Karakteristik Planet Terestrial : Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

karakteristik dan ciri planet terestrial
Planet Terestrial - Sistem tata surya kita terdiri atas sistem yang rumit dengan berbagai benda-benda luar angkasa yang ada di dalamnya. Yang paling sering dipelajari adalah tentang planet dan orbitnya. Seperti yang sudah umum diketahui, planet-planet dalam susunan tata surya berputar terhadap rotasinya mengelilingi matahari sebagai pusat dari tata surya tersebut.

Total ada 8 jumlah planet di tata surya kita yang memiliki karakteristik berbeda. Termasuk di dalamnya adalah Planet bumi yang menjadi tempat tinggal bagi makhluk hidup. Namun selain itu, Anda juga harus tahu bahwa ada kelompok planet yang disebut sebagai Planet Terestrial. Apa itu Planet Terestrial dan apa saja planet yang termasuk di dalamnya? Berikut akan dijelaskan secara lengkap.


Berdasarkan sifat fisiknya, planet-planet yang ada di dalam tata surya dikelompokkan menjadi dua yaitu Planet Terestrial dan Planet Jovian. Nah, kali ini akan dibahas secara lengkap tentang planet Terestrial ini.

Pengertian Planet Terestrial

Planet Terestrial adalah kelompok planet yang memiliki sifat 'Kebumian', baik dalam hal ukuran, massa jenis, massa hingga komposisi penyusunnya. Tidak seperti Planet Jovian yang tidak jelas bentuk permukaannya, planet-planet yang tergolong Planet Terestrial ini memiliki bentuk permukaan yang padat. Jika dilihat dari komposisi dan ukuran bahan penyusunnya, Planet Terestrial ini planet yang memiliki komposisi penyusun batuan serta ukuran yang menyerupai bumi.

Kata Terestrial diambil dari kata Terra dalam Bahasa Yunani yang bisa juga diartikan sebagai mirip bumi. Hal ini karena memang secara sifat fisik, planet-planet yang tergolong dalam kelompok Planet Terestrial ini memiliki kesamaan dengan bumi.

Ciri-Ciri Planet Terestrial

Meskipun setiap planet memiliki ciri-ciri yang berbeda, namun planet-planet ini memiliki kesamaan ciri-ciri tertentu yang membuatnya dikelompokkan dalam kategori Terestrial. Berikut adalah ciri-ciri Planet Terestrial secara umum, yaitu:

1. Ukurannya Relatif Kecil
Secara umum, karakteristik pertama yang membedakan antara planet Terestrial dengan kelompok Planet Jovian adalah dari segi ukuran. Mayoritas Planet Terestrial berukuran relatif kecil yang berbeda dengan Planet Jovian yang ukurannya relatif lebih besar.


2. Atmosfernya Tipis
Karakter terakhir dari planet yang termasuk dalam kelompok Terestrial adalah dari segi atmosfernya. Planet Terestrial memiliki lapisan atmosfer yang relatif tipis. Tak hanya itu saja, jika dilihat dari segi jarak, planet-planet yang tergolong Terestrial juga memiliki jarak yang relatif dekat dengan pusat tata surya kita yaitu matahari.

3. Penyusun Permukaannya merupakan Batuan
Ciri kedua Planet Terestrial adalah komponen penyusunnya. Planet-Planet yang tergolong sebagai Planet Terestrial ini permukaannya tersusun atas bebatuan sehingga memiliki permukaan yang cenderung padat.

Contoh Planet yang Termasuk Planet Terestrial

Berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan di atas, Planet Terestrial terdiri dari 4 planet. 4 planet yang tergabung dalam kelompok Planet Terestrial itu antara lain sebagai berikut:

1. Merkurius
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, yang dimaksud Planet Terestrial adalah planet yang sifat fisiknya hampir sama dengan bumi. Planet pertama yang memiliki karakteristik tersebut adalah Planet Merkurius. Planet Merkurius memiliki permukaan yang dipenuhi oleh batuan yang berwarna gelap berpori dan bertekstur kasar.

Permukaannya ini menunjukkan lapisan yang menyerupai bulan, yakni terdapat banyak kawah di atasnya. Suhu permukaannya adalah 430° pada sisi yang menghadap matahari. Sedangkan sisi yang membelakangi matahari atau sisi malam memiliki suhu -180°C.

Studi menunjukkan bahwa Planet Merkurius ini memiliki atmosfer yang sangat tipis, bahkan lebih tipis jika dibandingkan dengan atmosfer Planet Mars. Sementara itu, gravitasi permukaan Merkurius 1/3 gravitasi bumi.

Atmosfernya ini terdiri dari atom-atom berat seperti Gas Natrium dan Potassium. Dalam sistem tata surya, hampir tidak ada planet yang memiliki atmosfer sangat tipis selain Merkurius ini.

2. Venus
Planet kedua yang menjadi bagian dari Planet Terestrial adalah Venus. Planet ini menempati urutan kedua dari matahari dan merupakan benda langit paling terang setelah matahari dan bulan.

Planet Venus juga disebut sebagai Bintang Fajar saat matahari terbit dan Bintang senja saat matahari tenggelam. Karena kedudukannya dengan bumi dan matahari membuat planet ini hanya nampak 3 jam sebelum matahari terbit serta 3 jam setelah matahari tenggelam.

Planet ini kerap disamakan dengan bumi karena aspek fisikanya yang sama. Namun, sebenarnya sangat jauh berbeda. Di Venus tidak ada lautan dengan atmosfer yang sangat tebal dan terdiri atas karbondioksida.

Selain itu, atmosfernya juga tidak memiliki uap air. Suhunya pun sangat tinggi akibat efek rumah kaca dari gas CO² yang tidak berhenti. Suhunya bisa mencapai 482°C. Permukaan planet ini menunjukkan keanehan secara fisik. Hal ini karena pada planet ini ditemukan bukit-bukit bergelombang, dataran tinggi dan pegunungan.

3. Bumi
Planet ketiga dari kelompok Planet Terestrial adalah Bumi. Bumi saat ini menjadi satu-satunya planet yang dihuni oleh makhluk hidup. Di dalamnya terdapat lapisan biosfer yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup. Bagian terluar dari planet ini disebut dengan Litosfer. Litosfer ini memiliki karakteristik berbatu yang juga disebut sebagai kulit bumi.

Litosfer terbagi menjadi beberapa lempeng atau lapisan yang kaku. Lempeng itu terdiri dari lempeng tektonik Benua dan samudra. Lempeng ini bisa bergerak di seluruh bagian permukaannya. Permukaan bumi tersusun dari 70% air dan sisanya adalah daratan. Luas permukaan air ini bisa semakin meluas akibat peristiwa melelehnya es di kutub.

4. Mars
Planet terakhir yang menjadi bagian dari Planet Terestrial adalah Mars. Planet ini merupakan planet keempat yang ada di dalam susunan tata surya. Mars identik dengan warna merah karena adanya permukaan regolith limonit.

Regolit sendiri merupakan sisa batuan yang hancur menjadi pasir dan mengandung senyawa silikat besi bernama limonit. Mars memiliki dua buah satelit bernama Phobos dan Deimos. Keduanya merupakan batuan berukuran kecil berwarna gelap yang dipenuhi kawah.

Bagian inti mars berukuran sangat besar dengan inti pusat yang padat. Berdasarkan data pengukuran gravitasi, bagian dalam dari Planet Mars ini berupa kerak, dengan selubung mantel magma dan inti yang menyerupai inti bumi.

Musim di Mars bisa dibilang sama dengan musim Bumi namun dengan durasi yang tidak sama akibat bentuk orbit Mars yang lonjong. NASA memasang teleskop Hubble untuk mengungkapkan pandangan atas Mars dari Bumi. Teleskop ini digunakan untuk meneliti cuaca planet dan susunan permukaannya.

Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan hasil jika Planet Mars umumnya akan bersifat lebih jernih dan lebih dingin jika dalam keadaan jauh dari matahari. Namun ketika sudah mendekat dengan matahari, maka akan berubah menjadi sangat panas dan Berdebu. Lihat pembahasan sebelumnya yang lebih lengkap mengenai Ciri Ciri Planet Mars.

Dari penjelasan di atas, ringkasan karakteristik Planet-Planet Terestrial dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Contoh Planet TerestrialKarakteristik Planet
Merkurius Permukaan terdiri dari batuan gelap, berpori-kasar, atmosfernya tipis, gravitasinya 1/3 gravitasi bumi.
Venus Disebut bintang fajar dan senja, nampak 3 jam menjelang matahari terbenam dan terbit, suhu sangat tinggi.
Bumi Ideal untuk tempat tinggal makhluk hidup, permukaan bumi 70% tertutup air.
Mars Dikenal dengan planet merah, memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos.

Demikian tadi penjelasan lengkap tentang Planet Terestrial. Planet Terestrial yang dikelompokkan berdasarkan sifat fisik yang menyerupai bumi ini merupakan kelompok planet yang berbeda dengan Planet Jovian. Dengan penjelasan ini semoga bisa meningkatkan wawasan Anda tentang sistem tata surya dan planet-planet di dalamnya.
Komentar