Sabtu, 20 Mei 2017

Perangkat Keras dan Perangkat Lunak SIG (Software SIG)

Sistem Informasi Geografis (SIG) mempunyai beberapa komponen utama salah satunya adalah perangkat keras serta perangkat lunak. Kita ketahui bersama bahwa kombinasi yang baik antar beberapa komponen utama SIG akan sangat menentukan kesuksesan suatu proyek pengembangan Sistem Informasi Geografis. Pada kesempatan kali ini geologinesia akan khusus membahas mengenai komponen utama berupa perangkat keras dan perangkat lunak SIG.

Baca juga: Pengertian SIG menurut para ahli

Perangkat Keras SIG

Perangkat Keras SIG adalah perangkat komputer beserta asesori lainnya yang berfungsi mendukung operasional perangkat lunaknya (software SIG dan software pendukung lainnya). Semakin tinggi spesifikasi teknis sebuah perangkat keras maka semakin bagus performance sistem yang dibangun. Biasanya ada standar minimal untuk spesifikasi teknis perangkat keras agar software bisa running dengan baik.

Pengaruh spesifikasi perangkat keras SIG sangat menentukan kecepatan pengolahan data, akses data, kecepatan tampilan data, resolusi gambar, serta kemampuan penyimpanan data. Tiga (3) kelompok perangkat keras SIG yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
1. Alat masukan data (digitizer, scanner, keyboard komputer, CD reader, diskette reader).
2. Alat penyimpan dan pengolah data (komputer dengan hard disk-nya, tapes or catridge unit, CD writer).
3. Alat penampil serta penyaji keluaran/informasi (monitor komputer, printer, plotter).

Baca juga: Perencanaan atau Perancangan SIG

Perangkat Lunak SIG

Perangkat Lunak SIG adalah software SIG (GIS) maupun software pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam membangun sebuah Sistem Informasi Geografis. Software SIG biasanya mempunyai kesamaan tujuan untuk proyek-proyek SIG, perbedaannya hanya pada bentuk tampilan, bahasa pemrograman, aturan main, juga fasilitas purna jualnya. Pada perangkat lunak sistem informasi geografis, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Software SIG yang dibeli harus bisa memenuhi kebutuhan dan harus disesuikan dengan kebutuhan.
2. Software SIG harus cukup popular serta banyak dipakai user.
3. Ada jaminan perawatan terhadap Software SIG tersebut.
4. Bisa berkomunikasi dengan software-software umum lainnya.

perangkat keras SIG dan Software SIG
Gambar macam-macam perangkat keras dan perangkat lunak SIG.

Inti dari sebuah perangkat lunak SIG, dalam hal ini software SIG adalah harus mampu menyediakan fungsi-fungsi untuk penyimpanan, pengaturan, link, query, maupun analisa data geografis. Beberapa contoh software GIS yang sering digunakan adalah sebagai berikut:
1. ArcGIS, ArcView, MapInfo, ArcInfo untuk SIG.
2. CAD system untuk entry graphic data.
3. ERDAS serta ER-MAP untuk proses remote sensing data atau penginderaan jauh.
4. Modul dasar perangkat lunak seperti modul pemasukan, pembetulan data, modul penyimpanan, peng-organisasian data, modul pemrosesan, penyajian data, modul transformasi data, juga modul interaksi dengan pengguna (input query).

Baca juga: Komponen dan Manfaat Penginderaan Jauh

Untuk software pendukung lain seperti OS, Dbase, maupun Network pada dasarnya merupakan software yang umum dipakai di pasaran seperti Windows Xp, Windows 2000, Access, SQL server, Oracle, Windows Server 2003 serta software pendukung lainnya.