Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Benua Afrika serta Keuntungan

Afrika, benua yang menempati urutan ketiga sebagai benua terbesar di dunia ini adalah benua yang unik dan memiliki ciri khas yang membedakannya dengan benua-benua lain. Benua ini juga sering disebut dengan benua hitam. Hal tersebut karena memang mayoritas penduduknya adalah penduduk berkulit hitam (lihat disini Peta Benua Afrika).

Selain luas wilayahnya yang termasuk dalam benua terbesar, Afrika juga memiliki jumlah penduduk dan kepadatan yang cukup besar dari beberapa benua yang ada di bumi. Nah, apa saja sih yang membuat Afrika menjadi benua yang unik dan berbeda? Berikut karakter Benua Afrika berdasarkan letak astronomis, geografis dan geologisnya.

Letak Astronomis Benua Afrika

Satu hal yang menjadi karakteristik atau ciri khas unik yang membedakan Benua Afrika dengan benua-benua lain adalah letak astronomisnya. Jika umumnya sebuah negara atau benua dilalui paling tidak satu atau dua garis lintang yang membagi bumi menjadi dua bagian, maka Afrika berbeda.

Afrika adalah satu-satunya benua yang dilalui oleh tiga buah garis lintang sekaligus, yaitu garis lintang 0° (garis khatulistiwa), garis lintang 23½° LU (garis balik utara), garis 23½° LS (garis balik selatan). Namun secara spesifik, letak astronomis Benua Afrika bisa digambarkan sebagai berikut:
  • Terletak pada garis lintang 35° LU - 33° LS
  • Terletak pada garis bujur ± 18° BT - 53° BT

Lihat juga disini: Letak Astronomis Benua Asia

letak astronomis, geografis, dan geologis benua afrika

Letak Geografis Benua Afrika

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Benua Afrika adalah benua dengan luas terbesar ketiga setelah Asia dan Amerika, yaitu 30.208.000 km2. Wilayahnya membentang di belahan bumi utara hingga selatan dan terpisah dari Benua Eropa oleh Laut Tengah. Sedangkan Benua Afrika justru terhubung dengan Benua Asia melalui Terusan Suez.

Secara geografis atau dilihat secara penampakan nyata di permukaan bumi, Benua Afrika diapit oleh 2 samudera, Samudera Hindia dan Samudera Atlantik. Untuk kondisi geografisnya, sebagian besar wilayah Benua Afrika adalah daratan sehingga benua ini hanya memiliki garis pantai dalam jumlah sedikit. Letak geografisnya juga ditandai dengan batas-batas wilayah dari benua ini, yaitu:
  • Utara: berbatasan dengan Benua Eropa dan Laut Tengah
  • Selatan: Samudera Atlantik
  • Barat: berbatasan dengan Samudera Atlantik
  • Timur: Samudera Hindia, Laut Merah 

Letak Geologis Benua Afrika

Jika dilihat dari letak geologisnya, Benua Afrika lebih condong berkaitan dengan Benua Eropa di bagian Afrika Utara. Hampir sama dengan benua lainnya, Benua Afrika juga memiliki rangkaian pegunungan. Di bagian utara terdapat pegunungan Atlas yang merupakan bagian dari sistem pegunungan Alpina yang ada di Eropa Selatan.

Rangkaian pegunungannya membujur dari utara ke bagian selatan adalah Pegunungan Atlas, Plato Etiopia, Pegunungan Mitumba, dan Pegunungan Drakensberg. Sedangkan untuk tempat tertingginya berada di puncak Gunung Kilimanjaro yang memiliki tinggi 5.895m.

Keuntungan Letak Geografis Benua Afrika

Berdasarkan letak geografis seperti yang dijelaskan di atas, Benua Afrika memiliki keuntungan yang cenderung menjadikannya ciri khas yang membedakannya dengan benua lain. Keuntungan itu antara lain:

1. Keragaman Flora dan Fauna
Meskipun tidak sevariatif jenis flora di benua lain, flora di Benua Afrika masih tergolong beragam dengan didominasi oleh tumbuhan dataran tinggi (lihat pengertian dataran tinggi) dan padang rumput yang berupa stepa dan sabana. Kondisi geografisnya juga membuat Benua Afrika memiliki jenis flora dan fauna khas yang hanya bisa ditemui di benua hitam ini.

2. Iklimnya Bervariasi
Letak geografis Benua Afrika yang membentang di belahan bumi timur dari wilayah utara ke selatan membuat negara-negara di Afrika memiliki iklim yang bervariasi.

Demikian penjelasan tentang letak astronomis, geografis dan geologis benua Afrika serta keuntungannya.

Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Benua Afrika serta Keuntungan