Struktur Bumi - Hai sobat geologinesia, artikel yang kamu baca saat ini adalah tentang Struktur Bumi Menurut Perspektif Geologi. Tujuan kam...
#3 Senyawa Hidrokarbon Paling Utama yang Penting Diketahui

#3 Senyawa Hidrokarbon Paling Utama yang Penting Diketahui

Sejatinya di bumi terdapat berbagai macam jenis senyawa yang tersedia secara alami. Senyawa-senyawa ini juga berperan dalam keberlangsungan hidup organisme yang ada di bumi. Misalnya senyawa O2 atau dikenal dengan istilah Oksigen. Senyawa ini merupakan salah satu senyawa yang paling bermanfaat bagi kehidupan organisme. Sebab O2 berperan langsung dalam proses pernapasan berbagai organisme yang ada. Selain O2 juga terdapat senyawa lainnya yang  juga memiliki peran penting dalam kehidupan di bumi, yaitu Hidrokarbon. Lalu apa sebenarnya senyawa Hidrokarbon ini dan serta bagaimana manfaatnya dalam kehidupan organisme, khususnya manusia.

Hidrokarbon merupakan salah satu jenis senyawa kimia paling sederhana. Senyawa ini terdiri atas dua unsur kimiawi yaitu Hidrogen dan Carbon. Senyawa ini dianggap sebagai sumber energi utama yang ada di permukaan bumi.  Selain itu, Hidrokarbon dalam bentuk padat sering digunakan untuk proses pembentukan aspal. Dahulu Hidrokarbon juga digunakan sebagai komponen senyawa dalam proses pembuatan produk semprot anti nyamuk. Namun kini hal itu telah dihentikan, sebab reaksi dari senyawa tersebut dapat mengakibatkan menipisnya lapisan Ozon di atmosfer. Apabila itu terjadi, maka sinar matahari akan langsung terpapar ke bumi tanpa adanya penghalang. Dengan demikian kehidupan organisme yang ada di bumi berada dalam ancaman bahaya. Khususnya manusia, maka sinar tersebut dapat memberikan efek timbulnya kanker kulit.

Jika dilihat dari jenis rantainya, maka senyawa ini dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Alisiklik, Aromatik, dan Alifatik. Senyawa Alisiklik dan Aromatic merupakan Hidrokarbon yang memiliki jenis rantai berbentuk seperti cincin. Sementara Alfiatik merupakan hidrokarbon dengan jenis rantai terbuka. Di samping itu, senyawa Hidrokarbon ini juga dapat dibedakan berdasarkan jenis ikatan antar atomnya. Berdasarkan aspek ikatan terebut, Hidrokarbon dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Alkana, Alkena, dan Alkuna.

1. Alkana

Alkana adalah senyawa Hidrokarbon yang memiliki rantai C dengan jenis ikatan kovalen tunggal. Alkana juga dikenal sebagai salah satu jenis Hidrokarbon jenuh, karena atom C tidak memiliki ikatan rangkap dan membuat atom H mengalami jumlah yang maksimal. Selain itu, Alkana juga memiliki beberapa karakteristik, diantaranya sulit untuk bereaksi dengan senyawa lainnya.

Kemudian jenis Hidrokarbon ini juga disebut sebagai salah satu golongan parafin, karena memiliki sedikit daya affinitas. Alkana juga diketahui memiliki sifat yang mudah larut, apabila dilarutkan dengan pelarut non polar. Senyawa hidrokarbon ini juga merupakan salah satu sumber gas utama di alam. Sehingga perannya di alam juga sangat dibutuhkan.

Alkana memiliki struktur rumus umum berupa CnH2n+2. Alkana  memiliki beberapa penting bagi kehidupan di bumi, diantaranya ialah sebagai bahan bakar dalam bentuk Gas Elpiji, Solar, dan Bensin. Senyawa ini juga sering dimanfaatkan sebagai bahan pelarut dalam perindustrian. Kemudian juga termasuk salah satu senyawa yang digunakan dalam proses dry cleaning. Selain sebagai pelarut, alkana juga dijadikan sebagai bahan dasar dalam proses sintesis senyawa-senyawa lainnya, seperti Alkohol dan Asam cuka.

2. Alkena

Senyawa Hidrokarbon berikutnya adalah Alkena. Senyawa satu ini tergolong ke dalam jenis hidrokarbon tak jenuh dan terdiri atas 1 ikatan rangkap dua. Alkena memiliki beberapa karakteristik umum, diantaranya memiliki sifat fisiologis aktif. Bahkan dengan sifatnya itu, Alkena dimanfaatkan sebagai bahan dalam proses pembuatan obat tidur. Alkena sendiri merupakan zat berbentuk gas yang tidak berwarna, serta memiliki buah yang mudah dikenali. Alkena dapat dijumpai pada proses cracking hasil tambang, misalnya batu bara.

Senyawa ini memiliki struktur rumus umum berupa CnH2n. Dalam kehidupan manusia, Alkena sering dimanfaatkan sebagai obat bius. Hal itu dapat dilakukan dengan meracik Alkena dengan senyawa lainnya yaitu O2 (Oksigen). Selain itu, Alkena juga diketahui dapat berperan dalam proses pematangan buah-buahan. Sementara dalam dunia perindustrian, senyawa ini dimanfaatkan untuk proses sintesis plastik, karet, dan juga alkohol.

3. Alkuna

Jenis senyawa Hidrokarbon terakhir ialah dikenal dengan nama Alkuna. Senyawa satu ini termasuk ke dalam jenis Hidrokarbon tak jenuh dan terdiri atas 1 ikatan rangkap tiga. Secara umum Alkuna memiliki karakteristik yang sama dengan senyawa Alkena. Akan tetapi, senyawa ini dikenal lebih aktif dari senyawa Alkena tersebut. Alkuna memiliki struktur rumus umum berupa CnH2n-2. Dalam kehidupan manusia sering dimanfaatkan dalam proses pengelasan, baik pengelasan besi maupun baja. Selain itu, senyawa ini diketahui juga mampu digunakan sebagai bahan dasar untuk mensintesis senyawa lainnya.

Itulah tadi beberapa informasi terkait senyawa Hidrokarbon. Senyawa ini terdiri atas beberapa jenis yaitu Alkana, Alkena, dan Alkuna. Masing-masing jenis senyawa tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Untuk itu, perlu kiranya manusia memanfaatkan senyawa-senyawa ini dengan arif dan bijaksana. Sehingga mereka terus dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. Akhirnya, semoga beberapa informasi tadi dapat menambah wawasan Anda seputar senyawa-senyawa kimia yang ada di bumi, khususnya Hidrokarbon.
Baca selengkapnya »
Peta Negara Meksiko Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Peta Negara Meksiko Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Dalam peta dunia, negara Meksiko terletak di benua Amerika atau lebih khususnya di Amerika Selatan dengan ibukota Mexico City. Luas Wilayah Meksiko sekitar 1,964,375.00 km2 dimana 1.04% (20,430.00 km2) terdiri atas perairan dan 1,943,945.00 km2 merupakan daratan.

Gambar peta negara Meksiko lengkap yang diberikan dibawah ini dalam resolusi kecil, untuk melihat tampilan peta Meksiko dengan jelas maka anda dapat mengklik gambar tersebut.

Peta Meksiko

Peta Meksiko
Gambar Peta Meksiko.

Berdasarkan peta Meksiko diatas maka secara umum dapat diketahui batas wilayah negara Meksiko yaitu sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara: Berbatasan dengan negara Amerika Serikat
  2. Sebelah Timur: Dibatasi oleh Selat Meksiko
  3. Sebelah Selatan-Barat: Dibatasi oleh Samudera Pasifik, Belize, dan Honduras

Kota Penting di Meksiko

Beberapa kota penting dan besar di Meksiko diantaranya adalah Mexico, Acapulco, Campeche, Cancun, Celaya, Chihuahua, Poza Rica, Progreso, Chilpancingo, Ciudad Madero, Monclova, Monterrey, Ciudad Victoria, Colima, Compeche, Cordoba, Cuernavaca, Delicias, Guadalajara, Guadalupe, Hermosillo, Heroica Nogales, Hidalgo del Parral, Irapuato, Leon, Loreto, Los Mochis, Matamoros, Maxicali, Mazatlan, Merida, Minatitlan, Guanajuato, Guaymas, Netzahualcoyotl, Nogales, Durango, Ensenada, Gomez Palacio, Nuevo Laredo, Oaxaca, Puebla, Puerto Vallarta, Reynosa, Rosarito, Ciudad Mante, Ciudad Obregon, Saltillo, San Luis Potosi, San Quintin, Santa Rosalia, Tampico, Aguascalientes, Cabo San Lucas, Tapachula, Tepic, Jalapa, La Paz, Lazaro Cardenas, Tiaxcala, Tijuana, Toluca, Torreon, Tulancingo, Tuxla Gutierrez, Ciudad del Carmen, Ciudad Juarez, Salamanca, Salina Cruz, Veracruz, Zacatecas and Zamora.

Sumber Daya Alam Meksiko

Sumber daya alam unggulan di Meksiko yang dapat dieksploitasi meliputi cadangan bahan bakar fosil yang meliputi minyak bumi dan gas alam. Beberapa sumber daya logam negara ini adalah perak, tembaga, emas, timbal dan seng. Kayu juga merupakan sumber daya alam penting bagi Meksiko.
Baca selengkapnya »
#7 Bagian-Bagian Matahari dan Fungsinya

#7 Bagian-Bagian Matahari dan Fungsinya

Matahari merupakan sebuah sumber energi yang paling besar yang berhubungan dengan keberlangsungan hidup bumi. Energi matahari sudah menjadi salah satu hal wajib dalam kehidupan makhluk hidup di bumi. Tanpa adanya matahari, semua kehidupan di bumi akan musnah dan mati. Kenyataanya, matahari adalah sebuah bintang karena mendapatkan sinar panas dari dirinya sendiri. Sebagai bintang, matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan bumi sehingga keberadaan matahari seolah sangat besar dan sangat dekat dengan bumi dibandingkan dengan bintang-bintang pada malam hari. Matahari sesungguhnya terbagi dari beberapa lapisan layaknya bumi. Setiap bagian-bagian matahari memiliki fungsinya masing-masing.

Sebelum membahas keberadaan bagian-bagian matahari, matahari sendiri berbentuk seperti sebuah bola raksasa. Bola ini tidak mempunyai permukaan yang padat karena dibentuk dari medan magnet dan perpaduan aneka macam gas. Gas yang paling banyak mendominasi dalam matahari adalah hidrogen. Beberapa gas lain yang terkandung di dalam matahari adalah gas oksigen, gas karbon, gas neon, gas besi dan gas-gas yang lain. Matahari dapat mengeluarkan sinar dan energi karena adanya reaksi antara dua inti atom yang bergabung dan membentuk sebuah inti yang lebih besar. Inti inilah yang melepaskan energi membuat seolah matahari dan bintang bersinar-sinar. Reaksi ini pula yang selanjutnya disebut reaksi nuklir. Sehingga sebuah ledakan nuklir saja sudah bisa memporak porandakan bumi.

1. Bagian Inti Matahari

Matahari mempunyai sebuah inti yang berada pada bagian matahari yang paling dalam. Inti atau pusat matahari ini memiliki suhu kurang lebih 15 juta derajat celcius atau diatas 27.0000.0000 derajat F. Inti matahari menyimpan sumber energi matahari yang paling utama. Di dalam inti matahari terdapat neutron, proton dan elektron. Neutron adalah atom yang bermuatan netral. Proton adalah atom yang bermuatan positif. Sedangkan elektron adalah atom bermuatan negatif. Pembagian atom-atom menjadi beberapa bagian ini sebagai akibat dari suhu dan tekanan yang sangat tinggi. Reaksi nuklir juga terjadi di inti matahari. Inti matahari berada sekitar 502 ribu km di bawah permukaan matahari. Diameter inti matahari ini sekitar 386 ribu km.

2. Zona Radiasi

Bagian-bagian matahari yang selanjutnya adalah zona radiasi. Zona ini adalah sebuah zona yang menyelubungi matahari. Suhu yang dimiliki oleh lapisan ini mencapai dua juta hingga tujuh juta derajat celcius. Zona radiasi ini berfungsi untuk menjadi pendistribusi energi.

Energi yang sebelumnya terbentuk pada inti matahari selanjutnya diedarkan ke seluruh bagian permukaan matahari dengan memanfaatkan foton yang terkandung dalam lapisan ini. Foton sendiri adalah radiasi yang dihasilkan oleh reaksi antara Hidrogen dan Helium. Zona ini mengisi kurang lebih 45 persen dari keseluruhan radius matahari.

3. Zona Konvektif

Lapisan selanjutnya yang menjadi bagian-bagian matahari adalah zona konvektif. Zona ini berbeda dengan zona radiasi karena memiliki suhu yang lebih rendah dan sudah mulai menurun. Suhu luar yang dimiliki zona ini sekitar dua juta derajat celcius. Zona ini menempati hingga 30 persen dari keseluruhan radius matahari. Zona ini mengandung sebuah arus konveksi yang digunakan untuk membawa energi pada lapisan atmosfer bumi. Arus ini membawa foton lebih cepat dibandingkan dengan arus di dalam zona radiasi.

4. Photosphere

Photosphere adalah sebuah pemisah antara zona inti, zona radiasi dan juga zona konveksi. Bagian photosphere inilah yang dapat dilihat oleh mata manusia. SInar dan cahaya matahari yang diterima oleh bumi selanjutnya diradiasikan oleh lapisan photosphere. Lapisan ini merupakan bagian-bagian matahari yang memancarkan cahaya sangat kuat dan sebagian cahayanya bahkan sampai ke dalam bumi. Suhu yang dimiliki lapisan ini mencapai 6000 derajat celcius. Ketebalan lapisan photoshepere berkisar 500 km.

5. Chromosphere

Chromosphere merupakan sebuah lapisan yang letaknya berada di bagian atas photosphere. Suhu yang dimiliki lapisan ini mencapai 50 ribu derajat celcius. Lapisan ini berada di atas lapisan terdingin dari matahari. Radius dari chromosphere adalah 2000 km yang sebagian besarnya terdiri dari spectrum emisi cahaya dan juga jalur penyerapan. Pada saat terjadi gerhana matahari, barulah lapisan chromosphere ini akan terlihat oleh manusia. Pada saat gerhana matahari total, chromosphere akan terlihat sebagai cahaya kemerahan.

6. Korona

Korona merupakan lapisan terluas dari seluruh bagian matahari. Jika dihitung dengan perbandingan maka volume korona sendiri lebih luas dibandingkan dengan volume matahari. Temperatur yang dimiliki oleh rata-rata lapisan korona ini adalah 1 juta - 2 juta K. namun temperature ini sewaktu-waktu dapat berubah lebih panas bahkan sampai pada angka 8 juta - 20 juta K.

7. Heliosphere

Bagian-bagian matahari yang terakhir adalah heliosphere. Bagian ini berada di luar atmosfer matahari yang sangat tipis. Lapisan ini berisi plasma angin matahari.
Baca selengkapnya »
Peta Afrika Selatan Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Peta Afrika Selatan Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Dalam peta dunia, negara Afrika Selatan terletak di benua Afrika atau lebih tepatnya di Afrika bagian Selatan dengan ibukota Pretoria. Luas Wilayah Afrika Selatan sekitar 1,219,090.00 km2 dimana 0.38% (4,620.00 km2) terdiri atas perairan dan 1,214,470.00 km2 merupakan daratan.

Gambar peta negara Afrika Selatan lengkap yang diberikan dibawah ini dalam resolusi kecil, untuk melihat tampilan peta Afrika Selatan dengan jelas maka anda dapat mengklik gambar tersebut.

Peta Afrika Selatan

Peta Afrika Selatan
Gambar Peta Afrika Selatan.

Berdasarkan peta Afrika Selatan diatas maka secara umum dapat diketahui batas wilayah negara Afrika Selatan yaitu sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara: Berbatasan dengan negara Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique
  2. Sebelah Timur-Selatan: Dibatasi oleh Samudera Hindia
  3. Sebelah Barat: Dibatasi oleh Samudera Atlantik

Kota Penting di Afrika Selatan

Beberapa kota penting dan besar di Afrika Selatan diantaranya adalah Pretoria, Alexandria, Beaufort West, Bisho, De Aar, Dundee, Durban, East London, Golela, Hotazel, Klerksdorp, Knysna, Kroonstad, Ladysmith, Lephalale (Ellisras), Vereeniging, Vryburg, Witbank, Musina (Messina), Nelspruit, Nylstroom, Johannesburg, Kimberley, Pietermaritzburg, Polokwane (Pietersburg), Port Elizabeth, Port Nolloth, Richards Bay, Mokopane (Portgietersrus), Mosselbaai, Rustenburg, Port Shepstone, Queenstown, Saldanha, Sishen, Bloemfontein, Calvina, Cape Town, Lichtenburg, Mafikeng, Middelburg, Springbok, Standerton, Stanger, Swellendam, Ulundi, Umtata, Upington, Vanrhynsdorp dan Worcester.

Sumber Daya Alam Afrika Selatan

Sumber daya alam unggulan di Afrika Selatan yang dapat dieksploitasi meliputi Emas, kromium, antimon, batubara, bijih besi, mangan, nikel, fosfat, timah, uranium, berlian, permata, platina, tembaga, vanadium, garam, gas alam.
Baca selengkapnya »
Inilah Arti Ekosistem serta Komponen Penyusun dan Interaksi yang Terjadi di Dalamnya

Inilah Arti Ekosistem serta Komponen Penyusun dan Interaksi yang Terjadi di Dalamnya

Setiap makhluk hidup yang ada di bumi ini diciptakan untuk saling bergantung pada makhluk lainnya. Tidak ada yang bisa hidup sendiri untuk memenuhi kebutuhannya. Apalagi manusia, yang membutuhkan alam untuk hidup dan bertahan hidup. Manusia membutuhkan organisme lain yang berperan untuk menyediakan sumber makanan. Manusia juga tentu membutuhkan tempat untuk tinggal yang mana juga dihuni oleh organisme-organisme lain. Oleh karena itulah kemudian terbentuk adanya hubungan antara satu organisme dengan organisme lain maupun organisme dengan lingkungannya. Hubungan antar organisme yang saling mempengaruhi inilah yang merupakan arti ekosistem.

Secara istilah arti ekosistem adalah sebuah sistem yang terbentuk karena adanya hubungan ketergantungan yang timbal balik antara komponen biotik dan abiotik. Interaksi itulah yang kemudian membentuk sebuah habitat dan menyebabkan terciptanya sebuah ekosistem. Ekosistem ini terbentuk secara alami dan tanpa adanya campur tangan dari manusia. Alam yang membentuk ekosistem itu sendiri dan untuk membentuknya dibutuhkan waktu yang lama. Namun, ada juga yang terjadi karena adanya campur tangan manusia yang disebut sebagai ekosistem buatan.

Mempelajari tentang lingkungan tidak cukup hanya dengan mengetahui arti ekosistem saja. Segala sistem yang ada di dalamnya juga harus diperhatikan untuk tetap menjaga keberlangsungan sistem pada habitat tersebut. Dalam ekosistem sendiri, organisme yang ada di dalamnya berkembang bersama dengan lingkungan sebagai sebuah sistem. Karena terbentuk sebagai sistem maka organisme-organisme yang ada di dalamnya juga harus beradaptasi terhadap lingkungan fisik. Tak hanya itu, karena sistem ini bersifat timbal balik, begitu juga sebaliknya lingkungan fisik juga akan dipengaruhi oleh organisme.

Selanjutnya berkaitan dengan arti ekosistem yang merupakan hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik, dua hal terakhir ini tentu tidak bisa saling dipisahkan. Agar tercipta sebuah sistem yang saling menguntungkan, diperlukan adanya faktor biotik dan abiotik. Faktor biotik adalah komponen yang terdiri dari organisme hidup, sedangkan abiotik adalah komponen tak hidup yang berupa kondisi fisik maupun kimia yang dibutuhkan oleh organisme. Contoh dari komponen abiotik ini misalnya air, tanah, udara, iklim, topografi dan suhu. Interaksi dan hubungan timbal balik antara komponen-komponen inilah yang kemudian membentuk sistem yang disebut ekosistem. Ada berbagai interaksi yang bisa timbul dalam satu ekosistem, seperti beberapa interaksi di bawah ini.

1. Interaksi Antara Komponen Abiotik dan Biotik

Sebelumnya sudah dijelaskan dalam arti dari ekosistem yang merupakan sistem yang terjadi karena adanya interaksi atau hubungan antar komponen. Interaksi pertama yang terjadi adalah antara komponen abiotik dan biotik. Interaksi ini adalah interaksi yang paling bisa dilihat pengaruhnya.

Dalam interaksi ini mayoritas komponen biotik yang dipengaruhi oleh abiotik. Contoh paling sederhana adalah pertumbuhan tanaman yang sangat dipengaruhi oleh jenis tanah, jumlah cahaya yang didapatkan dan juga iklim dimana tanaman tersebut tumbuh. Dengan begitu, tumbuhan sebagai komponen biotik dipengaruhi oleh tanah, cahaya dan iklim yang merupakan komponen abiotik.

2. Interaksi Antar Organisme

Interaksi selanjutnya terjadi pada organisme. Pada dasarnya setiap organisme pasti akan melakukan interaksi dengan organisme lain. Namun, kemudian interaksi ini bisa dibedakan lagi menjadi beberapa jenis interaksi. Interaksi-interaksi ini bisa dalam bentuk hubungan yang netral atau tidak saling mengganggu, hubungan yang saling menguntungkan (mutualisme) dan hubungan mangsa-memangsa (predasi) serta beberapa interaksi lain. Setiap organisme dalam satu ekosistem bisa melakukan salah satu dari interaksi-interaksi tersebut. Interaksi yang terjadi bisa disebabkan karena beberapa organisme menempati habitat yang sama ataupun karena kebutuhan masing-masing organisme.

3. Interaksi Antar Populasi

Populasi yang merupakan kumpulan antar individu yang memiliki ciri-ciri yang sama atau individu dalam satu spesies yang sama. Interaksi antar individu dalam satu ekosistem bisa terjadi dalam bentuk alelopati dan juga kompetisi. Alelopati artinya interaksi yang saling menghambat sedangkan kompetisi adalah interaksi karena masing-masing populasi memiliki kepentingan yang sama. Pada interaksi terakhir ini bisa dijumpai dengan mudah, misalnya saat populasi kambing dan sapi di padang rumput yang berkompetisi untuk mendapatkan rumput.

Berbicara tentang sistem interaksi yang terjadi di alam, tentu tak bisa berhenti dengan hanya mengetahui tentang arti ekosistem saja.  Ekosistem yang merupakan sistem yang terjadi karena adanya interaksi sudah pasti memerlukan komponen pembentuk adanya interaksi tersebut. Komponen-komponen ini juga penting untuk dipelajari dalam kaitannya memahami ekosistem. Dengan adanya komponen pembentuk dan terjadi interaksi dari komponen-komponen tersebut, maka kemudian terbentuklah ekosistem.

Yang juga penting untuk diketahui dari ekosistem adalah adanya interaksi. Interaksi inilah yang membentuk adanya ekosistem. Dalam satu ekosistem ada banyak interaksi yang bisa timbul, baik antara komponen, organisme, populasi bahkan hingga komunitas. Dengan mengetahui berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya ekosistem tersebut, baik dari komponen penyusun hingga interaksi yang terjadi, maka Anda bisa memahami arti ekosistem dengan lebih baik.
Baca selengkapnya »
Peta Negara Italia Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Peta Negara Italia Lengkap dengan Kota, Sumber Daya Alam, Batas Wilayah dan Keterangan Gambar Lainnya

Dalam peta dunia, negara Italia terletak di benua Eropa atau lebih khususnya di Eropa Selatan dengan ibukota Roma. Luas Wilayah Italia sekitar 301,340.00 km2 dimana 2.39% (7,200.00 km2) terdiri atas perairan dan 294,140.00 km2 merupakan daratan.

Gambar peta negara Italia lengkap yang diberikan dibawah ini dalam resolusi kecil, untuk melihat tampilan peta Italia dengan jelas maka anda dapat mengklik gambar tersebut.

Peta Italia

Peta Italia
Gambar Peta Italia.

Berdasarkan peta Italia diatas maka secara umum dapat diketahui batas wilayah negara Italia yaitu sebagai berikut:

  1. Sebelah Utara-Timur: Berbatasan dengan negara Laut Adriatik, Swiss, Slovenia, Kroasia, Montenegro, Albania, Yunani
  2. Sebelah Barat-Selatan: Dibatasi oleh Laut Ligurian, Monako, Perancis, Andorra, Spanyol, Algeria, Tunisia, Malta.

Kota Penting di Italia

Beberapa kota penting dan besar di Italia diantaranya adalah Roma (Rome), Messina, Milano (Milan), Agrigento, Alessandria, Terni, Tirano, Rimini, Rovigo, Trapani, Arezzo, Palermo, Parma, Pavia, Ascoli Piceno, Belluno, Benevento, Bergamo, Bologna, Bolzano, Brescia, Brindisi, Caltanissetta, Caserta, Catania, Siena, Siracusa, Catanzaro, Chieti, Como, Treviso, Turin, Cosenza, Cremona, Cuneo, Enna, Ferrara, Frosinone, Gela, Genoa, Grosseto, Imperia, Asti, Avellino, Bari, Barletta, Isernia, La Spezia, Livorno, Lucca, Macerata, Mantova, Massa, Matera, Modena, Monza, Napoli (Naples), Novara, Otranto, Padova,  Perugia, Vercelli, Verona, Pesaro, Pescara, Venece, Vincenza, Pisa, Pistoia, Florence, Foggia, Forli, Placenza, Pordenone, Potenza, Prato, L'Aquila, Latina, Lecce, Ragusa, Ravenna, Salerno, Savona, Taranto, Ancona, Andria, Aosta, Tarviso, Teramo, Reggio di Calabria, Rieti, Trento, Udine, Varese dan Viterbo.

Sumber Daya Alam Italia

Sumber daya alam unggulan di Italia yang dapat dieksploitasi meliputi asbes, barit, fluorospar, merkuri, seng, feldspar, pirit serta belerang. Sumber daya bahan bakar yang potensial di Italia adalah batubara, gas alam dan cadangan minyak mentah. Berbagai sumber daya lainnya juga dapat ditemukan seperti potas, marmer, batu apung, ikan dan lahan garapan.
Baca selengkapnya »
#4 Manfaat Peta Bagi Manusia

#4 Manfaat Peta Bagi Manusia

Pada dasarnya Peta adalah gambaran muka bumi yang tertuang pada sebuah bidang datar dalam skala tertentu. Biasnya pada  gambaran tersebut terdapat simbol-simbol yang mengindikasikan suatu ciri tertentu pada wilayah permukaan bumi tersebut. Peta telah sejak lama digunakan oleh manusia dalam mendukung aktivitas yang dilakukannya. Benda satu sangat berkaitan erat dengan upaya penjelajahan suatu kawasan atau wilayah. Dengan adanya peta manusia dapat mengenali daerah yang akan mereka lalui. Lalu bagaimana sebenarnya manfaat Peta bagi kehidupan manusia ?

Peta memiliki syarat tersendiri agar benar-benar layak untuk digunakan. Adapun syarat Peta diantaranya adalah peta harus bersifat Conform dan Equidistance. Conform merupakan sifat peta yang dilihat dari aspek gambarnya. Gambar pada peta harus sinkron dengan wujud aslinya di lapangan. Kemudian peta harus bersifat Equidistance, artinya skala wilayah pada peta harus sama dengan jarak wilayah yang sebenarnya. Dengan demikian seseorang  akan dapat dengan tepat mencapai suatu wilayah yang ada peta tersebut.

Peta juga termasuk salah satu benda yang bersifat universal. Artinya benda ini dapat digunakan oleh siapa saja dan untuk hal apapun. Tentu saja penggunaan peta haruslah dilakukan untuk hal-hal yang positif. Misalnya dalam kajian lingkungan, perekonomian, maupun aspek sosial. Sehingga manfaatnya tidak hanya bisa dirasakan secara pribadi, namun juga dapat dirasakan oleh orang banyak. Untuk lebih jelasnya tentang kegunaan peta, berikut beberapa manfaat Peta bagi kehidupan manusia.

1. Mengetahui Jarak Suatu Wilayah

Manfaat Peta pertama bagi kehidupan manusia adalah dapat mengetahui jarak suatu wilayah dari wilayah lainnya. Sebagai diketahui, bahwa peta dibuat dengan skala tertentu dan skala tersebut dapat mewakili jarak yang sebenarnya. Dengan mengukur jarak suatu wilayah pada peta dan mengaitkan dengan skala peta itu sendiri, maka seseorang bisa mengetahui jarak asli dari wilayah tersebut. Sehingga seseorang dapat melakukan persiapan tertentu yang berguna untuk menempuh perjalanan dalam jarak yang telah diketahui sebelumnya.

2. Mengetahui Arah

Lazimnya sebuah peta akan mencantum arah mata angin yang meliputi arah Barat, Timur, Selatan, dan Utara. Dengan melihat arah mata angin pada peta, seseorang dapat mengetahui letak suatu kawasan dari kawasan lainnya. Misalnya Indonesia terletak di sebelah Selatan Filipina, Sulawesi terletak di sebelah timur Kalimantan, dan sebagainya.

3. Mengetahui Kondisi Lingkungan

Manfaat Peta berikutnya bagi manusia adalah mengetahui kondisi lingkungan suatu daerah tertentu. Misalnya jika pada kawasan daerah itu terdapat garis khatulistiwa, maka dapat dipastikan bahwa daerah itu memiliki iklim tropis. Selain itu, kondisi lingkungan suatu kawasan juga dapat dikenali dari warna kawasan tersebut pada peta. Misalnya, jika suatu kawasan memiliki warna hijau, maka kawasan tersebut merupakan dataran rendah. Jika berwarna cokelat, maka kawasan tersebut merupakan daerah pegunungan.

4. Menetapkan Lokasi Wirausaha

Manfaat Peta lainnya bagi kehidupan manusia adalah dapat membantu seseorang dalam menetapkan lokasi wirausaha yang akan ditekuni.  Misalnya jika ingin memulai usaha pertambakan, maka yang akan dibutuhkan adalah kawasan yang memiliki lokasi perairan. Dengan menggunakan peta, maka seseorang dapat melihat kawasan dengan perairan yang memadai untuk usaha pertambakan. Sehingga wirausaha yang akan ditekuni dapat berjalan secara optimal.

Itulah tadi beberapa manfaat dari peta bagi kehidupan manusia. Peta sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok sesuai dengan aspeknya. Misalnya dari aspek isi, peta digolongkan menjadi Peta Umum dan Peta Khusus. Peta Umum biasanya menggambarkan keseluruhan bentuk alam pada permukaan bumi. Peta jenis ini meliputi Peta Dunia, Peta Topografi, dan Peta Korografi. Sedangkan Peta Khusus adalah peta dari kondisi kawasan tertentu saja, sehingga penggunaannya pun juga terbatas.

Di samping itu, peta juga dapat dibedakan dari aspek bentuk dan skala yang dimilikinya. Berdasarkan aspek bentuknya, peta terdiri atas Peta digital, Peta Relief, dan Peta Datar. Peta digital biasanya dibuat dengan menggunakan sistem komputer dan software tertentu. Kemudian Peta relief merupakan jenis peta yang menggambarkan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya. Sementara peta data merupakan bentuk peta dengan bidang dua dimensi. Sedangkan berdasarkan skalanya, peta digolongkan menjadi Peta Kadaster (Skala 1:100/ 1:5.000), Peta skala besar (1:5.000/ 1:250.000), Peta skala menengah (1:250.000/ 1:500.000), dan Peta skala kecil (1:500.000/ 1:1.000.000).

Sejatinya semua jenis peta memiliki informasi penting terkait dengan kondisi wilayah yang sebenarnya. Biasanya informasi-informasi berbentuk simbol-simbol tertentu. Simbol yang digunakan dapat berupa simbol titik, garis, bidang, serta warna. Oleh karena itu, pengetahuan tentang simbol-simbol yang ada peta sangat penting untuk dimiliki. Sehingga manfaat dari peta itu sendiri benar-benar dapat dirasakan. Demikian beberapa informasi terkait manfaat Peta dan jenis-jenis peta yang ada di dunia. Semoga informasi-informasi di atas dapat berguna dalam menambah wawasan Anda seputar Peta itu sendiri.
Baca selengkapnya »
Beranda