Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

14 Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa dan Dampaknya

negara yang dilewati garis khatulistiwa
Peta lintasan garis khatulistiwa dan negara yang dilaluinya.
Negara yang Terletak di Garis Khatulistiwa - Indonesia merupakan negara tropis yang hanya memiliki dua musim. Hal ini dapat terjadi karena Indonesia dilewati oleh garis khatulistiwa. Istilah "khatulistiwa" (equator/ekuator) memang sering didengar, namun sepertinya banyak yang belum mengetahui apa itu garis tersebut.

Mungkin banyak yang mengira bahwa negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa ini hanyalah Indonesia sendiri. Namun, kenyataannya masih banyak negara lain yang juga dilewati oleh garis ini. Nah, berikut ini adalah penjelasan tentang garis khatulistiwa dan negara yang dilaluinya, serta apa saja dampaknya ketika suatu negara dilewati garis tersebut.


Pengertian Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa adalah garis imajiner yang mengelilingi bumi dan membagi wilayah bumi menjadi dua belahan yang sama besar, yaitu belahan bumi bagian utara dan selatan. Sebagian orang menyebut garis ini juga dengan sebutan Ekuator (Equator) dan garis lintang 0°.

Nilai garis lintang dari khatulistiwa adalah 0° dan memiliki panjang mencapai 40.070 km mengelilingi bumi. Khatulistiwa juga didefinisikan sebagai daerah yang selalu memiliki sinar matahari yang memancar tegak lurus terhadap permukaan bumi.

Saat equinoks (saat dimana sumbu bumi tak terinklinasi), matahari serta pusat matahari berada di bidang yang sama dengan garis khatulistiwa. Hal inilah yang membuat durasi siang dan malam di khatulistiwa sama waktunya, yaitu 12 jam. Dari total panjang khatulistiwa, 79,7% nya berada wilayah samudra, dan 21,3% nya berada di wilayah daratan.

Fungsi Utama Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama besar ini bukannya tidak memiliki fungsi. Garis khatulistiwa memiliki fungsi penting bagi keberlangsungan ekosistem di bumi khususnya di sekitar wilayah yang dilaluinya. Berikut adalah fungsi garis khatulistiwa:

1. Membagi Bumi menjadi 2 Bagian
Seperti yang sudah sedikit dijelaskan sebelumnya, garis khatulistiwa merupakan garis imajiner yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama besar. Adanya garis khatulistiwa ini berfungsi untuk membagi bumi menjadi belahan bumi utara dan selatan sama besar.

Wilayah yang termasuk belahan bumi utara adalah Eropa, Amerika Utara, sebagian Asia, Afrika dan Amerika Selatan. Sedangkan wilayah yang termasuk belahan bumi selatan adalah Benua Asia, Australia, sebagian Amerika Selatan dan Afrika.


2. Acuan Penentu Iklim, Cuaca, dan Musim
Fungsi selanjutnya dari garis khatulistiwa adalah sebagai acuan untuk menentukan perbedaan antara cuaca, iklim dan musim. Dari adanya garis khatulistiwa inilah juga bisa diklasifikan beberapa tipe iklim dan karakteristiknya. Garis khatulistiwa ini jugalah yang menjadi acuan untuk menentukan adanya perbedaan zona iklim yang ada di permukaan bumi (lihat juga perbedaan cuaca dan iklim).

3. Mengklasifikasikan Pertumbuhan Ekonomi
Garis khatulistiwa yang membagi belahan bumi menjadi belahan utara dan selatan juga berperan penting dalam membantu klasifikasi pertumbuhan ekonomi berdasarkan kelompok letak suatu wilayah. Dengan adanya garis ini nantinya bisa dibuat klasifikasi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi pada kelompok negara baik itu yang terletak di zona belahan bumi utara, selatan, maupun yang tepat berada di garis khatulistiwa.

Daftar Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa

Setelah mengetahui apa saja fungsi dari garis khatulistiwa ini, Anda juga harus tahu negara apa saja yang terletak di garis khatulistiwa ini. Setidaknya ada 14 negara dari berbagai benua yang dilewati oleh garis ini, yaitu:

Benua Asia
Diantara benua-benua lain, Benua Asia adalah benua dengan negara yang paling sedikit dilalui oleh garis Khatulistiwa. Negara-negara di Benua Asia yang dilalui oleh garis khatulistiwa adalah Indonesia dan Maladewa. Bahkan Indonesia mendapat sebutan Zamrud Khatulistiwa, dikarenakan wilayah Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa merupakan wilayah yang memiliki tanah sangat subur (lihat juga bentang alam Benua Asia).

Benua Afrika
Berikutnya adalah Benua Afrika yang juga menjadi benua yang dilewati oleh garis khatulistiwa. Diantara benua lain, Benua Afrika inilah yang mempunyai negara paling banyak dilalui oleh garis khatulistiwa. Beberapa negara di Benua Afrika yang dilalui oleh garis khatulistiwa antara lain adalah Sao Tome dan Priciple, Somalia, Uganda, Kenya, Republik Kongo, Gabon, dan Republik Demokratik Kongo. Total ada 7 negara di Benua Afrika yang dilewati oleh garis ini.

Benua Amerika Selatan
Beberapa negara di Amerika Selatan ternyata juga dilalui oleh garis khatulistiwa. Karena itu tak heran jika kondisi geografis dan vegetasi yang hidup di kawasan ini juga mirip dengan di Indonesia. Negara-negara di Benua Amerika Selatan yang dilalui oleh garis khatulistiwa antara lain adalah Brasil, Ekuador dan Kolombia.

Benua Australia-Oseania
Terakhir adalah benua Australia-Oseania yang juga sebagai salah satu benua yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Lebih tepatnya di wilayah Oseania, garis khatulistiwa hanya melewati Negara Nauru dan Kiribati. Kedua negara ini merupakan negara di Kepulauan Samudra Pasifik.

Agar mempermudah Anda mengingatnya, berikut ini geologinesia memberikan ringkasan dalam bentuk tabel daftar 14 negara yang dilewati garis khatulistiwa, yang dikelompokkan berdasarkan benuanya.
BenuaNegara
Asia Indonesia dan Maladewa
Afrika Sao Tome dan Pricipe, Somalia, Uganda, Kenya, Republik Kongo, Gabon, dan Republik Demokratik Kongo
Amerika Selatan Brasil, Ekuador, dan Kolombia
Oseania Kiribati dan Nauru
Catatan: Garis khatulistiwa tidak melewati daratan Maladewa, Nauru dan Kiribati, namun melewati wilayah perairan lautnya saja.

Dampak pada Negara yang Dilalui Garis Khatulistiwa

Sebagai sebuah kenampakan alam, tentu saja ada dampak tertentu yang dialami oleh negara-negara yang dilewati garis khatulistiwa ini. Hal ini bisa dilihat dari Indonesia.

Ada beberapa hal dari Indonesia yang cukup menarik dan khas yang tidak ditemukan pada negara lain, apalagi negara tersebut tidak dilalui oleh garis khatulistiwa. Nah, berikut ini adalah beberapa dampak negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa, yaitu:

1. Hanya memiliki 2 Musim
Dampak. Paling signifikan dari letak sebuah negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa adalah negara tersebut jadi hanya memiliki dua musim. Negara-negara yang dilalui garis khatulistiwa kebanyakan hanya mengalami musim penghujan dan musim kemarau.

2. Dapat Menikmati Matahari Sepanjang Tahun
Dampak atau akibat selanjutnya yang terjadi akibat letak negara yang berada atau dilewati oleh garis khatulistiwa adalah negara-negara tersebut bisa menikmati matahari sepanjang tahun. Hal ini berbeda dengan negara yang tidak dilewati oleh garis ini (wilayah sub tropis hingga kutub) yang tidak bisa menikmati sinar matahari sepanjang tahun (hanya beberapa hari atau bulan saja), serta harus melewati musim dingin yang sangat dingin.

3. Beriklim Tropis dengan Keanekaragaman Hayati
Dampak selanjutnya dari suatu negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa adalah negara tersebut akan beriklim Tropis. Negara dengan iklim tropis, seperti Indonesia misalnya, juga cenderung memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Matahari yang bersinar sepanjang tahun dengan curah hujan yang cukup membuat tanah di wilayah khatulistiwa menjadi subur, sehingga berbagai tumbuhan dapat hidup dengan subur pula. Tidak hanya tumbuhan, wilayah-wilayah yang dilewati gratis khatulistiwa pun menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai spesies fauna. Kesemua hal diatas sebenarnya merupakan ciri-ciri wilayah beriklim tropis.

4. Memiliki Hutan Berjenis Homogen dan Heterogen
Negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa mendapat sinar matahari sepanjang tahun dan beriklim tropis. Hal ini juga ternyata memberikan dampak lain, selain tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, negara-negara yang dilalui garis khatulistiwa juga cenderung memiliki tipe hutan yang lebih bervariasi, yaitu tipe hutan homogen dan Heterogen. Hutan heterogen adalah hutan yang memiliki berbagai jenis tanaman di dalamnya, sedangkan hutan homogen adalah hutan yang hanya memiliki satu jenis tanaman di dalamnya.

Garis khatulistiwa yang membagi bumi menjadi dua bagian sama besar merupakan garis imajiner yang memiliki peran sangat penting bagi keseimbangan ekosistem. Penjelasan yang telah diberikan di atas khususnya tentang 14 negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa beserta dampaknya, semoga bisa memberikan pengetahuan dan wawasan lebih banyak tentang garis imajiner bumi yang satu ini.