Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Negara Spanyol [+Gambar Peta Lengkap]

profil negara spanyol
Spanyol (Spain) adalah salah satu negara besar yang ada di Benua Eropa, tepatnya di Eropa bagian barat daya. Negara tepatnya terletak di Semenanjung Iberia. Sebagai sebuah negara besar, Spanyol juga memiliki sejarah perjalanan panjang dalam pembentukan negaranya. Untuk mengenal lebih dalam dengan negara ini, berikut adalah profil lengkap Spanyol.

Catatan: Agar lebih memahami letak spanyol di Benua Eropa silahkan lihat Peta Eropa.

Sejarah Negara Spanyol

Spanyol merupakan salah satu negara yang memiliki cukup banyak daerah jajahan di dunia. Hal ini bisa dilihat dari beberapa negara yang menggunakan Bahasa Spanyol sebagai bahasa resminya. Namun sebelum menjadi negara merdeka yang cukup besar, Spanyol juga pernah menjadi bangsa terjajah. Berikut adalah peristiwa sejarah yang membentuk Spanyol seperti yang dikenal saat ini.

Penguasaan Romawi

Semenanjung Iberia yang saat ini menjadi lokasi Spanyol mulai didatangi oleh manusia modern sejak kurang lebih 35.000 tahun yang lalu. Selanjutnya wilayah ini berada dalam kekuasaan Bangsa Romawi sejak sekitar tahun 218-400 Masehi. Kala itu, Bangsa Romawi dalam misi memperluas wilayah kekuasaannya.

Akibat yang dibawa dari masa penjajahan yang tergolong sangat lama itupun tak bisa dibilang kecil. Banyak aspek yang kemudian dijadikan Romawi atau diromawikan selama masa penjajahan itu. Diantaranya adalah pada aspek kebudayaan dan arsitektur. Salah satu contoh proses romawisasi itu terjadi dalam pemakaian nama. Pada masa kependudukan Romawi, wilayah ini dikenal dengan nama Hispania.

Nama-nama yang digunakan kala itu menggunakan nama-nama Romawi. Belum lagi penggantian hukum adat setempat yang diganti dengan hukum Romawi ataupun pembangunan saluran air (Aqueduct) Romawi di wilayah kota Segovia. Saluran air ini diperkirakan dibangun sekitar akhir abad ke-1 yang dilakukan oleh Kekaisaran Romawi. Hingga kini saluran air tersebut masih ada bahkan sejak tahun 1985 didaftarkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Kedatangan Orang-Orang Muslim

Kekuasaan Bangsa Romawi berakhir digantikan dengan kedatangan orang-orang muslim ke tanah Hispania. Orang-orang muslim yang waktu itu berada di bawah Kekhalifahan Ummayah datang ke Hispania pada awal abad ke-8 atau tepatnya pada tahun 711 Masehi. Tujuannya juga sama seperti kedatangan Bangsa Romawi, yaitu untuk melakukan ekspansi guna memperluas teritori kerajaan.

Wilayah kekuasaan Kekhalifahan Ummayah pada masa itu membentang mulai dari kawasan Timur Tengah, wilayah Benua Afrika di bagian utara, hingga ke Semenanjung Iberia. Dengan semua teritori ini, wilayah kekuasaan dinasti ini mencapai 15 juta km² atau juga setara dengan 30% dari jumlah populasi dunia pada masa itu.

Sama seperti pendudukan oleh Bangsa Romawi sebelumnya, penguasaan oleh Dinasti Ummayah ini juga membawa banyak dampak di tanah Spanyol. Apalagi melihat periode penguasaan yang terbilang sangat lama, mencapai kurang lebih 7 abad.

Beberapa peninggalan dan pengaruh penguasaan muslim di Spanyol ini bahkan masih bisa dilihat hingga saat ini. Seperti misalnya banyaknya Mezquita-Catedral (masjid-katedral) yang banyak terdapat di Kota Kordoba. Ada pula La Alhambra di Kota Granada serta Reales Alcázares yang ada di Kota Sevilla.

Perlawanan Melawan Penjajah

Lamanya penguasaan bangsa asing di tanah Spanyol bukannya tanpa perlawanan. Banyak kerajaan setempat yang mencoba melakukan perlawanan. Namun, lagi-lagi usahanya harus mengalami kegagalan. Hingga kemudian pada tahun 1217, Kerajaan Kastilia menggagas perlawanan besar-besaran atas para penjajah ini.

Perlawanan inipun semakin mudah karena adanya perpecahan kerajaan Islam waktu itu. Perlawanan tersebut berlangsung hingga 200 tahun. Kemudian pada tahun 1469 dua kerajaan yang saat itu merupakan kerajaan paling berpengaruh di Spanyol memutuskan untuk bersatu.

Melalui pernikahan Isabel I yang merupakan putri dari Kerajaan Kastilia dengan Fernando II dari Aragon. Dengan penyatuan kedua kerajaan ini membuat kekuatan untuk menyingkirkan bangsa penjajah semakin kuat.

Tak hanya pasukan gabungan dari kedua kerajaan, perlawanan ini juga didukung oleh penduduk dari desa setempat. Akhirnya, pada tahun 1492 Spanyol berhasil mengusir penjajah yang berkuasa. Penjajahan atas Spanyol selama 781 tahun pun berakhir. Penyatuan kedua kerajaan ini juga menandai masa modernisasi bagi Spanyol.

Geografi Spanyol

peta negara spanyol
Gambar Peta Spanyol.

Spanyol menempati urutan ke-3 sebagai negara terbesar di Eropa dengan luas wilayah mencapai 505.370 km². Spanyol tidak hanya memiliki wilayah di kawasan Benua Eropa namun juga di Afrika, yaitu Kota Melilla dan Ceuta. Negara ini memiliki kondisi geografis yang bervariasi dan menarik. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Letak dan Batas Wilayah

Letak Spanyol secara astronomis berada diantara garis 36° - 48° LU dan diantara 3°BT - 9°BB. Secara geografis, Spanyol berada di Benua Eropa barat daya. Negara ini terletak di Semenanjung Iberia dan memiliki wilayah lain di Afrika Utara. Negara yang juga dikenal dengan Kerajaan Spanyol ini memiliki batas-batas wilayah tertentu.
  • Utara : Samudera Atlantik
  • Timur : Andora dan Perancis
  • Selatan : Maroko dan Laut Mediterania
  • Barat : Negara Portugal dan Samudera Atlantik

Kondisi Bentang Alam Spanyol

Bentang alam di Spanyol lebih banyak didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi. Diantara pegunungan dan dataran tinggi tersebut mengalir pula berbagai sungai terkenal yang menjadi pusat kebudayaan Spanyol.

Fitur fisik paling utama dari Spanyol adalah berbentuk dataran tinggi atau plato, yang kemudian terbagi oleh berbagai rantai sierras. Di wilayah bagian utara, merupakan wilayah dengan bagian yang lebih tinggi, termasuk di dalamnya adalah León dan Castile-La. Sedangkan di wilayah bagian selatan terdiri dari Extremadura dan Castile-La Mancha. Di bagian selatan ini dataran tingginya semakin meningkat terutama di daerah Sierra Morena. Hingga kemudian tiba-tiba turun di daerah lembah besar Guadalquivir.

Wilayah bagian tenggara Granada merupakan Sierra Nevada. Sierra ini membentang secara parallel menuju ke Mediterania. Puncak Mulhacen merupakan puncak tertinggi di wilayah Semenanjung Spanyol. Tingginya bisa mencapai 3.718 meter. Sedangkan puncak tertinggi di Spanyol adalah Pico del Teide yang terletak di Tenerife Canaries.

Kondisi Iklim Spanyol

Jenis atau kondisi iklim di Spanyol terbagi menjadi 3 iklim utama. Pembagian iklim ini didasarkan pada situasi orografis dan geografisnya. 3 jenis iklim yang bisa ditemukan di Spanyol itu antara lain adalah sebagai berikut.

1. Iklim Mediterania
Jenis iklim ini ditandai dengan musim panas yang hangat dan kering. Sedangkan musim dinginnya lebih ringan serta basah. Di wilayah bagian pesisir Mediterania sering terjadi angin Leveche. Angin ini berasal dari Afrika Utara yang bersifat panas dan kering. Kadang-kadang angin ini membawa debu sahara yang halus. Biasanya terjadi di musim semi dan datangnya tiba-tiba. Walaupun datangnya sebentar dan tiba-tiba, kedatangan angin ini selalu mengakibatkan peningkatan suhu.

Suhu rata-rata pada iklim ini bervariasi mulai dari 35°C di musim panas hingga yang paling rendah pada musim dingin mencapai -15° hingga -20°C. Saat musim panas jarang terjadi hujan. Sebaliknya hujan deras lebih sering terjadi pada musim gugur dan musim semi. Saat musim gugur suhu udara rata-ratanya sekitar 20°C.

2. Iklim Semi Kering
Jenis Iklim ini terjadi di wilayah Spanyol terutama di daerah Murcia yang terletak di Lembah Ebro. Selain itu juga ditemukan sub zona iklim lainnya, seperti iklim alpine dan iklim subtropis. Iklim alpine terjadi di daerah Pyrenees sedangkan iklim subtropis berada di wilayah Kepulauan Canary.

3. Iklim Laut
Terakhir adalah iklim laut yang berlaku dari daerah Pynerees hingga ke Austrias. Musim ini ditandai dengan musim dingin yang karakternya relatif ringan serta musim panas yang cukup hangat. Musim panas disini tetap lebih hangat dibandingkan berbagai wilayah Eropa Utara-Barat. Suhu rata-rata tahunannya berkisar antara pada bulan Juli di daerah Santander dan sekitar 16°C di daerah Liverpool atau Brest. Curah hujannya juga cukup merata sepanjang tahun.

Ekonomi Spanyol

Bidang perekonomian Spanyol terbilang sangat baik. Spanyol juga masuk sebagai salah satu negara dengan status ekonomi maju. Dengan sistem ekonomi kapitalis, menempatkan Spanyol sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-5 di kawasan Uni Eropa dan nomor 14 di dunia.

Spanyol mendapat status sebagai negara maju dengan peringkat negara dengan ekonomi terbesar bukan tanpa sebab. Pendapatan Domestik Bruto yang diperoleh dari Paritas daya beli Spanyol mencapai angka US$ 1,69 triliun. Sedangkan pendapatan per kapitanya mencapai angka US$ 36.500. Karena angka PDB yang tinggi inilah yang kemudian menjadikan Spanyol sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar.

Spanyol juga mengandalkan kegiatan ekspor untuk menunjang perekonomiannya. Komoditas ekspor utama yang menjadi andalan Spanyol adalah produk-produk farmasi, otomotif, mesin serta produk-produk konsumen lainnya. Pada tahun 2016, Spanyol mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 3,1%.

Sektor Pariwisata

Sektor utama yang menjadi penyumbang terbesar bagi perekonomian Spanyol adalah sektor pariwisata. Hal ini didukung dengan data bahwa pada tahun 2017 ada sekitar 82 juta orang wisatawan berkunjung ke Spanyol. Jumlah ini didapat dari kunjungan selama 5 tahun berturut-turut. Berdasarkan data ini juga menempatkan Spanyol sebagai negara dengan kunjungan wisatawan terbesar kedua di dunia.

Faktor penunjang banyaknya wisatawan berkunjung ke negara ini adalah karena bentang daratannya yang beragam, garis pantainya yang terkenal serta warisan budaya dan sejarah yang dinamis didukung dengan adanya infrastruktur yang tergolong sangat baik.

Sektor Energi

Sektor selanjutnya adalah energi, dengan produksi dan pengembangan sumber daya energi terbarui. Spanyol menjadi negara terdepan dalam pengembangan tenaga cahaya matahari. Tak hanya itu, Spanyol juga menjadi negara penghasil tenaga angin terbesar di Eropa. Tahun 2010, produksi energi listrik dari Angin Spanyol bahkan bisa memenuhi 16,4% kebutuhan energi negaranya.

Politik dan Pemerintahan Spanyol

Spanyol menerapkan sistem pemerintahan berbentuk monarki konstitusional. Sistem Pemerintahan ini memiliki kepala negara seorang Raja dan kepala pemerintahan perdana menteri. Perdana menteri ini dipilih secara langsung dalam pemilihan umum parlemen yang digelar setiap 4 tahun sekali.

Badan Legislatif

Badan legislatif dalam sistem pemerintahan di Spanyol berjuluk Cortes Gemerales. Badan ini merupakan parlemen bikameral yang di dalamnya terdiri dari Majelis Rendah dan Majelis Tinggi. Majelis Rendah terdiri dari 350 orang yang dipilih setiap 4 tahun melalui sistem perwakilan proporsional.

Metode yang digunakan adalah dengan membentuk konstituensi pada setiap provinsi yang harus mengirimkan 2 atau lebih wakilnya. Sementara itu Majelis Tinggi atau senat beranggotakan 259 orang. Senat ini dipilih setiap 4 tahun sekali.

Badan Eksekutif dan Yudikatif

Badan eksekutif Spanyol terdiri dari Raja sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Perdana menteri ini dipilih berdasarkan perolehan kursi paling banyak dalam badan legislatif, kemudian ditunjuk langsung oleh Raja.

Badan Yudikatif di Spanyol terdiri dari Mahkamah Agung atau disebut juga dengan Tribunal Supremo. Mahkamah Agung ini memiliki otoritas atas semua perintah yang bersifat yuridiksi. Setiap keputusan yang diambil oleh Mahkamah Agung tidak dapat dilakukan banding. Banding hanya dapat dilakukan ketika terdapat klaim pelanggaran hak konstitusional dan hanya bisa dilakukan kepada Mahkamah Konstitusi.

Demografi Spanyol

Berdasarkan data tahun 2016, jumlah populasi penduduk Spanyol mencapai angka 48.563.476 jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk 0,84% dan angka kelahiran sekitar 9,4 bayi setiap 1000 penduduk. Jumlah ini terbagi dalam berbagai variasi etnis, agama dan bahasa. Berikut penjelasannya.

Etnis di Spanyol

Dari jumlah populasi penduduk Spanyol yang berjumlah sebanyak 48 juta lebih ini, mayoritas penduduknya adalah penduduk campuran dari orang-orang asli dari Semenanjung Iberia, Celtic. Ada juga penduduk imigran yang berasal dari Amerika Latin dan Afrika Utara yang menjadi bagian dari populasi tersebut. Sedangkan orang-orang Basque yang menempati wilayah utara masih belum diketahui asal usulnya.

Agama di Spanyol

Spanyol menerapkan konstitusi sekuler yang membebaskan penduduknya memeluk keyakinannya. Agama Katolik Roma menjadi agama yang memiliki nilai sejarah bagi Spanyol. Bahkan hingga saat ini, masih menjadi agama dominan di negara ini. Berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2016, sekitar 70% penduduk Spanyol mengidentifikasi sebagai pemeluk Katolik. 3-4% dari total populasinya teridentifikasi memiliki latar belakang Islam. 2% dari jumlah penduduknya meyakini agama lain. Sedangkan sisanya sekitar 25 persen teridentifikasi tidak memiliki agama.

Bahasa Resmi Spanyol

Bahasa resmi yang diakui dan digunakan oleh penduduk negara ini adalah bahasa Spanyol. Bahasa ini adalah bahasa mayoritas yang digunakan oleh sebagian besar penduduk dengan presentase sebesar lebih dari 74%. Selain bahasa Spanyol, ada beberapa bahasa lain yang digunakan dan menjadi bahasa co-official. Bahasa Catalan yang digunakan di daerah Catalonia, Kepulauan Belearic dan Komunitas Valencia sejumlah 17%.

Berikutnya diikuti dengan Bahasa Galician yang dituturkan oleh penduduk di Galicia menempati presentase 7%. Bahasa Basque yang dituturkan penduduk Basque sejumlah 2% dan terakhir adalah Bahasa Occitan yang digunakan di daerah Catalonia hanya digunakan oleh sejumlah kecil orang.

Seni dan Budaya Spanyol

Budaya di Spanyol sedikit berbeda jika dibandingkan dengan budaya masyarakat Eropa lainnya. Seperti misalnya pada gaya hidup, masyarakat Spanyol cenderung lebih santai. Tak hanya itu, sebagai negara yang pernah dijajah oleh kerajaan Islam, budaya Spanyol juga tak bisa dilepaskan dari budaya muslim. Berikut adalah beberapa produk budaya populer di Spanyol.

Tarian

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, budaya Spanyol tak bisa dilepaskan dari pengaruh budaya muslim. Salah satunya bisa dilihat dari tarian, seperti tari Flamenco misalnya. Tarian ini sebenarnya merupakan tarian pergaulan tradisional yang berasal dari Andalusia. Tarian ini bisa dibilang berakar pada budaya Kaum Gipsi dan budaya Islam dari Persia.

Festival

Spanyol juga terkenal sebagai negara yang memiliki banyak jenis festival. Festival di Spanyol diselenggarakan setiap tahun untuk merayakan hari-hari atau peringatan tertentu. Salah satu festival yang terkenal adalah la tomatina yang diselenggarakan pada hari Rabu di setiap akhir bulan Agustus. Festival ini juga menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Kuliner

Kuliner Spanyol juga memiliki ciri khas yang membedakannya dengan kuliner dari negara Eropa lainnya. Kuliner Spanyol dominan terbuat dari bahan yang berasal dari laut serta sayuran. Hal ini juga dipengaruhi karena letak geografisnya. Masakan Spanyol memiliki cita rasa gurih dan asam serta selalu menggunakan bahan olive oil dalam setiap proses memasaknya.

Nah, itulah tadi penjelasan lengkap tentang profil Spanyol. Dari penjelasan di atas Anda bisa mengenal lebih dalam tentang profil negara ini, baik dari segi geografi, sejarah, ekonomi, penduduk dan kebudayaannya.