa dijelaskan seperti berikut.

1. Letak Samudra Hindia
Sama seperti kenampakan geografis lainnya, Samudra Hindia juga terletak pada dua garis yang membelah bumi, yaitu garis lintang dan garis bujur. Pada garis lintang, Samudra Hindia terletak di 20°BT yang memisahkannya dengan Samudra Atlantik dan 147° BT yang memisahkannya dengan Samudra Pasifik. Karena letaknya jugalah yang membuat Samudra ini menjadi samudra paling panas di dunia.

karakteristik samudra hindia

2. Batas Wilayah Samudra Hindia
Samudera Hindia ini juga berbatasan langsung dengan beberapa negara, bahkan garis pantainya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Negara tersebut adalah negara-negara Asia Selatan di bagian utara. Sebelah Selatan berbatasan dengan Benua Antartika, sebelah Barat berbatasan langsung dengan Benua Afrika dan negara-negara Jazirah Arab, dan bagian Timur berbatasan dengan Pulau Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya, dan Benua Australia.

Karakteristik Samudra Hindia yang Membedakan dengan Samudra Lain

Setiap kenampakan alam pasti memiliki karakteristik masing-masing yang membedakannya dengan kenampakan alam lain. Seperti juga halnya pada Samudra Hindia. Berikut ini adalah karakreristik Samudra Hindia yang mampu membedakannya dengan samudra lainnya.

1. Memiliki Gelombang Tinggi dan Arus Besar
Karakteristik utama dari Samudra Hindia ini adalah gelombang dan arus lautnya. Samudra Hindia memiliki jenis gelombang yang cukup tinggi dengan arus air yang cukup besar. Namun meskipun demikian, samudra ini justru samudra yang jarang mengalami badai. Namun sekalinya terjadi gelombang besar, maka daerah terdekat seperti Maladewa, Sri Lanka dan beberapa negara lain mengalami banjir.

2. Daerah yang Labil Karena menjadi Pusat Tunjaman Lempeng Bumi
Karakteristik selanjutnya adalah di Samudra Hindia ini terdapat lempeng Indo-Australia yang merupakan pusat dari terjadinya tunjaman antar lempeng Benua. Letaknya tepat berada di dasar Samudra Hindia di bagian utara.

Karena kondisi geografis (letaknya) yang demikian inilah kawasan di sekitar Samudra Hindia menjadi kawasan yang termasuk labil karena mudah bergoncang. Belum lagi Samudra ini juga menjadi pertemuan 3 buah lempeng tektonik, termasuk lempeng Indo-Australia. Karena itulah di sekitar samudra ini rawan mengalami gempa.

Samudra Hindia merupakan samudra dengan posisi ketiga samudra terbesar di dunia. Dengan kapasitas 20% air dari total air di bumi, menjadikan samudra ini sebagai sumber kehidupan makhluk di bumi. Letaknya yang seperti dijelaskan di atas membuat banyak terjadi fenomena alam disana. Kondisi suhu panas di Samudra Hindia juga bisa mempengaruhi terjadinya musim pada negara-negara di sekitarnya.
Baca selengkapnya »
Beranda