Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-macam Jenis Batuan Beku dan Contohnya

contoh batuan beku
Pernahkah sobat geologinesia melihat batuan seperti gambar diatas? klau iya, berarti sobat sudah melihat salah satu jenis batuan yang paling fenomenal, yang oleh ahli geologi sering disebut sebagai batuan beku (igneous rock). Contoh batuan beku diatas sebenarnya bisa kalian jumpai dimana saja, bisa di belakang rumah, pinggir sungai, pinggir jalan, bahkan ditempat-tempat umum lainnya.

Jadi disini dapat dilihat bahwa jenis batuan beku mempunyai penyebaran yang cukup luas dengan dimensi (tubuh) yang besar baik itu di permukaan bumi maupun di bawah permukaan bumi. Perhatikan kata "jenis" dalam pernyataan diatas, itu berarti masih ada jenis lain dari batuan selain jenis batuan beku. Ya, Jenis batuan yang lainnya adalah batuan sedimen dan batuan metamorf.


Apa itu Batuan Beku?

Pertanyaan yang muncul sekarang dari gambar di atas adalah apa itu batuan beku?. Menurut praktisi bumi, batuan beku adalah batuan yang merupakan hasil pembekuan magma. Kalau boleh disebutkan, batuan beku adalah bapak dari segala jenis batuan yang ada di bumi. Kok bisa? karena magma yang katanya adalah nenek moyang segala materi geologi yang di bumi, ketika membeku pertama kali pastinya akan membentuk batuan beku, bukan batuan sedimen maupun metamorf.

Untuk memahami ini kalian bisa mempelajari artikel sebelumnya mengenai siklus batuan, karena pada kesempatan postingan kali ini kita hanya akan membahas mengenai batuan beku beserta macam-macam jenis dan contohnya.

Seperti yang dijelaskan di atas, ada yang disebut jenis batuan (batuan beku, metamorf, sedimen), ada juga yang disebut jenis jenis batuan beku, dan ada pula yang disebut contoh batuan beku. Jadi, kalau ada yang bertanya sebutkan jenis batuan utama penyusun bumi? maka kalian hanya perlu menjawab: batuan beku, metamorf, dan sedimen. Tetapi klau ada yang bertanya sebutkan jenis-jenis batuan beku dan apa saja contoh batuan beku dari jenis-jenis tersebut? nah itulah yang akan kita perdalam disini.

Oleh para ahli bumi, klasifikasi jenis batuan beku sebenarnya dibuat cukup banyak. Ada yang diklasifikasikan berdasarkan tempat terbentuknya, ada juga yang mengklasifikasikannya berdasarkan komposisi kimianya, bahkan ada yang berdasarkan kenampakan dari warnanya saja.

Akan tetapi, untuk kali ini kita akan fokus membahas jenis jenis batuan beku yang di klasifikasikan berdasarkan tempat pembentukan dan komposisi kimianya (dalam hal ini kandungan SiO2 nya). Selain itu, diberikan juga contoh batuan beku dari tiap jenis klasifikasi tersebut. Jadi kalau bisa dibuatkan alur nya seperti ini ya guys:

Batuan –> Jenis batuan (A,B,C) –> Jenis batuan A (A1,A2,A3) –> Contoh batuan dari jenis A1, A2, dan A3.


Jenis Batuan Beku Berdasarkan Tempat Terbentuknya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari hasil proses pendinginan magma (kristalisasi magma). Kristalisasi magma ini terjadi ketika magma berusaha keluar dari bawah perut bumi. Selama perjalanannya ke permukaan bumi, magma dapat membeku/mengkristal pada tempat-tempat tertentu. Berdasarkan tempat tersebutlah para ahli geologi mengklasifikasian jenis dari batuan beku.

Berdasarkan tempat pembentukannya maka batuan beku dapat terbagi atas 3 jenis utama, yaitu:
  1. Batuan Beku Dalam (Intrusif)
  2. Batuan Beku Korok (Gang)
  3. Batuan Beku Luar (Ekstrusif)

Dibawah ini disajikan penjelasan, contoh, dan ciri-ciri batuan beku dari masing-masing jenis tersebut.

Batuan Beku Dalam

Batuan beku dalam biasa disebut juga sebagai batuan beku intrusif atau plutonik. Batuan beku dalam terbentuk di bawah permukaan bumi karena pendinginan magma yang lambat, sehingga menunjukkan krital mineral yang lebih kasar (holokristalin) dengan batas-batas antar mineral yang masih terlihat jelas. Contoh batuan beku dalam adalah granit, diorit, gabro, dan syenit. Gambar batuan beku dalam dilihat seperti dibawah ini.

jenis batuan beku
Gambar contoh batuan beku dalam: gabro, granit, dan syenit.

Batuan Beku Korok

Batuan beku korok biasa disebut juga dengan batuan beku gang. Batuan beku korok terbentuk dekat dengan permukaan bumi, pada rekahan-rekahan litosfer bagian atas. Disini proses pendinginan magma sedikit lebih cepat dibandingkan pada batuan beku dalam. Hasil pembekuan magma menyebabkan kristalisasi magma yang kurang sempurna dan menghasilkan tekstur yang disebut porfiri. Contoh batuan beku korok adalah porfiri granit, porfiri gabro, porfiri dasit, dan porfiri diorit.

Batuan Beku Luar

Batuan beku luar biasa disebut juga dengan batuan beku ekstrusif. Batuan beku luar terbentuk karena adanya proses pembekuan magma yang cepat di permukaan bumi. Akibat pembekuan yang cepat tersebut, mineral-mineral tidak dapat berkembang dengan baik, sehingga batuan ini akan menunjukan tekstur yang lebih halus dengan batas antar mineralnya tidak terlihat jelas. Contoh batuan beku luar adalah batu obsidian, riolit, trakit, andesit, basalt, dan batu apung. Gambar batuan beku luar dapat kalian lihat dibawah ini.

jenis batuan beku
Gambar contoh batuan beku luar: riolit, trakit, dan basalt.

Jenis Batuan Beku Berdasarkan Komposisi SiO2

Selain klasifikasi berdasarkan tempat pembentukannya, batuan beku juga dapat dibedakan berdasarkan komposisi kimianya, utamanya kandungan SiO2 nya. Kenapa harus SiO2 ?, ya karena kandungan SiO2 di batuan beku akan selalu ada. Hal ini berhubungan dengan bahan asal pembentuk batuan beku, yaitu magma.

Balik lagi ke topik, jadi jenis-jenis batuan beku berdasarkan kandungan SiO2 nya terbagi atas 4 jenis, yaitu:
  1. Batuan Beku Asam
  2. Batuan Beku Intermediet
  3. Batuan Beku Basa
  4. Batuan Beku Ultrabasa

Batuan beku asam mempunyai kandungan SiO2 > 66% contohnya adalah trakit, granit, riolit, syenit, dan latit. Batuan beku intermediet SiO2 = 52-66% contohnya gronodiorit, diorit, dasit, dan andesit. Batuan beku basa SiO2nya = 45-52% contohnya gabro, basalt, teprit, dan teralit. Sedangkan batuan beku ultra basa SiO2 nya < 45% contohnya peridotit, limburgit, dan serpentinit.