Profil Negara Pakistan [+Gambar Peta Lengkap]

profil negara pakistan
Pakistan, atau yang juga dikenal dengan nama Republik Islam Pakistan, merupakan sebuah negara yang terletak di kawasan Asia Selatan. Negara Pakistan menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak le-6 di dunia dengan jumlah populasi penduduk mencapai 201.995.540 jiwa. Negara ini juga merupakan negara jajahan yang merdeka pada tahun 1947. Untuk lebih lengkap, berikut adalah ulasan profil negeri Pakistan.

Sejarah Negara Pakistan

Masa Pra Sejarah

Ada banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui sejarah manusia di jaman dahulu. Salah satu yang ditemukan menyatakan jika Sungai Indus merupakan satu dari beberapa peradaban tertua di dunia. Diperkirakan, peradaban ini sudah ada sejak tahun ke 2500 SM. Namun kemudian sekitar 1700 SM peradaban Sungai Indus menghilang, tanpa ada diketahui apa penyebabnya.

Bangsa Arya (1500 SM)

Setelah itu, pada tahun 1500SM, masuklah orang-orang dari Bangsa Arya yang mendirikan beberapa kerajaan di kawasan ini. Namun, kerajaan tersebut pun tidak bertahan lama karena pada abad ke-6 Sebelum Masehi harus jatuh ke tangan Persia. Selanjutnya penguasaan pun terus berpindah tangan, dari penguasaan Sultan Iskandar Agung di tahun 327SM, Arab di abad ke 8 Masehi, Mogul pada abad ke 16 Masehi dan terakhir Inggris di abad ke 18 Masehi.

Penguasaan Inggris

Berlanjut pada abad ke-17, awal abad itu, kelompok dagang British East Indian Company datang ke Asia Selatan dan mulai membangun kekuasaan disana. Pada saat itu, anak benua India masih dalam pengaruh kekuasaan Mongol.

Dilanjutkan kemudian pada pertengahan abad 18, Inggris mulai menaklukkan wilayah sub-kontinen di negara ini. Ini adalah upaya pelibatan diri dalam bidang politik yang dilakukan Inggris. Setelah pengaruh Mongol melemah, Inggris bahkan terus memperluas kekuasaannya. Saat itu juga bersamaan dengan mengikatnya kekuatan kaum Sikh. Peperangan tak terhindarkan antara Inggris dan Kaum Sikh.

Peperangan yang berlangsung pada tahun 1845 dan 1849 itu pin dimenangkan oleh Inggris secara berturut-turut. Karena kemenangan tersebut, akhirnya Inggris menguasai wilayah Punjab serta Nort-West Frontier. Untuk memantapkannya kemudian Inggris membentuk perwakilan politik di daerah Lahore.

Inggris lagi-lagi memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke seluruh bagian anak benua India dengan mengatasnamakan Ratu Victoria. Perluasan kekuasaan ini dilakukan setelah terjadinya pemberontakan Sepoy. Setelah itu, pada tahun 1893, Inggris kembali memperkuat kekuasaannya dengan membuat Durand Laine. Durand Laine ini kemudian memisahkan antara Afghanistan dengan India.

Masa Kemerdekaan

Saat penguasaan Inggris ini, Sir Syed Akhmed sebuah gerakan bernama Aligarh. Tujuan utama pembentukan gerakan ini adalah untuk menyatukan kaum muslim. Sayangnya tak lama kemudian gerakan tersebut harus bubar dan kaum muslim terpaksa harus menyerah pada kekuasaan Inggris.

Setelah melalui masa pengusiran, filsuf besar Pakistan pada masa itu kemudian mengusulkan untuk membentuk negara sendiri yang terpisah, yang letaknya berada di sub kontinental dengan mayoritas penduduk Islam. Usul itu kemudian juga didukung oleh seorang pengacara yang berpendidikan Inggris. Hingga kemudian di tahun 1947, usul pemisahan diri tersebut disetujui oleh Inggris.

Perjuangan sulit yang dilalui kemudian memberikan titik terang dimana diperolehnya wilayah bagian unung barat dan Timur menjadi wilayah Negara Republik Islam Pakistan. Negara ini mendapatkan wilayah dengan mayoritas penduduk Islam. Hingga saat itu, tahun 1947 berniat mempertahankan wilayahnya tersebut.

Geografi Negara Pakistan

peta pakistan
Gambar Peta Pakistan.

Dari aspek geografi, Pakistan memiliki kondisi geografi yang sangat beragam dengan kenampakan alam serta satwa yang bervariasi pula. Pakistan sendiri memiliki luas wilayah sebesar 796.095 km2 yang setara dengan luas negara Perancis dan Inggris jika digabungkan. Berikut ini adalah penjelasan tentang kondisi dan letak geografi Pakistan lebih lengkapnya.

Letak dan Batas Wilayah

Secara astronomis, Pakistan berada pada koordinat 20° - 37° LU serta 66° - 75°BT. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dengan luas wilayah kurang lebih 796.095 km², Pakistan ini berbatasan langsung dengan negara lain serta beberapa kenampakan alam terkenal di dunia. Berikut adalah batas-batas negara Pakistan.

Kenampakan Alam

Pakistan memiliki jenis kenampakan alam yang bervariasi karena letaknya yang strategis berada diantara beberapa negara dan kenampakan alam terkenal dunia. Misalnya dari aspek garis pantai, Negara Pakistan termasuk dalam kategori negara dengan garis pantai terpanjang di dunia menduduki posisi 36 dengan garis pantai total sepanjang 1.046km.

Kenampakan alam utama yang terlihat di Pakistan adalah kawasan pegunungan. Puncak tertingginya adalah di Gunung K2 yang merupakan gunung paling tinggi kedua di dunia setelah Everest. Tinggi dari Gunung K2 ini bisa mencapai 8611 m. Letaknya berada di kawasan pegunungan Karakoram di bagian utara Pakistan. Pegunungan ini juga menjadi perbatasan antara Pakistan dengan Tiongkok.

Kondisi Iklim

Kondisi iklim di Pakistan digolongkan sebagai kondisi iklim dengan karakteristik ekstrem dari segi kelembaban dan suhunya. Di bagian selatan Pakistan jarang terjadi hujan dengan intensitas lebih dari 250mm per tahun. Sedangkan daerah yang tergolong paling basah ada di daerah dataran rendah Punjab yang menerima curah hujan rata-rata 900 mm per tahun.

Curah hujan yang terjadi di negara ini tergolong tidak merata sepanjang tahunnya. Hal ini bisa jadi disebabkan karena adanya pembalikan dari arus jet musim dingin yang berasal dari barat. Dengan begitu bisa menyebabkan terjadinya angin musim yang dominan di bulan Juni hingga November.

Variasi juga terlihat dari suhu harian dan tahunan di Pakistan. Sebagaimana yang bisa ditemui di daerah subtropis gurun lainnya, suhu harian sepanjang tahun di Pakistan bisa berubah-ubah, misalnya bisa mencapai suhu hingga 50°C di musim panas serta di musim dingin suhu terendahnya hanya mencapai 10°C yang terjadi di bulan Januari.

Daerah pegunungan sendiri ketinggian wilayahnya memberikan peran penting pada kondisi suhu. Di daerah pegunungan ini, musim panasnya terbilang relatif sejuk sehingga bisa ditemukan berbagai tempat wisata yang bisa ditemukan di kawasan perbukitan utara. Berbanding terbalik dengan di musim dingin yang memiliki suhu sangat rendah.

Flora dan Fauna

Seperti yang sudah sedikit disebutkan sebelumnya, geografi Negara Pakistan yang bervariasi juga memberikan dampak pada keanekaragaman hayati di negara ini. Meskipun begitu, vegetasi alam Pakistan memang hanya tinggal sedikit. Bukit-bukit pasir di Baluchistan banyak ditumbuhi oleh perdu yang tahan terhadap kondisi kering (Xerophitic).

Sedangkan di bagian selatannya, tepatnya di Pegunungan Sulaiman lebih banyak ditumbuhi oleh Juniper dan zaitun liar. Di bagian barat laut negara ini lebih banyak ditumbuhi deodar, pinus dan ilax yang merupakan jenis tumbuhan sejenis tanaman ek.

Tak jauh berbeda dengan vegetasinya, fauna di Pakistan juga cukup bervariasi. Beberapa diantaranya bahkan tergolong sebagai fauna langka. Seperti misalnya macan tutul salju. Di kawasan pegunungan utara, juga terdapat spesies beruang hitam Himalaya, beruang coklat serta ibex Siberia. Berbeda dengan daerah pegunungan, di daerah delta, babi hutan, ular sawah dan buaya menjadi fauna yang bisa ditemukan dengan mudah.

Sumber Daya Alam

Sumber daya alam yang mendukung perekonomian Pakistan tergolong cukup besar. Pakistan memiliki cadangan gas alam yang relatif besar. Berbanding terbalik dengan minyak bumi yang ditemukan dalam jumlah terbatas, serta batubara yang berkualitas rendah. Selain itu, Pakistan juga memiliki sumber daya alam berupa tembaga, besi, garam serta batu gamping.

Ekonomi Negara Pakistan

Dari segi perekonomian, Negara Pakistan memiliki PDB (Pendapatan Domestik Bruto) dengan jumlah US$ 988.2 miliar. Sedangkan Pendapatan per kapita penduduknya adalah US$ 5.100 di tahun 2016. Komoditas pendukung utamanya adalah industri tekstil serta pakaian jadi. Selain itu, industri farmasi, pengolahan makanan, pupuk, produksi kertas dan bahan-bahan konstruksi juga menjadi komoditas ekonomi andalan di Pakistan.

Pertanian

Sektor pertanian juga memainkan peran penting bagi perekonomian Pakistan. Hal ini karena sebesar 25% pendapatan nasionalnya berasal dari pertanian. Sektor pertanian bahkan juga menyerap separuh lebih dari tenaga kerja di Pakistan. Tanah yang digunakan untuk sektor pertanian ini seluas lebih dari 1/4 dari wilayah Pakistan. 2/3 dari area pertanian tersebut juga mendapat irigasi yang cukup.

Hasil pertanian utamanya adalah padi, kapas dan gandum. Selain itu, beberapa jenis tanaman lain seperti biji-bijian yang mengandung minyak, jagung dan tebu. Pakistan kini juga tengah mengembangkan varietas teh untuk mengurangi ketergantungan pada produk teh impor.

Perdagangan

Sektor yang memberikan dampak perekonomian cukup signifikan pada Pakistan salah satunya adalah di sektor perdagangan. Sekitar 17% produk nasional diperoleh dari sektor perdagangan ini. Meskipun Pakistan sempat mengalami defisit pada tahun 1947.

Produk ekspor utama Pakistan didominasi oleh produk tekstil, baik itu benang, pakaian, bed linen hingga garmen. Selain itu, sepatu, kulit ternak, ikan, permadani hingga mainan juga menjadi komoditas ekspor utama Pakistan. Komoditas ekspor ini kebanyakan dipasarkan di Negara Amerika, Arab, Jepang serta negara-negara MEE.

Untuk komoditas impor, barang impor yang banyak dibutuhkan di Pakistan adalah produk-produk minyak bumi beserta minyak buminya, peralatan untuk transportasi, besi baja, permesinan, plastik hingga teh. Semua barang kebutuhan impor ini juga kebanyakan didapatkan dari Negara Amerika Serikat, Arab Saudi, Jepang serta negara-negara MEE.

Politik dan Pemerintahan Pakistan

Pakistan memiliki ibukota negara di Islamabad. Sistem pemerintahan yang dianut oleh Pakistan sebenarnya adalah sistem Republik Federal Parlementer. Di Pakistan sendiri memiliki 4 daerah federal serta 4 provinsi.

Lembaga Eksekutif dan Legislatif

Sistem pemerintahan ini memiliki presiden sebagai kepala negara sedang kepala pemerintahan Pakistan adalah perdana menteri. Kepala negara dipilih oleh Lembaga Pemilihan Presiden secara tidak langsung untuk masa 5 tahun. Sedangkan perdana menteri dipilih oleh Majelis Nasional Pakistan. Pemilihannya juga dilakukan setiap 5 tahun sekali.

Lembaga legislatif Pakistan sendiri memiliki bentuk parlemen bikameral. Parlemen ini terdiri dari beberapa majelis, yaitu:
  1. Majelis Tinggi
  2. Majelis Nasional
  3. Majelis Provinsi

Majelis Tinggi berjumlah 100 orang dipilih secara tidak langsung oleh Majelis Provinsi. Masa jabatan untuk Majelis Tinggi adalah 4 tahun dengan jatah kursi yang sama di setiap provinsi yaitu 22 kursi.

Majelis Nasional ini berjumlah 342 kursi. Berbeda dengan Majelis Tinggi, Majelis Nasional ini dipilih oleh rakyat secara langsung. 342 kursi yang disediakan ini juga sudah termasuk kursi untuk pertempuran dan 10 kursi untuk minoritas.

Berjumlah 728 kursi yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan multi partai. Gabungan antara Majelis Tinggi, Majelis Nasional dan Majelis Provinsi inilah yang kemudian akan memilih presiden di Pakistan.

Hubungan Luar Negeri

Hubungan Luar Negeri Pakistan juga terbilang cukup baik dengan menjadi anggota PBB. Selain anggota PBB, Pakistan juga bergabung menjadi anggota dari beberapa lembaga lain di bawah PBB. Tak hanya itu, Pakistan juga bergabung menjadi bagian dari lembaga-lembaga negara Islam. Hubungan diplomatik antara Pakistan dan Indonesia juga terbilang cukup baik.

Demografi Negara Pakistan

Pakistan merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-6 di dunia dengan jumlah populasi sebesar 201.995.540 jiwa. Pertumbuhan penduduknya sebesar 2.3% per tahun. Jumlah ini terdiri dari berbagai etnis atau bangsa dan agama. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah persebaran demografi Pakistan.

Etnis

Jumlah populasi penduduk Pakistan yang begitu besar terdiri dari 4 kelompok etnis. 4 kelompok etnik itu antara lain terdiri dari etnik Punjab, Sindh, Pashtun dan Baloch. Namun, dari 4 etnik yang menghuni wilayah Pakistan tersebut, populasi terbesarnya adalah etnis Punjab dengan jumlah sebesar 78 juta jiwa atau sekitar 44,7%. Penduduk terbanyak kedua adalah etnis Pashtun dengan jumlah mencapai 29,3 juta jiwa atau setara dengan 15,4%.

Diikuti kemudian dengan etnis Sindh yang berjumlah 24,8 juta jiwa atau setara dengan 14,1% dan etnik Baloch berada di posisi terakhir dengan jumlah penduduk 3,6% atau sekitar 6,3 juta jiwa. Sisanya sebanyak 6,3% adalah etnis lain yang mendiami wilayah Pakistan. Masing-masing etnis tersebut juga tersebar di berbagai wilayah di Pakistan.

Agama

Berdasarkan data, dari populasi penduduk Pakistan seperti yang disebutkan di atas, mayoritas agama yang dianut oleh penduduknya adalah agama Islam. Jumlahnya mencapai 97% dari jumlah keseluruhan penduduk Pakistan. Sisanya menganut agama lain seperti Kristen, Hindu, Budha dan Baha'l. Agama Islam menjadi agama resmi yang diakui di Pakistan.

Dengan jumlah penduduk penduduk beragama Islam sebesar itu menempatkan Pakistan sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak ke-3 di dunia. Kebanyakan penduduknya menganut aliran Sunni, sisanya adalah penduduk muslim yang menganut aliran Ahmadiyah dan Syiah.

Bahasa

Bahasa resmi yang diakui di Pakistan ada 2, yaitu Bahasa Urdu dan Inggris. Selain itu, ada juga beberapa bahasa yang digunakan oleh penduduknya, yaitu Bahasa Punjabi, bahasa Pashtu, bahasa Sindhi dan beberapa bahasa lainnya. Pemakainya pun tersebar di berbagai wilayah di Pakistan. Seperti misalnya pemakai bahasa Punjabi yang kebanyakan digunakan oleh penduduk di Provinsi Punjab, bahasa Pashtu yang tersebar hingga Afghanistan dan lain sebagainya.

Seni dan Budaya di Pakistan

Banyaknya suku atau etnis yang mendiami wilayah Pakistan menjadikan negara ini juga memiliki budaya yang beragam. Agama yang dianut juga berpengaruh pada kebudayaan negara Pakistan. Meskipun begitu ada pula beberapa daerah yang masih menerapkan budaya yang terpengaruh oleh agama Hindu. Namun, mayoritas penduduk muslim membuat kebudayaan Pakistan tak lepas dari ajaran Islam.

Demikian tadi penjelasan lengkap tentang profil negara dari salah satu negara yang ada di Asia Selatan ini yaitu Pakistan, mulai dari kondisi geografi, ekonomi, penduduk, politik hingga budayanya. Sebagai sebuah negara muslim, Pakistan memang memiliki beberapa kemiripan dengan Indonesia. Begitupun hubungan diplomatik yang terjalin diantara kedua negara juga terjalin cukup baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel