Struktur Bumi - Hai sobat geologinesia, artikel yang kamu baca saat ini adalah tentang Struktur Bumi Menurut Perspektif Geologi. Tujuan kam...
Contoh Fenomena Alam dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Sifatnya

Contoh Fenomena Alam dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Sifatnya

Apa saja contoh dari sebuah fenomena alam? - Sebagai makhluk yang hidup di bumi, manusia pasti sudah tidak asing dengan fenomena alam. Dalam kehidupan sehari-hari manusia pasti berhubungan dan terpengaruh oleh fenomena alam. Istilah fenomena alam sendiri merupakan setiap peristiwa di alam yang terjadi, kejadian yang tidak bisa diciptakan oleh manusia, namun peristiwa itu bisa mempengaruhi kehidupan manusia. Fenomena alam ada yang bersifat membahayakan atau menimbulkan kerugian ada juga yang bersifat tidak membahayakan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa fenomena alam selalu terkait dengan kehidupan manusia. Meskipun ada fenomena alam yang sifatnya tidak membahayakan, ada juga fenomena alam yang sifatnya membahayakan. Seperti misalnya beberapa contoh fenomena alam berikut ini yang pasti sering Anda jumpai atau rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Hujan
Hujan adalah contoh pertama dari fenomena alam yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena hujan yang terjadi juga bisa disebut salah satu dari rangkaian daur atau siklus air. Hujan ini terjadi ketika uap-uap air yang tertampung di atmosfer dalam bentuk awan tidak lagi mampu menahan dan kemudian jatuh dalam bentuk hujan. Bagi masyarakat Indonesia, hujan memang sering terjadi, namun intensitas terbesarnya terjadi saat musim penghujan antara bulan Oktober-April.

2. Pelangi
Fenomena selanjutnya yang juga sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah pelangi. Pelangi adalah fenomena yang terjadi akibat pembiasan cahaya matahari oleh air hujan. Karena itulah pelangi hanya muncul setelah hujan. Pelangi merupakan fenomena alam yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari, meskipun saat ini sudah sangat jarang dijumpai. Hal ini tidak lain karena dampak perubahan iklim dan dampak akibat semakin banyaknya polusi udara.

3. Banjir
Fenomena alam satu ini adalah fenomena alam yang sebenarnya cukup berbahaya namun kenyataannya justru sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Ya, bagi masyarakat Indonesia, banjir adalah hal yang sudah biasa terjadi, baik saat musim penghujan ataupun tidak. Selain karena dampak hujan deras yang terus menerus turun sehingga menyebabkan air sungai meluap, banjir di Indonesia juga disebabkan karena aliran sungai yang terbendung oleh sampah. Ada juga beberapa kejadian banjir yang disebabkan karena meluapnya air laut (lihat disini mengenai: Penyebab Banjir Bandang).

4. Angin
Angin adalah peristiwa alam pergerakan udara dari tempat yang memiliki tekanan udara tinggi menuju tempat bertekanan udara yang rendah. Fenomena alam ini bisa memberikan manfaat namun juga bisa bersifat membahayakan. Angin bermanfaat jika berhembus pelan karena membuat udara menjadi sejuk. Dalam kekuatan tertentu, angin juga bisa memberikan manfaat menggerakkan kincir sebagai sumber energi alternatif. Namun, dalam kekuatan yang sangat besar angin sangat berbahaya dan merugikan karena bisa mengakibatkan bencana alam (lihat juga: Bencana Alam Geologis).

Berdasarkan penjelasan di atas, ada beberapa fenomena alam yang sering dijumpai maupun dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena tersebut pun bisa bersifat menguntungkan ataupun merugikan, seperti yang dirangkum dalam tabel berikut:

Contoh Fenomena alam Sifat
Hujan Menguntungkan, dalam jumlah dan skala besar bisa merugikan
Pelangi Menguntungkan
Banjir Merugikan
Angin menguntungkan jika berhembus tidak terlalu kencang, merugikan jika hembusannya sangat kencang

Penjelasan tentang contoh fenomena alam di atas adalah contoh peristiwa alam yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan jika fenomena alam adalah hal yang tidak bisa diciptakan maupun dihindari oleh manusia. Fenomena alam juga bisa menguntungkan atau merugikan tergantung intensitasnya dan bagaimana sikap manusia itu sendiri.
Baca selengkapnya »
Daftar Sungai Terpanjang di Thailand

Daftar Sungai Terpanjang di Thailand

Apa nama sungai terpanjang di Thailand? - Salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki sungai yang cukup panjang adalah Thailand. Sungai di Thailand memiliki panjang hingga ribuan kilometer. Banyak dari sungai tersebut yang masih menjadi sumber kehidupan oleh masyarakat yang tinggal di dekatnya. Ada juga yang menjadi pembatas internasional antara negara Thailand dengan negara lainnya (lihat: Peta Thailand). Itu sebabnya sungai terpanjang di Thailand berikut ini sangatlah penting keberadaannya.

1. Sungai Mekong (4.350 km)
Sungai Mekong adalah sungai sama yang dimiliki sejumlah negara seperti Myanmar, Laos, Cina, Kamboja, hingga Vietnam. Volume dari sungai ini bahkan menduduki peringkat teratas di dunia dan juga dinobatkan sebagai sungai terpanjang di Asia Tenggara. Sungai Mekong secara tidak langsung menjadi pembatas dari 2 negara di sekitar Thailand yaitu Myanmar dan Laos.

Sungai yang disebut-sebut sebagai awal mula peradaban manusia di wilayah Asia Tenggara ini kerap dimanfaatkan oleh masyarakat di sana. Masyarakat sekitar memanfaatkan Sungai Mekong baik dari segi pendidikan maupun perdagangan. Pusat perekonomian terjadi juga di sungai yang satu ini seperti misalnya hotel, restaurant dan juga pasar tradisional. Jika Anda ingin menyisir sungai tersebut, gunakan saja jasa penyewaan kapal untuk melihat pemandangan indah di sana.

Daftar 4 Sungai Paling Panjang yang Ada di Thailand
Nama Sungai Panjang Sungai Aliran
1. Sungai Mekong 4.350 km Thailand, Myanmar, Laos, Cina, Kamboja, dan Vietnam
2. Sungai Salween 2.815 km Thailand, Cina, dan Myanmar
3. Sungai Chi 1.047 km Thailand
4. Sungai Mun 900 Thailand

2. Sungai Salween (2.815 km)
Sungai Salween disebut juga dengan Sungai Nu. Menempati peringkat kedua sebagai sungai terpanjang di Thailand, sungai tersebut mengalir dari daerah Tibet melewati Yunnan kemudian menuju ke arah selatan Laut Andaman melewati negara tersebut serta negara Myanmar. Sungai tersebut mengalir hampir bersamaan dari Tibet bersama dua sungai besar lainnya yaitu Sungai Yangtze dan Sungai Mekong. Itu sebabnya Sungai Salween memiliki julukan sebagai Tiga Sungai Paralel.

Pemerintah Cina sendiri telah membuat rencana proyek pembangunan bendungan di aliran sungai tersebut karena sungai itu masuk ke wilayah teritori negara Cina. Proyek tersebut terbilang kontroversial karena bisa merusak keanekaragaman hayatinya. Selain itu sekitar 60.000 etnis minoritas di sana juga harus dipindahkan. Akibat yang didapat dari adanya proyek tersebut adalah kerugian di masyarakat yang tinggal di daerah hulu yakni negara Thailand dan Myanmar.

3. Sungai Chi (1.047 km)
Selanjutnya ada Chi River yang hanya mengaliri negara Thailand. Dalam Bahasa Isan, Chi River memiliki nama Mae Si yang kemudian diterjemahkan menjadi "Chi" di Bahasa Thailand. Di musim hujan sungai tersebut kerap dilanda banjir bandang. Chi River naik ke Pegunungan Phetchabun, lalu mengalir menuju ke timur melewati Provinsi Chaiyaphum, Khon Kaen, serta Maha Sarakham di wilayah Isan. Alirannya lalu akan berbelok ke arah selatan di Roi Et dan melalui Yasothon. Nantinya Chi River akan bergabung dengan Mun di Provinsi Sisaket lebih tepatnya di Distrik Kanthararom.

4. Sungai Mun (900 km)
Sungai terakhir yang masuk ke dalam daftar adalah Mun River. Mun River terkadang dieja sebagai Moon River. Sungai tersebut merupakan anak Sungai Mekong. Setiap tahunnya Mun River membawa kurang lebih 26 kilometer kubik air. Sungai ini diawali dari kawasan Taman Nasional Khao Yai di daerah Sankamphaeng Range. Letaknya dekat dengan Nakhon Ratchasima yang ada di timur laut dari negara Thailand. Mun River akan mengalir ke arah timur melewati Dataran Tinggi Khorat yang ada di Isan Selatan.

Keempat sungai terpanjang di Thailand itu keberadaannya masih ada hingga sekarang. Dengan saling menjaga lingkungan maka sungai akan tetap terjaga kualitas dan kebersihannya. Sekian dan semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan Anda.
Baca selengkapnya »
Daftar Sungai Terpanjang di Malaysia dan Karakteristiknya

Daftar Sungai Terpanjang di Malaysia dan Karakteristiknya

Apa saja nama sungai terpanjang di Malaysia? - Berada dalam satu wilayah atau kawasan, Malaysia memang dikenal memiliki bayak kemiripan dengan negara Indonesia, baik dari unsur budaya maupun alamnya. Sebut saja penggunaan bahasa melayu yang juga banyak digunakan di beberapa wilayah di Indonesia.

Dari segi kenampakan alam, Indonesia dan Malaysia juga memiliki beberapa kesamaan, misalnya sama-sama beriklim tropis dan memiliki banyak sungai. Malaysia juga memiliki beberapa sungai panjang yang mengalir membelah beberapa wilayahnya. Berikut ini adalah beberapa sungai terpanjang di Malaysia yang perlu Anda ketahui.

Beberapa wilayah negara Malaysia berada di satu wilayah dengan negara Indonesia. Karena itu Malaysia dan Indonesia juga berbagi kenampakan alam yang sama, salah satunya adalah sungai (lihat juga: Sungai Terpanjang di Indonesia). Beberapa sungai terpanjang di Malaysia berikut ini adalah sungai-sungai yang mengalir di sepanjang negara Malaysia dan juga menjadi pusat kebudayaan dan ekonomi di Malaysia.

1. Sungai Rajang
Urutan teratas sekaligus menjadi sungai paling panjang yang ada di Malaysia adalah Sungai Rajang. Sungai ini berada di wilayah negeri Serawak Malaysia. Memiliki panjang sekitar 563 km, sungai Rajang ini mengalir dari tengah Pulau Kalimantan menuju ke hilir di Laut China Selatan.

Sungai Rajang juga menjadi sarana transportasi utama sebagian penduduk Malaysia. Dengan menggunakan alat transportasi laut modern maupun tradisional, semua menjadi sungai ini menjadi jalur transportasi penting. Bagian hulu sungai ini dihuni oleh Suku Dayak yang juga menjadi suku pribumi negeri Serawak.

2. Sungai Kinabatangan
Posisi sungai paling panjang di Malaysia selanjutnya adalah Sungai Kinabatangan yang terletak di daerah Sabah. Sungai ini memiliki panjang 560 km dan mengalir dari hulu pegunungan di bagian barat Daya Sabah kemudian mengalir hingga berujung di Laut Sulu di sebelah timur Sandakan. Sungai Kinabatangan ini juga ditawarkan menjadi destinasi yang banyak diminati wisatawan untuk melihat lebih dekat tentang Sabah dan keanekaragamannya.

3. Sungai Pahang
Sungai selanjutnya yang masuk dalam daftar sungai paling panjang di Malaysia adalah Sungai Pahang yang memiliki panjang total 459 km. Sungai Pahang ini bersumber dari Gunung Titimangsa tepatnya pertemuan antara Sungai Jelai dan Sungai Tembeling dan berakhir di Laut China Selatan. Sungai Pahang ini juga menjadi pusat kebudayaan masyarakat Malaysia terutama Kerajaan Pahang karena ibukota kerajaan ini juga berada tepat di bantaran sungai Pahang.

4. Sungai Perak
Sungai Perak tercatat sebagai sungai paling panjang di semenanjung Malaysia. Sungai ini memiliki panjang total 400 km yang bermula dari hulu Perak menuju ke Beting Beras Basah yang berada di Bagan Datoh dan berakhir di Selat Malaka. Sungai Perak ini juga memiliki banyak anak sungai dimana pada jaman dahulu anak-anak sungainya menjadi pertambangan minyak paling besar. Kini, Sungai Perak menjadi sumber energi untuk beberapa pembangkit hidroelektrik.

Dari penjelasan di atas, daftar sungai-sungai terpanjang di Malaysia adalah sebagai berikut:

Nama Sungai Panjang
Sungai Rajang 563 km
Sungai Kinabatangan 560 km
Sungai Pahang 459 km
Sungai Perak 400 km

Sudah menjadi fakta umum bahwa sungai merupakan pusat peradaban bagi masyarakat. Daerah sekitar sungai yang subur serta aliran sungai yang bisa menjadi jalur transportasi membuat masyarakat bisa hidup di sekitar sungai (lihat disini: Sungai Terbesar di Dunia). Begitupun dengan beberapa sungai terpanjang di Malaysia di atas. Sungai-sungai di atas juga menjadi pusat kehidupan bagi masyarakat sekitarnya.
Baca selengkapnya »
Fauna Indonesia Bagian Barat : Karakteristik dan Contohnya

Fauna Indonesia Bagian Barat : Karakteristik dan Contohnya

Hewan-hewan yang tergolong sebagai fauna khas Indonesia Bagian Barat - Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman. Mulai dari suku bangsa, bahasa, budaya hingga keanekaragaman hayati. Contoh yang paling mudah dilihat adalah kekayaan fauna di Indonesia. Jenis fauna di Indonesia sendiri dibagi ke dalam 3 tipe fauna berdasarkan wilayah persebarannya. Ada fauna tipe Asiatis dengan wilayah persebaran di Indonesia bagian barat, fauna tipe peralihan dengan wilayah persebaran di Indonesia tengah dan tipe Australis yang wilayah persebarannya meliputi wilayah Indonesia bagian timur. Kali ini akan dibahas secara lengkap tentang fauna Indonesia bagian barat beserta ciri dan contohnya (lihat juga: Fauna Indonesia Bagian Timur).

Fauna yang mendiami wilayah Indonesia bagian barat disebut dengan fauna tipe Asiatis. Disebut demikian karena karakternya hewan atau fauna yang tersebar di wilayah bagian barat Indonesia ini memiliki kemiripan dengan hewan-hewan Asia. Persebarannya meliputi Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Fauna Indonesia bagian barat memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan fauna tipe lain di Indonesia. Berikut adalah ciri-ciri dan contoh fauna tipe Asiatis yang berada di wilayah bagian barat Indonesia ini.

1. Spesies Mamalia Berukuran Besar
Spesies mamalia yang hidup di daerah bagian barat Indonesia dan masuk dalam kelompok tipe fauna Asiatis memiliki ciri-ciri ukuran tubuhnya yang relatif besar. Selain itu, di wilayah Indonesia bagian barat ini juga tidak akan dijumpai mamalia berkantung seperti halnya fauna di wilayah Indonesia Timur. Contohnya adalah gajah, banteng, babi, kerbau, rusa dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Beragam Jenis Kera dapat Ditemukan dalam Kelompok Fauna Asiatis
Fauna tipe Asiatis yang tersebar di wilayah barat Indonesia juga banyak terdiri dari spesies kera. Sebut saja misalnya orang utan yang hidup di wilayah Kalimantan, monyet bekantan yang juga hidup di hutan Kalimantan dan berbagai jenis monyet lainnya yang hidup tersebar di hutan Pulau Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan.

3. Banyak Hewan yang Tergolong Endemik
Yang lebih menarik, fauna yang hidup di bagian barat Indonesia ini kebanyakan juga tergolong sebagai hewan endemik. Artinya hewan atau fauna tersebut tidak akan bisa ditemukan di belahan bumi manapun selain di Indonesia. Sebut saja contohnya, badak bercula satu, harimau Sumatera, tarsius, kukang dan beberapa hewan endemik lainnya.

4. Spesies Burung Memiliki Warna Bulu Kurang Menarik
Berbeda dengan spesies burung yang hidup di bagian timur Indonesia, burung yang hidup di wilayah bagian barat Indonesia memiliki ciri-ciri warna bulunya yang tidak menarik. Namun burung-burung yang tergolong tipe Asiatis ini memiliki kemampuan berkicau yang sangat bagus. Contohnya adalah burung Jalak Bali dan berbagai jenis jalak lainnya , burung elang putih, elang jawa dan jenis-jenis burung lainnya.

5. Spesies Reptil Lebih Bervariasi
Terakhir, fauna tipe Asiatis juga memiliki spesies reptil yang sangat bervariasi. Ada katak, ular, buaya, bunglon dan beberapa jenis reptilia lainnya. Selain itu, jenis ikan yang mendominasi adalah jenis ikan air tawar.

Berdasarkan penjelasan di atas, fauna yang hidup di bagian barat Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Karakteristik Contoh
Mamalia berukuran besar Gajah, harimau, kerbau
Banyak ditemukan spesies kera Orang utan, bekantan, monyet dll
Burung bersuara merdu namun bulunya tidak indah Burung jalak bali, elang jawa, elang putih
Variasi reptil lebih banyak Ular, bunglon, buaya, kura-kura

Demikian tadi penjelasan tentang fauna Indonesia bagian barat atau yang juga dikenal dengan fauna tipe Asiatis (lihat disini lebih lengkap: Flora dan Fauna di Indonesia). Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, Anda kini bisa membedakan, jenis hewan mana yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat ataupun wilayah Indonesia bagian timur.
Baca selengkapnya »
Dataran Rendah di Kalimantan yang Tersebar di 4 Provinsi

Dataran Rendah di Kalimantan yang Tersebar di 4 Provinsi

Nama daerah di Kalimantan dengan morfologi dataran rendah - Indonesia terdiri atas berbagai kondisi wilayah yang beragam. Mulai dari Sabang sampai Merauke, kondisi geografis Indonesia berbeda-beda. Ada beberapa wilayah yang terkenal dengan dataran tingginya, ada juga wilayah yang terkenal dengan dataran rendahnya (lihat: Ciri Ciri Dataran Rendah). Pulau Kalimantan merupakan pulau yang hampir keseluruhan wilayahnya berada di dataran rendah. Terdapat banyak dataran rendah di Kalimantan yang sangat terkenal.

Pulau Kalimantan adalah salah satu pulau di Indonesia. Pulau Kalimantan terkenal karena wilayahnya yang paling luas dibandingkan pulau lain di Indonesia. Pulau Kalimantan disebut dengan Pulau Seribu Sungai karena memiliki banyak sungai (lihat pada: Sungai Terpanjang di Indonesia).

Tidak hanya terkenal akan sungainya, Kalimantan juga terkenal sebagai pulau yang berdataran rendah atau wilayah yang berada tidak lebih dari ketinggian 200 m di atas permukaan laut (lihat lebih lengkap: Contoh Dataran Rendah di Indonesia). Berikut merupakan nama daerah dari berbagai provinsi di Kalimantan yang terkenal dengan dataran rendahnya serta penjelasan lebih lengkap mengenai masing-masing lokasi.

Provinsi Daerah yang ada di dataran rendah
Kalimantan Timur Pasir, Redeb, dan Selor
Kalimantan Selatan Lanjutan rawa-rawa dan lereng pegunungan Meratus
Kalimantan Barat Teluk Melano, dan Ketapang
Kalimantan Tengah Kuala Pembuang, Kuala Kapuas, Pangkalan Bun

1. Kalimantan Timur
Kalimantan Timur berbatasan langsung dengan laut yang menghubungkan dengan Pulau Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Malaysia. Kalimantan Timur adalah wilayah yang memiliki perbukitan hampir di seluruh kabupatennya.

Meskipun begitu, Kalimantan Timur masih dianggap sebagai provinsi yang banyak memiliki dataran rendah. Daerah di Kalimantan Timur dengan dataran rendah antara lain Pasir, Redeb, dan Selor. Pasir merupakan kabupaten yang ada di bagian selatan, sedangkan Redeb dan Selor merupakan kabupaten yang ada di bagian utara.

2. Kalimantan Selatan
Provinsi dengan ibukota Banjarmasin memiliki populasi hampir 3,7 juta jiwa yang tersebar di wilayah seluas 37.530,52 km2. Kondisi geografis provinsi Kalimantan Selatan sebagian berupa dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi ini dibentuk oleh Pegunungan Meratus. Bagian lereng Pegunungan Meratus ada di bagian timur Kalimantan Selatan. Dataran rendah di provinsi ini berupa lahan gambut dan rawa-rawa yang sebagian ada di Kalimantan Tengah.

3. Kalimantan Barat
Dataran rendah di Kalimantan Barat cukup luas. Berdasarkan topografi, Kalimantan Barat berada di ketinggian tidak lebih dari 500 m di atas permukaan laut. Dataran rendah yang terkenal adalah Teluk Melano yang berada di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Teluk Melano sering dijadikan sebagai destinasi wisata baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain Teluk Melano, dataran rendah yang terkenal di Kalimantan Barat adalah Ketapang yang merupakan kabupaten di delta Sungai Pawan.

4. Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Tengah berada di bagian selatan pulau Kalimantan. Kalimantan Tengah terdiri atas dataran rendah dan dataran tinggi. Sama seperti Kalimantan Barat, topografi Kalimantan Tengah kebanyakan tidak mencapai 500 m di atas permukaan laut terutama di bagian selatan.

Di wilayah inilah dataran rendah seperti rawa-rawa dan paya-paya berkumpul. Daerah yang terkenal dengan dataran rendahnya adalah Kuala Pembuang, Kuala Kapuas, dan Pangkalan Bun. Kuala Pembuang dan Kuala Kapuas merupakan daerah yang dilalui oleh sungai besar yaitu Sungai Pembuang dan Sungai Kapuas. Sedangkan Pangkalan Bun adalah daerah yang berada di tepi sungai Bun.

Dataran rendah di Kalimantan cukup banyak dan tersebar karena kondisi geografisnya yang tidak bervariasi. Daftar di atas merupakan nama-nama dataran rendah yang terkenal di Pulau Kalimantan serta penjelasan singkatnya.
Baca selengkapnya »
5 Perbedaan Limbah Organik dan Anorganik

5 Perbedaan Limbah Organik dan Anorganik

Apa perbedaan limbah organik dan anorganik? - Limbah menjadi permasalahan serius bagi berbagai kalangan. Pengolahan yang tidak baik menyebabkan limbah tidak terurai dengan cepat dan sempurna padahal limbah terus ada sepanjang waktu. Agar limbah dapat terolah dengan baik, hal pertama yang perlu diketahui adalah perbedaan limbah organik dan anorganik. Keduanya memiliki cara pengolahan yang berbeda.

Pengolahan limbah adalah hal penting yang wajib diketahui semua masyarakat. Sebelum mengolah, terlebih dulu dilakukan pemisahan. Pemerintah sudah banyak menyediakan tempat sampah yang berbeda untuk membuang limbah organik dan anorganik (lihat disini: Contoh Limbah Organik). Sayangnya, masyarakat yang belum paham menganggap keduanya sama saja. Berikut merupakan perbedaan mendasar limbah organik dan anorganik yang harus diketahui agar proses pengolahan limbah dapat berjalan lancar.

1. Asal
Sesuai namanya, limbah organik berasal dari sesuatu yang bersifat organik. Limbah organik berasal dari makhluk hidup mulai dari manusia, hewan, sampai tumbuhan. Segala hal yang terlepas dari makhluk hidup dan menjadi limbah disebut dengan limbah organik. Hal ini berbeda dengan limbah anorganik. Limbah anorganik berasal dari segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia dan di luar hasil buangan makhluk hidup. Umumnya, limbah anorganik merupakan kumpulan senyawa kimia sintesis.

2. Kemudahan Dekomposisi
Setiap limbah melalui proses dekomposisi atau peruraian. Peruraian limbah melibatkan mikroorganisme seperti bakteri. Perbedaan limbah organik dan anorganik dapat dilihat dari proses dekomposisinya. Limbah organik yang berasal dari makhluk hidup lebih mudah untuk diurai oleh mikroorganisme, sedangkan limbah anorganik sulit terurai. Akibatnya, proses dekomposisi limbah anorganik membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan limbah organik. Berdasarkan proses dekomposisi tersebut, limbah anorganik menjadi masalah yang lebih besar terkait proses pengolahannya.

3. Senyawa Penyusun
Limbah organik adalah limbah yang memiliki senyawa utama berupa karbon (C). Unsur C tidak hanya ditemui di limbah organik padat dan cair, tetapi juga di limbah gas. Limbah anorganik adalah limbah yang senyawa utamanya tidak memiliki unsur karbon (lihat : Kekhasan Atom Karbon). Perbedaan ini tidak bisa dilihat secara langsung dan orang awam akan sedikit kesulitan.

4. Contoh Limbah
Contoh limbah akan memudahkan dalam melihat perbedaan antara limbah organik dan anorganik. Dengan mengetahui contoh, maka diharapkan masyarakat lebih memahami perbedaan keduanya. Berikut contoh masing-masing limbah organik dan anorganik.

Limbah Organik Limbah Anorganik
Sisa makanan (sayur, lauk, nasi, dan buah), Kulit telur, Daun kering, Kulit pohon, Kotoran manusia dan hewan baik padat maupun cair Plastik (botol, kresek, sedotan), Kain, Kaleng dan bahan logam lain

5. Pengolahan
Pemisahan limbah organik dan anorganik adalah hal yang penting sebelum dilakukan pengolahan. Adanya pemisahan akan mempermudah proses pengolahan yang akan dilakukan. Limbah organik biasanya tidak bisa digunakan kembali kecuali mengubah bentuknya. Oleh karena itu, pengolahan limbah organik dilakukan dengan mempercepat proses peruraiannya dan melibatkan mikroorganisme. Contohnya adalah mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos. Pengolahan limbah anorganik tidak melibatkan mikroorganisme. Limbah anorganik diolah dengan mendaur ulang menjadi produk lain yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang.

Perbedaan limbah organik dan anorganik menjadi ilmu yang harus diketahui dan dipahami oleh semua orang karena penerapannya tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Semakin banyak yang memahami tentang perbedaan keduanya, maka proses pengolahan limbah dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Apabila tidak diolah dengan baik, limbah akan menumpuk dan berdampak pada lingkungan.
Baca selengkapnya »
Negara-Negara di Benua Afrika yang Terkenal Sumber Daya Alamnya

Negara-Negara di Benua Afrika yang Terkenal Sumber Daya Alamnya

Potensi sumber daya alam adalah suatu hal yang sangat diperhatikan oleh sebuah negara. Potensi sumber daya alam yang dimiliki suatu negara bisa berbeda dengan negara lain. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi tanah, iklim, dan sebagainya. Beberapa negara yang berdekatan biasanya memiliki sumber daya alam yang tidak jauh berbeda, salah satunya di benua Afrika. Negara negara di benua Afrika memiliki berbagai macam potensi sumber daya alam yang terkenal.

Benua Afrika terkenal sebagai daerah berupa dataran tinggi yang luas dan keras. Namun, ada banyak sumber daya alam yang sangat potensial di sana. Sumber daya alam yang menonjol dari negara di Afrika adalah bidang pertanian dan pertambangan (lihat juga: Potensi Sumber Daya Alam Indonesia). Hasil sumber daya alam tersebut dapat memberikan penghasilan untuk negara mereka. Berikut merupakan daftar negara di Afrika serta sumber daya alam yang dimiliki.

1. Sudan
Sudan merupakan negara yang berada di timur laut benua Afrika dan termasuk dalam Afrika Utara. Sudan memiliki luas wilayah sebesar 1.886.068 km2. Dengan luas wilayah ini menjadikan Sudan sebagai negara terbesar di benua Afrika (lihat disini: Peta Benua Afrika).

Sumber daya alam yang dimiliki oleh Sudan beragam. Di bidang pertanian, Sudan banyak mengembangkan tani jagung, kopi, dan kapas. Selain pertanian, Sudan juga mengolah hasil tambang. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut:

Bidang pertanian Bidang pertambangan
Jagung, Kopi dan Kapas Krom, Asbes, Kobalt, Emas, Tembaga, Gipsum, Granit, Timah, Besi, Mangan, Kaolin, Nikel, Minyak bumi, Mika, Perak, Gas alam, Seng, dan Uranium

2. Ethiopia
Selain Sudan, negara negara di benua Afrika yang kaya akan sumber daya alam adalah Ethiopia. Ethiopia berada di Afrika Timur dan berbatasan langsung dengan Somalia, Kenya, Sudan, dan Eritrea.

Sektor pertanian menjadi sektor utama untuk mengangkat pertanian negara. Kopi, kapas, dan jagung adalah produk yang dihasilkan dari sektor pertanian. Kopi memegang peran utama dalam ekspor pertanian. Di bidang pertambangan, ada banyak mineral yang dapat diperoleh dan dijadikan sumber penghasilan.

Bidang pertanian Bidang pertambangan
Jagung, Kopi dan Kapas Gas alam, Perak, Mangan, Emas, Biji besi, Tembaga, Timah dan Platinum

3. Nigeria
Nigeria merupakan salah satu negara yang berada di Afrika Barat. Nigeria dikenal dengan istilah Raksasa Afrika yang melihat dari jumlah populasi dan perekonomian yang berkembang. Pada 2010, sebanyak 30% penduduk Nigeria bekerja di bidang pertanian. Sektor pertanian menjadi sumber penghasilan ekspor Nigeria. Ekspor terbesar Nigeria di bidang pertanian adalah kokoa.

Di bidang pertambangan, sumber daya yang dimiliki Nigeria sangat besar. Nigeria merupakan salah satu negara pengekspor minyak bumi mentah yang besar. Namun, industri pertambangan yang ada di Nigeria masih dalam tahap pengembangan.

Bidang pertanian Bidang pertambangan
Kokoa, Karet, Kelapa sawit, Sayur seperti buncis, Biji-bijian seperti wijen, padi, jagung, kacang tanah, kedelai, Ubi-ubian seperti ketela, ubi jalar, Buah-buahan seperti melon, pisang Minyak bumi, Batubara, Bijih besi, Timah, Kapur, Pualam, dan Seng

Itulah contoh negara-negara di benua Afrika serta kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Masih banyak negara di Afrika lain yang juga kaya dengan sumber daya alam terutama di sektor pertanian dan pertambangan.
Baca selengkapnya »
Beranda