Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sumber Daya Alam Hayati : Pengertian, Contoh dan Pemanfaatannya

contoh sumber daya alam hayati
Tumbuhan dan hewan merupakan contoh SDA hayati.
Sumber daya alam (SDA) adalah segala hal yang bersumber dari alam dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia serta makhluk hidup lain yang ada di dalamnya. SDA sendiri banyak jenis dan kelompoknya, ada sumber daya alam yang dikelompokkan berdasarkan sifatnya, ada pula sumber daya alam yang dikelompokkan berdasarkan asalnya. Nah, kali ini akan dibahas tentang kelompok sumber daya alam hayati dan apa saja contoh beserta pemanfaatannya.

Daftar isi

Pengertian Sumber Daya Alam Hayati

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, yang dimaksud dengan sumber daya alam adalah segala materi yang ada di alam dan bisa dimanfaatkan oleh manusia dan makhluk hidup di dalamnya.

Sedangkan untuk pengertian sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup atau yang berhubungan dengan makhluk hidup. Jadi kesimpulannya, setiap sumber daya alam yang asalnya dari makhluk hidup (biotik) dan bisa dimanfaatkan untuk kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya didefinisikan sebagai sumber daya alam hayati.

Contoh Sumber Daya Alam Hayati

SDA hayati ini jika dilihat berdasarkan sifatnya termasuk dalam kelompok sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Sumber daya alam hayati sendiri masih dibagi ke dalam 2 kelompok berdasarkan asalnya yaitu sumber daya alam nabati dan sumber daya alam hewani. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Sumber Daya Alam Nabati
Sumber daya alam nabati merupakan hasil alam atau sumber daya alam yang berasal dari tanaman atau terdiri atas tanaman dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup. SDA nabati ini dalam rantai makanan berperan sebagai produsen atau penyusun utama.

Indonesia sendiri merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam hayati, terutama sumber daya alam jenis nabati ini. Tumbuhan yang merupakan kelompok sumber daya alam nabati, merupakan penyusun utama dalam rantai makanan atau berperan sebagai produsen. Hal ini karena tumbuhan mampu menghasilkan sendiri Oksigen (O2) dan cadangan makanannya melalui proses fotosintesis.

Meskipun terdapat dalam jumlah yang banyak di alam, jenis sumber daya alam ini juga tidak boleh dieksplorasi secara berlebihan. Hal ini karena nantinya akan menyebabkan kerusakan lingkungan sekaligus menyebabkan kerusakan rantai makanan.

Baca juga: Sumber Daya Alam Non Hayati

Semua hasil pertanian dan perkebunan juga merupakan bagian dari SDA nabati. Sumber daya hasil dari perkebunan dan pertanian ini sendiri oleh manusia dijadikan sebagai sumber mata pencaharian oleh masyarakat. Indonesia yang memiliki lahan yang sangat luas menjadikan bidang pertanian dan perkebunan sebagai mata pencaharian mayoritas penduduk Indonesia.

Pertanian dan perkebunan Indonesia menghasilkan banyak komoditas utama yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai komoditas pangan saja, namun juga untuk komoditas ekspor. Hasil sumber daya pertanian Indonesia diantaranya adalah padi, jagung, kedelai, ubi, singkong dan sayur-sayuran.

Sumber daya perkebunan juga banyak ditemukan di Indonesia. Kebanyakan sumber daya alam perkebunan ini dimanfaatkan untuk kebutuhan industri dan ekspor. Seperti misalnya karet, kopi, kelapa sawit, kapas dan lain sebagainya. Sayangnya demi memenuhi kebutuhan perkebunan ini, banyak manusia tidak bertanggung jawab yang justru merusak kelestarian alam.

2. Sumber Daya Alam Hewani
Selain sumber daya alam yang berasal dari tanaman, sumber daya alam hayati juga berasal dari hewan, yang disebut sebagai sumber daya alam hewani. Sama seperti pada tumbuhan, sumber daya alam hewani juga dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk memenuhi kebutuhan pangan, komoditas ekspor dan hewan-hewan yang tergolong hewan yang dilindungi.

Baca juga: Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Contoh sumber daya alam hewani adalah berbagai jenis hewan yang hidup di wilayah Indonesia. Misalnya, beberapa jenis hewan yang tergolong sebagai hewan langka seperti komodo, gajah, badak bercula satu dan lainnya.

Ada pula jenis hewan yang masuk dalam kategori hewan ternak dan perikanan yang dimanfaatkan untuk pemenuhan pangan dan pemanfaatan lain. Contohnya, sapi, ayam, kambing, domba dan lain sebagainya.
Contoh Sumber Daya Alam NabatiContoh Sumber daya Alam Hewani
Tumbuhan Berbagai jenis Hewan
Pertanian (Padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran) Perikanan (Ikan bandeng, mujaer, lobster, udang, kepiting)
Perkebunan (Karet, kopi, kelapa sawit, kapas) peternakan (ayam, sapi, kambing, puyuh, kerbau)

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati

Sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa sumber daya alam adalah segala sesuatu di alam yang bisa diambil manfaatnya untuk makhluk hidup lain. Termasuk juga SDA hayati, yang banyak dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti beberapa contoh pemanfaatan sumber daya alam hayati berikut ini:

1. Pemanfaatan untuk Kebutuhan Konsumsi
Pemanfaatan utama dari berbagai jenis sumber daya alam hayati adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Hal ini karena hampir semua SDA hayati, baik yang nabati maupun hewani, dapat dikonsumsi oleh manusia.

Karena itu tak heran jika pemanfaatan utamanya adalah untuk konsumsi. Seperti misalnya, padi, jagung, sayur-sayuran dan lain sebagainya yang diolah oleh manusia untuk kemudian dikonsumsi.

Lihat juga: Cara Melestarikan Sumber Daya Alam

2. Pemanfaatan di Bidang Ekonomi
Selain dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi, sumber daya alam hayati ini juga dimanfaatkan untuk pemenuhan ekonomi. Seperti misalnya dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang sebagian besar diolah untuk diperjualbelikan yang akan menjadi penopang ekonomi dan sumber pendapatan negara.

Beberapa sumber daya alam hayati yang menjadi komoditas ekspor seperti karet, kapas, jagung dan lain sebagainya adalah sumber daya alam yang tidak hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat namun juga penopang ekonomi negara.

3. Pemanfaatan di Bidang Lingkungan
Pemanfaatan selanjutnya dari sumber daya alam hayati adalah di bidang lingkungan. Seperti yang sudah sedikit dijelaskan sebelumnya bahwa tanaman merupakan penyusun utama rantai makanan yang dapat menghasilkan oksigen (O2). Tumbuhan mampu mengubah gas CO2 yang banyak dihasilkan makhluk hidup menjadi O2 yang digunakan untuk bernapas.

Tanpa adanya tumbuhan, tentu tidak akan ada oksigen yang digunakan manusia untuk bernapas. Karena itulah dibuat kawasan pelestarian hutan yang tidak hanya melestarikan aneka SDA hayati di dalamnya, namun juga menjadi produsen oksigen yang sangat dibutuhkan manusia.

4. Pemanfaatan di Bidang Wisata
Pemanfaatan sumber daya alam hayati selanjutnya adalah untuk kebutuhan wisata. Contohnya adalah memanfaatkan kekayaan dan keindahan alam Indonesia berupa kawasan pegunungan, air terjun, pantai dan sebagainya sebagai tujuan wisata.

Ada pula kawasan hutan lindung yang tidak hanya dimanfaatkan di bidang lingkungan untuk melindungi flora dan fauna di dalamnya, namun juga bisa menjadi objek atau destinasi wisata. Pemanfaatan ini pada akhirnya juga memberikan manfaat lebih di bidang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Demikian tadi pembahasan lengkap tentang sumber daya alam hayati, mulai dari pengertian, jenis hingga contohnya. Dengan mengetahui berbagai hal tentang sumber daya alam hayati ini akan memberikan wawasan lebih kepada Anda tentang sumber daya alam dan perannya bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup di dalamnya. Dengan begitu manusia juga diharapkan bisa lebih sadar akan peran pentingnya sumber daya alam hayati dan melestarikan keberadaannya.