Ciri-Ciri Danau yang Membedakannya dari Sungai dan Laut

Ciri khas danau - Danau merupakan fenomena alam yang banyak tersebar di berbagai penjuru dunia. Umumnya danau dibuat menjadi destinasi wisata oleh pemerintah setempat. Kesempatan ini  dapat Anda gunakan untuk melihat danau dengan lebih dekat. Sering kali orang-orang kebingungan perbedaan antara danau dengan fenomena alam lain seperti waduk. Supaya tidak bingung, Anda perlu memahami dengan baik apa saja ciri ciri danau.

Danau merupakan cekungan luas di permukaan bumi yang berisi air. Lokasi danau berada di daratan. Air danau dapat berasal dari mana saja. Air danau dapat berkurang dan bertambah dalam waktu bersamaan sehingga membuat volume danau tidak berubah signifikan. Agar lebih memahami danau, berikut merupakan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh danau.

1. Mempunyai kedalaman yang dalam
Danau berupa cekungan berisi air. Cekungan yang dimiliki oleh sebuah danau memiliki kedalaman yang dalam. Inilah ciri ciri danau pertama. Meskipun terdapat cekungan dengan luas sempit, cekungan tersebut dapat disebut dengan danau asalkan kedalamannya sesuai dengan ciri-ciri kedalaman. Beberapa danau memiliki luas yang sangat kecil sehingga sering disebut kolam, ada juga beberapa danau yang sangat luas sehingga disebut laut oleh masyarakat sekitar (lihat disini: Danau Terbesar di Dunia).

2. Ada tanaman air di tepi danau
Tanaman air umumnya ditemui di tepi danau. Anda dapat menemukan ekosistem tanaman air seperti berbagai jenis ganggang atau eceng gondok (lihat: Ekosistem Danau). Namun, tidak semua danau memiliki tanaman air di tepiannya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kekayaan nutrisi yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Terdapat beberapa jenis danau yang dibedakan berdasarkan kekayaan nutrisinya.

Jenis Danau Ciri Ciri
Oligotropik Jernih, jarang ada tanaman air karena nutrisi kurang
Mesotropik Jernih, nutrisi sedang
Eutropik Kaya akan nutrisi, banyak pertumbuhan alga
Hipertropik Keruh, terlalu banyak nutrisi, dekat dengan aktivitas manusia (misal industri pupuk)

3. Ada gelombang kecil di permukaan danau
Air danau bersifat menggenang. Namun, di danau tetap ada gelombang. Gelombang danau umumnya hanya terjadi di permukaan saja dan berupa gelombang kecil. Adanya gelombang di danau disebabkan hembusan angin yang menerpa sekitar danau tersebut. Selama angin tidak kencang atau tidak masuk musim hujan, gelombang di danau tidak akan membahayakan bagi orang-orang yang berada di permukaan atau tepi danau. Meskipun begitu, pengunjung danau wajib memperhatikan segala peringatan yang diberikan oleh pengelola tempat.

4. Mempunyai permukaan lebih tinggi dibandingkan air laut
Ciri khusus danau lainnya adalah permukaan airnya. Danau memiliki permukaan air yang lebih tinggi dibandingkan permukaan air laut. Hal ini disebabkan danau biasanya ada di dataran tinggi. Posisi danau yang ada di dataran tinggi memudahkan adanya cekungan di dataran dan dapat terisi oleh banyak air. Tidak heran apabila pengunjung ingin pergi ke danau mereka akan melewati beberapa tanjakan sebelum memasuki area.

5. Sumber air danau dan jenis material dasar danau
Air danau bersumber dari berbagai macam air. Di daerah tropis, air berasal dari air hujan, air tanah, atau air sungai. Sedangkan danau di iklim 4 musim, sumber air danau bisa berasal dari salju dan cairan es. Kebanyakan air danau berupa air tawar.

Material dasar danau sangat beragam. Komposisi penyusunnya sebagian besar berupa senyawa anorganik seperti pasir dan lumpur. Beberapa senyawa organik seperti tanaman atau hewan mati juga menyusun dasar danau.

Itulah penjelasan 5 ciri ciri danau yang berhasil dirangkum oleh geologinesia. Ciri-ciri tersebut dapat menunjukkan perbedaannya dengan sumber air lain seperti sungai maupun laut.

Ciri-Ciri Danau yang Membedakannya dari Sungai dan Laut