Profil Negara Rusia [+Gambar Peta Lengkap]

profil negara rusia
Rusia (Russia) adalah negara terluas di dunia yang merupakan bekas dari Uni Soviet. Selain sejarahnya yang cukup menarik karena merupakan bekas Uni Soviet, Rusia juga memiliki daya tarik lainnya karena letaknya yang strategis. Banyak orang yang masih bingung negara Rusia masuk ke benua Asia atau benua Eropa karena letaknya memang dekat dengan kedua benua tersebut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, di bawah ini adalah profil negara Rusia secara lengkap.

Sejarah Rusia

Sejarah Rusia dimulai ketika perpindahan bangsa Scandinavia yang dikenal dengan bangsa Varangia menyebrangi Laut Baltik dan masuk ke kota Novgorod. Selanjutnya kekuasaan mulai meluas hingga Kerajaan Kiev Rusia jatuh atas serangan Mongol. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini sejarah negara Rusia:

Kekaisaran Rusia

Kekaisaran Rusia dimulai pada tahun 1721. Saat itu, kekaisaran dipimpin oleh Pyotr yang Agung. Hal tersebut membuat Rusia menjadi salah satu negara dengan kekuatan besar di dunia. Sejak berkuasa pada tahun 1682 hingga 1725, Pyotr telah berhasil menundukan bangsa Swedia saat perang Utara Raya. Rusia saat itu berhasil memaksa Swedia untuk menyerahkan 2 wilayahnya yaitu Ingria dan Karelia Barat serta wilayah lain yaitu Liviand dan Estland.

Yelizaveta yang merupakan anak dari Pyotr Imulai berkuasa sejak tahun 1971 hingga 1962 dan membuat Rusia harus turut terjun di Perang Tujuh Tahun. Perang ini Rusia berhasil merebut Berlin dari Prusia Timur meskipun pada akhirnya dikembalikan Pyotr III setelah kematian Yelizaveta.

Rusia melakukan aliansi bersama beberapa negara di Eropa guna memerangi Napoleon dimana Prancis melakukan invasi yang pada akhirnya gagal pada tahun 1812. Hampir 95% pasukan Pra Eropa Grande Armee tewas karena perlawanan sengit Rusia dan juga cuaca dingin yang menusuk di saat musim dingin.

Sebagai balasan atas deklarasi perang Austria-Hungaria pada Serbia yang merupakan sekutu dari Rusia, pada tahun 1914 Rusia pun ikut ambil bagian dalam Perang Dunia I. Bahkan pada tahun 1916, Rusia hampir saja mengalahkan Austria-Hungaria. Akan tetapi, karena biaya perang yang terus meningkat ditambah kepercayaan publik yang mulai menurun, membuat pasukan Rusia banyak yang terbunuh. Apalagi dengan rumor korupsi yang merebak akhirnya mendorong adanya Revolusi Rusia tahun 1917.

Revolusi dan Republik Sosialis

Revolusi Februari yang dilakukan memaksa turun Nikolai II. Ia dan keluarga kemudian dipenjara sebelum akhirnya dieksekusi mati pada perang Saudara di Yekaterinburg. Selanjutnya kekuasaan Monarki yang sebelumnya digunakan diganti menjadi koalisi partai politik bernama Pemerintah Provisional. Namun pemerintah baru bukan menyelesaikan masalah tapi malah memperkeruh kondisi krisis. Hingga akhirnya diadakan Revolusi Oktober dan berdirilah negara sosialis yang dikuasai Soviet.

Perang Saudara dan Pembentukan Uni Soviet

Setelah terjadinya Revolusi Oktober, terjadilah perang saudara antara rezim Soviet dengan dengan gerakan Putih Anti-Komunis. Perang ini membuat Bolshevis Rusia harus melepas beberapa wilayah sekaligus, ditandai dengan ditanda tanganinya Traktat Brest-Litovsk. Di akhir masa peperangan Saudara, infrastruktur dan ekonomi yang ada di negara ini ikut hancur. Terjadi bencana kelaparan pada tahun 1921 hingga memakan korban yang cukup banyak yakni hingga 5 juta orang tewas.

Pada tanggal 30 Desember 1922, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia membentuk Uni Soviet bersama Byelorusia, Ukraina, dan Transkauksia. Akan tetapi, Uni Soviet akhirnya pecah pada 25 Desember 1991 bersamaan dengan berakhirnya Perang dingin dengan Amerika Serikat. Uni Soviet pun pecah menjadi 15 negara.

Pembentukan Federasi Rusia

Boris Yeltsin menjadi presiden Rusia pertama dalam sejarah yang diangkat pada Juni 1991. Setelah Uni Soviet bubar, dilakukan reformasi secara besar-besaran termasuk dalam hal perdagangan bebas dan privatisasi. Meskipun jumlah populasi hanya setengah populasi Uni Soviet sebelum bubar namun Rusia akhirnya harus bertanggung jawab atas hutang yang ditinggal Uni Soviet. Hal ini juga yang menyebabkan krisis keuangan di tahun 1998.

Pada tanggal 31 Desember 1999, Yeltsin mengundurkan diri dari jabatannya dan memberikan kekuasaan pada Vladimir Putin yang saat ini menjadi Perdana Menteri. Di bawah kepemimpinan Putin, Rusia mulai bangkit sehingga standar hidup membaik dan pengaruh di dunia meningkat.

Geografi Rusia

peta negara rusia
Gambar Peta Rusia.

Negara Rusia terletak di Asia Utara. Rusia memiliki total garis perbatasan sepanjang 22.408,00 km, dengan Belarus (1.312 km), China (tenggara, 4.133 km), China (selatan, 46 km), Azerbaijan (338 km), Finlandia 1,309 km), Georgia (894 km), Estonia (324 km), Latvia (332 km), Lithuania (Kaliningrad Oblast, 261 km), Kazakhstan (7.644 km), Mongolia (3.452 km), Polandia (Oblast Kaliningrad, 210 km), Norwegia (191 km), Ukraina (1.944 km), serta Negara Korea Utara (18 km).

Sebagai negara terluas di dunia, Rusia memiliki luas wilayah sebesar 17.125.200 km2, dimana 4,21% merupakan perairan dan 16.377.742,00 km2 merupakan daratan. Hal ini menjadikannya sebagai negara terluas di dunia (sekitar 1,8 kali ukuran AS). Perluasan teritorial dari negara ini kebanyakan didapat pada abad ke-16 selama dipimpin oleh Yermak Timofeyevich. Moskow adalah ibu kota Rusia dan nama "Rusia" dinamai untuk viking Rus, dipilih sebagai bentuk permohonan warisan (invoke patrimony) di seluruh Rusia. Kode ISO Negara Rusia adalah RU. Berikut ini selengkapnya mengenai geografi negara Rusia:

Letak dan Batas Wilayah

Berdasarkan letak Astronomisnya, Rusia berada diantara 41°LU - 82°LU dan 19°BB - 169°BB. Berdasarkan letak Geografisnya, Rusia masuk ke dalam dua benua sekaligus yaitu benua Eropa dan benua Asia. Sebanyak 77% dari wilayahnya masuk di benua Asia, namun 33% lainnya masuk ke benua Eropa. Meski begitu, mayoritas penduduk Rusia tinggal di wilayah yang masuk ke benua Eropa.

Sedangkan batas wilayah Rusia di sebelah barat yaitu Finlandia, Ukraina, Lithuania, dan Belarusia. Untuk sebelah Timur berbatasan dengan Laut Pasifik. Pada bagian Selatan, wilayah Rusia berbatasan dengan Negara China, Kazakhstan, dan Korea Utara sedangkan di bagian Utara berbatasan dengan Samudera Arktik. Untuk wilayah Barat Daya, negara Rusia berbatasan dengan negara seperti Georgia dan Azerbaijan, juga dengan Laut Kaspia dan Pegunungan Kaukasus.

peta batas wilayah rusia
Gambar Peta Rusia dan negara-negara yang berbatasan dengannya.

Topografi dan Iklim

Rusia memiliki ketinggian rata-rata 600 m dpl. Ketinggian terendahnya adalah Laut Kaspia yang berada pada ketinggian 28m di bawah permukaan laut. Elevasinya yang tertinggi adalah Gora El'Brus (titik tertinggi di Eropa) tingginya 5.633 m. Negara Rusia beriklim sedang dengan dua musim hujan, dari bulan Februari sampai April serta November sampai Januari, serta iklim tundra. Daerah-daerah di negara ini terdiri dari dataran renda, perbukitan rendah, hutan lebat, tundra, dataran tinggi, serta pegunungan.

Wilayah Rusia yang berada di Eropa Timur dan Asia Barat dipisahkan oleh Pegunungan Ural. Wilayah Rusia yang terluas yakni Siberia yang memiliki iklim tundra. Kebanyakan wilayah perairan Rusia tertutupi es karena memang letaknya yang berada dekat dengan Kutub Utara. Beberapa lautan Rusia yang tidak tertutup es diantaranya yaitu Laut Siberia Timur, laut Kara, Laut Laptev, Laut Bering, Laut Jepang, dan Laut Okhotsk.

Negara ini juga memiliki beberapa pulau seperti daratan Franz-Josef, Novaya Zemlya, pulau Wrangel, kepulauan Siberia Baru, kepulauan Kuril dan Sakhalin. Sedangkan sungai yang dimiliki yaitu Sungai Volga dan Sungai Dnieper. Hampir semua wilayahnya memiliki iklim tundra dimana musim dinginnya sangat panjang, sedangkan musim panasnya pendek dan sejuk.

Ekonomi Rusia

Negara Rusia menjadi negara dengan ekonomi pasar berpendapatan tinggi dengan sumber daya alam melimpah terutama minyak dan gas alam. Konsumsi yang meningkat di abad ke 21 membuat ekonomi Rusia semakin membaik. PDB Negara Rusia adalah $ 3.750.000.000.000,00 (USD) dengan $ 26.100,00 (USD) per kapita. Hal ini menjadikannya sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-6 dan warganya yang terkaya ke-69 di dunia. Mata uang negara Rusia adalah Rubel (RUB).

Mitra ekspor utama Rusia adalah Belanda, China, dan Jerman. Ekspor utamanya adalah produk minyak bumi, gas alam, logam, serta kayu. Mitra impor utama Rusia adalah China, Jerman, dan Amerika Serikat. Impor utamanya meliputi mesin, kendaraan, produk farmasi, plastik, dan produk logam setengah jadi.

Energi yang besar membuat Rusia sering disebut media sebagai energy superpower. Cadangan gas alam Rusia adalah yang terbesar di dunia, dengan cadangan batu bara di peringkat kedua, dan cadangan minyak di posisi ke-8. Tidak hanya itu saja, Rusia juga menjadi eksportir dan produsen minyak terbesar serta eksportir gas alam terbesar dan produsen gas alam terbesar kedua. Dalam bidang energi listrik, Rusia menempati posisi ketiga sebagai produsen listrik terbesar. Dan posisi ke 5 dunia sebagai produsen energi terbarukan.

Sebagian besar kontrol transportasi kereta di Rusia dilakukan oleh Russian Railways. Perusahaan ini memegang sekitar 3.6% PDB Rusia dan juga memagang 42% lalu lintas penumpang dan 39% lalu lintas barang. Di tahun 2008, Rusia memiliki 1.448 kapal yang beroperasi di setiap pelabuhan utama Rusia. Sedangkan fasilitas untuk penerbangan, Rusia memiliki 1.216 bandar udara yang tersebar di seluruh wilayah administratifnya. Untuk transportasi darat antar kota, sistem transportasi umum Rusia cukup bagus dengan bus, trolleybus, dan trem.

Sains dan teknologi di Rusia mulai meningkat semenjak Pyotr I mendirikan Universitas Negeri Saint Petersburg dan Akademi Sains Rusia, serta polimatik Mikhail Lomonosov yang mendirikan Universitas Negeri Moskwa. Beberapa ilmuwan dan penemu terkenal lahir dari Rusia seperti Lomonosov, Alexander Prokhorov, Nikolai Basov, dan lain sebagainya.

Politik dan Pemerintahan Rusia

Rusia adalah sebuah negara merdeka. Negara ini merdeka ketika dibubarkannya Uni Soviet pada tahun 1991. Konstitusinya terakhir diratifikasi pada tahun 1993. Sistem pemerintahan Negara Rusia adalah Semi-Presidential Federasi. Dibawah ini penjelasan mengenai politik dan pemerintahan negara Rusia.

Sistem Pemerintahan

Hingga tahun 1917, bentuk pemerintahan di Rusia merupakan kerajaan atau kekaisaran yang dipimpin tsar. Rusia sering bersitegang dengan negara-negara Eropa selama sistem pemerintahan kekaisaran ini. Beberapa diantaranya yaitu krisis Balkan, konflik dengan pemerintah perancis yang dipimpin Napoleon Bonaparte, hingga perang dengan Turki Usmani pada Perang Dunia I untuk memperebutkan wilayah Austria-Hungaria dan Kaukasus.

Setelah masa kekaisaran, sistem pemerintahan Rusia berubah. Secara umum pemerintahan Rusia dibagi menjadi 3 masa yaitu Kekaisaran atau Tsar, Uni Soviet dan kepresidenan Rusia seperti saat ini. Sejak berubah menjadi negara Federasi pada tahun 1991, setidaknya Rusia sudah dipimpin oleh 3 presiden diantaranya yaitu Boris Yeltsin (1991-2000), Dmitry Medvedev (2000-2008), serta Vladimir Putin (2000-2008) dan (2012 hingga saat ini)

Hubungan lnternasional

Rusia mengambil alih permanen kursi Soviet di dewan PBB, hutang dan properti, melanjutkan implementasi komitmen Uni Soviet di dunia internasional, serta keanggotaan di berbagai organisasi internasional. Rusia juga menjalankan kebijakan yang dinamis sehingga banyak menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai negara.

Tercatat ada 191 negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Rusia, serta ada 144 kedutaan besar. Kebijakan luar negeri ditentukan oleh Presiden dimana yang menjalankan adalah kementrian Luar negeri. Setelah Uni Soviet bubar, hubungan Rusia dengan NATO dan Amerika Serikat menjadi lebih baik. Selain itu, Rusia juga memiliki hubungan baik dengan negara seperti China, negara BRIC serta India yang menjadi konsumen terbesar Rusia di bidang militer,

Militer

Militer Rusia dibagi menjadi Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Selain itu, Rusia juga memiliki angkatan bersenjata independen seperti Airborne Troops, Divisi Roket Strategis, dan Angkatan Pertahanan Penerbangan. Pada tahun 2006, Rusia memiliki jumlah militer aktif kurang lebih 1 juta personel. Pria dewasa Rusia yang berumur 18 hingga 27 tahun juga diwajibkan untuk mengikuti wamil atau wajib militer selama satu tahun.

Pembagian Wilayah Administratif

Federasi Rusia terdiri dari 83 subjek federal diantaranya yaitu 21 republik dengan otonomi berskala besar, 46 oblast atau provinsi,10 krai atau wilayah, 3 okrug atau distrik otonom, dan satu oblast otonom. Selain itu, ada juga dua kota federal yaitu St. Petersburg da Moskwa. Disamping itu, ada juga yang membaginya berdasarkan distrik federal menjadi 8 distrik federal.

Demografi Rusia

Sebanding dengan luas wilayahnya, Rusia memiliki populasi penduduk yang cukup besar yaitu sekitar 149 juta jiwa dan menjadi negara ke 9 dengan populasi terbanyak di dunia. Meski memiliki populasi yang besar, namun tingkat kepadatan penduduk cukup rendah karena wilayahnya yang luas. Bahkan Rusia menjadi negara terluas di dunia saat ini. Mayoritas warga negaranya tinggal di dekat Laut Baltik atau Laut Kaspia.

Etnis, Bahasa dan Agama

Ada lebih dari 160 etnis dan suku pribumi yang mendiami Rusia. Komposisi etnis di Rusia berdasarkan sensus yang dilakukan tahun 2002 yakni mayoritas dari etnis Rusia sekitar 81%, dilanjutkan dengan etnis Tatar 3,7%, etnis Ukraina 1,4% dan sisanya yakni etnis Bashkir, Armenia, Chechen, Chuvash dan lain-lain.

Bahasa resmi yang digunakan oleh negara ini adalah bahasa Rusia. Akan tetapi, beberapa daerah yang ada di Rusia terkadang juga menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa resmi. Sehingga terdapat dua bahasa resmi termasuk dengan bahasa Rusia. Sedangkan bentuk tulisan resmi dari negara ini adalah abjad Sirilik.

Agama Ortodoks Rusia merupakan agama mayoritas Rusia yang memiliki pemeluk hingga 41% dari total penduduk Rusia. Posisi kedua 25% memeluk kepercayaan Spiritual bukan agama, Atheisme 13%, Islam 6,5%, Kristen 4,1% dan sisanya agama lain.

Pendidikan

Pendidikan di Rusia dimulai dari playgroup sejak umur 1 tahun, dilanjutkan taman kanak-kanak di usia 3 tahun, dan sekolah menengah pada usia 7 tahun, untuk sekolah gimnasium atau sekolah menengah yang memiliki kurikulum lebih luas. Setelah itu dilanjutkan dengan pendidikan tinggi seperti ademi, universitas dan institute. Untuk sekolah menengah di Rusia terdiri atas sekolah dasar selama 3 tahun, lalu menengah utama selama 6 tahun, dan sekolah menengah penuh selama 2 tahun.

Seni dan Budaya Rusia

Rusia termasuk negara dengan beragam kebudayaan yang berbeda. Budaya dominannya yaitu budaya Gereja Orodoks yang berasal dari Yunani. Untuk lebih lengkapnya berikut ini budaya yang ada di Rusia:

Seni rupa dan Arsitektur

Seni rupa di Rusia dibagi menjadi dua yaitu seni Ikonografi dan seni lukis. Tokoh seni ikonografi yang terkenal adalah Daniel Chyorny, Andrei Rublev, dan Simeon Ushakov. Sedangkan Wassily Kandinsky merupakan tokoh seni lukis yang terkenal saat itu.

Dari segi arsitektur, Rusia memiliki beberapa arsitektur yang khas seperti bangunan ibadah atau Religioznye Postroiki (gereja, masjid, kuil, vihara, dan lain-lain) serta bangunan arsitektur biasa atau Grazhdanskaya Arxitektura. Arsitektur di Rusia juga selalu berkembang dari masa ke masa.

Seni Musik dan Kuliner

Rusia memiliki perkembangan music yang cukup bagus baik dari musik tradisional hingga musik modern. Seni music di Rusia dimulai dari music Rakyat yang ditokohi oleh Fyodor Shalypin, Lidya Ruslanova, Nadezhda Plevitskaya, dan lain-lain), musik simfoni yang ditokohi yakni Mikhail Glinka dan Nikolai Rimsky-Korsakov), musik jazz, dan ada juga music rok di era dern.

Rusia memiliki beberapa hidangan asli seperti sapi Strogannof, sapi orloff, ayam kiev, dan charlotte russe. Makanan-makanan tersebut merupakan hasil kreasi dari koki Prancis. Gereja Ortodoks juga berpengaruh pada masakan di Rusia.

Pariwisata

Semenjak era akhir Uni Soviet, sektor pariwisata Rusia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Awalnya memang hanya turis domestik namun kini sudah banyak turis internasional yang mengunjungi negara ini. Pada data tahun 2013, turis yang mengunjungi Rusia mencapai 28,4 juta orang. Jumlah turis yang demikian tentunya cukup besar untuk Negara yang memiliki iklim dingin yang cukup panjang ini.

Itulah profil negara dan informasi lengkap mengenai negara bekas Uni Soviet ini. Ada banyak ilmu baru yang bisa Anda dapatkan dengan membaca profil negara Rusia di atas. Semoga informasi yang diberikan mampu membantu Anda yang penasaran dengan negara ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel