5 Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Air

faktor yang mempengaruhi kualitas air
Faktor Pengaruh Kualitas Air - Air adalah salah satu komponen penyusun bumi yang paling besar. Saking besarnya, jumlah air di bumi bahkan lebih besar dari daratan. Air memiliki peran sangat penting bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Tanpa air, makhluk hidup di bumi tidak akan bisa bertahan hidup. Kualitas air yang baik akan mempengaruhi kualitas makhluk hidup yang memanfaatkannya.

Sayangnya, seiring dengan perkembangan bumi saat ini, kualitas air tidak bisa benar-benar dianggap baik karena banyaknya pencemaran dan faktor lainnya. Oleh karena itu, Anda harus tahu apa saja faktor yang mempengaruhi kualitas air serta standar air yang bisa dikatakan berkualitas baik.


Apa saja Parameter dari Kualitas Air?

Apa yang dimaksud dengan kualitas air? Kualitas air sendiri merupakan ukuran kondisi air yang dilihat berdasarkan karakter fisik, biologi dan kimianya. Kualitas air ini juga sering menjadi tolak ukur atau ukuran standar yang ditetapkan untuk melihat kondisi ekosistem air serta keamanan dan kesehatan air apabila dikonsumsi oleh manusia.

Jumlah air memang melimpah di bumi. Namun, tentu tidak semuanya dapat dimanfaatkan apalagi untuk kebutuhan yang akan dikonsumsi manusia. Kualitas dari air sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang akan digunakan.

Air yang akan dikonsumsi tentu memiliki kualitas yang berbeda dengan air yang akan digunakan untuk kebutuhan pengairan pertanian atau kebutuhan lainnya. Namun, secara umum terdapat beberapa parameter yang pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas air.

1. Parameter Fisika
Parameter pertama yang mempengaruhi kualitas air adalah parameter fisika. Parameter ini berkaitan dengan kondisi fisik dari air tersebut yang nampak dan tidak perlu dilakukan pengujian untuk mengetahuinya.


Parameter fisik ini sendiri terdiri dari beberapa parameter, mulai dari warna, bau, kekeruhan dan temperatur atau suhu. Misalnya pada indikator warna, air yang berkualitas adalah air yang tidak berwarna, bening (tidak keruh) karena adanya kandungan bahan organik maupun anorganik di dalamnya.

2. Parameter Kimia
Parameter selanjutnya yang menunjukkan kualitas air adalah parameter kimia. Parameter ini yang akan menunjukkan kandungan senyawa kimia lain yang terdapat di dalam air.

Di dalam air terdapat kandungan kimiawi yang mana mayoritas berasal dari tempat air berada sedangkan sebagian besar lagi berasal dari makhluk hidup yang beraktifitas di dalamnya. Parameter kimia ini meliputi pH, kadar oksigen terlarut, kadar oksigen yang dibutuhkan dalam proses oksidasi dan banyak kandungan kimiawi lainnya.

3. Parameter Biologi
Parameter ini menunjukkan kandungan mikroorganisme yang terdapat di dalam air. Kandungan ini biasanya hanya terdapat pada air permukaan. Hal tersebut karena pada air tanah sudah melalui penyaringan. Kandungan mikroorganisme yang terdapat di dalam air misalnya bakteri, organisme Colliform dan berbagai jenis organisme lain.

Jenis ParameterPengamatan Kualitas Air
Dari segi Fisika 1. Tidak berwarna, 2. Tidak berasa, 3. Tidak berbau
Dari segi Kimia 1. Konsentrasi pH, 2. Kadar oksigen terlarut
Dari segi Biologi Kandungan mikroorganisme di dalam air

Faktor Penentu Kualitas Air

Parameter di atas adalah parameter yang dijadikan sebagai acuan dalam menentukan kualitas air, terutama air yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Air untuk konsumsi sudah pasti harus air berkualitas.

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi kualitas air yang ada di permukaan bumi. Faktor tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Iklim
Iklim adalah faktor pertama yang mempengaruhi kualitas air. Jumlah curah hujan, temperature, penguapan hingga tekanan udara adalah unsur dari iklim yang sangat berpengaruh pada like kualitas air. Seperti misalnya curah hujan. Hujan yang jatuh ke tanah sudah pasti akan membawa unsur lain di dalamnya, baik unsur yang bersifat kimiawi ataupun organisme lain.

Kondisi geografi lingkungan dan proses hidrologis juga turut berpengaruh pada kualitas air. Temperatur misalnya, tinggi ataupun rendahnya temperatur lingkungan akan sangat berpengaruh pada proses penguapan air.

Apabila temperatur semakin tinggi, maka proses penguapan yang terjadi juga akan semakin besar. Hal ini akan berdampak pula pada konsentrasi zat kimia yang sifatnya terlarut di dalam air yang akan semakin besar.

Begitu pula sebaliknya, apabila temperatur semakin rendah, maka penguapan pun akan semakin rendah dan berdampak pada konsentrasi zat terlarut di dalam air pun akan semakin kecil.

2. Faktor Geologi
Formasi geologi, baik itu formasi geologi tempat dimana air berada ataupun formasi geologi dimana air akan mengalir sangat berpengaruh pada kualitas air. Kandungan apapun yang terdapat pada tempat yang dilalui air ini maka akan turut mempengaruhi kandungan air tersebut nantinya. Seperti misalnya, apabila air mengalir melalui struktur geologi dimana terkandung banyak senyawa besi, maka air tersebut pun akan secara otomatis memiliki kandungan besi.

Formasi geologi tempat dimana air berada juga akan mempengaruhi kualitas air, karena pada dasarnya air bersifat melarutkan apapun yang dilaluinya. Batuan di bumi secara garis besar terbagi menjadi 3 jenis, yaitu batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf.

Ketiganya jenis batuan tersebut memiliki karakteristik berbeda, termasuk dalam hal kandungan kimia. Karena itu, ketika melalui ketiga batuan ini air pun akan memiliki konsentrasi dan kandungan kimia yang berbeda pula.

3. Faktor Vegetasi
Selanjutnya adalah faktor vegetasi yang juga berpengaruh terhadap kualitas air di bumi. Vegetasi yang sudah mati lama kelamaan akan membusuk kemudian mengeluarkan unsur hara. Unsur hara ini pun nantinya pasti akan terlarut oleh air.

Selain itu, vegetasi yang sudah membusuk ini nantinya akan berpengaruh pada kadar pH tanah. Tanah yang di dalamnya banyak memiliki kandungan vegetasi yang sudah mati cenderung bersifat asam. Sifat asam inilah yang nantinya akan berpengaruh karena sifat asam ini bisa melarutkan beberapa jenis unsur kimia yang terdapat pada air.

4. Kedalaman dari Permukaan Air
Faktor yang mempengaruhi kualitas air berikutnya yang sangat berpengaruh dalam menentukan kualitas air adalah kedalaman dari permukaan air tanah. Yang dimaksud dengan kedalaman permukaan air ini adalah kondisi permukaan saat berada pada titik tertinggi saat air naik ke atas permukaan sumuran ataupun tempat lain yang lebih rendah.

Kedalaman air tanah sangat mempengaruhi kualitas air karena nantinya kedalaman air tanah ini juga akan mempengaruhi penyebaran bakteri, seperti bakteri coliform.

5. Kegiatan Manusia
Faktor terakhir yang mempengaruhi kualitas air adalah kegiatan manusia. Semakin manusia bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang bersifat merusak, maka kualitas air juga akan semakin bersih.

Sayangnya, beberapa waktu belakangan justru tindakan manusia yang membuat kualitas air jadi menurun. Pencemaran air akibat manusia tidak bertanggung jawab yang membuang limbah sisa industri ataupun rumah tangga ke daerah tubuh-tubuh air adalah satu dari banyaknya contoh yang ada.

Itu tadi adalah penjelasan lengkap tentang parameter air berkualitas dan apa saja faktor yang mempengaruhi kualitas air. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa meskipun air jumlahnya sangat melimpah di bumi, namun tidak semua air bisa dimanfaatkan terutama untuk konsumsi.

Ada indikator tertentu serta standar yang harus dipenuhi untuk air agar bisa dikonsumsi. Sebagaimana penjelasan tentang air yang berkualitas dan faktor yang mempengaruhinya di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel