Kondisi Iklim di Negara Indonesia

Iklim Indonesia - Indonesia adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang berbentuk negara kepulauan. Negara ini memiliki jumlah pulau kurang lebih 17.000 pulau, baik itu pulau besar maupun yang kecil.

Cukup banyak pulau di Indonesia yang dilewati oleh Garis Khatulistiwa. Nah, karena keistimewaan inilah telah membawa pengaruh pada iklim Negara Indonesia. Karena dilalui oleh garis Khatulistiwa maka Indonesia memiliki tipe iklim tropis.

Dilihat secara umum, Indonesia memiliki beberapa pulau besar yang dihuni oleh penduduknya, diantaranya Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Papua. Masing-masing pulau memiliki karakteristik iklim yang berbeda, tergantung seberapa dekatnya pulau tersebut dari garis khatulistiwa.

iklim negara indonesia

Bagaimana Kondisi Iklim Indonesia Secara Umum?

Kondisi iklim Negara Indonesia tidak jauh berbeda dengan negara di Asia Tenggara lainnya. Jenis iklim di Indonesia secara umum terbagi menjadi 3 jenis iklim. Dua diantaranya yaitu iklim angin musim dan iklim tropis.

Iklim angin musim adalah iklim yang berubah-ubah sesuai arah angin muson. Akibatnya di Indonesia mengalami musim penghujan dan kemarau. Sementara iklim tropika atau tropis ini terjadi akibat letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa yang menyebabkan suhu tahunannya cukup panas.

Suhu udara di berbagai daerah berbeda-beda, seperti di daerah pantai suhunya relatif lebih panas, yaitu rata-rata 28°C. Di daerah pegunungan dan pedalaman lebih rendah, yaitu rata-rata 26°C dan daerah pegunungan lebih tinggi bahkan bisa mencapai 23°C.

Kelembaban relatifnya juga cukup tinggi, yaitu antara 70-90%. Jika melihat dari klasifikasi iklim Koppen-Geiger, iklim Negara Indonesia termasuk dalam kelompok iklim Af. Artinya Indonesia memiliki iklim tropis yang cenderung lembab dan panas dengan suhu rata-rata di semua bulan melebihi 18°C.

Curah hujan rata-rata per tahun di Indonesia tergolong cukup tinggi, terutama di beberapa daerah seperti di Jawa, Sumatera bagian barat, pedalaman Kalimantan, Bali dan Sulawesi memiliki curah hujan hingga lebih dari 2000 mm per tahunnya. Daerah-daerah tersebut juga tergolong daerah dengan tingkat kelembaban paling tinggi di Indonesia.

Berbeda dengan daerah-daerah tersebut, daerah di kawasan timur Indonesia, seperti kepulauan Nusa Tenggara, bagian timur Jawa dan Maluku justru memiliki curah hujan yang lebih rendah. Rata-rata curah hujan per tahunnya bahkan tidak lebih dari 1200 mm per tahun.

Indonesia juga bisa terserang topan, terutama di bulan antara September hingga Desember. Topan ini bisa menyebabkan terjadinya angin kencang dan hujan badai. Meski demikian, tidak semuanya adalah topan yang kuat. 

Perubahan suhu antar musim di Indonesia bisa dibilang tidak terlalu signifikan. Perubahan suhu umumnya terjadi mengikuti perubahan ketinggian. Setiap ketinggian yang naik 100 meter, maka suhunya pun akan turun sebesar 1,2°C. Banyaknya parameter-parameter seperti curah hujan, angin, kelembaban, dan suhu membuat iklim di Indonesia semakin unik.

Kondisi Geografis Indonesia

Indonesia berada pada titik koordinat antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BB. Letaknya berada diantara dua benua, yaitu Benua Australia dan Benua Asia. Indonesia juga berada diantara dua samudera yang luas, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ini kemudian juga berpengaruh pada iklim Negara Indonesia.

Luas wilayah lautan Indonesia lebih luas dibandingkan luas daratannya, yaitu 3.257.483 km² untuk luas perairan dan 1.922.570 km² untuk luas daratannya. Karena ini juga Indonesia dikenal sebagai negara maritim.

Letaknya yang berada di garis Khatulistiwa tidak hanya berpengaruh pada perubahan suhu saja namun juga perbedaan lama waktu antara siang dan malam. Lama atau durasi siang yang relatif sama sepanjang tahun membuat tanaman-tanaman di Indonesia bisa tumbuh sepanjang tahun.

Kondisi iklim yang cenderung stabil sepanjang tahun ternyata juga berdampak pada aspek kehidupan lain di Indonesia. Seperti misalnya pada bidang pertanian. Karena intensitas penyinaran matahari yang melimpah sepanjang tahun, kondisi ini tentu baik untuk pertanian.

Tidak hanya itu, bahkan aspek sosial budaya pun bisa dipengaruhi oleh kondisi iklim negara ini. Karena itu, sangat bersyukur karena iklim Indonesia yang seperti ini membawa banyak keuntungan.

Update data: Januari 2021

LihatTutupKomentar