Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Negara Yunani [+Gambar Peta Lengkap]

profil yunani
Yunani (Greece), sebuah negara yang terkenal dengan kisah dewa dan dewi, terletak di Semenanjung Balkan berada di bagian tenggara Benua Eropa. Dibalik kisah yang melegenda dari Yunani, negara ini juga mengalami sejarah panjang sebelum terbentuk menjadi negara merdeka seperti saat ini. Negara yang juga dikenal dengan nama Greece ini beribukota di Athena. Ada banyak fakta menarik yang bisa dipelajari dari negara ini. Karena itu berikut adalah informasi lengkap tentang negara Yunani.

Sejarah Negara Yunani

Sejarah Negara Yunani disebut-sebut merupakan cikal bakal kebudayaan barat yang dikenal saat ini. Beberapa sumber sejarah juga menyebutkan jika Yunani inilah sumber pertama kali kebudayaan Eropa. Kebudayaan itu muncul dimulai dari peradaban Cycladic, dilanjutkan dengan peradaban Minoan dan kemudian peradaban Mycenaean Greece.

Masa Yunani Kuno

Berbicara tentang sejarah negara Yunani, tidak bisa dilepaskan dari sejarah Yunani Kuno. Peradaban Yunani Kuno merupakan peradaban yang tergolong sangat maju dalam berbagai bidang. Peradaban ini awalnya terbentuk karena gelombang imigrasi dari suku-suku yang datang ke daratan Yunani. Letak geografis Yunani dianggap sangat strategis yang kemudian membuat banyak pelabuhan di negara ini.

Periode Klasik dan Yunani Romawi

Dimulai pada periode klasik di abad ke 500 SM, Yunani masih berupa daerah-daerah kecil yang terdiri dari bentuk internasional dan internal. Daerah yang terkenal pada waktu itu adalah Athena, Sparta dan Thebes. Kemudian pada abad ke 4SM, berbagai daerah di Yunani kemudian membentuk sebuah aliansi yang dipimpin oleh Alexander Agung.

Tahun 146SM, aliansi tersebut kemudian jatuh ke tangan bangsa Romawi. Tahun 330 ibukota untuk negara bagian Romawi didirikan di daerah baru, bernama Roma Baru atau Konstatinopel. Para ahli sejarah memilih menamai periode ini dengan nama Bizantium, tujuannya adalah untuk membedakan periode Romawi menjadi dua bagian. Pada periode kedua inilah terjadi perubahan dari Yunani klasik ke dunia masyarakat barat yang modern dan kristen.

Kekuasaan dan Kemerdekaan atas Ottoman

Berlanjut ke tahun 1453 dimana ibukota Yunani harus jatuh ke tangan Turki. Sejak itu bangsa Yunani berada di bawah kekuasaan Ottoman selama kurang lebih 400 tahun. Pada masa ini, agama, bahasa dan identitas asli bangsa Yunani tetap dipertahankan dengan kuat. Hasilnya adalah banyaknya revolusi yang terjadi meskipun belum sampai pada kemerdekaan.

Tahun 1821 tepatnya pada tanggal 25 Maret, bangsa Yunani melakukan pemberontakan kembali. Kali ini akhirnya mencapai keberhasilan hingga membuat Yunani mendapatkan kemerdekaannya dari Ottoman. Kemerdekaan ini diperoleh melalui London Protocol tepat pada tanggal 3 Februari 1830. Meskipun begitu, hari nasional Yunani ditetapkan pada 25 Maret 1821 ketika pemberontakan Yunani atas Kekaisaran Ottoman pecah.

Perang Dunia II dan Republik Yunani

Berlanjut ke masa Perang Dunia II, Italia berhasil menyerang Yunani tepatnya pada tahun 1940. Satu tahun kemudian, di tahun 1941 hingga 1944 Yunani diduduki oleh Jerman. Sejarah pembentukan negara yang dikenal dengan nama Greece ini tak berhenti sampai disitu.

Melalui pemilihan demokratis dan referendum di tahun 1975, Yunani secara resmi meninggalkan sistem pemerintahan Monarki untuk membentuk negara dengan sistem Republik Parlementer. Sejak saat itu, sistem pemerintahan Yunani memiliki Kepala Negara Presiden dan kepala pemerintahannya Perdana Menteri.

Geografi Yunani

peta negara yunani
Gambar Peta Yunani

Kondisi geografi Negara Yunani sedikit banyak dipengaruhi oleh letaknya, baik itu secara geografis atau astronomis. Penjelasan kondisi geografi Yunani berikut ini akan memberikan gambaran lebih kepada Anda tentang negara yang masuk dalam benua Eropa ini.

Letak Astronomis dan Geografis

Kondisi geografis sebuah negara tak bisa dilepaskan dari pengaruh letak astronomis dan geografisnya. Secara astronomis, Yunani berada di garis 34° - 42°LU dan di garis bujur 19° - 30°BT. Termasuk sebagai negara kepulauan, Yunani memiliki banyak Pulau kecil dengan karakteristik berbeda. Secara Geografis, Negara Yunani juga berbatasan langsung dengan beberapa negara serta bentang alam lain.
Utara : Bulgaria, Albania, Republik Makedonia
Selatan : Laut Tengah (Laut Mediterania)
Timur : Turki, Laut Aegea
Barat : Laut Ionia
Luas wilayah Negara Yunani ini adalah 131.957 km² dengan jumlah penduduk sekitar 10.768.477 jiwa berdasarkan data di tahun 2017.

Kondisi Iklim Yunani

Kondisi iklim di Yunani juga tak bisa dilepaskan dari letak geografis negara itu sendiri. Yunani sendiri memiliki iklim Mediterania. Karakteristik kondisi iklim ini adalah musim panasnya yang sangat hangat serta musim dingin yang cenderung lebih dingin di beberapa daerah seperti di daerah pegunungan.

Berbagai daerah di Yunani juga mengalami kondisi iklim yang berbeda-beda. Berikut ini adalah kondisi iklim yang bisa ditemukan di seluruh penjuru Yunani:
  • Yunani bagian utara: kondisi iklim di daerah ini bisa membeku ketika musim dingin serta musim panas yang lembab. Beberapa bagian di Yunani utara memiliki kondisi iklim yang relatif sejuk di musim dingin dan kering di musim panas.
  • Yunani bagian selatan: pada wilayah Yunani bagian selatan, kondisi iklimnya adalah hangat di hampir sepanjang tahun. Ini bisa dilihat misalnya di daerah Athena yang memiliki suhu rata-rata 10°C di bulan Januari dan 28°C di bulan Juli.
  • Thessaloniki: Tak jauh berbeda, di daerah Thessaloniki juga memiliki kondisi suhu cukup hangat. Suhu paling rendahnya hanya mencapai 5°C dan paling tinggi adalah 27°C.

Bentang Alam

Sudah sedikit dijelaskan sebelumnya bahwa kondisi geografi Yunani sebagian besar merupakan berbentuk pegunungan. Secara garis besar, negara Yunani berada di lokasi yang strategis, yaitu berada di persimpangan Eropa, Asia dan Afrika. Yunani terletak di garis pantai yang sangat menjorok serta memiliki banyak sekali pulau. Yunani juga dinobatkan sebagai negara dengan garis pantai terpanjang ke-11 di dunia dengan panjang garis pantainya adalah 13.676km.

Beralih ke bentang alam yang dimiliki oleh negara Yunani, bentang alamnya sebesar 80% merupakan pegunungan atau bukit. Karena kondisi inilah yang menjadikan Yunani menjadi negara dengan banyak gunung di Eropa. Salah satu gunung yang terkenal di Yunani adalah Gunung Olympus. Gunung inilah yang terkenal dalam mitologi kuno tempat dewa-dewa Yunani tinggal. Gunung ini memiliki puncak Mytikas dengan ketinggian 2.918 meter.

Di bagian barat Yunani, terdapat sejumlah danau serta lahan basah yang masih didominasi oleh pegunungan Pindus. Pindus yang merupakan kepanjangan dari Dinaric Alps ini memiliki ketinggian hingga mencapai 2.637 meter yang berada di Gunung Smolikas. Gunung ini juga menjadi gunung tertinggi kedua yang ada di Yunani.

Rentang Pindus ini masih terus berlanjut hingga melalui pusat Peloponnese, kemudian melintasi pulau-pulau Kythera dan Antikythera. Rentang itu kemudian menemukan jalannya ke bagian barat daya Aegean, tepatnya di Pulau Kreta. Disinilah rentang itu akhirnya berakhir.

Pindus ini memiliki ciri puncak yang tinggi dan curam, dibedah oleh ngarai serta berbagai jenis lanskap karstik lain. Salah satu yang cukup dikenal adalah The Vikos George yang merupakan bagian dari Taman Nasional Vikos-Aoos di kisaran Pindus. Ngarai ini terdapat dalam Guiness World Record sebagai ngarai terdalam.

Ekonomi Negara Yunani

Selanjutnya beralih ke segi ekonomi. Dari aspek ekonomi, Yunani termasuk ke dalam kelompok negara maju. Pendapatan Domestik Bruto Yunani bisa menyentuh angka US$ 299,5 miliar dengan pendapatan per kapitanya US$ 27.800. Sektor utama yang mendukung dan memiliki peran besar dalam perekonomian di Yunani adalah di bidang pariwisata. Hal ini dibuktikan dengan sebesar hampir 18% pendapatan produk domestik bruto Yunani merupakan dari sektor pariwisata.

Tidak hanya pariwisata, perekonomian Yunani juga didukung oleh industri-industri yang berjalan di negara ini. Beberapa jenis industri yang berjalan di negara ini antara lain industri pengolah makanan dan tembakau, industri tekstil, Industri pengolah logam, industri kimia, dan industri pertambangan dan minyak.

Sebagai negara maju, Yunani memiliki standar hidup yang tinggi. Saat ini Yunani menempati posisi ke 24 dalam daftar indeks pembangunan manusia serta berada di posisi 22 dalam daftar indeks kualitas hidup manusia versi the economist. Beberapa waktu belakangan, kebijakan fiskal di Negara Yunani semakin diperketat dengan adanya kebijakan yang memasukkan Yunani ke dalam zona Euro. Karena kebijakan inilah perekonomian Yunani dianggap terus mengalami peningkatan.

Sayangnya, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, Yunani masih harus mengimpornya dari negara lain. Impor tenaga kerja yang dilakukan oleh Yunani kebanyakan berasal dari negara-negara Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur dan Pakistan. Karena adanya impor tenaga kerja inilah populasi imigran yang termasuk tenaga kerja ini, saat ini sudah berjumlah setidaknya 10% dari total penduduk Yunani.

Yunani juga mengalami tantangan dalam bidang perekonomian. Tantangan utama yang saat ini harus dihadapi Yunani adalah pengangguran, banyaknya perusahaan negara yang berubah menjadi perusahaan swasta, efisiensi birokratik dan pajak.

Politik dan Pemerintahan Yunani

Negara Yunani memiliki bentuk pemerintahan Republik parlementer dengan sistem pemerintahan parlementer. Karena menerapkan bentuk pemerintahan Republik parlementer ini, maka terdapat perbedaan peran antara kepala negara dan kepala pemerintahan yang berbeda. Peran kepala negara Yunani dipegang oleh presiden. Sedangkan kepala pemerintahan dijalankan oleh perdana menteri.

Kekuasaan legislatif Yunani yang dipegang oleh parlemen atau yang dikenal dengan Vouli merupakan sebuah badan unicameral. Badan ini terdiri atas 300 deputi yang mana deputi ini dipilih Langsung melalui pemungutan suara yang dilaksanakan secara umum. Pemungutan atau pemilihan parlemen ini dilakukan setiap 4 tahun sekali.

Berbeda dengan presiden yang dipilih oleh parlemen dengan m asa jabatan 5 tahun dan bisa menjabat maksimal sebanyak 2 kali masa jabatan. Presiden memiliki peran dan kekuasaan tertentu serta tidak berhak atas kekuasaan tertentu. Inilah sistem politik yang diterapkan di Yunani.

Sama seperti negara-negara lain di dunia, Yunani juga menjalin hubungan luar negeri aktif. Hal ini terbukti dengan bergabungnya Yunani dalam keanggotaan PBB dan juga masuk ke dalam lembaga-lembaga khusus lain yang masih di bawah naungan PBB. Seperti misalnya Nato, OECD, dab Uni Eropa.

Demografi Yunani

Berdasarkan data yang diperoleh dari sensus di tahun 2001, populasi pendukung Yunani saat ini mencapai 10.964.020 jiwa. Jumlah ini tersebar sebanyak 58% di kawasan perkotaan dan 28% tinggal di daerah pedesaan. Populasi terbesarnya berada di dua kota, yaitu di Athena dan Tesaloniki. Populasi penduduk di Yunani cenderung terus berkembang. Namun, negara ini juga masih mengalami masalah demografis serius.

Masalah demografi yang pernah dialami Yunani seperti misalnya tingginya tingkat kematian yang tergolong lebih besar dibandingkan angka kelahirannya. Saat ini, Yunani menjadi negara tujuan imigran sehingga tak heran jika banyak ditemukan penduduk dari berbagai negara disini. Imigran yang menetap di Yunani saat ini bisa mencapai jumlah 1 juta orang. Sebanyak 65% imigran tersebut berasal dari Albania, yang justru banyak mengundang konflik.

Berdasarkan konstitusi yang dianut di negara Yunani, setiap penduduk bebas menganut agama yang diyakininya. Negara ini bahkan juga menjamin keamanan dan mendapatkan perlindungan terhadap setiap orang yang tinggal disini atas kepercayaan yang diyakininya. Yang lebih menarik, pemerintah Yunani tidak secara spesifik menyimpan data statistik terhadap kelompok agama. Bahkan, dalam sensus yang dilakukan juga tidak menyebutkan tentang keagamaan.

Meskipun begitu, data yang didapat dari Departemen Luar Negeri AS menyebutkan jika 97% penduduk Yunani mengidentifikasi diri sebagai Ortodoks Timur. Jejak pendapat juga pernah dilakukan oleh Eurostat-Eurobarometer di tahun 2010. Hasilnya menyebutkan jika 79% penduduk Yunani mempercayai adanya Tuhan.

Sumber lain menyebutkan sebesar 15% penduduk Yunani menggambarkan dirinya sebagai 'sangat religius' dan merupakan angka tertinggi diantara negara-negara lain di Eropa. Survei juga menyebutkan jika ada sebesar 3,5% penduduk Yunani yang tidak pernah menghadiri gereja. Angka ini tergolong lebih kecil dibandingkan negara Polandia dan Republik Ceko.

Seni dan Budaya Yunani

seni budaya yunani
Jika membicarakan tentang budaya Yunani tentu tidak bisa dilepaskan dari mitologi Yunani yang sudah terkenal di seluruh dunia. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kebudayaan Yunani dianggap sebagai dasar dari kebudayaan modern barat dan merupakan kebudayaan tertua di dunia.

Filsafat

Selain dikenal dengan sebutan negeri para dewa berkat mitologi Yunani yang sangat terkenal hingga saat ini, Yunani juga terkenal sebagai negerinya para filsuf. Hal ini dikarenakan kebanyakan tokoh dunia dalam bidang filsafat serta ilmu pengetahuan adalah tokoh-tokoh yang berasal dari negeri para dewa ini. Seperti misalnya tokoh Phytagoras, Socrates, Aristoteles, Archimedes hingga Plato. Semua tokoh ini bukanlah tokoh asing dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan filsafat dunia.

Sastra

Tak hanya dikenal dengan tokoh-tokoh ilmu pengetahuan dan filsuf, Yunani juga terkenal dengan karya sastranya, bahkan hingga saat ini. Beberapa diantaranya adalah Illiyas dan Odysse. Kedua karya sastra ini bercerita tentang kepahlawanan. Keduanya juga ditulis oleh sastrawan yang sama, yaitu Homerus pada sekitar abad ke 8 sebelum masehi.

Illiyas bercerita tentang peperangan yang terjadi selama 51 hari antara Yunani dan Troya. Ada pula karya sastra berjudil Heroditus yang juga menceritakan tentang peperangan namun peperangan Persia. Tulisan ini dianggap sebagai tulisan yang dibuat berdasarkan fakta yang benar-benar terjadi.

Kebudayaan Yunani Kuno

Kebudayaan Yunani memang tidak bisa dilepaskan dari peran kebudayaan Yunani Kuno. Kebudayaan kuno ini dihasilkan dari percampuran antara bangsa Achean dan bangsa Akaia yang merupakan bangsa asli yang mendiami Yunani. Dari percampuran inilah kemudian terlahir kebudayaan Yunani Kuno yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kebudayaan selanjutnya.

Budaya Yunani Kuno yang terkenal adalah menyembah dewa dewi. Dalam kebudayaan ini, dewa yang dianggap terbesar adalah Zeus yang merupakan penguasa langit dan bumi. Zeus dipercaya bertahta di bukit Olympus. Karena itu tak heran jika di bukit ini terdapat kuil bernama kuil Zeus. Athena yang merupakan ibukota Yunani juga diambil dari salah satu nama dewa mitologi Yunani.

Selain kuil Zeus, masih ada banyak peninggalan kebudayaan Yunani Kuno yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Seperti bangunan-bangunan bersejarah di Yunani yang terkenal diantaranya kuil Acropolis dan Parthenon. Peninggalan tersebut menjadi bukti bahwa kebudayaan Yunani Kuno pada masa itu sudah sangat berkembang.

Demikian penjelasan lengkap tentang Negara Yunani, mulai dari sejarah, bentuk pemerintahan, perekonomian hingga peninggalan kebudayaan. Dengan penjelasan profil negara di atas akan memberikan informasi lebih tentang negara Yunani yang terkenal sebagai cikal bakal kebudayaan modern saat ini.