Profil Negara Irak [+Gambar Peta Lengkap]

profil negara irak
Irak (Iraq) merupakan salah satu negara di dunia yang terletak di kawasan Timur Tengah atau tepatnya di Asia Barat Daya. Dalam sejarah, negara Irak juga dikenal dengan nama lainnya yang cukup terkenal yaitu Mesopotamia. Negara ini juga dikenal dengan julukan Negeri 1001 malam. Menjadi bagian dari negara Timur Tengah yang cukup populer, profil negara Irak cukup menarik untuk diikuti mulai dari sejarah, budaya, geografi, ekonomi, hingga politik dan pemerintahannya.

Sejarah Negara Irak

Irak termasuk negara berkembang yang kaya akan sejarah. Berikut ini adalah sejarah lengkap dari Irak:

Etimologi Nama Irak

Ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai sejarah nama Irak sendiri. Pendapat yang pertama menyatakan bahwa nama Irak berasal dari kota Uruk atau Erech yang ada di masa Kerajaan Sumer. Pendapat selanjutnya menyatakan, Irak berasal dari bahasa Aram yang memiliki arti tanah sepanjang tepian sungai.

Ada pendapat lain yang menyatakan bahwa Irak merupakan sebuah rujukan untuk akar pohon palma yang memang tumbuh banyak di negara ini. Selain itu, di bawah Dinasti Sassanid Persia, terdapat wilayah yang disebut Erak Arabi yang ditujukan pada wilayah barat daya Kekaisaran Persia yang saat ini menjadi wilayah Irak Selatan. Al-Iraq merupakan sebutan orang Arab untuk daerah ini sejak abad ke 6.

Sejarah Kuno

Dalam sejarahnya, Irak dikenal sebagai Mesopotamia yang dalam bahasa Yunani berarti diantara dua sungai. Daerah ini menjadi kelahiran peradaban pertama seperti budaya Sumeria, Akkadia, Babilonia dan Asyur. Budaya-budaya tersebut sangat berpengaruh dan mulai meluas ke daerah tetangga sejak 5000 SM.

Peradaban dan budaya tersebut menghasilkan tulisan tertua dan kemudian menjadi bagian dari ilmu pengetahuan, hukum, filsafat, matematika yang pertama. Karena hal tersebut wilayah ini kemudian dijadikan pusat dari Buaian Peradaban. Pada zamannya, peradaban Mesopotamia kuno memang mendominasi peradaban lainnya.

Wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Kekaisaran Persia yang dipimpin oleh Koresy Agung sejak abad ke 6 SM. Hal tersebut berlangsung selama hampir 4 abad setelah kemudian ditaklukkan oleh Alexander Agung. Suku Parthia yang merupakan suku bangsa Iran dari Asia Tengah kemudian merebut wilayah ini. Selanjutnya kekuasaan diambil oleh Dinasti Sassanid hingga abad ke 7, kekuasaan tersebut berlangsung selama 9 abad.

Islam kemudian mulai menyebar pada awal abad ke 7. Ali bin Abi Thalib yang merupakan sepupu sekaligus menantu nabi Muhammad kemudian memindahkan ibu kota menjadi Kufah fi Al-Iraq. Selanjutnya Bani Umayyah mulai menguasai wilayah Irak pada abad ke 7. Selama 5 abad, baghdad yang merupakan ibukota Khilafah Abbasiyah menjadi kota utama bagi Arab dan Islam.

Kesultanan Utsmaniyah

Baghdad dihancurkan oleh bangsa Mongol pada sekitar tahun 1258. Selanjutnya pada tahun 1535, Kesultanan Utsmaniyah mengambil alih Baghdad dari tangan Persia. Namun pada tahun 1509, Kesultanan Utsmaniyah harus kehilangan Baghdad karena kalah dari Dinasti Safavid Persia.

Kesultanan Utsmaniyah mampu mengambilnya kembali 123 tahun setelahnya yaitu pada tahun 1632. Kekuasaan tersebut berlangsung lama hingga Perang Dunia I dimana saat itu Kesultanan Utsmaniyah berada bersama Blok Sentral dan Kekaisaran Jerman.

Geografi Irak

peta negara irak
Gambar Peta Irak.

Berada di wilayah Timur Tengah, membuat geografi negara Irak tidak jauh berbeda dari kebanyakan negara Timur Tengah lain. Misalnya seperti kenampakan alam hingga iklim yang tidak jauh berbeda. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah geografi dari negara Irak:

Letak dan Batas Wilayah

Secara astronomis, posisi dari negara Irak berada di antara 29°LU - 38°LU dan 39°BT - 49°BT. Sedangkan luas wilayah dari negara ini yaitu 437.072 km2 atau sama dengan 168.754 sq mi. Luas tersebut menjadikan negara Irak sebagai negara terbesar ke-58 di dunia. Irak memiliki luas yang hampir sebanding dengan wilayah negara bagian Amerika Serikat yaitu California. Namun masih agak lebih besar dari negara lain di Amerika yaitu Paraguay.

Di bagian selatan, Irak berbatasan dengan beberapa negara Arab seperti Kuwait dan Arab Saudi. Untuk sebelah Baratnya, Irak berbatasan dengan Yordania. Sedangkan di sebelah Barat Laut dengan Suriah, dan di sebelah Utara dengan Turki. Pada sebelah Timur, Irak berbatasan dengan negara Iran.

Lihat juga profil negara Iran yang merupakan salah satu negara berbatasan dengan Irak.

Kenampakan Alam

Sama halnya dengan negara Timur Tengah lainnya, sebagian besar dari wilayah Irak berupa padang pasir. Namun di sekitar Sungai Tigris dan Sungai Eufrat terdapat daratan aluvial yang hijau dan juga subur. Sedangkan di bagian Utara dari Irak, kebanyakan terdiri dari pegunungan. Di wilayah tersebut juga terdapat titik tertinggi Irak yaitu yang berada di Chekha Dar dengan ketinggian hingga 3.611 m atau 11.847 ft.

Negara Irak juga memiliki garis pantai di sepanjang Teluk Persia namun ukurannya cukup kecil yaitu 58 km atau 36 mil. Dahulu juga pernah ada rawa yang terletak di dekat pantai dan sepanjang Shatt Al-Arab. Namun pada tahun 1990-an rawa tersebut mulai menghilang karena banyak dikeringkan.

Kondisi Iklim

Mayoritas wilayah yang ada di negara Irak memiliki iklim kering dengan pengaruh subtropis. Pada musim panas, suhu yang ada di negara ini bisa mencapai angka 40 derajat celcius atau 104 derajat fahrenheit. Bahkan terkadang suhu tersebut bisa mencapai angka lebih tinggi yaitu 48 derajat celcius atau 118,4 derajat fahrenheit.

Sedangkan pada musim dingin, suhu di Irak juga masih tetap tinggi yaitu berkisar pada angka 21 derajat celcius atau 69,8 derajat fahrenheit. Untuk suhu maksimal di musim dingin yaitu 15 hingga 19 derajat celcius atau 59 hingga 66,2 derajat fahrenheit. Namun pada malam hari, suhu yang ada di musim dingin bisa lebih dingin yaitu sekitar 2 hingga 5 derajat celcius atau 35,6 hingga 41 derajat fahrenheit.

Sebagian besar wilayah di Irak memiliki curah hujan yang rendah yaitu sekitar 250 mm per tahunnya. Curah hujan maksimum biasanya terjadi di musim dingin. Hujan di musim panas sangat jarang bahkan bisa dibilang tidak pernah terjadi kecuali di ujung utara Irak. Musim dingin dengan salju yang besar terjadi di daerah pegunungan utara, bahkan terkadang bisa menyebabkan banjir.

Ekonomi Negara Irak

Bidang perekonomian negara Irak cukup baik. Irak bahkan menjadi salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi dunia pada satu dekade terakhir ini. Pertumbuhan ekonomi Irak di tahun 2016 yaitu sebesar 11%. Sedangkan Pendapatan Domestik Bruto yang dimiliki yaitu sebesar US $ 652,3 miliar.

Irak mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi karena harga minyak yang terus naik. Selain itu, stabilitas keamanan dan keuangan juga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Irak. Negara Irak memiliki pendapatan per kapita yang cukup tinggi yaitu sekitar US$ 17.200. Sama seperti negara Timur Tengah lain, minyak bumi menjadi tulang punggung perekonomian negara Irak.

Meskipun begitu, Irak masih memiliki industri lain yang juga dapat diandalkan seperti tekstil, produk-produk kimia, pengolahan makanan, bahan-bahan konstruksi, serta pengolahan logam dan pupuk. Namun tetap yang utama adalah hasil bumi berupa minyak bumi.

Politik dan Pemerintahan Irak

Irak merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan berupa Republik Federal Parlementer. Kepala negara merupakan presiden yang dipilih tidak langsung oleh DPR Irak dengan masa jabatan selama 4 tahun. Mantan presiden yang pernah menjabat bisa dipilih kembali. Sedangkan untuk kepala pemerintahannya yaitu Perdana Menteri. Berikut ini selengkapnya mengenai politik dan pemerintahan yang ada di negara Irak:

Sistem Pemerintahan

Pemerintahan Federal Irak didefinisikan berdasar pada konstitusi irak sebagai republik federal parlementer, demokratis, dan islamis. Pemerintahan di negara Irak terdiri dari beberapa lembaga diataranya yaitu legislatif, eksekutif, yudikatif, dan komisi independen. Lembaga eksekutif Iran yaitu perdana menteri, presiden, dan kabinet menteri. Lembaga legislatif yaitu majelis perwakilan Irak.

Sedangkan lembaga yudikatif yaitu Mahkamah Kasasi, Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, dan lembaga Federal. Komisi independen dari negara ini diawasi oleh Majelis Perwakilan. Komisi ini terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Komisi Tinggi untuk Hak Asasi Manusia, dan Komisi Integritas.

Wilayah Irak juga dibagi berdasarkan pembagian administratif menjadi wilayah dan kegubernuran. Wilayah dan kegubernuran memiliki daerah otonom yang cukup luas. Khusus untuk wilayah, pemerintah pusat memberikan kewenangan tambahan untuk mengatur pasukan keamanan internal misalnya seperti pasukan keamanan, polisi, dan penjaga. Terakhir kali dilakukan pemilihan daerah untuk kegubernuran yaitu pada 31 Januari 2009.

Pemilihan Umum

Pada tanggal 30 Januari 2005 diadakan pemilihan untuk Majelis Nasional Irak. Majelis ini dibentuk sesuai amanat undang-undang transisi yang ada di negara Irak. Tugas dari Majelis Nasional Irak adalah untuk merancang konstitusi Irak yang baru dan menjalankan fungsi legislatif hingga konstitusi baru mulai dijalankan.

Setelah konstitusi Irak diratifikasi, pemilihan umum dilakukan lagi pada tanggal 15 Desember 2005. Pemilihan umum tersebut bertujuan untuk memilih 275 anggota Majelis Perwakilan Irak. Sistem yang digunakan pada pemilihan umum ini adalah sistem daftar, dimana pemilih dapat melakukan pemilihan dari daftar dan koalisi. Ada sebanyak 230 kursi yang disebar untuk 18 kegubernuran.

Pemilihan parlemen Irak baru kemudian dilakukan 5 tahun kemudian yaitu pada 7 Maret 2010. Pemilihan umum ini akan menentukan 325 Majelis Perwakilan Irak yang kemudian bertugas untuk memilih Presiden dan Perdana Menteri. Pemilu di tahun 2010 ini dimenangkan oleh Gerakan Nasional Irak yang dipimpin oleh Ayad Allawi. Gerakan Nasional Irak pada saat itu meraih 91 kursi.

Selanjutnya pemilihan parlemen Irak diadakan kembali pada tanggal 30 April 2014. Pemilihan umum ini dilakukan untuk memilih 328 anggota Majelis Perwakilan yang bertugas untuk menentukan Perdana Menteri dan Presiden Irak.

Hubungan Luar Negeri

Irak termasuk negara yang aktif bergabung dengan organisasi Internasional. Irak menjadi salah satu anggota PBB dan anggota beberapa lembaga internasional yang berada di bawah PBB. Irak bergabung dengan beberapa lembaga internasional seperti ICAO, IBRD, IAEA, ILO, IFAD, IMO, IMF, UNCTAD, UNIDO, UNESCO, WHO, UNWTO, WMO, WIPO, serta WTO.

Tidak hanya itu saja, Irak juga menjadi salah satu negara OPEC, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Irak termasuk negara yang aktif di kancah internasional.

Demografi Irak

Berikut ini adalah demografi dari negara Irak:

Penduduk

Pada tahun 2016, diperkirakan total penduduk Irak yaitu 37.202.527 jiwa. Populasi tersebut meningkat pesat karena pada tahun 1878, penduduk diperkirakan hanya 2 juta jiwa saja. Pada tahun 2013, populasi penduduk Irak yaitu sebanyak 35 juta jiwa. Angka kelahiran di negara ini terbilang cukup tinggi yaitu 30,4 bayi per 1000 penduduk. Angka tersebut merupakan estimasi pada tahun 2017.

Bahasa

Bahasa resmi negara Irak ada dua yaitu bahasa Arab dan bahasa Kurdi. Namun beberapa daerah juga memiliki bahasa resminya sendiri misalnya seperti bahasa Asiria dan bahasa Turkmen yang menjadi bahasa resmi daerah yang ditinggali oleh orang Asiria dan Turkmen. Bahasa lain seperti bahasa Persia dan bahasa Armenia terkadang juga diucapkan namun tidak terlalu sering. Sedangkan untuk bahasa Inggris merupakan bahasa bangsa barat yang terbilang umum diucapkan.

Etnis dan Agama

Memang sebagian besar penduduk Irak merupakan bangsa Arab dan Kurdi sehingga kedua bahasa tersebut menjadi bahasa resmi di negara ini. Kelompok lain yang juga menjadi penduduk di Irak selain Asiria dan Turkmen adalah orang Persia dan Armenia yang kemungkinan merupakan keturunan budaya Mesopotamia kuno. Namun jumlah kedua etnis tersebut sangat kecil dibandingkan dengan etnis Arab dan Kurdi. Berikut ini merupakan komposisi etnis yang ada di Irak:
  1. Arab (75-80%
  2. Kurdi (15-20%)
  3. Asiria, Turkmen, dan lain-lain (5%)

Menurut kebanyakan sumber, agama mayoritas yang dianut penduduk Irak sama dengan negara Timur Tengah lain yaitu Islam. Hampir 97% penduduk Irak menganut agama Islam, sedangkan 3% diantaranya menganut agama lain salah satunya yaitu Kristen.

Seni dan Budaya Irak

Berikut ini merupakan budaya yang ada di Irak:

Bentuk Budaya Dagang

Irak dibagi menjadi lima daerah budaya yaitu Arab Islam Sunni di bagian tengah sekitar Baghdad, Kurdi di utara yang berpusat di Arbil, Arab Islam Syiah di selatan yang berpusat di Basra, sekelompok penduduk kristen di utara, dan sekelompok penduduk yang berpindah-pindah. Barter dan pasar merupakan bentuk perdagangan yang paling sering dilakukan.

Musik

Musik di Irak terbilang maju. Bahkan Irak dikenal karena alat musik bernama rebab dan oud yang mirip dengan lute. Beberapa bintang terkenal yang berasal dari Irak adalah Munir Bashir dan Ahmed Mukhtar. Sedangkan stasiun radio yang paling populer di Irak adalah Suara Pemuda. Ada banyak jenis musik yang dimainkan mulai dari hip hop, rock barat, dan juga pop.

Namun, semua musik tersebut harus diimpor dari Yordania karena sanksi ekonomi Internasional. Ada satu lagi bintang pop Arab yang hidup di pengasingan yaitu Kazem al Saher. Salah satu lagunya dilarang karena mengandung kata yang terlalu keras yaitu lagu Ladghat E-Hayya.

Olahraga

Negara Irak sudah tampil di Asian Games yaitu pesta olahraga terbesar se-Asia sejak tahun 1974. Namun Irak belum berhasil mendulang medali pada setiap perhelatan yang diikuti. Irak sempat absen di Asian Games 1990 dan 1998, namun setelahnya tidak pernah absen lagi.

Itulah profil negara Irak yang merupakan salah satu negara Timur Tengah yang terletak di Asia Barat Daya. Ada banyak pengetahuan baru yang bisa Anda dapatkan dengan membaca profil negara dengan julukan negeri 1001 malam ini.

Posting Komentar