Sabtu, 26 Agustus 2017

Peta Geologi dan Jenis-Jenisnya

Sesuai namanya, peta geologi merupakan jenis peta yang dibuat untuk menampilkan kenampakan geologis seperti sebaran jenis dan sifat batuan, tektonika, stratigrafi, dan sebagainya. Jika diperhatikan, pada peta ini terdapat warna dan lambang tertentu yang menunjukkan strata geologis dan satuan batuan.

Baca juga: Macam-macam Jenis Peta

Pada peta ini juga terdapat kenampakan struktural berupa lipatan dan patahan yang ditandai dengan strike dan dip atau trend dan plunge. Jadi, unsur-unsur pada peta ini disimbolkan dengan gambar, warna, corak, atau gabungan ketiganya.

Seperti jenis peta pada umumnya, peta geologis ini juga memiliki beragam jenis. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Peta Ikhtisar Geologis
Peta ini merupakan peta yang menampilkan informasi langsung dalam bentuk formasi yang telah tersingkap. Selain itu, peta ini juga memberikan ekstrapolasi beberapa lokasi dengan formasi yang masih tertutup oleh lapisan Holosen. Umumnya, peta ini menerapkan skala sedang hingga kecil sehingga kadang dianggap sebagai peta yang skematis.

peta geologi

b. Peta Geologi Sistematik
Peta ini memberikan data geologi pada batimetri atau peta dasar topografi. Nomor dan lembar peta pada peta geologi ini berlandaskan pada SK Bakosurtanal No.019.2.2/1/1975 atau SK pengganti dari SK tersebut.

c. Peta Geologi Permukaan
Peta yang dalam bahasa Inggris disebut dengan surface geological map ini berguna untuk memberikan formasi geologi di bawah permukaan. Dengan peta ini, lokasi bangunan, pembuatan jalan, pembuatan lapangan terbang, dan sebagainya bisa ditentukan dengan mudah. Karena tujuan itulah, skala yang digunakan pada peta ini umumnya 1:50.000 atau yang lebih besar.

Baca juga: Peta Geologi Bungku Morowali

d. Peta Hidrogelogi
Sesuai namanya, peta ini menampilkan kondisi air tanah pada suatu wilayah yang dipetakan. Umumnya, peta ini juga menunjukkan formasi permeable dan inpermeabel.

e. Peta Fotogeologi
Peta fotogeologi merupakan jenis peta yang pembuatannya menggunakan interpretasi udara sebagai landasannya. Satu hal yang harus selalu diingat terkait peta fotogeologi ini adalah bahwa pembuatan peta harus selalu disesuaikan dengan keadaan sesungguhnya di lapangan.

f. Peta Isopach
peta isopach merupakan jenis peta geologi yang di dalamnya melukiskan garis-garis. Garis-garis tersebut nantinya menghubungkan titik suatu formasi atau lapisan yang memiliki ketebalan sama. Peta yang didalamnya tidak menerapkan konfigurasi struktural ini umumnya menggunakan skala sedang hingga besar.

g. Peta Geologi Tematik
Peta ini tidak hanya menampilkan informasi geologis saja melainkan juga potensi suatu energi atau sumber daya mineral untuk tujuan tertentu.

Baca juga: Peta Geologi Bogor Jawa Barat

h. Peta Singkapan
Peta yang disebut dengan outcrop map ini digunakan sebagai penentu lokasi seperti pecahan batu atau lainnya yang berada di bawah permukaan. Peta yang menerapkan skala besar ini umumnya juga mencantumkan sejumlah informasi lokasi maupun keterangan lain seperti pemboran.

Itulah ulasan mengenai peta geologi berikut jenis-jenisnya yang berguna untuk menambah pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat.