Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Karakteristik Samudera Pasifik yang Khas dan Berbeda dengan Samudera Lain

karakteristik samudra pasifik
Karakteristik Samudra Pasifik - Bumi terdiri dari lautan dan daratan, dimana faktanya komposisi lautan lebih besar dibandingkan daratan. Sudah umum diketahui jika lautan menempati sekitar 70% dari luas bumi, dan ini tentu saja menjadikan lautan sebagai wilayah paling luas di bumi, meskipun justru yang banyak dihuni manusia adalah wilayah daratan.

Jumlah wilayah lautan yang lebih luas membuatnya dibagi menjadi beberapa samudera. Sampai saat ini, total ada 5 lautan luas (samudra) utama yang terdapat di bumi, dan salah satunya adalah Samudra Pasifik. Lalu bagaimana sebenarnya karakteristik Samudra Pasifik ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya.

Samudra Pasifik merupakan wilayah lautan terbesar/terluas di bumi. Nama Pasifik ditemukan oleh Ferdinand Magellan saat berlayar di kawasan Atlantik dengan angin yang kuat, kemudian ketika memasuki lautan (sekarang Samudra Pasifik) mendapatkan angin yang relatif lebih tenang. Karena itulah Magellan menamakan wilayah itu sebagai "pacifio" (dalam bahasa Italia) yang berarti tenang atau teduh.

Massa air di Samudra Pasifik sangatlah besar berkisar antara Samudra Arktik hingga Antartika, dan dari Laut Bering yang berada di Alaska hingga Laut Ross di kawasan Antartika. Samudra ini berbatasan dengan Benua Asia dan Australia/Oceania di sebelah barat, serta dengan Benua Amerika Utara dan Amerika Selatan di sebelah timur.

Karakteristik Samudra Pasifik
Arti nama Lautan yang tenang/teduh
Koordinat tengah 0°0'0" N, 160°0'0" W
Luas permukaan 165 juta km² (samudra terluas di dunia)
Panjang utara-selatan 15.500 km
Lebar barat-timur 19.800 km
Pembagian wilayah Samudra Pasifik Utara dan Samudra Pasifik Selatan
Kedalaman rata-rata -4,28 km
Kedalaman maksimal -10,9 km
Volume air total 710 juta km3
Titik terendah Palung Mariana
Iklim Pusat badai tropis, gejala el nina dan la nina
Negara yang berbatasan 42 negara berdaulat dan 12 dependensi
Benua yang berbatasan Asia, Australia/Oseania, Amerika Utara, Amerika Selatan
Jumlah kepulauan 25.000 (kepulauan pasifik)
Lautan Laut Sulawesi, Koral, China Timur, Jepang, Sulu, China Selatan, Tasman, Kuning

Ciri-Ciri Samudra Pasifik

Setiap samudra yang ada di permukaan bumi memiliki keunikan tersendiri. Untuk mempelajari Samudra Pasifik, kita juga harus mengetahui ciri ciri Samudra ini. Berikut ini adalah ciri-ciri Samudra Pasifik yang khas dan membedakannya dengan samudera lain yang ada di Bumi.

1. Samudra Terbesar/Terluas di Bumi
Samudra Pasifik merupakan wilayah lautan terbesar di dunia dengan ukuran yang mencakup hingga 30% dari permukaan bumi (1/3 dari luas bumi). Luas wilayahnya bisa mencapai sekitar 165 juta km². Tak hanya menjadi wilayah yang luas saja, Samudera Pasifik juga merupakan titik terdalam di bumi dengan kedalaman rata-ratanya mencapai -4.280 meter (-4,28 km).

Wilayah Samudra Pasifik berbatasan dengan Benua Asia, Australia/Oseania, Amerika Utara, dan Amerika Selatan. Jika dijumlahkan, ada total 42 negara berdaulat dan 12 wilayah dependensi yang mengitari samudra ini. Selain terkenal karena luasnya, Samudera Pasifik juga terkenal karena namanya sendiri. Nama Pasifik berasal dari Bahasa Italia yaitu 'pacifio' yang memiliki arti tenang. Karena itulah samudera ini juga dikenal dengan nama lautan tenang/teduh.

2. Terdapat Cincin Api
Cincin api atau dikenal juga dengan sabuk lintas Pasifik sebenarnya merupakan gunung berapi aktif. 75% gunung berapi yang berstatus aktif di dunia berada di Samudra Pasifik. Maka tak heran jika kawasan di sekitar Samudra Pasifik menjadi lokasi yang sering mengalami bencana alam, seperti gempa bumi hingga tsunami. Cincin api ini tidak hanya menyebabkan bencana alam seperti gunung berapi saja, namun juga menyebabkan pergerakan lempeng yang menimbulkan gempa bumi.

3. Memiliki Palung Laut Paling Dalam
Karakteristik dari Samudera Pasifik yang paling khas adalah adanya palung terdalam di samudera ini. Palung sendiri merupakan jurang yang ada di dasar laut berbentuk V. Di samudera Pasifik ada palung yang dikenal dengan nama Palung Mariana, yaitu sebuah palung paling dalam di dunia. Karena dalamnya, belum ada satupun yang bisa mencapai kedalaman dari palung Mariana ini.

4. Dilalui Garis Tanggal atau Time Zone
Karakteristik berikutnya dari Samudera Pasifik yang membedakannya dengan samudera lain adalah adanya garis tanggal internasional atau yang lebih dikenal dengan nama Time Zone yang melewati samudera ini. Garis tanggal internasional ini sendiri merupakan titik pertemuan antara garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT) yang menjadi titik pergantian waktu.

5. Terdapat Banyak Pulau
Dibandingkan samudera lainnya, samudera Pasifik adalah satu-satunya samudera yang diatasnya terdapat banyak pulau, baik pulau-pulau kecil maupun pulau besar. Mayoritas pulau-pulau itu berada di sekitar garis khatulistiwa dengan jumlah mencapai 25.000 pulau. Gugusan kepulauan yang berada berada disekitar samudra ini biasa disebut dengan "kepulauan pasifik". Dengan jumlah pulau yang begitu banyak ini, tak heran jika Samudera Pasifik dikenal sebagai samudera dengan kepulauan terbanyak di dunia.

6. Memiliki Terumbu Karang Terbesar di Dunia
Samudra Pasifik juga menjadi tempat hidup bagi ekosistem terumbu karang paling besar di dunia, yaitu Great Barrier Reef. Gugusan terumbu karang ini memiliki luas wilayah sekitar 34.870.000 hektar. Saking besarnya, area Great Barrier Reef ini bahkan bisa terlihat dari luar angkasa. Lokasi terumbu karang ini tepatnya berada di Australia yang notabene masih di kawasan Samudra Pasifik. Disini terdapat banyak spesies makhluk hidup yang dilindungi, bahkan Great Barrier Reef juga menjadi situs warisan dunia yang dilindungi baik oleh pemerintah Australia sendiri maupun UNESCO.

7. Tingkat Keanekaragaman Flora Laut yang Tinggi
Samudra Pasifik memiliki banyak keanekaragaman tumbuhan laut di dalamnya, mulai dari tanaman yang tergolong mikro seperti alga atau fitoplankton hingga tanaman-tanaman makro seperti rumput laut. Tanaman laut memang berbeda dengan tanaman darat, seperti dari segi ukuran. Namun, tanaman laut ini juga memiliki peran tak kalah penting dengan tanaman darat. Perannya hampir sama pentingnya dengan tanaman darat karena tanaman laut ini memasok sekitar 70% oksigen bumi.

8. Menjadi Habitat dari 6 Hewan Langka
Samudra Pasifik memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati di bumi. Lautan ini setidaknya menjadi rumah bagi 6 hewan langka di dunia, yaitu paus, manatee, lumba-lumba, berang-berang laut, penyu dan anjing laut. Hewan-hewan tersebut bahkan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah di setiap daerah untuk melindunginya dari kepunahan akibat tindakan manusia yang melakukan eksploitasi berlebihan dan kerusakan habitat alaminya.

9. Habitat Asli dari Kepiting Yeti
Samudra Pasifik juga menjadi rumah bagi spesies kepiting yang unik dan berbeda di dunia. Kepiting tersebut dikenal dengan Kepiting Yeti. Kepiting ini merupakan spesies kepiting yang mempunyai ciri khas berupa bulu di sepanjang cakar dan kakinya. Kepiting ini bisa tumbuh hingga mencapai 15 cm dan bisa ditemukan di wilayah selatan Samudra Pasifik. Kepiting Yeti ini bisa hidup di bawah laut sampai kedalaman 2.600 kaki. Fungsi dari rambut adalah untuk membantu kepiting agar bisa memakan mikroba-mikroba kecil.

10. Rumah bagi 60% Spesies Ikan di Dunia
Samudra Pasifik merupakan bagian paling besar dari lautan di bumi, bisa dipastikan populasinya juga lebih besar jika dibandingkan dengan wilayah lautan lainnya. Samudra Pasifik merupakan wilayah yang memasok ikan terbesar di dunia dengan lebih dari 60% dari spesies ikan di dunia yang hidup di dalam laut ini. Sayangnya jumlah ini tidak lagi sama akibat eksploitasi yang berlebihan dan penangkapan dengan berlebihan yang akhirnya juga merusak lingkungan sekitarnya. Hal ini membuat sebagian besar spesies ikan tersebut hampir punah.

11. Memiliki Sampah/Limbah Terbanyak
Tak hanya memiliki populasi ikan dan tumbuhan terbesar, Samudra Pasifik juga menjadi laut dengan sampah terbesar. Sampah-sampah ini terakumulasi di bawah laut ataupun mengapung di permukaan air. Hal ini tak lain diakibatkan oleh ulah manusia yang membuang sampah ke laut secara langsung atau tidak langsung. Sampah-sampah yang berasal dari rumah tangga maupun industri ini tak jarang juga mengandung bahan kimia berbahaya yang mencemari lautan.

12. Sering Terjadi Gempa Bumi
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Samudra Pasifik memiliki banyak gunung aktif serta terdapat berbagai lempeng bawah laut. Inilah yang menyebabkan kawasan sekitar Samudra Pasifik sering mengalami gempa bumi.

Peran Penting Samudra Pasifik dan Konservasinya

Samudra Pasifik menyimpan cadangan gas dan minyak yang melimpah. Belum lagi di perairan ini juga terdapat ribuan spesies ikan yang juga banyak dimanfaatkan untuk konsumsi dan industri. Belum lagi potensi mineral lain, logam serta pasir yang juga menjadi sumber ekonomi besar bagi negara-negara yang berbatasan langsung dengan perairan ini. Ditambah perairan Pasifik ini juga menjadi jalur transportasi yang strategis untuk melakukan perdagangan.

Air di Samudra Pasifik mengalami penyusutan sekitar 1 cm per tahun akibat pergerakan lempeng tektonik. Ditambah lagi dengan banyaknya polusi yang semakin mengancam keberlangsungan hidup spesies dan keanekaragaman hayati di dalamnya. Karena itu konservasi dibutuhkan untuk mengembalikan Samudra Pasifik menjadi lebih baik.

Demikian penjelasan lengkap tentang karakteristik maupun ciri khas yang dimiliki oleh Samudra Pasifik. Samudera merupakan wilayah lautan luas yang ada di planet bumi, sehingga kita wajib untuk mengenal karakteristik dari masing-masing samudra yang ada di planet ini.

Melalui penjelasan di atas, semoga bisa menambah wawasan kita tentang karakteristik Samudra Pasifik dan hal lain yang membedakannya dengan perairan lainnya yang ada di bumi kita. Artikel ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kita terhadap terancamnya ekosistem laut di Samudra Pasifik. Akhir kata, semoga informasi ini bisa memperluas pengetahuan kita tentang salah satu fitur alam yang ada di bumi ini, yaitu samudra.