Berbicara mengenai bumi memang tiada habisnya, tetapi pernahkah kamu tahu bagaimana sebenarnya pandangan geologist terhadap Bumi?. Ya, pemb...
Sumber Daya Alam Non Hayati : Pengertian, Unsur-unsur, dan Upaya Konservasi

Sumber Daya Alam Non Hayati : Pengertian, Unsur-unsur, dan Upaya Konservasi

Jenis Sumber Daya Alam Non Hayati - Tanah, air dan bermacam barang tambang adalah sumber daya alam non hayati yang disediakan alam untuk kebutuhan dan kesejahteraan manusia. Kekayaan alam non hayati ini perlalu selalu dijaga supaya kita dan anak cucu tetap dapat memanfaatkannya secara optimal.

Daftar isi:
1. Pengertian Sumber Daya Alam Non Hayati
1.1. SDA Yang Tidak Pulih
1.2. SDA Yang Pulih
1.3. SDA Yang Mempunyai Sifat Gabungan
2. Unsur-Unsur Sumber Daya Alam Non Hayati
3. Konservasi Sumber Daya Alam Non Hayati
3.1. Konservasi dari Sisi Ekonomi
3.2. Konservasi dari Sisi Ekologi
3.3. Konservasi dari Sisi Sosial


Pengertian Sumber Daya Alam Non Hayati

Pengertian sumber daya alam secara umum adalah semua bahan yang ada di alam yang dapat dimanfaatkan demi keberlangsungan kehidupan makhluk hidup di bumi. Sumber daya alam biasa disingkat dengan SDA. Sedangkan pengertian sumber daya alam non hayati adalah segala sesuatu yang disediakan alam untuk kebutuhan dan kesejahteraan umat manusia yang berupa benda mati.

Sumber daya alam non hayati disebut juga sumber daya alam anorganik atau abiotik, berasal dari unsur-unsur fisik atau benda mati. Berdasarkan sifat dan pulih atau tidaknya sumber daya alam digolongkan atas 3 kelompok, yakni:
  1. Sumber daya alam yang tidak pulih
  2. Sumber daya alam yang pulih
  3. Sumber daya alam yang mempunyai sifat gabungan

Sumber Daya Alam Yang Tidak Pulih

Sumber daya alam yang tidak pulih yaitu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sumber daya alam golongan ini akan menjadi habis bila dimanfaatkan secara terus menerus. Contoh SDA ini antara lain minyak, gas bumi, bahan tambang dan batuan. Karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui, pemanfaatan sumber daya alam golongan ini harus hemat sesuai dengan kebutuhan, jangan sampai anak cucu kita tidak dapat merasakan manfaatnya.

sumber daya alam non hayati

Sumber Daya Alam Yang Pulih

Sumber daya alam yang pulih yaitu SDA yang dapat diperbaharui. SDA golongan ini keberadaannya dapat diusahakan kembali oleh manusia, jadi karena manusia dapat memperbaharui kembali kita tidak kuatir sumber daya alam yang sudah digunakan akan habis. Contoh sumber daya alam golongan ini antara lain air, angin, cuaca, gelombang laut, sinar matahari dan bulan. Walaupun sumber daya alam ini dapat diperbaharui, pemanfaatannya tetap harus hemat dan proses pembaharuannya tetap harus dijaga agar tidak cepat rusak dan habis.

Sumber Daya Alam Yang Mempunyai Sifat Gabungan

Sumber daya alam sifat gabungan yaitu sumber daya alam yang sebarannya dapat diperbaharui bila proses pemulihannya dijalankan. Namun, menjadi tidak dapat dimanfaatkan lagi apabila sumber daya alam itu rusak dan tidak dapat atau sulit untuk dipulihkan. Contoh sumber daya alam ini yaitu tanah. Bila kita salah memanfaatkan dan tidak menjaga proses pelestariannya, tanah yang subur bisa berubah menjadi padang pasir.

Sumber daya alam juga dapat digolongkan berdasarkan potensi penggunaannya, yaitu:
  1. Sumber Daya Alam Penghasil Energi; misalnya air, matahari, arus laut, gas bumi, minyak bumi, batubara, dan angin.
  2. Sumber Daya Alam Penghasil Bahan Baku; misalnya mineral, gas bumi, perairan, dan tanah.
  3. Sumber Daya Alam Lingkungan Hidup; misalnya udara, ruang, perairan dan landscape.

Berdasarkan nilai ekonomisnya sumber daya alam digolongkan menjadi:
  1. Sumber Daya Alam Ekonomis Tinggi; yaitu sumber daya alam yang nilai ekonomisnya tinggi, sangat berharga menghasilkan keuntungan dan dalam mendapatkannya memerlukan biaya yang tinggi, contohnya emas, perak, timah, minyak bumi, batubara, dan intan.
  2. Sumber Daya Alam Ekonomis Rendah; merupakan sumber daya alam yang mempunyai nilai ekonomis relatif rendah dan dalam mendapatkannya biaya yang diperlukan relatif murah, contohnya pasir dan batu.
  3. Sumber Daya Alam Non Ekonomis; merupakan sumber daya alam yang dalam mendapatkannya tidak memerlukan biaya, contohnya udara, air bersih, sinar dan panas matahari.

Unsur-Unsur Sumber Daya Alam Non Hayati

Mengacu pada undang-undung No.23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, yang dimaksud dengan sumber daya alam non hayati atau sumber daya alam anorganik atau fisik adalah sumber daya alam berupa benda-benda non hayati yang terdiri atas unsur-unsur tanah, air, dan udara serta barang-barang tambang.

Berbagai unsur sumber daya alam non hayati antara lain tanah, lahan, air, laut, gelombang laut, arus laut, energi pasang surut, udara, angin, minyak bumi, gas bumi, batuan, sinar matahari, panas matahari, batubara, mineral, ruang, emas, perak, timah, intan, pasir, besi, nikel, LPG, LNG dan hutan. Dari berbagai unsur sumber daya alam non hayati ada 3 unsur yang merupakan unsur utama, yaitu: tanah, air dan barang tambang.

Konservasi Sumber Daya Alam Non Hayati

Sobat geologinesia sekalian, selanjutnya kita akan membahas mengenai pentingnya dilakukan konservasi sumber daya alam non hayati. Sebelumnya kita pahami lebih dulu pengertian konservasi sumber daya alam non hayati menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Atas dasar undang-undang itu, perlu dicatat bahwa pengertian konservasi sumber daya alam adalah pengelolaan sumber daya alam untuk menjamin pemanfaatannya secara bijaksana, serta kesinambungan ketersediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragamannya. Dalam hal sumber daya alam non hayati lingkup meningkatkan keanekaragaman ini tidak termasuk.

Adanya undang-undang tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menegaskan bahwa sumber daya alam baik hayati maupun non hayati penting dikonservasi untuk menjamin pemanfaatan yang bijaksana untuk kesinambungan ketersediaannya. Alasan pentingnya konservasi sumber daya alam non hayati dapat dilihat dari sisi ekonomi, sisi ekologi dan sisi sosial.

Konservasi dari Sisi Ekonomi

Sudut pandang dari sisi ekonomi memandang konservasi penting dilakukan karena unsur-unsur sumber daya ini memiliki nilai ekonomis. Misalnya, konservasi tanah penting dilakukan karena tanah merupakan tempat berbagai kegiatan ekonomi, yaitu sebagai tempat tinggal, usaha pertanian, kawasan industri, area rekreasi dan jalan untuk transportasi, sehingga fungsi dan statusnya perlu terjamin secara berkelanjutan. Contoh lainnya, konservasi air penting dilakukan karena air dapat berfungsi sebagai sumber aktifitas ekonomi saat menghasilkan tenaga listrik yang sangat terkait erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Konservasi dari Sisi Ekologi

Dilihat dari sisi ekologi, konservasi penting dilakukan agar fungsi unsur-unsur sumber daya ini tetap optimal. Misalnya konservasi tanah penting dilakukan karena bila tanah yang tadinya subur dan produktif sebagai lahan pertanian berubah menjadi tidak subur dan tidak produktif lagi, maka fungsi pentingnya sebagai sumber daya yang menyediakan berbagai kebutuhan hidup organisme akan terganggu.

Konservasi tanah penting dilakukan agar tetap berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam mendukung seluruh kehidupan organisme yang hidup di dalam maupun diatasnya. Contoh lain, konservasi air penting dilakukan karena air merupakan kebutuhan dasar yang sangat diperlukan semua makhluk hidup di permukaan bumi ini.

Tanpa air, tidak ada kehidupan. Kehidupan disuatu ekosistem akan terganggu jika terjadi kekurangan air, sehingga konservasi air penting dilakukan untuk menunjang kehidupan makhluk hidup baik flora, fauna maupun mikroorganisme. Konservasi bahan tambang penting dilakukan untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif usaha pertambangan dengan menjaga kelestarian fungsi lingkungan.

Konservasi dari Sisi Sosial

Konservasi dapat pula dilakukan karena alasan sosial, misalnya berdasarkan alasan sosial konservasi tanah penting dilakukan karena tanah berkaitan erat dengan perilaku sosial manusia. Masyarakat yang hidup di tanah yang subur mempunyai kehidupan sosial berbeda dengan masyarakat yang hidup di tanah yang gersang.

Hal tersebut merupakan contoh bahwa konservasi tanah penting dilakukan untuk memelihara kelestarian fungsi dan manfaat sosial bagi kehidupan manusia. Berdasarkan alasan sosial pula, konservasi air penting dilakukan karena air mempunyai fungsi sosial yang penting. Penggunaan air bersama saat mencuci di sungai atau pembagian air irigasi adalah kehidupan sosial yang berkaitan dengan air.

Dari 3 unsur utama sumber daya alam non hayati yaitu tanah, air dan bahan tambang, unsur tanah dan air adalah dua unsur yang mendapat perhatian khusus untuk masalah konservasi. Hal tersebut karena tanah dan air termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan fungsinya bagi kehidupan manusia sangat penting.

Upaya terhadap konservasi tanah bisa diartikan sebagai penempatan setiap bidang sumber daya tanah pada bentuk penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut, dan memberdayakannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan untuk mencegah atau meminimumkan terjadinya kerusakan tanah. Sedangkan upaya terhadap konservasi air pada dasarnya adalah penggunaan air yang jatuh ke tanah seefisien mungkin dan pengaturan waktu aliran sehingga tidak terjadi banjir yang merusak, dan terdapat cukup air pada waktu musim kemarau.

Walaupun terlihat sederhana, akan tetapi persoalan konservasi pada tanah dan air sebenarnya cukup kompleks sehingga memerlukan kerjasama yang erat antara berbagai disiplin ilmu pengetahuan seperti ilmu tanah, biologi, hidrologi, geologi dan sebagainya.

Sobat geologinesia, demikian pembahasan tentang sumber daya alam non hayati serta pentingnya upaya konservasi terhadapnya. Mudah-mudahan pemaparan tadi memperjelas Anda dalam memahami jenis sumber daya alam yang satu ini.
Baca selengkapnya »
Penjelasan Kenapa Langit Berwarna Biru Secara Ilmiah

Penjelasan Kenapa Langit Berwarna Biru Secara Ilmiah

Kenapa Langit Berwarna Biru - Masih ingatkah kamu pada lagu pelangi?, eits bukan pelangi di matamu, tapi lagu "pelang-pelangi" yang sering kita nyanyikan di taman kanak-kanak. Dari lagu ciptaan eyang A.T Mahmud ini kita belajar bahwa pelangi berwarna merah, kuning, hijau, dan langit yang berwarna biru. Tapi pernahkah dulu kalian bertanya-tanya kenapa bukan langit yang berwarna merah, kuning atau hijau, mengapa harus biru?.

mengapa langit berwarna biru

Banyak yang bilang langit berwarna biru karena memantulkan warna laut yang sama-sama biru. Meski terdengar ilmiah nyatanya hal ini hanya mitos. Sudah banyak ilmuan yang berbaris untuk mencari penjelasan ilmiah mengapa langit di siang hari (asal tidak mendung) akan selalu berwarna biru. Mulai dari Leonardo da Vinci, John Tyndall, sampai Sir Rayleigh yang akhirnya menyempurnakan penelitian ilmiah tentang fenomena ini.

Mungkin kita sering tidak sadar bahwa saat kita memandang langit, sebetulnya kita sedang memandang atmosfer bumi, yang tidak lain dan tidak bukan adalah kumpulan udara. Tapi jika langit adalah udara, mengapa bisa ada warnanya?. Meski tidak kasat mata, sebetulnya udara terdiri dari banyak partikel seperti gas nitrogen dan oksigen, juga uap air, polutan dan debu. Partikel-partikel inilah yang nantinya akan bereaksi dengan cahaya matahari.

Jadi sinar matahari terpancar awalnya merupakan satu paket yang terdiri dari radiasi dan gelombang elektromagnetik. Saat menerobos masuk ke atmosfer bumi, mata kita dapat menyaksikan apa yang disebut sebagai "spektrum cahaya tampak" yang terdiri dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Ketujuh warna tersebut kemudian bergabung menjadi cahaya putih.

Diwaktu gerimis, cahaya putih ini bisa terurai oleh tetes-tetes hujan menjadi pelangi. Tapi, pembauran cahaya putih yang membuat langit terlihat biru bisa terjadi kapan saja. Fenomena ini disebut banyak ilmuan sebagai "Rayleigh Scattering".

Saat bertemu dengan partikel gas super kecil di udara, cahaya bergelombang pendek seperti biru, nila dan ungu akan dilempar hingga tersebar ke segala arah. Sementara cahaya bergelombang panjang seperti merah dan jingga akan lancar jaya menembus partikel-partikel tersebut. Akibatnya, dengan tambahan cahaya biru terlempar oleh partikel-partikel di udara, mata kita lebih dominan menerima warna biru dibandingkan warna merah.

Tapi tunggu dulu, kenapa langit tidak berwarna ungu? padahal gelombang cahaya ungu lebih pendek daripada cahaya biru!. Hal ini tentu saja bukan karena langit pilih kasih. Faktanya matahari memang memancarkan si biru ke bumi dengan energi yang lebih besar daripada si ungu. Selain itu, mata kita juga ternyata lebih peka pada si biru.

Di retina mata kita banyak terdapat sel peka cahaya (brama cone) yang bentuknya mirip contong es krim. Sel-sel brama cone ini paling peka pada 3 warna, yaitu merah, hijau, dan biru. Jadi jika mata kita disuruh memilih antara si biru atau si ungu, malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya.

Kalau begitu, kenapa langit pada senja akan berwarna kemerahan?. Karena pada siang hari matahari berada diatas ubun-ubun kita, tapi menjelang malam hari terbentang jarak yang lebih jauh antara kita dan matahari dengan sudut yang lebih rendah dari langit. Akibatnya, cahaya matahari harus melewati atmosfer yang lebih tebal sebelum menyentuh bumi.

Dalam perjalanan gelombang tersebut, cahaya biru keburu terpental ke segala arah sehingga kalah balapan dengan cahaya merah yang bisa sampai duluan di mata kita. Akhirnya, yang tampak di mata kita tinggal cahaya jingga dan merah membara.

Jadi sekarang kita tahu siapa oknum dibalik penyebab membirunya si langit, dan seperti biasa, terimakasih!!.
Baca selengkapnya »
Pengertian dan Proses Efek Rumah Kaca Beserta Dampak Negatifnya

Pengertian dan Proses Efek Rumah Kaca Beserta Dampak Negatifnya

Efek Rumah Kaca - Hai apa kabar kalian sobat geologinesia, semoga kalian dalam keadaan baik-baik saja. Apakah kalian tahu indonesia saat ini sedang memasuki musim pancaroba?. Musim pancaroba ditandai dengan frekuensi badai yang tinggi, hujan yang sangat deras, serta angin yang bertiup kencang. Pernahkah kalian juga merasakan gerah dan panas walaupun dalam kondisi musim hujan, apakah kalian tahu apa penyebabnya?. Ya, itu semua karena dampak negarif efek rumah kaca. Dan kebetulan kali ini kita akan membahas tentang efek rumah kaca.

Efek rumah kaca ditemukan pertama kali oleh Josep Fourier pada tahun 1824. Efek rumah kaca adalah proses pemanasan permukaan suatu benda langit, planet atupun satelit yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya. Planet yang memiliki efek rumah kaca alami antara lain adalah planet mars, planet venus dan planet bumi. Jadi perlu dicatat bahwa efek rumah kaca pada dasarnya terjadi secara alami.

Perubahan suhu yang stabil pada proses terjadinya siang dan malam merupakan dampak positif dari efek rumah kaca alami yang terjadi di bumi. Namun, di bumi karena kegiatan manusia yang menyebabkan konsentrasi gas karbondioksida dan gas lainnya meningkat maka dampak efek rumah kaca yang tadinya positif akan berubah menjadi dampak yang mengerikan.

Energi matahari yang masuk ke bumi pada dasarnya telah terbagi-bagi, diantaranya 25% dipantulkan oleh alam dan atmosfer, 25% diserap oleh alam, 45% diserap ke permukaan bumi, dan yang terakhir 5% nya energi dipantulkan kembali oleh permukaan bumi.

pengertian efek rumah kaca

Namun kenyataannya energi matahari yang dipantulkan ke angkasa oleh permukaan bumi dan awan, tertahan oleh gas CO2 dan gas lainnya. Nah, kita bisa umpamakan saat kalian tertidur di malam hari kalian akan menggunakan selimut bukan?, selimut itu dapat diumpakan sebagai dengan gas-gas yang ada di udara, tubuh kalian dapat diumpamakan sebagai bumi.

Saat kalian tertidur tubuh kalian tentu saja akan mengeluarkan panas. Suhu panas tadi akan tertahan dan tidak bisa keluar. Nah begitu juga dengan bumi, terdapat lapisan gas yang menutupi atmosfer sehingga udara panas akan tertahan.

Mungkin saat kalian menggunakan satu selimut kalian akan merasakan kenyamanan, tapi apabila selimut yang kalian gunakan berlebihan maka kalian tentu saja tidak akan merasa nyaman karena kepanasan. Itulah kenyataan yang terjadi pada bumi kita saat ini.

Dampak negatif dari efek rumah kaca antara lain yaitu terjadinya perubahan iklim. Perubahan iklim yang ekstrim menyebabkan terjadinya kemarau yang berkepanjangan, sehingga hewan-hewan akan sulit mencari air minum dan tumbuh-tumbuhan akan kering. Keringnya tumbuhan dapat menyebabkan kebakaran hutan.

Disamping itu, suhu bumi yang terus meningkat akan menyebabkan pencairan es di kutub. Es-es yang mencair ini nantinya akan menyebabkan semakin tingginya permukaan air laut, sehingga pulau-pulau kecil akan tenggelam.

Upaya untuk menanggulangi efek rumah kaca ini antara lain dapat dilakukan dengan cara:
  1. Pengurangan penggunaan transportasi yang menghasilkan gas-gas buangan
  2. Pengurangan penggunaan alat rumah tangga yang mengandung aerosol dan CFC
  3. Melakukan reboisasi atau penananaman hutan kembali.

Bagaimana sobat geologinesia, sudah paham mengenai pengertian efek rumaha kaca ?!. Nah, mulai sekarang ayo bersama-sama kita selamatkan bumi dari dampak negatif efek rumah kaca.
Baca selengkapnya »
Batulanau (Siltstone) | Pengertian, Ciri Fisik dan Pemanfaatannya

Batulanau (Siltstone) | Pengertian, Ciri Fisik dan Pemanfaatannya

Apa itu Batulanau? - Batulanau adalah batuan sedimen yang utamanya tersusun atas partikel-partikel berukuran lanau. Arti berukuran lanau disini mengacu pada skala ukuran butir yang bisa dilihat pada skala wentworth. Batulanau terbentuk dimana air, angin, atau endapan es membawa material berukuran lanau dan kemudian terakumulasi, terpadatkan dan tersementasi menjadi batuan.

Partikel berukuran lanau biasanya disebut dengan lumpur. Lumpur dapat terakumulasi di cekungan sedimen di seluruh dunia. Lumpur mewakili tingkat arus, gelombang, atau energi angin, sehingga ia dapat berada dimana saja seperti pada lingkungan fluvial, aeolian, pasang surut, pesisir, lakustrin, delta, dan glasial.

Struktur sedimen pada batulanau sering berupa layering, cross-bedding, ripple marks, dan kontak erosi. Selain itu, fosil juga banyak ditemukan di batuan ini yang dapat memberikan bukti lingkungan pengendapannya. Batulanau jauh lebih umum daripada batu pasir dan serpih. Formasi batuannya biasanya lebih tipis dan penyebarannya kurang luas.

batu lanau
Gambar batulanau dan struktur sedimennya.

Apa itu Lanau/Lumpur?

Kata "lanau" sebenarnya tidak mengacu pada substansi tertentu. Lanau adalah kata yang digunakan untuk ukuran partikel granular. Partikel-partikel berukuran lumpur berkisar antara 0,00015 dan 0,0025 inchi, atau antara 0,0039 dan 0,063 milimeter. Ukuran lumpur berada ditengah-tengah antara lempung (tanah liat) dan dan pasir halus.

Butiran-butiran lumpur kasar dapat dilihat tanpa menggunakan kaca pembesar (loup) karena memiliki warna yang kontras. Lumpur tidak memiliki komposisi yang pasti. Ia biasanya merupakan campuran mineral lempung, mika, feldspar, dan kuarsa. Sebagian fraksi yang berukuran kasar pada lumpur biasanya terdiri atas butiran feldspar dan kuarsa.

Apa Warna Batulanau?

Batu lanau muncul dalam berbagai warna. Biasanya abu-abu, coklat, atau coklat kemerahan. Kadang juga berwarna putih, kuning, hijau, merah, ungu, oranye, hitam, dan lainnya. Warnanya disebabkan oleh komposisi butiran, komposisi semen yang mengikatnya, dan material pengotor yang dihasilkan pada saat kontak dengan air di bawah permukaan.

Identifikasi Lapangan

Batu lanau bisa sulit diidentifikasi di lapangan tanpa pemeriksaan yang teliti. Permukaan yang lapuk seakan tidak menunjukkan adanya struktur sedimen. Batulanau sering berselingan dengan litologi lain. Identifikasi memerlukan pengamatan terhadap ukuran butir material penyusunnya. Selain itu cara lainnya juga bisa dilakukan dengan menggores permukaan batulanau dengan paku atau pisau untuk bisa mengeluarkan butiran lumpur halusnya agar bisa diamati ukuran dan komposisi partikel granularnya secara teliti.


Kegunaan Batulanau

Batulanau memiliki sedikit kegunaan dan jarang menjadi target penambangan untuk digunakan sebagai bahan konstruksi atau bahan mentah industri. Ruang pori antar granular dalam batulanau terlalu kecil untuk digunakan sebagai akuifer yang baik. Pemanfaatan utama dari batulanau sebenarnya adalah dapat digunakan sebagai filler (pengisi) berkualitas rendah ketika bahan yang berkualitas tinggi tidak tersedia (sebagai alternatif). Kegunaannya sebagai filler sering dipakai pada industri migas.
Baca selengkapnya »
Contoh Lengkap Sumber Energi Terbarukan

Contoh Lengkap Sumber Energi Terbarukan

Energi terbarukan adalah energi yang terdiri dari sumber daya alam alami yang tidak dapat habis. Sumber daya terbarukan dapat menyediakan energi untuk pembangkit listrik, transportasi, pemanas air / pendingin, dan energi listrik di pedesaan.

Contoh Utama Sumber Energi Terbarukan

contoh sumber energi terbarukan
Sumber energi terbarukan biasanya digunakan sebagai energi pengganti. Jenis utama sumber energi ini adalah panas bumi, tenaga angin, energi matahari, tenaga gelombang/ombak, biomassa, dan tenaga air. Beberapa energi terbarukan ini bergantung pada sinar matahari. Misalnya, hidroelektrik dan tenaga angin diproduksi karena permukaan bumi yang memanas. Ketika bumi memanas, ia akan menghasilkan angin dan menghasilkan pembentukan presipitasi ketika udara naik.

Tenaga Angin

Tenaga angin adalah hasil dari berbagai perubahan suhu permukaan bumi ketika terkena sinar matahari. Tenaga mekanis ini dimanfaatkan ketika angin dikumpulkan melalui turbin angin; pada gilirannya, daya yang dihasilkan akan digunakan untuk mengoperasikan generator listrik.

Tenaga angin juga berguna dalam memompa air. Energi hidroelektrik juga menggunakan udara yang naik dari laut (karena sinar matahari) untuk membentuk curah hujan. Sedangkan tenaga air berasal dari energi air, yang kemudian digunakan untuk irigasi dan dalam mengaktifkan perangkat mekanis seperti lift domestik, pabrik tekstil, maupun di industri lainnya.

Tenaga Panas Bumi

Tenaga panas bumi (geothermal) adalah energi terbarukan yang terakumulasi dari bawah permukaan bumi. sumber energi ini berasal dari dekomposisi bahan radioaktif dan pembentukan planet. Geothermal merupakan sumber energi ramah lingkungan dan ekonomis. Namun, geothermal hanya bisa ditemukan di daerah terbatas, dimana ada batas lempeng tektonik. Energi panas bumi kebanyakan digunakan untuk listrik.

Energi matahari

Matahari merupakan contoh sumber energi terbarukan lainnya. Energi ini berasal dari cahaya dan panas dari matahari. Panas dikumpulkan menggunakan peralatan modern yang meliputi panel fotovoltaik, solar collector, dan solar attic fans. solar collector kebanyakan digunakan untuk mengumpulkan panas yang digunakan untuk memanaskan air, sedangkan solar attic fans lebih banyak digunakan untuk pendinginan. Panel fotovoltaik mengubah sinar matahari menjadi listrik secara langsung.

Contoh Lainnya dari Sumber Energi Terbarukan

Contoh lain dari sumber energi terbarukan adalah biomassa dan kekuatan gelombang/ombak/arus. Energi biomassa biasanya dikumpulkan dari pembusukan limbah hewan dan tanaman. Sebagai sumber energi, limbah hewan maupun tanaman ini dapat dibakar untuk menghasilkan panas atau diubah menjadi biofuel dan biogas. Biofuel termasuk biodiesel dan etanol.

Etanol terbentuk ketika tanaman seperti tebu dan jagung difermentasi. Etanol kemudian dapat dipakai sebagai sumber energi untuk kendaraan. Biodiesel, yang dibuat dari lemak hewani dan minyak nabati juga dapat digunakan sebagai minyak pemanas dan juga untuk bahan bakar kendaraan.

Dan yang terakhir, kekuatan kecepatan angin yang menghasilkan gelombang laut maupun arus laut dapt dikumpulkan untuk diubah menjadi energi. Energi yang dihasilkan oleh kekuatan ini diukur oleh tinggi, kecepatan, dan panjang gelombang.

Fungsi energi gelombang diantaranya adalah untuk desalinasi air, pembangkit listrik, dan pemompaan air. Daya dari gelombang dikumpulkan oleh mesin yang biasa disebut dengan konverter energi gelombang.
Baca selengkapnya »
Apa Sumber Daya Alam Utama di Jepang?

Apa Sumber Daya Alam Utama di Jepang?

Sumber daya alam Jepang - Jepang merupakan salah satu negara kepulauan di Asia Timur yang terletak di Samudra Pasifik, di lepas pantai timur benua Asia. Negara ini terdiri atas lebih dari 6.800 pulau, dimana pulau Shikoku, okinawa, Kyushu, Hokkaido, dan Honshu merupakan 5 pulau terbesar di Jepang. Jepang merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke-10 di dunia, dengan populasi sekitar 127 juta orang. Mayoritas populasi (98%) adalah etnis Jepang. Negara ini juga menjadi salah satu negara paling maju, karena memiliki standar kualitas hidup dan penduduknya mempunyai harapan hidup tertinggi di dunia. Negara ini telah lama dikenal karena alamnya, budaya, industri musik, serta kekhasan kulinernya.

Jepang selalu digambarkan sebagai negara yang hampir tidak memiliki sumber daya alam utama seperti gas alam, minyak, emas, batubara, tembaga, dan besi. Negara ini bergantung pada bahan baku dan energi yang diimpor. Faktanya, Jepang adalah importir terbesar gas alam cair dan batubara, dan importir minyak terbesar kedua di dunia.

Menyusul penutupan reaktor nuklir pada 2011 setelah serangkaian gempa bumi dan tsunami, sektor industri Jepang bahkan menjadi semakin bergantung pada bahan bakar fosil yang diimpor. Namun, pemerintah berencana untuk memulai kembali pembangkit nuklir.

Akhir-akhir ini, Jepang telah membuktikan bahwa ia memiliki dua wilayah potensial besar yang kaya akan sumber daya alam tetapi kedua wilayah tersebut sebagian besar belum dimanfaatkan. Daerah-daerah ini adalah hutan yang mencakup sebagian besar tanah dan lautan yang mengelilingi kepulauan. Jepang memiliki sumber daya mineral tersimpan, terutama di bawah laut.

sumber daya alam negara jepang

Hutan

Negara Jepang memiliki wilayah daratan yang tidak luas (sekitar 145.937 mil persegi), dimana daratan tersebut sebagian besar ditutupi oleh hutan. Sekitar 68,2% tanah di Jepang berada di bawah tutupan hutan, ini merupakan persentase tertinggi ke-4 di dunia setelah Laos, Finlandia, dan Bhutan.

Hutan di Jepang memiliki potensi untuk meningkatkan peluang ekspor dan pekerjaan. Permintaan kayu berkualitas tinggi dari Cina dan Korea Selatan meningkat sangat cepat. Tiongkok tidak dapat sepenuhnya memenuhi permintaannya dengan sumber daya hutan domestiknya. Dengan demikian Jepang memiliki peluang untuk mengekspor sebagian besar kayunya ke Cina. Pada 2015, industri kehutanan di Jepang menghasilkan sekitar 20 juta meter kubik kayu, yang berarti menghasilkan pendapatan 436 miliar yen. Industri ini menyumbang 0,04% dari PDB negara itu.

Hutan di Jepang memiliki kualitas tinggi dan varietas pohon yang luas. 40% dari hutan di negara ini adalah hutan tanaman. Hutan ditanam di tahun-tahun setelah Perang Pasifik dengan tujuan menghasilkan bahan baku bangunan. Namun, setelah mengalami pertumbuhan ekonomi yang cepat, negara ini beralih dari bahan kayu ke bahan beton.

Perikanan

sumber daya alam jepang

Ikan dianggap sebagai sumber daya alam utama Jepang. Perairan teritorial Jepang dan zona ekonomi eksklusifnya adalah yang terbesar ke-6 di dunia, meliputi area sekitar 4,5 juta kilometer persegi. Memancing telah menjadi kegiatan ekonomi utama di Jepang. Negara ini dikenal karena penangkapan ikan di laut dalam dan perburuan paus. Namun, setelah krisis energi 1973, penangkapan ikan di Jepang menurun dengan tangkapan tahunan rata-rata 2 juta ton pada 1980-an.

Selama periode yang sama, penangkapan ikan lepas pantai menyumbang 50% dari total tangkapan. Baik penangkapan ikan domestik dan luar negeri di Jepang selalu berpusat di pasar ikan Tsukiji, Tokyo. Pasar ikan disana adalah salah satu pasar grosir ikan terbesar di dunia, terutama untuk ikan beku, olahan, dan segar. Jepang memiliki lebih dari 2.000 pelabuhan perikanan termasuk Otaru, Nagasaki, Kushiro, dan Abashiri.

Jepang juga salah satu negara yang terlibat dalam perburuan paus komersial. Negara ini masuk sebagai anggota Komisi Penangkapan Ikan Paus Internasional. Jepang melakukan perburuan paus di kedua wilayah pelagis yaitu di Samudra Selatan dan Samudra Pasifik Utara. Spesies paus yang diburu oleh nelayan Jepang termasuk paus minke, humpback, western gray, dan paus northern fin. Perburuan paus Jepang telah menjadi sumber konflik antara Jepang dan organisasi negara anti perburuan paus. Namun, Jepang bersikeras bahwa perburuan paus murni untuk penelitian ilmiah.

Lahan Pertanian

Pertanian dan perikanan juga merupakan sektor utama ekonomi di Jepang. Namun, hanya 20% dari total luas lahan yang cocok untuk budidaya. Sektor ini sangat mendapat perhatian dari pemerintah jepang, karena porsi anggaran subsidinya yang intensif.

Ada sekitar 4 juta rumah tangga pertanian di Jepang, dimana mayoritas rumah tangga pertanian terlibat dalam kegiatan selain pertanian. Sebenarnya terjadi kekurangan lahan pertanian di Jepang, namun, lahan yang tersedia digarap secara intensif. Sebagian besar sawah umumnya berada di pedesaan, terutama di dataran aluvial, lahan basah, dan lereng.

Pada umumnya kurangnya lahan pertanian di jepang dicirikan oleh menurunnya ketersediaan beras, dan pendapatan petani yang rendah. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Jepang telah memulai program untuk mengkonsolidasikan lahan pertanian sebagai bagian dari paket reformasi yang diperkenalkan pada tahun 2014.

Pertambangan

Jepang memiliki cadangan mineral yang sangat sedikit dan terutama mengandalkan impor untuk memenuhi permintaannya. Negara ini memiliki sedikit deposit batubara, terutama ditemukan di Kyushu dan Hokkaido. Namun, batubara disana memiliki kualitas yang buruk dan sulit untuk diekstraksi. Jepang juga memiliki beberapa sumur minyak yang dibor di lepas pantai Honshu.

Cadangan gas alam juga dapat ditemukan di berbagai daerah termasuk lapangan gas Mobara dan lapangan gas Okinawa Selatan. Tembaga juga telah diproduksi dalam jumlah kecil yang baru dimulai pada abad ke-21 ini, namun produksinya menurun secara signifikan selama bertahun-tahun. Sumber daya logam lain yang telah diproduksi di negara ini termasuk emas, perak, mangan, timah, dan seng. Unsur non-logam yang juga telah ditambang di Jepang termasuk belerang, antimon, dan grafit.
Baca selengkapnya »
Pengertian Energi | Hukum Kekekalan, Rumus, Jenis-Jenis, Contoh dan Pemanfaatannya

Pengertian Energi | Hukum Kekekalan, Rumus, Jenis-Jenis, Contoh dan Pemanfaatannya

Apa itu Energi? - Kemampuan untuk melakukan sebuah pekerjaan biasa disebut dengan energi. Segala sesuatu yang kita lakukan setiap hari sebenarnya merupakan aktifitas energi. Mulai dari menyapu, mengangkat air, berlari, berjalan bahkan mengendarai motor juga merupakan energi. Energi adalah hal yang paling krusial dan sangat penting dalam kehidupan manusia sehari hari. Tanpa adanya energi, manusia tidak dapat melakukan aktifitas kehidupannya.

Daftar isi:
  1. Pengertian Energi
  2. Hukum Kekekalan Energi
  3. Rumus Energi
  4. Jenis-Jenis Energi
  5. Penggunaan Energi di Berbagai Sektor
  6. Sumber-Sumber Energi
  7. Sumber Daya Alam Penghasil Energi
  8. Contoh Pemanfaatan Energi
  9. Tips Hemat Energi


Pengertian Energi

Energi merupakan sebuah kata dari bahasa yunani yaitu "ergon", yang memiliki arti "kerja". Jika didefinisikan energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan usaha. Istilah ini pertama kali di populerkan oleh Aristoteles pada abad ke-4 Sebelum Masehi (SM). Disi lain, energi sering artikan sebagai kemampunan untuk mendorong/menarik (gaya) pada jarak tertentu. Dalam ilmu fisika satuan baku dari energi dinyatakan dalam joule dan masuk dalam jenis besaran skalar.

Energi tersedia di alam semesta sebagai pendukung sumber kehidupan manusia. Bentuk-bentuk masing-masing energi pun sangat beragam. Tahukah kamu bahwa benda yang tidak bergerak pun memiliki energi yang terkandung di dalamnya. Ya, Energi dalam benda yang diam disebut juga dengan energi tersimpan atau energi potensial.

Hukum Kekekalan Energi

Bunyi hukum Kekekalan energi adalah "Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi energi dapat diubah/berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya". Misalnya, ledakan yang dihasilkan dinamit adalah perubahan energi kimia menjadi energi kinetik, atau air bendungan dapat di konversi menjadi listrik karena energi potensial yang dimilikinya.

Salah satu contoh keberadaan hukum kekekalan energi adalah benda yang dilemparkan ke atas memiliki energi potensial dan kinetik. Energi potensialnya ada pada ketinggian benda tersebut, sedangkan kinetiknya yaitu gerakkan benda keatas maupun ketika kebawah (pengaruh gravitasi). Disini hukum yang berlaku adalah "semakin tinggi benda dilempar ke atas maka semakin besar pula energi potensialnya".

Rumus Energi

rumus energi
Energi yang kerap dibutuhkan dan perannya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari adalah energi kinetik, potensial, dan energi mekanik. Dari ketiga jenis energi inilah nantinya akan berkembang menjadi beberapa jenis energi lainnya seperti energi panas, listrik, nuklir dan lain sebagainya.

Dalam ilmu fisika, 3 jenis energi utama tersebut memiliki rumus yang berbeda-beda, namun saling berkaitan. Dibawah ini adalah rumus ketiga jenis energi beserta contohnya.

Rumus Energi Kinetik

Energi Kinetik memiliki rumus yaitu Ek = ½ . mv2
Dengan Ek : Energi Kinetik
m : Masa benda
v : Kecepatan benda
Contoh energi kinetik dalam kehidupan sehari-hari:
Energi kinetik sebagaimana rumus diatas dapat disebut juga dengan istilah energi gerak. Bayangkan apabila energi ini tidak ada, maka sudah pasti manusia tidak akan bisa melempar batu atau bola ke arah tertentu. Selain itu, dengan adanya energi kinetik manusia dapat memperhitungkan kecepatan dan waktu ketika menggunakan kendaraan.

Rumus Energi Potensial

Energi Potensial rumusnya adalah: W = Fy = m.g.h
Dengan W : Usaha Yang dibutuhkan atau dipergunakan
Fy : Gaya Gravitasi
m : masa benda
g : konstanta gravitasi
h : ketinggian benda
Contoh energi potensial dalam kehidupan sehari-hari:
Energi potensial cukup banyak bisa terlihat di alam, sebagai contoh adalah air sungai yang mengalir deras dari ketinggian. Energi potensial dari air ini dapat diubah menjadi energi listrik.

Rumus Energi Mekanik

Energi Mekanik rumusnya yaitu Em = Ep+Ek
Dengan Em : Energi Mekanik
Ep : Energi potensial
Ek : Energi Kinetik
Contoh energi mekanik dalam kehidupan sehari-hari:
Energi mekanik pada prinsipnya merupakan penggabungan energi potensial dan kinetik. Contoh energi ini misalnya adalah ayunan, buah yang jatuh dari pohonnya, pesawat pada posisi landing, dll.

Jenis-Jenis Energi

Energi juga dapat berkembang seiring kemajuan teknologi. Untuk dapat memahami energi lebih jauh, di bawah ini ada beberapa jenis-jenis energi yang wajib kamu ketahui, yaitu sebagai berikut:

Energi Kinetik

Energi kinetik sering disebut dengan energi gerak yang memiliki pengertian energi yang dihasilkan melalui pergerakan suatu benda. Misalnya Mobil yang bergerak atau melaju, manusia yang berlari, kereta api yang bergerak, dll.

Energi Matahari

Energi Matahari adalah energi yang dihasilkan atau dipancarkan oleh matahari atau tenaga surya. Energi matahari merupakan energi tata surya dan masuk dalam kategori energi tak terbarukan. Jenis energi yang berasal dari energi matahari merupakan salah satu sumber pendukung utama kehidupan makhluk hidup. Misalnya fotosintesis buatan dapat membantu proses perubahan zat kimia tanaman, serta listrik panas surya yang dijadikan sumber penerangan (cahaya) bagai manusia.

Energi Potensial

contoh energi potensial
Seperti sebelumnya sudah dijelaskan di atas, Energi potensial adalah energi yang dihasilkan dikarenakan posisi benda yang lebih tinggi sehingga menimbulkan gaya yang tidak terhingga. Sebagai contoh air yang bergerak dari elevasi tinggi ke rendah, tanah longsor, benda yang jatuh dari ketinggian, dll. Energi potensial sangat dipengaruhi oleh konstanta gravitasi, massa dan ketinggian benda.

Energi Mekanik

Energi mekanik adalah energi potensial dan energi kinetik yang terdapat pada suatu benda. Misalnya Palu yang dihantamkan kepada kayu balok maka palu akan menancap pada kayu balok tersebut. Palu yang diangkat keatas atau ketinggian tertentu menghasilkan sebuah energi potensial yang lebih besar, dan ketika palu mengarah ke bawah maka kekuatan energi yang dihasilkan palu pada saat menghantam sebuah balok menjadi energi kinetik.

Energi Panas

Energi panas adalah energi yang dihasilkan pada sebuah benda yang menghasilkan panas lalu dimanfaatkan dan disalurkan untuk digunakan untuk berbagai keperluan. Ada beberapa sumber energi yang dapat menghasilkan energi panas yaitu:
  • Panas dari dalam Bumi; yaitu sumber energi yang berasal dari bagian dalam bumi atau inti atom bumi yang dihasilkan oleh penyerapan atas panas matahari pada permukaan bumi atau tenaga tektonik bumi selama jutaan tahun lalu lamanya.
  • Panas dari Matahari; yaitu sumber energi yang dihasilkan berasal dari radiasi panas matahari.
  • Panas dari Api; yaitu sumber energi yang dihasilkan oleh api akibat gesekan dua benda.

Energi Kimia

Reaksi suatu zat-zat kimia dapat menghasilkan energi, yang biasa disebut dengan energi kimia. Misalnya, tenaga di dalam tubuh dihasilkan oleh reaksi kimia makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Energi Suara

Getaran suara manusia dan saat suara melakukan perjalanan dengan bantuan udara, air maupun ruang lainnya menghasilkan energi suara. Kemampuan kapasitas telinga manusia dalam mendengar mempengaruhi ukuran suara yang didengar.

Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari hari. Energi listrik adalah bergeraknya elektron pada pengantar listrik yang ditimbulkan dari muatan listrik tertentu. Sederhana nya energi listrik adalah energi yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan muatan listrik pada suatu benda potensial.

Energi Nuklir

Sedangkan untuk energi nuklir adalah partikel yang terdapat dalam nukleus atom yang bereaksi menjadi energi potensial dan energi panas. Sumber energi nuklir diperoleh dari pembelahan atom dalam unsur-unsur radioaktif seperti uranium, vanadium, dll.

Penggunaan Energi di Berbagai Sektor Kehidupan

Energi memiliki nilai guna yang sangat beragam dalam kehidupan manusia. Dalam berbagai sektor kehidupan dan aktifitas sehari-sehari, manusia harus selalu ditopang oleh ketersediaan energi. Adapun Ragam penggunaan energi dapat dilihat dari penjelasan dibawah ini.

1. Sektor Industri
Hampir semua industri membutuhkan energi untuk kelangsungan dan operasional nya seperti pabrik Aluminium, pabrik Semen, pabrik pembuatan baja. Pabrik-pabrik tersebut menggunakan energi secara intensif.

2. Sektor Pertanian
Ketika terjadi revolusi dalam bidang pertanian, sektor ini juga melakukan transformasi dari menggunakan kekuatan otot sampai kepada kekuatan mesin, mulai dari pupuk yang bersifat organik maupun non organik. Penggunaan pestisida hingga mesin-mesin modern yang saat ini digunakan dalam pertanian sudah tentu menggunakan energi dalam berbagai bentuk.

3. Sektor Transportasi
Energi juga digunakan dan sangat dibutuhkan pada alat-alat transportasi baik di darat, laut, maupun udara. Penggunaan mobil dan pesawat untuk transportasi, bahkan kapal laut juga membutuhkan energi. Transportasi adalah hal vital dalam sektor perdagangan regional dan international. Jika transportasi tidak dapat berjalan maka sektor lainnya bisa lumpuh.

4. Kedokteran
Salah satu contoh bahwa sektor kedokteran juga menggunakan energi yaitu dapat dilihat pada penggunaan alat-alat kedokteran seperti rotgen (sinar-X) dan peralatan elektromedis lainnya. Bahkan terapi modern yang berkembang saat ini juga merupakan hasil dari pengembangan penggunaan energi di sektor ini.

5. Telekomunikasi
Perkembangan teknologi yang hampir tidak terbendung salah satunya adalah di bidang telekomunikasi. Portabel canggih dapat menghubungkan antara manusia dari belahan manapun untuk berinteraksi dan berkomunikasi hanya dengan satelit. Satelit yang dipasangkan di planet yang membutuhkan energi tata surya melalui panel tata surya dan energi-energi lainnya dalam hubungannya dengan perambatan gelombang elektromagnetiknya.

Sumber-Sumber Energi

Berdasarkan sumbernya, energi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu sumber energi yang berasal dari bumi dan yang berasal dari luar bumi. Energi yang berasal dari dalam bumi disebut dengan energi terrestrial dan yang berasal dari luar bumi sering disebut juga dengan energi extraterrestrial.

Berdasarkan sifat keterdapatannya, sumber energi baik yang berasal dari bumi maupun yang bukan, dapat diklasifikasikan dalam 2 jenis, yaitu:
  • Sumber Energi Tak Terbarukan (Non Renewable); Sumber energi yang tak terbarukan adalah sumber energi yang tidak dapat dibuat lagi atau didapatkan kembali dalam waktu yang cepat atau singkat. Adapun contoh sumber energi yang tidak dapat diperbaharui adalah batubara, minyak bumi dan uranium (bahan baku nuklir).
  • Sumber Energi Yang Terbarukan (Renewable); Sumber energi yang tak terbarukan adalah kebalikan dari Sumber Energi Non Renewable. Jenis sumber energi ini dapat diperoleh atau dibuat kembali oleh alam ataupun manusia. Adapun yang tergolong dalam sumber energi ini adalah matahari, angin, biomassa, dan air.

Sumber Daya Alam Penghasil Energi

Berbicara mengenai energi, dapat diketahui bahwa indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang dapat menghasilkan energi, baik itu yang terdapat di bawah maupun di atas permukaan. Hal ini sangat penting, karena dari sumber daya alam tersebut dapat dijadikan sumber energi alternatif yang selanjutnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi.

Sumber daya alam (SDA) yang dipakai untuk menghasilkan energi dapat terdiri dari jenis SDA yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui yang bisa digunakan sebagai sumber energi adalah air, angin, hewan dan tumbuhan. Sedangkan untuk contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan bisa dipakai sebagai penghasil energi adalah minyak bumi, batubara dan uranium. Berikut ini merupakan contoh sumber daya alam penghasil energi alternatif.

1. Panas Bumi (Geothermal)
Negara Indonesia terkenal akan kondisi tektonis dan vulkanisme yang aktif. Selain dapat menjadi musibah, kondisi geologi yang demikian juga ternyata dapat menghasilkan sumber energi alternatif, sebagai contoh panas bumi (geothermal). Potensi panas bumi dapat di konversi dan dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan energi listrik (dry steam plant dan Flashed steam plant). Energi yang berasal dari panas bumi ini sifatnya murah dan tentunya ramah lingkungan, dibandingkan energi yang berasal dari fosil (minyak bumi) maupun batubara.

2. Angin
Angin juga merupakan sumber daya alam yang dimiliki oleh indonesia. Kecepatan angin dapat dikonversi menjadi energi potensial, kinetik maupun mekanik, yang kemudian dapat ditrasnformasi menjadi energi listrik. Salah satu wilayah dengan potensi anginnya dapat dibuat pembangkit listrik tenaga angin adalah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

3. Air
Untuk potensi energi yang berasal dari tenaga air, indonesia memiliki berbagai lokasi untuk dapat menghasilkan energi tersebut, baik itu potensi tenaga air skala besar maupun tenaga air berskala mikro. Akan tetapi ketersediaan air ini sangat dipengaruhi oleh faktor degradasi lingkungan, misalnya adanya perubahan alih fungsi hutan dapat mempengaruhi keberlangsungan pemanfaatan tenaga air sebagai sumber energi, karena ketersediaan air di dalam tanah dan kontinuitas pendistribusiannya menjadi terganggu.

4. Matahari
Letak Indonesia yang berada di kawasan garis khatulistiwa, memiliki potensi panas matahari yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Akibat pengaruh letak astronomis indonesia tersebut maka iklim indonesia bersifat tropis, yang artinya matahari akan bersinar hampir sepanjang tahun. Rata-rata radiasi harian matahari di wilayah Indonesia adalah 4,8 Kwh/m2 sehingga sangat potensial untuk menghasilkan energi listrik.

5. Sampah
Sampah baik itu jenis sampah organik maupun sampah anorganik berpotensi menghasilkan energi. Sebagai contoh di wilayah DKI Jakarta yang produksi sampahnya mencapai 6.000 ton perhari sangat potensial untuk ditransformasi menjadi energi listrik maupun kimia. Berbagai metode seperti pirolisis, hydro cracking dan hidroisomerisasi dilakukan untuk mengkonversi sampah menjadi energi alternatif.

6. Tumbuhan dan Hewan (BioEnergi)
Sumber daya yang satu ini juga merupakan salah satu potensi unggulan yang terdapat dalam negara indonesia. Tingkat kesuburan tanah beserta keanekaragaman hayati yang dimiliki indonesia dapat dimanfaatkan sebagai energi bahan bakar nabati. Sebagai contoh pada tanaman kemiri, kelapa sawit, jagung, singkong, tebu bahkan ketela dan lain sebagainya. Sumber-sumber inilah yang dapat dikembangkan menjadi energi bietanol, biovtur maupun biodiesel. Selain tumbuhan, bioenergi juga dapat dihasilkan dari pemanfaatan limbah organik hewan, contohnya biogas yang dihasilkan dari kotoran hewan.

Contoh Pemanfaatan Energi

Manfaat sederhana energi dalam kehidupan sehari hari dapat dilihat dari keterangan dibawah ini. Dibawah ini ada berbagai pemanfaatan energi khusunya pada energi mekanik, kinetik dan energi listrik, dimana ini merupakan energi yang secara mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Energi Panas yang sumbernya dihasilkan dari panas matahari banyak dimanfaatkan oleh manusia seperti untuk mengeringkan pakaian maupun sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
  2. Energi Kimia didapatkan karena adanya hasil reaksi zat ataupun unsur-unsur kimia. Sebagai contoh makanan yang dikonsumsi oleh manusia dan pada saat masuk kedalam tubuh akan berubah menjadi energi dalam tubuh. Hal itu yang dinamakan reaksi kimia pada tubuh.
  3. Energi Listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan dalam menopang aktivitas manusia mulai dari penggunaan AC, mesin cuci, setrika, kipas angin dan sebagainya.
  4. Energi Air adalah sumber utama kehidupan karena manusia tidak akan mungkin dapat hidup tanpa adanya energi yang bersumber dari air. Segala aktifitas membutuhkan air, mulai dari mencuci pakaian, minum, dan mandi sudah pasti menggunakan air.

Tips Hemat Energi

Untuk dapat menciptakan ketahanan energi, maka masyarakat diharapkan bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga ketersediaan energi. Agar energi tidak cepat habis, dibawah ini adalah tips sederhana tentang hidup hemat energi:

1. Matikan Perangkat Elektronik Sesudah Menggunakannya
Sebagaimana yang telah diketahui bahwa energi harus digunakan sebaik mungkin agar dapat terus mencukupi kelangsungan kehidupan generasi berikutnya. Mematikan perangkat elektronik yang sudah digunakan merupakan salah satu cara yang sangat baik dalam menghemat penggunaan energi.

2. Gunakan Air Secukupnya
Upayakan gunakan air sehemat dan secukupnya. Jangan berlebihan agar dapat menjaga energi yang berasal dari alam semesta. Matikan kran air yang telah penuh dan gunakan air seperlu mungkin.

3. Kurangi Penggunaan AC
Gunakanlah AC sebaik mungkin misalnya jika cuaca memang dalam keadaan panas. Dengan membuat fentilasi udara di ruangan, rasa gerah pada saat cuaca panas dapat mengurangi penggunaan AC.

4. Belilah Perangkat Elektronik yang Hemat Energi
Dengan menggunakan alat elektronik yang hemat energi secara otomatis akan dapat menghemat penggunaan energi listrik. Pilihlah alat elektronik yang rendah konsumsi listriknya.

Demikian penjelasan tentang energi. Energi adalah unsur mendasar dari kehidupan manusia itu sendiri. Karena energi, manusia dapat melakukan aktifitasnya di alam semesta ini. Penggunaan energi yang tak terkendali dapat mengakibatkan ketidakseimbangan di Bumi. Oleh sebab itu, dengan memahami apa itu energi maka kita dapat meningkatkan kesadaran untuk cerdas dalam menggunakan energi. Semoga dengan adanya materi pengertian energi ini, dapat lebih menambah khasanah informasi yang bersifat edukatif bagi Anda.
Baca selengkapnya »
Beranda