Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelaskan Apa itu Abu Vulkanik?

Sebelum menjawab pengertian abu vulkanik, paling tidak kita harus mengetahui sumber abu vulkanik. Abu vulkanik atau biasa disebut dengan volcanic ash berasal dari letusan gunung berapi. Selama letusan terjadi, gunung berapi akan mengeluarkan lava dan pecahan-pecahan material, baik yang berukuran kecil maupun besar. Nah, yang menjadi abu vulkanik adalah pecahan-pecahan material tersebut yang terdorong keluar oleh kekuatan besar pada saat gunung berapi mengalami erupsi. Muncul pertanyaan jelaskan apa itu abu vulkanik?

Jawaban
Abu vulkanik adalah material berupa batuan, mineral, dan pecahan kaca vulkanik berukuran kurang dari 2 mm yang keluar dari lubang (kepundan) gunung api pada saat erupsi. Abu vulkanik tersusun oleh pecahan batuan yang terlempar keluar selama letusan terjadi.

Lemparan ini dapat terjadi akibat kekuatan daya dorong gas vulkanik dalam tubuh gunung berapi. Sifat fisik abu vulkanik yaitu mempunyai kekerasan 5 skala mohs, partikelnya berbentuk tidak teratur, bagian tepinya bergerigi, dan tajam, dan memiliki struktur vesikuler (banyak rongga).

Penjelasan Tambahan
Dengan sifat fisik yang demikian menjadikan abu vulkanik sebagai sebuah bahan yang abrasif dan berbahaya bagi manusia, seperti dapat mempengaruhi kesehatan (iritasi mata dan gangguan pernapasan), dapat merusak jendela pesawat terbang, dan menyebabkan keausan pada peralatan yang aktif bergerak. Hal inilah yang biasa disebut dengan dampak abu vulkanik yang negatif.

Selain dampak negatif, sebenarnya abu vulkanik juga bermanfaat bagi manusia. Manfaat abu vulkanik didasarkan pada salah satunya adalah kehadiran mineral yang terkandung di dalamnya sangat penting bagi kesuburan tanah. Kandungan mineral dalam abu vulkanik yang berguna bagi tanah seperti mangan, magnesium, zat besi, selenium dan seng.

Referensi
- Volcanic Ash (Heiken dan Wohletz; 1985)
- Fine ash content of explosive eruptions (Rose dan Durant; 2009)