Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kondisi Iklim di Negara Malaysia

Iklim Negara Malaysia - Malaysia adalah negara yang terletak di Semenanjung Malaya, Asia Tenggara. Bagian yang juga termasuk dalam Negara Malaysia adalah Sarawak dan Sabah yang terletak di sebelah timur Kalimantan. Secara umum, karena berada di kawasan lintang, iklim Negara Malaysia adalah iklim tropis.

Wilayah Negara Malaysia sebagian besarnya tertutup oleh hutan dan pegunungan membentang di sepanjang kawasan semenanjung. Area hutan di Malaysia yang luas ini merupakan penyedia jati, kayu cendana, kayu hitam dan berbagai tanaman berkayu lainnya. Ayo, mengenal jenis iklim di Negara Malaysia!.

iklim negara malaysia

Bagaimana Kondisi Iklim Negara Malaysia?

Sama halnya dengan negara-negara lain yang didominasi oleh hutan tropis, variabel utama yang mempengaruhi iklim Negara Malaysia adalah curah hujan, tekanan udara, dan suhu. Iklim di Negara Malaysia secara umum dikategorikan sebagai iklim tropis yang khas.

Kawasan dataran pantainya memiliki suhu rata-rata 28°C, daerah pegunungan dengan ketinggian lebih tinggi suhu rata-ratanya 23°C dan daerah pedalaman serta pegunungan rata-ratanya 26°C. Sedangkan kelembaban relatifnya sendiri terbilang cukup tinggi, yaitu antara 70-90%.

Variasi hujan di Negara Malaysia relatif ekstrim dan bergantung pada musim hujan. Sama seperti siklus iklim tropis di negara lainnya, di bulan Juni-September Malaysia mengalami musim kemarau dan bulan Desember-Maret mengalami musim penghujan.

Negara Malaysia merupakan negara yang memiliki kelembaban tinggi dan cenderung panas. Rata-rata suhu tahunannya sendiri bisa mencapai 27°C. Curah hujan rata-rata per tahunnya pun relatif tinggi yakni mencapai 2500 mm per tahun.

Curah hujan paling banyak terjadi di bagian Utara dan barat Malaysia. Hal ini disebabkan karena awan monsun bergerak ke barat dan utara kelembabannya cenderung berat ketika sudah mencapai daerah yang lebih jauh.

Kawasan Negara Malaysia memiliki perubahan hujan musiman yang terbagi menjadi beberapa macam. Perubahan hujan musiman ini juga berbeda antara wilayah Semenanjung Malaysia dan Wilayah Sabah serta Sarawak.

Kawasan Semenanjung Malaysia setidaknya memiliki 3 perubahan hujan musiman. Sedangkan wilayah Sabah dan Sarawak memiliki 5 perubahan hujan musiman. Perubahan hujan musiman ini menyebabkan perbedaan intensitas yang bervariasi di setiap wilayahnya.

Iklim Negara Malaysia sendiri jika diklasifikasikan berdasarkan iklim Koppen-Geiger termasuk dalam kategori iklim Af. Tipe iklim Af di Malaysia sendiri didefinisikan sebagai iklim tropis yang cenderung lembab dan panas pada semua bulan dengan suhu berada di atas 18°C.

Malaysia juga tak jarang diserang angin topan yang cukup merusak, mengakibatkan erosi banjir dan bencana alam lainnya. Angin topan ini biasanya terjadi pada bulan Juli sampai pertengahan bulan November.

Kondisi Geografi Malaysia Secara Umum

Secara geografis, Malaysia memiliki luas wilayah yang tidak terlalu luas, yaitu 320.000 km². Dengan luas wilayah ini, Malaysia memiliki jumlah penduduk kurang lebih 27 juta jiwa dan menempatkannya sebagai negara ke-43 berpenduduk terbanyak.

Wilayah Malaysia terbagi menjadi 2 wilayah utama dan dipisahkan oleh Laut Tiongkok Selatan. Bentuk muka bumi kedua wilayah tersebut juga hampir sama, yaitu terdiri dari area landai di pinggir laut, bukit tinggi dan hutan yang lebat.

Puncak tertinggi di Malaysia juga sama dengan puncak tertinggi dari Pulau Kalimantan, yang termasuk bagian dari Negara Indonesia. Puncak tertingginya adalah Gunung Kinabalu dengan ketinggian 4.095m.

Diantara Semenanjung Malaysia dan Sumatera terdapat Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran terpenting di dunia. Malaysia juga memiliki tanjung yang merupakan tanjung paling selatan dari Benua Asia, yaitu Tanjung Piai. Keadaan iklim Negara Malaysia ini terbilang cukup mirip dengan Indonesia.