Sabtu, 11 November 2017

#10 Fakta Menarik Jupiter Sebagai Planet Terbesar Dalam Tata Surya

Planet termasuk salah satu benda langit yang bergerak tetap mengelilingi matahari. Kedelapan planet yang mengelilingi matahari memiliki karakteristik masing-masing. Dengan mengetahui karakteristik dari planet yang ada dalam tata surya, ditemukanlah kategori tertentu yang salah satunya adalah kategori planet terbesar di tata surya. Planet apakah itu?

Bagi Anda yang masih ingat dengan pelajaran tentang tata surya saat di bangku sekolah tentu masih ingat planet apakah yang merupakan planet terbesar di dalam tata surya. Planet tersebut adalah planet Jupiter. Berikut informasi serta fakta menarik tentang planet Jupiter yang menarik untuk disimak.

1. Asal Nama Jupiter
Planet yang paling besar dalam tata surya ini dinamakan Jupiter sesuai dengan tokoh dewa dalam mitologi Romawi. Dalam mitologi tersebut, Jupiter merupakan saudara dari Neptunus dan Pluto sekaligus anak dari Saturnus. Kemudian, Jupiter menikah dengan Juno. Namun, rupanya Jupiter juga menyukai banyak wanita. Berdasarkan kisah tersebut, nama Jupiter digunakan pada salah satu planet yang berukuran paling besar di tata surya karena memiliki karakteristik setara dengan tokoh dalam mitologi dimana Jupiter merupakan dewa utama dalam mitologi Romawi. Beberapa nama satelit dari planet Jupiter juga diambil berdasarkan anak-anak tokoh mitologi tersebut, diantaranya Callisto, Ganymede, Io, dan Europe.

2. Letak dan Ukuran Jupiter
Seperti yang disinggung sebelumnya, Jupiter merupakan planet kelima terdekat dari matahari setelah merkurius, venus, bumi, dan mars. Sebagai planet yang berukuran lebih besar dibandingkan dengan planet lainnya, Jupiter memiliki volume 1300 kali volume bumi serta massa 317 kali bumi. Karena ukuran planet Jupiter yang demikian besar itulah, gravitasi dari planet ini juga besar. Lebih tepatnya, gravitasi dari Jupiter 2,5 kali lebih kuat dari bumi.

3. Satelit Alam di Jupiter
Seperti yang sedikit disampaikan sebelumnya, planet Jupiter memiliki banyak satelit alam. Berdasarkan sebuah catatan, planet ini mempunyai 63 satelit alam. Satu dari 4 satelit yang ditemukan pada 1610 oleh Galileo Galilei diberi nama Galilea. Tiga satelit jupiter besar lainnya kemudian diberi nama Ganymede, Io, Europe, dan Callisto. Dari 63 satelit yang ada, Ganymede merupakan satelit yang paling besar dengan ukuran 3.270 mil. Berbeda dengan satelit lainnya, satelit Io mempunyai permukaan berupa kaldera, danau lava, dan gunung berapi.

jupiter sebagai planet terbesar

4. Dapat disaksikan Kasat Mata
Ukuran Jupiter yang besar membuat planet ini dapat dilihat menggunakan mata telanjang. Anda bisa menyaksikan obyek Jupiter bersama Venus dan bulan ketika suasana langit saat malam hari terang. Terkadang, planet terbesar ini tampak bersama dengan lingkaran putih yang mewakili empat satelit besarnya.

5. Rotasi Jupiter
Jupiter memang tergolong sebagai planet yang berukuran besar. Walau demikian, planet ini justru menjadi planet tercepat dalam mengorbit matahari. Bumi membutuhkan waktu 24 jam sedangkan Jupiter hanya memerlukan waktu sekitar 10 jam. Karena kecepatan rotasi inilah ada keuntungan tersendiri yang didapatkan planet ini. Keuntungan tersebut berkaitan dengan bidang magnetik dan radiasi yang mengelilingi planet ini.

7. Titik Merah pada Jupiter
Pada 1665, seorang pakar astronomi bernama Giovanni Cassini menemukan titik merah di area planet terbesar ini. Ketika ditemukan, ukuran titik tersebut sekitar 40.000 km. Namun, sekarang ukuran titik yang menyerupai badai raksasa tersebut tinggal 50% dari ukuran semula. Beberapa pendapat menyatakan bahwa titik tersebut memang tampak berukuran kecil. Walau begitu, titik yang berasal dari badai tersebut bisa menelan benda yang berukuran seperti bumi dengan mudah.

8. Cincin Gas Pada Permukaan Jupiter
Walaupun cincin pada planet Jupiter tidak secantik planet Saturnus, cincin pada planet ini sebenarnya juga menarik untuk dikaji. Para ilmuwan menemukan bahwa di sekitar permukaan Jupiter terdapat cincin gas berbentuk donat. Mereka menyebutnya halo cincin. Para ilmuwan menemukan bahwa cincin pada Jupiter dibentuk oleh debu meteorit yang bertabrakan dengan satelit Jupiter seperti Thebe, Adrastea, Almathea, dan Metis.

9. Planet yang diliputi Badai
Sebenarnya, tidak hanya planet-planet terjauh dari matahari saja yang memiliki badai besar di permukaannya. Selain Neptunus dan Uranus, Jupiter juga menjadi planet yang selalu diliputi oleh badai besar. Hanya saja, badai yang terjadi di planet terbesar ini hanya berlangsung sekitar 3-4 hari. Diperkirakan badai yang terjadi di planet ini muncul setiap 15-17 tahun sekali.

10. Kunjungan Pesawat Luar Angkasa ke Planet Jupiter
Selain Mars, beberapa pesawat luar angkasa juga menjalankan misi untuk mengkaji planet Jupiter. Ada 8 misi yang telah dijalankan untuk mendekati Jupiter. Beberapa pesawat luar angkasa yang menjalankan misi tersebut adalah Pioneer 10, Ulysses, New Horizon, Voyage 1, Galileo, Voyager 1, Voyager 2, dan Cassini-Haugens. Pesawat terbaru yang membawa misi ke planet Jupiter adalah Juno dengan perkiraan sampai di Jupiter pada Agustus 2016.

Demikian informasi terkait Jupiter sebagai planet terbesar yang ada di sistem tata surya. Dari informasi menarik di atas, adakah info lain yang ingin Anda tambahkan?.