Struktur Bumi - Hai sobat geologinesia, artikel yang kamu baca saat ini adalah tentang Struktur Bumi Menurut Perspektif Geologi. Tujuan kam...
Angin Muson Timur : Penyebab Terjadinya Serta Dampak Positif dan Negatifnya

Angin Muson Timur : Penyebab Terjadinya Serta Dampak Positif dan Negatifnya

Angin Muson Timur - Indonesia adalah negara kepulauan dimana didalamnya terdapat banyak sekali pulau-pulau. Dan tentunya letak geografis Negara Indonesia saat dilihat melalui peta maka Anda dapat melihat bahwa Indonesia diapit oleh adanya dua Samudera. Tentunya dua samudera tersebut tidak lain adalah samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Selain itu Indonesia juga letaknya diapit oleh dua benua sehingga menyebabkan adanya berbagai macam angin yang berhembus di Indonesia.

Saat kita membahas terkait angin yang berhembus di Indonesia maka Anda akan mengetahui bahwa di Indonesia terdapat dua angin muson. Dua angin muson tersebut adalah angin muson barat dan angin muson timur. Yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah mengenai angin muson timur. Anda akan mengetahui lebih banyak lagi nantinya terkait dengan angin muson timur yang ada di Indonesia.

Pengertian Angin Muson Timur Beserta Proses Terjadinya

Angin muson timur sendiri merupakan suatu angin yang berhembus di Indonesia pada bulan April hingga bulan Oktober setiap tahunnya. Angin muson timur sendiri adalah angin yang hembusannya berasal dari benua australia menuju benua Asia. Angin muson timur sendiri datang di Indonesia di pengaruhi oleh adanya kedudukan matahari serta letak Indonesia yang sangat strategis. Adapun proses terjadinya angin muson timur sendiri diantaranya adalah sebagai berikut:

Kedudukan Matahari Di Bumi Bagian Utara
Tentunya kita sudah ketahui bersama bahwasanya bumi sendiri mengalami rotasi dan juga revolusi bumi yang mengelilingi matahari. Di periode bulan April hingga bulan Oktober tentunya posisi matahari sendiri berada dekat dengan Bumi bagian utara. Hal tersebut menyebabkan Benua Asia mengalami suhu yang sangat panas.

Tekanan Maksimum Ada di Benua Australia
Dengan adanya kejadian seperti yang telah disebutkan diatas maka Benua Australia kemudian memiliki tekanan yang maksimal. Sedangkan Benua Asia sendiri memiliki tekanan minumum. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa daerah yang memiliki penyinaran lebih tinggi dari matahari akan memiliki tekanan yang lebih rendah nantinya.

Udara Bergerak Dari Tekanan Tinggi Ke Rendah
Pada umumnya sifat dari angin muson timur sendiri adalah bergerak dari tekanan tinggi menuju yang lebih rendah. Sehingga angin muson timur berhembus dari Benua Australia menuju ke Benua Asia.

Maka jika hal tersebut telah berlangsung akan menimbulkan adanya angin muson timur. Nah dari adanya sifat-sifat angin yang dibawa dari Benua Australia ke Benua Asia yang kering akan menyebabkan terjadinya musim kemarau.

Dampak Dari Adanya Angin Muson Timur

Dampak Positif
Adapun dampak positif dari adanya angin muson timur adalah bidang pariwisata di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karena dengan cuaca yang cukup cerah dengan adanya musim kemarau maka tentunya para wisatawan lebih senang untuk berkunjung. Selain itu juga aktivitas luar ruangan yang bisa Anda lakukan bisa lebih maksimal dan tentunya transportasi menjadi lebih lancar lagi.

Dampak Negatif
Dari adanya musim kemarau yang disebabkan oleh adanya angin muson timur maka tentunya cuaca akan menjadi lebih panas. Hal tersebut dapat menyebabkan adanya dehidrasi yang dialami oleh penduduk. Sehingga penduduk perlu untuk mengkonsumsi minuman yang bisa menyegarkan diri mereka dan tentunya dapat memulihkan dehidrasi yang dialami.

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa angin muson timur adalah angin yang bergerak membawa sifat kering dari Benua Australia ke Benua Asia. Dan tentunya dengan adanya hembusan angin muson timur akan menyebabkan terjadinya musim kemarau di Indonesia.

Dengan adanya musim kemarau tersebut tentunya akan menimbulkan dampak positive maupun negatif bagi negara yang mengalaminya. Dimana dari masing-masing dampak tersebut tidak ada dampak yang terlalu merugikan masyarakat pada umumnya.
Baca selengkapnya »
Negara-Negara di Benua Asia Yang Paling Terkenal

Negara-Negara di Benua Asia Yang Paling Terkenal

Negara-Negara Terkenal di Benua Asia - Benua Asia tentunya merupakan sebuah benua yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi di bandingkan yang lain. Tentunya pertumbuhan penduduk di Benua Asia sendiri sangat banyak sekali dan menjadikan benua Asia sebagai benua yang memiliki kepadatan penduduk yang tertinggi. Hal yang demikian tersebut menjadi salah satu ciri khas yang dimiliki oleh benua Asia sendiri.

Kebanyakan dari benua Asia cenderung memiliki kekayaan alam yang cukup melimpah. Di beberapa Negara di Benua Asia sendiri saat ini banyak sekali bisa di temukan berbagai macam kekayaan sumber daya alam yang ada. Dan tentunya ada beberapa negara di benua Asia yang saat ini telah menjadi negara maju.

Perlu diketahui bahwa pusat perdagangan yang dulunya di dominasi oleh negara-negara di benua Eropa, saat ini telah bergeser ke negara-negara yang ada di benua Asia yang, dan hal inilah yang menjadi kelebihan tersendiri bagi benua Asia.

Dalam pembahasan saat ini kita akan membahasa terkait dengan beberapa negara yang ada di Benua Asia yang paling dikenal. Dan tentunya dengan informasi ini Anda diharapkan mampu mendapatkan informasi baru terkait dengan negara-negara yang telah disebutkan tersebut.

China

Tentunya negara China sudah tidak asing lagi terdengar di telinga Anda karena banyak sekali produk buatan China yang di pasarkan di Indonesia. Negara yang satu ini merupakan salah satu negara maju yang ada di Benua Asia. Dan Masyarakat negara China sendiri telah mampu menciptakan berbagai macam produk yang di pasarkan di berbagai penjuru dunia. Tentunya ibukota dari negara ini adalah Beijing yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia.

Jepang

Negara yang satu ini tentunya merupakan salah satu negara yang cukup terkenal di benua Asia. Tentunya negara ini terkenal dengan keindahan wisata alam yang dimiliki serta berbagai macam tumbuhan yang hidup di negara China. Pohon sakura tentunya merupakan salah satu pohon yang cukup terkenal di negara China sendiri. Ibukota dari negara Jepang sendiri adalah tokyo yang banyak di datangi oleh para wisatawan asing yang berkunjung ke China.

Korea Selatan

Korea tentunya menjadi negara yang cukup terkenal dan tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Banyak sekali wisatawan Indonesia yang datang berkunjung pada negara yang satu ini karena keindahan alamnya yang sangat indah. Tentunya yang tidak kalah menarik adalah banyaknya artis K-Pop yang ada di Korea Selatan menjadi idola bagi banyak kalangan. Ibukota dari Korea Selatan sendiri adalah Seoul.

Malaysia

Malaysia sendiri merupakan salah satu negara di benua Asia yang masih berkembang. Letak dari negara yang satu ini tentunya berbatasan dengan negara Indonesia sehingga akses untuk bisa menuju Malaysia sendiri cukup mudah. Dan tentunya negara ini merupakan negara yang paling dekat dengan negara Indonesia. Ibukota dari negara ini adalah Kuala Lumpur yang banyak di jadikan sebagai icon wisata.

Singapura

Salah satu negara yang berkembang dengan baik tentunya adalah negara Singapura yang terkenal dengan wahana wisata di dalamnya. Bahkan negara yang satu ini telah berkembang dengan pesat dan mulai bertumbuh menjadi negara yang maju. Ibukota dari negara ini tentunya adalah Singapura.

Dari pemaparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa  beberapa negara di Benua Asia sebagian besar masih berkembang. Akan tetapi ada beberapa negara di Asia timur yang telah menjadi negara maju. Dan tentunya beberapa negara tersebut telah mampu menciptakan berbagai macam produk. Dan produk yang dihasilkan mampu menembus pasar Internasional yang ada di dunia tentunya.
Baca selengkapnya »
7 Cincin Planet Saturnus

7 Cincin Planet Saturnus

Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya dan keenam dari matahari (lihat disini susunan tata surya). Jari-jarinya sembilan kali lipat dari bumi. Saturnus terdiri dari senyawa silikon, besi-nikel, dan oksigen. Warna kuning pucat Saturnus disebabkan oleh kristal amonia di atmosfernya. Sistem Cincin Utama merupakan fitur terkenal dari planet ini.

Cincin Saturnus

Saturnus memiliki sistem cincin luas yang disebut cincin Saturnus. Planet ini memiliki empat cincin utama dan tiga cincin luar yang lebih redup. Cincin terdiri dari banyak partikel kecil dengan ukuran mulai dari mikrometer hingga satu meter.

Partikel-partikel yang membentuk cincin meliputi bahan batuan, debu, dan es air. Ilmuwan Galileo Galilea adalah orang pertama yang mengamati cincin Saturnus menggunakan teleskop pada tahun 1960.

Klasifikasi Cincin Saturnus

Cincin Saturnus jatuh di bawah dua kelompok, cincin utama dan cincin redup (fainter rings). Ada celah di antara kelompok-kelompok yang dikenal sebagai divisi. Kesenjangannya adalah divisi Cassini dan divisi Roche. Empat cincin utama adalah Cincin A, Cincin B, Cincin C, dan cincin D. Cincin redup adalah Cincin G, Cincin F, dan Cincin E.

Cincin Utama

Cincin utama padat dan tersebar dari jarak 7.000 km hingga 80.000 km dari khatulistiwa Saturnus. Cincin-cincin ini terbuat dari kotoran seperti silikat, tholin, dan 99,9% air es murni. Partikel yang membentuk cincin utama berkisar dari 1cm hingga 10cm.

Cincin A
Cincin A adalah cincin utama terluar planet Saturnus. Cincin A diperkirakan memiliki ketebalan 10 hingga 30 meter. Divisi Cassini adalah batas dalam Cincin A. Resonansi orbital mempertahankan tepi luar cincin A.

Cincin B
Cincin B adalah cincin utama yang paling terang, terbesar, dan paling masif dari semua cincin utama. Ini memiliki ketebalan 5 hingga 15 meter. Cincin B memiliki struktur vertikal pada lapisan luar yang menyimpang hingga 2,5 kilometer dari bidang utamanya. Total massa cincin B diperkirakan tujuh kilogram.

Cincin C
Cincin C lebar dan sangat redup. George Bond dan William Lassell menemukannya pada tahun 1850. Lassell menggambarkan cincin C sebagai 'Cincin Crepe' karena terdiri dari zat gelap. Cincin C diperkirakan memiliki ketebalan lima meter dan massa 1,1x10^18 kg.

Cincin D
Cincin D adalah cincin terdalam di sistem cincin Saturnus dan sangat lemah dalam penampilan. Ilmuwan Voyage 1 mendeteksi tiga ikal yang ditunjuk sebagai D73, D72, dan D68 di dalam Cincin D pada tahun 1980. Cincin ini memiliki struktur skala halus dengan gelombang berjarak 30 km.

Cincin Redup (Fainter Rings)

Cincin redupnya tersebar, berdebu, dan cincin terluar Saturnus. Mereka terdiri dari partikel berukuran kecil dan es air seperti cincin utama. Cincin F adalah yang paling aktif di tata surya dan terletak 3.000 km dari Cincin A. Tim pencitraan Pioneer 11 menemukannya pada tahun 1979.

Cincin G sangat tipis dan terletak di antara Cincin E dan Cincin F. Cincin E sangat luas dan terdiri dari amonia, es air dengan silikat, dan karbon dioksida.

Planet Lain dengan Cincin

Selain planet Saturnus, ada juga planet lain dengan cincin seperti Jupiter, Neptunus, dan Uranus. Uranus memiliki 13 cincin, Neptunus memiliki 5 cincin, dan Jupiter mempunyai 4 cincin.
Baca selengkapnya »
Nama 4 Cincin Planet Jupiter

Nama 4 Cincin Planet Jupiter

Cincin-Cincin Jupiter - Jupiter adalah planet kelima dari matahari di Tata Surya. Ini adalah yang terbesar di antara semua planet. Planet ini lebih berat dari matahari dan planet lainnya. Selain itu, Jupiter adalah planet gas raksasa. Ini terutama terdiri dari gas hidrogen dan helium.

Helium menghasilkan seperempat massanya. Jupiter memiliki bentuk spheroid oblate karena rotasinya yang cepat. Selain itu, ini adalah planet paling terang ketiga di langit pada malam setelah Venus dan Bulan.

Cincin Planet Jupiter

Jupiter memiliki sistem cincin yang dikenal sebagai sistem cincin Jovian atau cincin Jupiter. Cincin pertama kali dilihat oleh wahana antariksa Voyager 1 pada tahun 1979. Kemudian pada tahun 1990, ilmuwan bernama Galileo melakukan penelitiannya dan menghasilkan empat cincin lengkap.

Keempat cincin Jupiter adalah cincin Utama, cincin Halo, cincin gossamer Amalthea, dan cincin gossamer Thebe. Cincin-cincin Jupiter tersusun dari debu dan tampak pudar.

Klasifikasi Cincin Jupiter

Klasifikasi cincin Jupiter tergantung pada ukuran, lokasi, dan kualitas kecerahan. Cincin yang paling tebal dan paling dalam adalah Cincin Halo. Cincin Utama yang tipis dan relatif terang mengikutinya. Selanjutnya ada cincin terluar Gossamer yang tebal, dan samar.

Cincin Utama

Cincin utama relatif tipis, sempit, dan paling terang di antara cincin-cincin Jupiter. Ini memiliki lebar 6.500 km. Tepi dalam cincin utama tetap tidak ditandai oleh satelit apa pun karena terletak 122.500 km dari bumi.

Kecerahan cincin utama mulai berkurang pada 128.600 km dalam cahaya yang tersebar ke depan. Ini terjadi menuju orbit Adrastean. Kecerahan Jupiter meningkat di dekat pusat cincin utama di 126.000 km. Namun, kontras muncul pada batas bagian dalam di mana cahaya perlahan memudar pada 120.000 km hingga 124.000 km.

Cincin Halo

Cincin Halo lebih tebal secara vertikal dan terletak jauh di dalam cincin Jovian. Pada radius 122.500 km, cincin Halo bertepatan dengan batas dalam cincin utama. Garis vertikal Halo tidak diketahui tetapi materialnya terdeteksi setinggi 10.000 km di pesawat cincin. Bentuk cincin Halo menyerupai torus yang tebal. Kecerahan permukaan cincin Halo kurang dari cincin utama.

Cincin Amalthea Gossamer

Cincin gossamer Amalthea berbentuk persegi panjang dan sangat redup. Itu membentang dari orbit Amalthea di 129.000 km ke 182.000 km. Ketebalannya 2.300 km dekat orbit Amalthea tetapi ukurannya berkurang menuju planet Jupiter. Cincin gossamer Amalthea lebih cerah di permukaan bawah dan atas. Ini juga secara bertahap lebih terang ke arah planet Jupiter.

Cincin Gossamer Thebe

Cincin Thebe sangat redup dan persegi panjang. Ketebalannya adalah 8400 km dekat orbit Thebe tetapi ukuran ini berkurang menuju permukaan planet Jupiter. Cincin gossamer Thebe terang baik di permukaan atas maupun bawah meskipun tiga kali lebih redup dari Amalthea.

Planet Lain Dengan Cincin

Selain Jupiter, planet-planet lain dengan cincin termasuk Uranus, Neptunus dan Saturnus. Planet Uranus memiliki 13 cincin yang diketahui, yang pingsan. Cincin Epsilon adalah yang paling terang di antara cincin Uranus. Di sisi lain, planet Saturnus memiliki tujuh cincin dan Neptunus memiliki lima cincin.
Baca selengkapnya »
Apa Penyebab Utama Kebakaran Hutan? Apakah Karena Ulah Manusia ataukah Alam?

Apa Penyebab Utama Kebakaran Hutan? Apakah Karena Ulah Manusia ataukah Alam?

Penyebab Kebakaran Hutan - Salah satu penyebab paling umum deforestasi global dan kepunahan satwa liar adalah karena kebakaran hutan. Di Indonesia khususnya, kebakaran telah merusak banyak wilayah hutan dan pedesaan. Kebakaran hutan atau satwa liar menyebar dengan kecepatan berbeda tergantung pada vegetasi, kondisi cuaca, dan fitur fisik hutan.

Batubara yang ditemukan menunjukkan bahwa kebakaran hutan bukan hal baru dalam sejarah modern, karena beberapa berasal dari lebih dari seratus juta tahun yang lalu. Secara fundamental, Bumi dikatakan sebagai planet yang mudah terbakar karena keberadaan vegetasi yang kaya akan karbon, iklim kering, oksigen di atmosfer, kilat, dan aktivitas vulkanik.

Penyebab Kebakaran Hutan Karena Ulah Manusia

Aktivitas manusia di dekat atau di dalam kawasan hutan adalah penyebab utama kebakaran hutan. Merokok dekat vegetasi dapat menyebabkan kebakaran, dimana ketika seorang perokok melemparkan rokok yang masih menyala ke vegetasi hutan. Kebanyakan di Indonesia perilaku perokok adalah membuang rokok yang masih menyala, tindakan mereka ini telah menyebabkan beberapa kebakaran hutan terbesar sepanjang sejarah.

Beberapa kebakaran mungkin memakan waktu beberapa jam sebelum diketahui, karena api dari kecil dan mulai menyebar perlahan sebelum mendapatkan momentum untuk menjadi besar. Peralatan seperti mesin yang digunakan dalam penebangan dan berburu juga dapat menyebabkan kebakaran. Peluru yang mengenai beberapa vegetasi kering pun dapat menyebabkan kebakaran.

Produk minyak bumi yang digunakan dalam peralatan logging dapat menyebabkan kebakaran. Penyebab lain seperti api unggun yang tidak dipadamkan juga dapat menjadi sumber penyebab kebaran hutan. Korsleting listrik pada fasilitas atau pembangkit listrik di dekat hutan juga dapat menyebabkan kebakaran.

Dalam beberapa kasus ekstrem, orang-orang dengan sengaja menyebabkan kebakaran saat berburu binatang liar dan membakar hutan untuk membuka jalan bagi kegiatan pertanian atau pembangunan. Dan penyebab terakhir adalah adanya beberapa dengan sengaja membakar hutan tanpa alasan tertentu. Berdasarkan semua hal di atas maka maka dapat dipastikan 90% kebakaran hutan di Indonesia disebabkan karena ulah manusia.

Penyebab Kebaran Hutan Karena Alam

Petir adalah penyebab alami kebakaran hutan terbesar. Petir yang mengandung voltase listrik yang bervariasi dapat menyebabkan kebakaran melalui vegetasi kering yang tersambar (lihat disini daerah dengan pertir terbanyak). Api karena Petir biasanya membakar lebih banyak vegetasi daripada api yang disebabkan akibat ulah manusia.

Api yang disebabkan oleh petir juga terjadi di pegunungan dan tempat-tempat berbahaya yang menyulitkan peralatan dan personel pemadam kebakaran untuk dapat memadamkan api tepat waktu. Dalam kejadian langka, aktivitas vulkanik seperti erupsi dan aliran lava juga dapat menyebabkan kebakaran hutan.

Dalam kebanyakan kasus, petugas pemadam kebakaran mencoba membuat zona penyangga agar mereka dapat mengelola kebakaran dan memadamkannya secara cepat. Mereka biasanya sengaja melakukan pembakaran vegetasi lagi dan dengan cepat memadamkannya agar api tidak dapat merambat lebih luas.

Pencegahan Kebakaran Hutan

Sebagian besar kebakaran karena alam biasanya hanya dipantau ataupun dibiarkan terbakar, dengan tujuan menyeimbangkan ekologi hutan. Vegetasi juga sesekali dapat dibakar untuk menyeimbangkan spesies. Saat ini pemerintah telah gencar melakukan kampanye kesadaran tentang penyebab kebakaran untuk mengurangi insiden kebakaran yang diakibatkan oleh manusia.

Dalam beberapa kasus, petugas pemadam kebakaran sengaja membakar bagian vegetasi hutan untuk mengendalikan kemungkinan meluasnya kebakaran dengan menciptakan zona penyangga. Pemadaman api dapat dilakukan dengan berbagai cara. Teknik sederhana yaitu menutup api dengan menggunakan tanah. Selain cara sederhana tersebut, pemadaman api juga dapat dilakukan dengan menggunakan pesawat udara tak berawak yang menjatuhkan air dan api retardants dari udara.
Baca selengkapnya »
Daftar 10 Sungai Terpanjang di Sumatera

Daftar 10 Sungai Terpanjang di Sumatera

Sungai Terpanjang di Sumatera - Daerah sumatera sendiri merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam yang dimiliki. Banyak seklai pegunungan serta lembah yang ada di pulau Sumatera sendiri. Tidak hanya itu saja, bahkan pulau sumatera juga terkenal dengan wilayah perairan yang dimiliki. Dan tentunya masing-maisng perairan yang ada di sumatera menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tentunya saat Anda mendengarkan sekilas tentang pulau sumatera maka Anda akan bisa mengetahui sedikit keindahan yang terpapar disana. Tapi Anda tidak boleh hanya berhenti samapi disitu untuk mencari informasi terkait pulau sumatera. Karena masih banyak lagi keindahan pulau Sumatera yang bisa Anda dapatkan tentunya. Dengan begitu maka saat ini dalam pembahasan yang akan dilakukan kita akan membahas terkait dengan sungai terpanjang di Pulau Sumatera.

Sungai Terpanjang Yang Ada Di Pulau Sumatera

Adapun daftar pemegang rekor sungai terpanjang di Sumatera secara berurutan adalah sebagai berikut:
  1. Sungai Batang Hari (800 km)
  2. Sungai Musi (750 km)
  3. Sungai Batang Kuantan (500 km)
  4. Sungai Kampar (414 km)
  5. Sungai Siak (370 km)
  6. Sungai Batang Rokan (350 km)
  7. Sungai asahan (147 km)
  8. Sungai Way Tulang Bawang (136 km)
  9. Sungai Belawan (74 km)
  10. Sungai Deli (73 km)

Keindahan Beberapa Sungai Terpanjang di Sumatera

Dibawah ini kita akan membahas terkait dengan keindahan yang dipilih dari beberapa sungai yang telah disebutkan diatas, yaitu:

Sungai Batang Hari
Sungai batang hari sendiri merupakan salah satu sungai yang sudah cukup terkenal di pulau Sumatera dan tentunya memiliki luas yang sungguh menakjubkan. Dimana luas dari sungai batang hari ini snediri adalah sekitar 4,9 juta Ha. Dan tentunya sungai ini sendiri merupakan sungai terpanjang di Sumatera yang menjadi pusat aliran sungai di beberapa kabupaten terdekat.

Sungai Kampar
Sungai kampar sendiri berada di wilayah Sumatera Barat dan berakhir di kota Riau. Tentunya sungai ini menjadi salah satu sungai terpanjang di pulau Sumatera dan tentunya memiliki keindahan yang luar biasa. Karena sungai yang satu ini di kelilingi oleh beberapa gunung yang terbentang dan hijau. Sehingga membuat mata Anda segar saat melihat keindahan dari sungai yang satu ini.

Sungai Asahan
Sungai Asahan sendiri adalah salah satu sungai terpanjang di Pulau Sumatera yang berada di wilayah Sumatera Utara. Sungai ini pada dasarnya merupakan aliran dari mulut danau toba yang mengalir hingga ke Porsea yang ada di Kabupaten Asahan. Tentunya sungai terpanjang ini sendiri mmeiliki kualitas air yang cukup bersih dan tentunya memiliki manfaat bagi aktivitas masyarakat. Salah satu manfaat selain sebagai sumber air tentunya digunakan sebagai objek wisata arum jeram.

Sungai Belawan
Sungai ini juga merupakan salah satu sungai terpanjang dan letaknya berada di wilayah Sumatera Utara. Sungai yang satu ini tentunya masih memiliki anak sungai lagi yaitu sungai Baharu, sungai paluh manan, serta sungai badak.

Sungai Deli
sungai deli sendiri merupakan salah satu sungai terpanjang di pulau Sumatera. Akan tetapi sayangnya sungai ini tidak terawat oleh masyarakat sekitar sehingga tidak dapat di manfaatkan karena banyaknya pencemaran lingkungan yang terjadi (lihat disini dampak pencemaran lingkungan). Dan tentunya hal tersebut sangat merugikan bagi masyarakat dengan adanya pencemaran lingkungan yang ada di Sungai tersebut.

Dari Penjelasan tersebut tentunya dapat disimpulkan bahwa pemegang rekor sungai terpanjang di Sumatera adalah Sungai Batang Hari dengan panjang 800 kilometer. Pulau Sumatera sendiri memiliki banyak sekali wilayah perairan yang luas. Wilayah perairan yang ada di Pulau Sumatera sendiri berupa sungai yang banyak terbentang luas disana.

Masing-masing sungai terpanjang di Pulau Sumatera memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Meskipun ada beberapa sungai yang tidak mendapatkan perawatan yang baik sehingga terjadi penceraman lingkungan didalamnya.
Baca selengkapnya »
Kondisi Geografis Pulau Sulawesi Yang Membedakannya Dari Pulau Lainnya Di Indonesia

Kondisi Geografis Pulau Sulawesi Yang Membedakannya Dari Pulau Lainnya Di Indonesia

Kondisi Geografis Pulau Sulawesi -  Pulau Sulawesi atau sebutan lainnya dalam bahasa inggris yaitu Celebes adalah sebuah pulau dalam wilayah Indonesia. Letak Pulau Kalimantan yaitu berada diantara pulau kalimantan sebelah barat dan kepulauan maluku di sebelah timur.

Pulau sulawesi merupakan kepulauan terbesar keempat di Indonesia yaitu setelah pulau sumatera, pulau kalimantan, dan Papua. Pulau sulawesi memiliki keindahan alam yang luar biasa, dengan pegunungannya, lautan, ekosistem alamnya dan masih banyak hal lain.

Jika melihat kondisi geografis pulau sulawesi berdasarkan peta, luas, batas laut, dan batas darat akan secara lebih mendetail dibahas sebagai berikut. Jika dinilai secara mendunia pulau sulawesi berada pada urutan ke-sebelas. Luas wilayah pulau Sulawesi yaitu sebesar 174.600km2.

Yang Membedakan Kondisi Geografis Pulau Sulawesi!
Setelah pulau Sumatera, Kalimantan dan pulau Papua, pulau Sulawesi menjadi bagian dari kepulauan Indonesia yang keempat. Luas daratan pulau sulawesi yaitu 174.000 Km Persegi. Dengan bentuknya yang unik yaitu menyerupai seperti bunga mawar laba-laba atau seperti huruf K besar. Bentuknya membujur dari utara ke selatan dengan tiga semenanjung yang membujur ke arah timur laut, timur timur dan tenggara. Hal inilah yang membedakan kondisi geografis pulau Sulawesi berbeda dengan pulau lainnya di Indonesia.

Pulau Sulawesi dibatasi oleh Selat Makasar pada bagian barat yang terpisah dari Kalimantan serta terpisah dari kepulauan Maluku dari Laut Maluku. Pulau Sulawesi ini berbatas dengan Borneo disebelah barat. Sedangkan untuk sebelah Utara yaitu berbatasan dengan Filipina, sebelah selatan dengan Flores, dan sebelah timur yaitu Timor Tenggara dan Maluku. Dengan luas wilayahnya 174.600 Km2 dan dengan titik koordinasinatnya berada di 2°08' LU dan 170°17' BT.

Batas wilayah Pulau Sulawesi serta Nama-Nama Laut, Pantai, Pegunungan, dan Daratan!
Dilihat dari Kondisi geografis Pulau Sulawesi berikut ini merupakan batasan-batasan antara laut dan daratannya:
1. Batas Laut
  • Daerah Timur: Laut Banda
  • Daerah Barat: Selat Makasar
  • Daerah Selatan: Laut Sulawesi
  • Daerah Utara: Laut Flores

2. Batas Daratan
  • Daratan Timur: Kepulauan Maluku
  • Daratan Barat: Pulau Kalimantan
  • Daratan Selatan: Pulau NTT dan NTB
  • Daratan Utara: Negara Filipina

Berikut merupakan nama-nama pantai, nama laut, nama pegunungan, dan nama-nama daratan pada pulau Sulawesi.
  • Nama-nama Pantai Pada Pulau Sulawesi diantaranya Pantai Malalayang, Pantai Lakeba, Pantai Likupang, Pantai Dato Majene, Pantai Pall, Pantai Kema dan masih ada banyak sekali pantai yang lainnya.
  • Nama Laut Pada Pulau Sulawesi yaitu Laut Sulawesi, Laut Bunakan, Laut Sangibe dan laut Wakatobe.
  • Berikut Nama-nama Dataran rendah Pulau Sulawesi yaitu Jeneponto, Bulukumba, Takalar, Gowa, Salayar, Majene, Mamuju, Ujung Pandang dll.
  • Nama-nama gunung pulau Sulawesi diantaranya yaitu gunung Mahawu, gunung Awu, Gunung Klabat, Gunung Mekongga, Gunung Gandang Dewata dll.

Dilihat dari kondisi geografis pulau sulawesi yang memiliki luas wilayah yaitu 174.600 km2. Titik koordinatnya berada 2°08' LU dan pada 170°17' BT. Sedangkan untuk batas laut pada pulau Sulawesi yaitu untuk daerah timur adalah Laut Banda. Daerah barat yaitu selat Makasar, daerah utara Laut Sulawesi dan daerah selatan yaitu Laut Flores. Berikut batas daratan pulau sulawesi untuk daerah timur = Kepulauan Maluku, daerah Barat = Pulau Kalimantan dan daerah Utara = Negara Filipina serta daerah Selatan = Pulau NTT dan NTB.
Baca selengkapnya »
Beranda