Garis Khatulistiwa (Ekuator) adalah Pembagi Bumi Belahan Utara dan Selatan, Ini Pengertian Lengkapnya

Garis khatulistiwa adalah garis imajiner yang membagi Bumi ke belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Nama lain Garis khatulistiwa adalah ekuator (equator). Panjang garis khatulistiwa sekitar 24.901,5 mil (40.075 kilometer) melintasi benua Amerika Selatan dan Afrika, serta sejumlah pulau dan samudera, dan melalui 13 negara diantaranya adalah Ekuador, Columbia, Brazil, Gabon, Sao Tome dan Principe, Kongo, Zaire, Uganda, Kenya, Somalia, Maladewa, Kiribati, dan Indonesia.

Selain pengertian garis khatulistiwa yang sudah disebutkan di atas, beberapa ahli juga mendefenisikannya sebagai berikut:
  1. Garis khatulistiwa adalah garis imajiner membagi bumi menjadi dua bagian yang sama yaitu pada 0° lintang.
  2. Garis khatulistiwa adalah sebuah zona inter tropis konvergensi (ITCZ) dimana angin yang datang dari dua arah bertemu di sekitar wilayah garis tersebut. Zona konvergensi untuk kedua angin yang bertemu ini selanjutnya akan bergerak ke utara dan selatan dengan pergeseran termal dari khatulistiwa.
  3. Garis khatulistiwa adalah daerah dimana sinar matahari selalu tegak lurus terhadap permukaan bumi. Garis khatulistiwa yang seperti ini biasa disebut sebagai ekuator termal.
  4. Garis khatulistiwa adalah lingkaran besar bumi yang bidangnya tegak lurus dengan sumbu bidang geomagnetik. Ini dikenal sebagai ekuator magnetik bumi.

pengertian garis khatulistiwa
Gambar garis khatulistiwa yang melewati beberapa wilayah di dunia.

Cakupan lokasi garis khatulistiwa (ekuator) ini ditunjukkan di banyak area, sehingga memungkinkan kita untuk berada di setiap belahan bumi. Wilayah geografis di sekitarnya dikenal sebagai wilayah khatulistiwa yang memiliki jenis iklim tertentu. Iklim tropis merupakan salah satu penciri utama wilayah yang dilewati garis ini.

Garis Khatulistiwa (Ekuator) adalah Pembagi Bumi Belahan Utara dan Selatan, Ini Pengertian Lengkapnya
  1. Beberapa hari ini suhu panas di makassar sulsel mencapai 35°c, sangat terik dan menyengat.
    Kata beberapa pakar, ini disebabkan oleh posisi makassar yg sedang berada di garis equator, apakah bapak penulis punya gambaran ttg fenomena suhu panas ini. Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus