10 Negara dengan Sumber Daya Alam Terbesar di Dunia

Sumber daya alam adalah komoditas yang ada tanpa tindakan dari manusia. Sumber daya alam adalah bahan mentah yang digunakan untuk memproduksi semua produk yang kita gunakan. Harga sumber daya alam bervariasi, tergantung pada seberapa jarang mereka ditemukan, kualitas, serta permintaan atas mereka. Oleh karena itu, sumber daya alam merupakan tulang punggung perekonomian di dunia. Di bawah ini geologinesia menyajikan daftar 10 negara dengan sumber daya alam terbesar di dunia (lihat juga sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui).

10. Australia

Pertambangan adalah industri utama di Australia dan sebagai penyumbang devisa utama. Dari industri tersebut, Australia dapat menghasilkan lebih dari $ 19,9 triliun per tahun. Australia adalah salah satu pemimpin dalam penambangan uranium dan emas. Australia memiliki cadangan emas terbesar di dunia, dan mereka memasok sekitar 14,3% dari permintaan dunia.

Negara ini juga berkontribusi terhadap lebih dari 46% permintaan uranium dunia. Australia juga dikenal dengan cadangan bijih besi, tembaga (lihat kegunaan tembaga), kayu, nikel, minyak, logam tanah jarang, dan batubara yang sangat besar. Australia juga merupakan produsen opal dan aluminium terbesar.

9. Republik Demokratik Kongo

Salah satu sumber pemasukan ekspor terpenting bagi Republik Demokratik Kongo (DRC) adalah industri pertambangan. Pada tahun 2009, negara ini memiliki lebih dari $ 24 triliun aset dalam bentuk deposit mineral yang tidak tereksploitasi, dan ini termasuk cadangan coltan terbesar di dunia serta jumlah kobalt yang signifikan.

Negara ini juga dikenal dengan cadangan emas, timah, tantalum, intan (lihat disini manfaat intan), tembaga, dan kobaltnya yang besar. Survei geologi Amerika memperkirakan bahwa negara ini memiliki lebih dari satu juta ton lithium. Pada tahun 2011 terdapat lebih dari 25 perusahaan pertambangan internasional di negara ini.

negara dengan sumber daya alam terbesar di dunia

8. Venezuela

Negara-negara di Amerika Selatan adalah produsen dan eksportir utama berbagai mineral termasuk minyak, bijih besi, emas, batubara, dan bauksit (lihat disini manfaat bauksit). Venezuela memiliki sumber daya alam yang tidak terpakai senilai lebih dari $ 14,3 triliun, dan sebagian besar sumber daya mineral mereka dikendalikan oleh negara. Venezuela juga memiliki cadangan minyak terbesar, bahkan lebih besar dari cadangan minyak di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada jika digabungkan.

Venezuela adalah produsen batubara terbesar ketiga di amerika latin, setelah Brasil dan Kolombia. Mereka juga memiliki cadangan gas alam terbesar kedelapan di dunia yang mencapai sekitar 2,7% dari pasokan dunia. Venezuela juga memiliki deposit emas terbesar kedua di dunia.

7. Amerika Serikat

Industri pertambangan di Amerika Serikat cukup aktif selama era kolonial, dan saat ini menjadi industri penting setelah banyak mineral-mineral penting yang ditemukan di sana. Total cadangan logam dan batubara di negara itu senilai $ 109,6 miliar pada tahun 2015. Industri pertambangan di negara ini telah mempekerjakan lebih dari 158.000 orang secara langsung.

Amerika Serikat telah dikenal sebagai produsen batubara terkemuka selama beberapa dekade hingga saat ini. Mereka mengendalikan lebih dari 31% dari cadangan batubara global dan sejumlah besar kayu.

Total sumber daya alam di negara ini bernilai $ 45 triliun dengan lebih dari 89% diantaranya adalah kayu dan batubara. Amerika Serikat juga memiliki deposit tembaga, emas, minyak, dan gas alam yang cukup besar.

6. Brasil

Sumber daya alam di Brasil diperkirakan bernilai lebih dari $ 21,8 triliun dengan beberapa komoditas utama mereka adalah uranium, emas, besi, dan minyak. Pertambangan di negara ini berpusat pada bauksit, besi, timah, tembaga, dan emas (lihat kegunaan emas).

Brasil memiliki deposit uranium dan emas terbesar di planet ini, dan mereka adalah produsen besi terbesar kedua di dunia. Meskipun mereka memiliki cadangan minyak yang sangat besar, komoditas yang paling berharga di negara ini adalah kayu. Brasil memasok lebih dari 12,3% permintaan kayu dunia.

5. Rusia

Industri pertambangan Rusia adalah salah satu yang terbesar di dunia dari berbagai macam komoditas termasuk minyak bumi (lihat daerah penghasil minyak bumi), mineral, mineral industri, dan logam. Rusia adalah salah satu produsen utama vanadium, silikon, paladium, nitrogen, logam dan senyawa magnesium, tembaga, arsenik, semen, dan aluminium. Sumber daya alam di negara itu diperkirakan bernilai lebih dari $ 75 triliun. Rusia juga adalah pengekspor logam tanah jarang yang terbesar kedua di dunia.

4. India

Sektor pertambangan di India menyumbang sekitar 2,5% dari PDB negara dan sekitar 11% dari PDB sektor industri. Industri pertambangan dan logam di India diperkirakan bernilai lebih dari $ 106,4 miliar pada tahun 2010.

India memiliki cadangan batu bara terbesar keempat di bumi dan cadangan batu kapur, minyak bumi, intan, gas alam, kromit, bijih titanium, dan bauksit yang signifikan. India juga menyumbang lebih dari 12% produksi thorium dunia dan lebih dari 60% produksi mika dunia. India juga merupakan produsen bijih mangan terbesar.

3. Kanada

Kanada memiliki sumber daya alam senilai lebih dari $ 33,2 triliun dengan beberapa komoditas termasuk mineral industri (gypsum, potash, batu kapur dan garam batu), mineral energi (uranium dan batubara), logam (nikel, seng, tembaga, dan timah) dan logam mulia (platinum, perak, dan emas). Kanada memiliki cadangan minyak terbesar ketiga di planet ini, setelah Venezuela dan Arab Saudi, dan sebagai pemasok uranium terbesar kedua di dunia. Kanada juga merupakan pemasok utama fosfat (lihat kegunaan fosfat) dan gas alam, juga sebagai pengekspor kayu terbesar ketiga di dunia.

2. Arab Saudi

Arab Saudi memiliki lebih dari 34,4 triliun komoditas sumber daya alam berupa minyak bumi. Arab Saudi memiliki cadangan minyak bumi terbesar kedua di dunia yang mencakup lebih dari 20% cadangan minyak dunia. Minyak bumi ditemukan di Arab Saudi pada 3 Maret 1938, dan sejak itu mereka menjadi pengekspor minyak terkemuka.

Beberapa sumber daya alam lainnya di Arab Saudi yaitu feldspar, fosfat, belerang, timbal, tungsten, mangan, tembaga, seng, perak, dan emas. Perekonomian negara ini bergantung pada pendapatan mereka dari usaha ekspor minyak mereka.

1. China

China adalah salah satu produsen utama fosfat, vanadium, tungsten, antimon, grafit, batubara, timah, molibdenum, timbal, seng, dan emas. Mereka adalah produsen terbesar kedua atas mangan, bauksit, kobalt, perak, dan tembaga. China merupakan salah satu negara penambang nomor 1 di dunia, tetapi karena mereka kekurangan cadangan lokal, sebagian besar perusahaan mereka mencari kontrak penambangan di negara lain.

90% sumber daya alam (lihat disini sumber daya alam yang dapat diperbaharui) di negara ini mencakup batubara dan logam tanah jarang. Komoditas alam penting lainnya di China yaitu kayu, kromium, dan permata. Total sumber daya alam di China diperkirakan bernilai lebih dari $ 23 triliun.

10 Negara dengan Sumber Daya Alam Terbesar di Dunia