Tanah Podsolik : Pengertian, Ciri-Ciri, Pemanfaatan dan Persebarannya

jenis tanah podsolik dan ciri-cirinya
Ciri tanah podsolik yang berwarna merah kekuningan.
Tanah merupakan salah satu unsur pembentuk bumi. Tanah memiliki peran dan fungsi yang sangat penting bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Tidak hanya untuk tempat manusia berpijak, tanah juga menjadi tempat tumbuh bagi berbagai jenis tanaman.

Tanah juga terdiri dari berbagai jenis dengan pemanfaatan yang berbeda pula, tergantung pada karakteristik yang dimilikinya. Salah satu jenis tanah yang terdapat di bumi adalah Tanah Podsolik. Berikut ini akan dijelaskan mengenai definisi, ciri-ciri, pemanfaatan dan persebaran Tanah Podsolik ini.

Daftar isi


Pengertian Tanah Podsolik

Tanah podsolik merupakan salah satu jenis tanah yang banyak tersebar di Indonesia. Tanah ini ini terbentuk karena suhu rendah dan curah hujan yang tinggi. Tanah ini juga termasuk dalam kelompok tanah mineral tua dengan karakteristik warna kemerahan atau kekuningan.

Warna dari tanah ini menjadi penanda tingkat kesuburan tanah tersebut, yang tergolong tanah yang kurang subur. Warna kuning atau merah pada tanah ini terjadi karena proses longgokan alumunium atau besi yang teroksidasi.

Berdasarkan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), tanah podsolik yang berwarna merah kuning ini merupakan bagian dari kelompok tanah Ultisol. Tanah Ultisol sendiri merupakan jenis tanah yang sudah mengalami pencucian atau sudah dicuci saat iklim subtropis atau iklim tropis.

Ciri-Ciri Tanah Podsolik

Semua tanah yang ada di permukaan bumi pastinya memiliki ciri atau karakteristik sendiri sesuai dengan tingkatannya dan membedakannya dengan jenis tanah lain. Tanah Podsolik memiliki ciri-ciri fisik yang yang bisa membedakannya dengan jenis tanah lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri tanah podsolik yang harus Anda ketahui untuk lebih mengenali jenis tanah yang satu ini, yaitu:

1. Daya Penyimpanan Unsur Hara Rendah
Setiap tanah memiliki karakteristik dapat menyimpan unsur hara di dalamnya. Yang membedakan adalah seberapa besar kemampuan atau daya simpannya. Semakin tinggi daya simpan unsur haranya, maka akan membuat tanah tersebut semakin subur. Nah, Tanah Podsolik ini memiliki daya simpan unsur hara yang cenderung rendah akibat kandungan lempung yang memiliki aktivitas rendah pula.


2. Unsur Basa Rendah
Selain daya penyimpanan unsur hara yang rendah, tanah Podsolik juga memiliki kejenuhan terhadap unsur basa, seperti Mg, Ca dan K yang juga rendah. Hal ini menyebabkan jenis tanah podsolik cenderung kurang cocok untuk ditanami jenis tanaman satu musim.

3. Daya Simpan Air Rendah
Tanah podsolik tidak hanya memiliki daya simpan unsur hara rendah serta unsur basa yang rendah saja, jenis tanah ini juga merupakan jenis tanah dengan daya simpan air yang relatif rendah. Hal ini karena kandungan lempung di dalam tanah ini yang bersifat tidak menyerap air. Karena itu, tanah podsolik ini juga cenderung lebih mudah mengalami kekeringan.

4. Kadar Bahan Organik di dalam Tanah Relatif Rendah
Jika dibandingkan dengan jenis tanah lain, tanah podsolik memiliki kandungan bahan organik yang relatif lebih rendah. Bukannya tidak ada sama sekali, tanah podsolik ini tetap memiliki kandungan bahan organik namun dalam jumlah sedikit.

Selain itu, kandungan bahan organiknya pun hanya terdapat di bagian atas atau permukaan tanah saja. Inilah yang membuat tanah ini tidak bisa ditanami dengan berbagai jenis tanaman, terutama jenis tanaman musiman.

Dengan mengetahui karakteristik atau ciri-ciri tanah podsolok diatas, maka manusia bisa mengetahui bagaimana memanfaatkan tanah podsolik dengan tepat. Untuk memudahkan mengigatnya, di bawah ini disajikan ringkasan karakteristik Tanah Podsolik dalam bentuk tabel.

ParameterKarakteristik
Tekstur Tekstur berpasir dan berlempung
Sifat Sifatnya mudah basah
proses pencucian Mengalami proses pencucian oleh air hujan
pH tanah pH tanah relatif rendah
Asal bahan induk Bahan induknya berasal dari batuan yang mengandung silika tinggi
zona iklim Berada pada zona iklim basah dengan curah hujan tinggi antara 2500-3000 mm/tahun
Kandungan unsur Terdapat kandungan besi dan aluminium yang tinggi
Pemanfaatan Bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan perkebunan atau persawahan

Pemanfaatan Tanah Podsolik

Mengetahui ciri dan karakteristik satu jenis tanah akan membuat Anda bisa mengetahui manfaat dari jenis tanah tersebut atau bagaimana memanfaatkannya. Hal ini jugalah yang bisa dipelajari dengan mengetahui karakteristik tanah podsolik.

Jika melihat dari ciri dan karakteristiknya, tanah Podsolik ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai pemanfaatan, seperti pada beberapa pemanfaatan tanah podsolik berikut ini:

1. Untuk Pertanian
Mempertimbangkan Karakter tanah podsolik yang dijelaskan sebelumnya, memang jenis tanah ini tidak dipertimbangkan untuk pertanian. Namun karena keterbatasan lahan saat ini, tanah podsolik pun bisa dimanfaatkan untuk pertanian namun harus ditambahkan pupuk untuk memperbaiki kondisi tanahnya.

Pupuk yang digunakan pun harus pupuk organik karena jenis pupuk organik ini memiliki kemampuan memperbaiki struktur tanah. Penggunaan pupuk organik akan membantu memperbaiki dan menjaga keseimbangan tanah podsolik.

Untuk kebutuhan pertanian atau perkebunan, jenis tanaman yang bisa ditanam di tanah podsolik ini antara lain adalah pohon kelapa, karet, kelapa sawit, jambu mete dan beberapa jenis tanaman lainnya. Karena unsur hara yang hanya ada di permukaan tanah, biasanya tanah jenis ini bisa dimanfaatkan untuk menanam jenis tumbuhan dengan akar yang tidak masuk ke dalam.

2. Untuk Membuat Karya Seni
Jenis tanah Podsolik juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan karya seni. Hal ini karena tanah ini memiliki kandungan lempung yang cenderung mudah dibentuk. Beberapa karya seni yang terbuat dari tanah ini misalnya patung atau jenis dekorasi ruangan lainnya.

3. Sebagai Habitat Hewan dan Makhluk Hidup Lain
Secara umum, tanah adalah habitat atau tempat hidup bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Begitu pula dengan tanah podsolik ini. Meskipun memiliki kemampuan menyimpan unsur hara dan air yang sedikit, tanah jenis ini juga tetap bisa menjadi habitat hidup bagi beberapa jenis hewan atau makhluk hidup lain.

4. Untuk Kebutuhan Industri
Beberapa jenis tanah juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan industri. Biasanya tanah dimanfaatkan untuk pembuatan genting, batu bata, keramik dan kebutuhan industri lainnya. Begitu pula dengan tanah podsolik ini. Tanah yang berwarna merah dan kuning ini cocok untuk dimanfaatkan dalam Industri pembuatan beberapa barang yang menggunakan bahan dasar tanah.

Persebaran Tanah Podsolik di Indonesia

Indonesia adalah dengan yang kaya akan keanekaragaman hayati, begitu pula tanah. Beragam jenis tanah tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Persebaran ini jugalah yang menentukan ciri dan karakteristik tanah sehingga membuatnya berbeda antara satu jenis tanah dengan jenis tanah lainnya.

Untuk jenis tanah podsolik ini biasanya ditemukan di kawasan pegunungan. Persebarannya adalah di pegunungan di daerah Jawa Barat, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua.

Demikian tadi penjelasan dan informasi lengkap tentang tanah podsolik, mulai dari pengertian, ciri karakteristik, pemanfaatan, dan persebarannya. Dengan mengetahui informasi lengkap tentang tanah dan berbagai manfaat yang bisa diambil dari jenis tanah tersebut, diharapkan bisa menyadarkan manusia untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan termasuk kelestarian tanah jenis ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel