Follow By Email

Batu Diorit dan Proses Pembentukannya

loading...
Batuan diorit adalah nama yang digunakan untuk kelompok batuan beku berukuran kasar-sedang, dengan komposisi antara granit sampai gabro ataupun basalt. Batuan ini biasanya terbentuk sebagai intrusi, baik secara dike maupun sill pada kerak benua. Diorit sering terbentuk di atas batas lempeng konvergen, yang mana subduksi lempeng samudra menyusup ke bawah lempeng benua.


"Partial melting" dari lempeng samudra akan menghasilkan magma basaltik yang naik dan mengintrusi batuan granit yang ada di lempeng benua. Disitu akan terjadi proses pencampuran magma basaltik dengan magma granit (batu granit yang meleleh) dan akan naik melalui lempeng benua, baik secara sill maupun dike. Lelehan ini akan menghasilkan komposisi antara basalt - granit, dan diorit akan terbentuk jika hasil lelehan ini mengkristal secara lambat dibawah permukaan.

Pencarian lainnya yang berhubungan dengan artikel ini adalah : batu diorit, batuan diorit, deskripsi batuan beku diorit, batuan diorite. Ciri-ciri batu diorit, gambar batu diorit, deskripsi batu diorit, kegunaan diorit, proses pembentukan diorit, terbentuknya batu diorit. Pengertian batu diorit, genesa batu diorit, gambar batuan diorit, diorit porfiri.
pembentukan batu diorit
Gambar batu diorit.

Diorit biasanya tersusun atas mineral plagioklas yang kaya sodium, dengan kandungan mineral hornblende, augit, dan biotit dalam jumlah yang sedikit. Terkadang juga diorit mengandung sedikit kuarsa. Hal inilah yang membuat batu diorit bertekstur "coarse-grained", dengan campuran kontras dari butiran mineral yang berwarna hitam dan putih. Warna tersebut akan mirip jika kita mencampurkan segenggam garam dan lada hitam. Itulah mengapa batu diorit dikenal dengan istilah "salt and pepper" dalam hal pendeskripsiannya.

Batuan yang mirip dengan diorit adalah batu andesit. Keduanya memiliki komposisi mineral yang sama dan terjadi di wilayah pembentukan yang sama. Perbedaan mendasar keduanya ada pada ukuran butir dan tingkat pendinginan magma asalnya. Magma asal Dorit mengkristal lebih lambat di bawah permukaan bumi. Pendinginan yang lambat akan menghasilkan ukuran butir yang lebih kasar. Sedangkan magma asal andesit akan mengkristal jauh lebih cepat diatas permukaan, sehingga menghasilkan butiran kristal yang lebih kecil (halus).


Diorit juga mirip dengan batu gabro. Selain warna gabro yang lebih hitam, perbedaannya ada pada komposisi plagioklas dari diorit yang lebih asam (sodik) dibandingkan labradorit. Batuan yang komposisi plagioklasnya lebih basa biasanya disebut dengan gabro. Dorit yang mengandung fenokris biasanya disebut dengan porfiri diorit.

Kegunaan diorit adalah batuan ini dapat digunakan sebagai batu ornamen dinding, lantai bangunan gedung, pengeras jalan, pondasi, bahkan dapat digunakan sebagai gamestone. Di Australia, sebuah diorit dengan fenokris feldspar berwarna merah muda, telah dipotong menjadi "cabochons" dan disebut "batu pink marshmallow" (lihat gambar diatas, kanan bawah). Ini terlihat cukup indah sebagai sebuah gamestone.

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Geologinesia Updated at: 09.00.00

0 komentar:

Poskan Komentar

Translate

Artikel Terbaru

loading...

Arsip Blog

Berlangganan Artikel Gratis

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.