Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kondisi Iklim di Negara Myanmar

Iklim Negara Myanmar - Myanmar adalah salah satu negara di kawasan Asia Tenggara dan terletak di Semenanjung Indochina. Batas di barat lautnya adalah India dan di Timur Laut berbatasan dengan China. Kondisi iklim Negara Myanmar tidak jauh berbeda dengan negara-negara Asia Tenggara lain, yakni iklim tropis.

Negaranya tidak terlalu besar. Luas wilayahnya bahkan tidak lebih luas dari Texas, yakni sekitar 676.578 km². Di bagian selatan Myanmar terdapat Delta subur Sungai Irrawaddy. Delta ini berisi jaringan kanal yang saling terhubung serta 9 muara sungai utama di Myanmar.

iklim negara myanmar

Bagaimana Kondisi Iklim di Negara Myanmar?

Secara umum, kondisi iklim Negara Myanmar bergantung pada angin monsun. Karena itu, iklim di Myanmar merupakan iklim monsun tropis. Karakteristik lainnya adalah sinar matahari yang cukup melimpah serta curah hujan yang cukup tinggi.

Kondisi iklim di Myanmar terkadang juga sedikit tidak nyaman sebab kelembabannya yang relatif tinggi. Sementara itu, Myanmar memiliki suhu rata-rata tahunan antara 22-27°C sepanjang tahun. Myanmar sendiri memiliki dua musim yang bisa dibedakan.

Musim pertama adalah musim kemarau di musim dingin dan kedua adalah musim hujan lembab di musim panas. Sedangkan jika dilihat berdasarkan klasifikasi iklim Koppen-Geiger, Myanmar termasuk dalam klasifikasi iklim Am.

Iklim Am ini adalah iklim hutan hujan tropis dengan ciri khas cuaca panas di semua bulan serta suhu berada di atas angka 18°C. Musim di Myanmar juga bisa diklasifikasikan menjadi 3 musim. Pertama adalah musim hujan yang terjadi antara bulan Mei-Oktober.

Musim hujan ini terpengaruh angin musim barat daya yang bersifat basah dan sejuk. Kedua adalah musim kemarau sejuk yang terjadi pada November-Februari. Ketiga adalah musim kemarau panas yang terjadi pada bulan Maret-April.

Wilayah di dataran rendah Mandalay adalah wilayah bayangan hujan. Ini karena curah hujan di wilayah ini relatif rendah, yaitu hanya 700 mm per tahun. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, suhu udara rata-rata tahunan di Myanmar bisa mencapai 27°C sepanjang tahun.

Suhu ini akan semakin dingin semakin ke arah utara. Ini disebabkan karena di bagian utara Negara Myanmar sudah berbatasan dengan negara Asia Timur.

Geografi Umum Negara Myanmar

Secara astronomis, Myanmar berada diantara 9°LU-92°LU dan 92°BT-102°BT. Sementara secara geografis Myammar terletak di kawasan Teluk Benggala.

Myanmar sendiri merupakan negara paling utara dari Asia Tenggara, berbatasan dengan negara Asia Selatan dan Timur. Di sebelah barat daya berbatasan dengan India (Manipur, Mizoran, Arunachal dan Nagaland). Sebelah Utara dan Timur Laut berbatasan dengan China.

Batas darat total Negara Myanmar dengan Kawasan Otonomi Tibet dan Yunnan adalah 2.185 km. Bagian tenggara berbatasan dengan Laos dan Thailand. Pantai di Myanmar memiliki panjang 1.930 km sepanjang Teluk Benggala dan Laut Andaman.

Titik tertinggi di Myanmar adalah Hkakabo Razi yang berada di Negara Bagian Kachin yang memiliki ketinggian 5.881 m. Myanmar juga memiliki banyak pegunungan, seperti Bago Yoma, Rakhine Yoma, Perbukitan Tenasserim dan Perbukitan Shan. Pegunungan ini memanjang dari utara dari Himalaya.

Myanmar juga memiliki tiga sistem sungai yang terbagi dari tiga rantai pegunungan. Tiga sungai tersebut adalah Sungai Salween, Sungai Irawadi dan Sungai Sittaung. Sungai Irrawaddy sendiri merupakan sungai terpanjang di Myanmar dengan panjang 2.170 km yang mengalir dan berakhir ke Teluk Martaban.

Selain kondisi iklim Negara Myanmar, kondisi geografis negara ini juga berpengaruh pada kesuburan tanahnya. Dataran subur Myanmar terletak di lembah-lembah yang berada diantara rantai pegunungan tersebut. Karena itu jugalah sebagian besar penduduknya hidup di lembah Sungai Irawadi.