Struktur Bumi - Hai sobat geologinesia, artikel yang kamu baca saat ini adalah tentang Struktur Bumi Menurut Perspektif Geologi. Tujuan kam...
Mengenal Sifat-Sifat Logam dan Manfaatnya

Mengenal Sifat-Sifat Logam dan Manfaatnya

Logam adalah salah satu unsur yang membentuk bumi. Ada banyak jenis logam yang bisa ditemukan di permukaan bumi ini. Berbagai jenis logam ini masing-masing tentu memiliki manfaat dan sifat yang berbeda. Sifat logam yang berbeda-beda inilah yang kemudian bisa memberikan manfaat yang beragam pula bagi manusia yang ingin memanfaatkannya.

Logam adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti metallon. Yang mana metallon ini merujuk pada salah satu unsur kimia yang bisa membentuk ion serta memiliki sifat-sifat tertentu yang melekat di dalamnya.

Sifat Logam yang Bisa Dimanfaatkan dalam Kehidupan
Logam memiliki sifat-sifat tertentu yang membedakannya dengan unsur lain seperti unsur non-logam misalnya. Sifat logam berbeda-beda dan bervariasi tergantung pada jenisnya. Namun ada beberapa sifat umum yang pasti dimiliki oleh setiap logam. Sifat-sifat tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

1. Kuat
Diantara beragam jenis logam yang bisa dijumpai, sifat logam yang pasti dimiliki oleh setiap logam adalah kuat. Semua jenis logam juga sama-sama berbentuk padat, kecuali satu jenis logam yang bernama raksa.

Sifat kuat pada logam pun bisa ditingkatkan dengan cara dicampur dengan jenis logam lain maupun dengan jenis non logam. Dengan mencampurkan logam dengan logam lain, maka akan diperoleh sifat logam baru yang nantinya bisa semakin memberikan manfaat bagi manusia.

2. Bersifat Konduktor Panas
Jika berbicara tentang logam tentu tak bisa dilepaskan dari sifatnya yang satu ini. Ya, sifat logam yang juga dimiliki oleh semua jenis logam adalah dapat menghantarkan panas (konduktor) dengan baik. Hal ini bisa disebabkan karena ketika pada salah satu bagian dari logam dipanaskan, maka elektron yang ada di dalam logam akan menerima energi panas tersebut.

Adanya energi tersebut kemudian juga mengakibatkan gerakan dan energi kinetik logam semakin bertambah cepat. Energi kinetik itu kemudian disalurkan kepada elektron lain. Inilah yang kemudian menyebabkan logam menjadi panas ketika salah satu bagiannya dipanaskan.

3. Bisa Ditempa dan Dibentuk
Berbicara tentang logam pasti tak bisa dilepaskan dari produk-produk yang terbuat dari logam. Produk-produk ini tercipta karena memanfaatkan sifat dari logam yang bisa ditempa sehingga memungkinkannya untuk dibentuk menjadi berbagai ragam bentuk.

Sifat bisa ditempa dan dibentuk ini bisa terjadi tergantung pada mudah tidaknya lapisan-lapisan pada atom menggelincir di atas lapisan atom yang lain. Semakin mudah lapisan-lapisan atom ini menggelincir, maka akan membuat logam tidak akan hancur saat dibentuk dengan cara ditempa.

4. Mengkilap
Hal lain yang menjadi ciri atau sifat logam adalah mengkilap jika terkena cahaya atau ketika digosok. Sifat mengkilap pada logam ini didapatkan karena cahaya matahari yang mengenai permukaan logam bisa memantulkan cahaya tersebut. Hal inilah yang membuat logam bisa mengkilap. Sifatnya yang mengkilap ini jugalah yang dimanfaatkan untuk membuat perhiasan dari beberapa jenis logam.

Itulah tadi beberapa sifat logam secara umum yang harus Anda ketahui. Banyaknya jenis logam yang bisa ditemukan di dunia ini tentu saja membuat sifat-sifat antar logam tersebut juga bervariasi. Belum lagi jika satu logam dicampurkan dengan jenis logam lain untuk membentuk logam baru, maka sudah pasti akan memberikan sifat baru pada logam tersebut.

Beberapa sifat dasar pada logam di atas jugalah yang kemudian dimanfaatkan untuk membuat beberapa produk dari logam yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Semoga informasi di atas bisa memberikan manfaat.
Baca selengkapnya »
Sebab dan Akibat Perbedaan Massa Jenis Minyak dan Air

Sebab dan Akibat Perbedaan Massa Jenis Minyak dan Air

Setiap partikel yang ada di bumi ini bisa dihitung baik berat atau massanya, maupun massa jenisnya. Massa jenis adalah hasil pengukuran yang didapatkan dari setiap satuan volume dari setiap benda. Dengan begitu setiap benda juga bisa diukur atau dihitung massa jenisnya, termasuk minyak. Menghitung massa jenis minyak juga sama dengan menghitung massa jenis benda lain.

Massa jenis setiap benda berbeda karena volume dan massanya juga berbeda. Massa jenis yang didapatkan dari pembagian antara massa total dan juga volume total akan membuat hasil massa jenis setiap benda berbeda berdasarkan besar volume dan massa totalnya. Cara yang sama juga berlaku jika ingin menghitung massa jenis minyak. Meskipun sama-sama berbentuk larutan atau berbentuk cair, namun massa jenis dari minyak akan sangat berbeda dengan massa jenis air. Nah, ada sebab akibat yang bisa ditimbulkan dari teori ini, yakni seperti yang dijelaskan di bawah ini.

1. Massa Jenis Minyak Lebih Kecil dari Air karena Massanya

Hal pertama yang menjadi poin dalam mempelajari massa jenis minyak adalah jumlah massa jenisnya yang lebih kecil dari massa jenis air. Seperti yang sudah disebutkan di atas, massa jenis adalah hasil pembagian antara massa total dengan volume total.

Nah, yang membuat kedua zat cair ini memiliki massa jenis yang berbeda adalah massanya juga berbeda. Berat total (massa) dari minyak lebih kecil jika dibandingkan dengan massa dari air. Maka dari itulah ketika dihitung, maka hasilnya, massa jenis air lebih besar dibanding massa jenis dari minyak.

2. Ruang Antar Partikel dan gerak Pertikel

Hal selanjutnya yang membuat massa jenis minyak dan air berbeda meskipun kedua zat tersebut termasuk dalam jenis zat yang sama adalah kerapatannya. Kerapatan dan gerak pertikel adalah ciri khas dari setiap benda. Dalam hal ini, bisa dikatakan jika minyak memiliki partikel dengan gerak yang lebih banyak jika dibandingkan dengan gerak partikel pada air.

Karena geraknya yang relatif lebih banyak inilah maka jumlah ruang kosong antar partikel juga semakin banyak sehingga kerapatannya semakin kecil. Inilah yang kemudian membuat massa jenis pada minyak menjadi lebih kecil dibandingkan massa jenis air.

3. Massa Jenis Minyak Lebih Kecil Menyebabkan Minyak tidak Bisa Bersatu dengan Air

Pernahkah Anda mencoba mencampurkan air dan minyak dalam satu wadah? Jika iya, Anda pasti tahu jika minyak tidak akan bisa bercampur dengan air meskipun diaduk sekalipun. Hal ini adalah akibat yang ditimbulkan dari perbedaan massa jenis dari minyak dan massa jenis air.

Dengan memanfaatkan prinsip massa jenis air yang mana menyebutkan jika massa jenis benda memiliki jumlah yang lebih kecil jika dibandingkan dengan massa jenis airnya, maka benda tersebut akan mengapung di permukaan air. Begitu pula yang terjadi pada minyak. Karena massa jenisnya lebih kecil, maka minyak akan terapung jika disatukan dengan air.

Dalam mempelajari ilmu pengetahuan, akan selalu ada sebab dan akibat yang bisa menghasilkan sebuah fenomena ataupun teori. Begitupun ketika mempelajari massa jenis pada setiap benda. Massa jenis setiap benda yang merupakan hasil pembagian dari massa dan volume bisa berbeda tergantung pada massa dari benda tersebut. Hal tersebutlah yang terjadi jika menghitung massa jenis minyak. Massa jenisnya akan berbeda dengan massa jenis air disebabkan karena beberapa faktor yang disebutkan di atas. Perbedaan massa jenis ini juga akan membawa akibat yakni membuat minyak jadi terapung ketika dicampur dengan air.
Baca selengkapnya »
Nikel Adalah Unsur Murni Bersifat Logam, Mari Mengenalnya!

Nikel Adalah Unsur Murni Bersifat Logam, Mari Mengenalnya!

Bumi ini tersusun dari berbagai macam unsur, salah satunya adalah nikel. Unsur-unsur kimia yang ada di bumi ini begitu banyak dengan peran dan fungsi masing-masing. Tak terkecuali nikel. Nikel adalah salah satu unsur kimia yang berbentuk logam metal dengan warna yang keperakan. Unsur kimia ini juga bisa ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia.

Bisa dibilang Nikel adalah elemen utama yang ada pada inti bumi. Unsur kimia dengan lambang Ni ini memang memiliki sifat yang keras tapi di lain sisi mudah dibentuk. Pada dasarnya, nikel yang benar-benar asli atau baru saja didapat dari tambang cenderung bersifat lembek dan juga gampang dibentuk. Namun untuk bisa mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, unsur kimia ini biasanya masih harus dicampur dengan bahan lain, seperti logam besi. Nikel sendiri memiliki manfaat yang begitu banyak dalam kehidupan manusia, apalagi jika sudah diolah menjadi produk, seperti beberapa manfaat berikut.

1. Campuran Membuat Stainless Steel

Satinless steel sudah bukan hal baru dalam kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang mudah dibentuk dan anti karat membuatnya menjadi bahan baku pembuatan berbagai produk. Banyak sekali perabotan yang terbuat dari bahan stainless steel ini. Namun kelebihan ini tidak akan bisa didapat tanpa adanya peran dari Nikel. Ya, Nikel adalah unsur campuran yang membuat besi biasa yang mudah berkarat jadi memiliki sifat anti korosi. Karena itulah kemudian tercipta stainless steel yang berasal dari campuran besi dan nikel.

2. Rangka Kendaraan Bermotor

Beberapa rangka kendaraan bermotor adalah produk lain yang bisa dihasilkan dari nikel ini. Bagian-bagian seperti velg, rangka, knalpot, bumper dan bagian-bagian kecil lainnya terbuat dari bahan campuran nikel. Tepatnya, Nikel adalah unsur campuran yang dikombinasikan dengan unsur krom untuk membuat produk-produk tersebut. Dengan adanya campuran Nikel, maka kualitas bagian-bagian kendaraan bermotor itu menjadi lebih baik karena tampilannya yang mengkilap dan tentu saja tahan karat.

3. Bahan Utama Pembuatan Koin

Anda pasti sudah tidak asing dengan mata uang koin. Ya, mata uang yang juga menjadi alat pembayaran yang sah ini juga dibuat dari bahan dasar Nikel. Bahan dasar pembuatan mata uang koin mendapat campuran dari Nikel untuk bisa mendapatkan bentuk koin yang dikenal saat ini. Nikel adalah unsur pembuat koin yang membuatnya nampak mengkilat dan mudah dibentuk. Karena itulah Nikel dipilih sebagai campuran dalam pembuatannya.

4. Menjadi Bahan Katalis

Manfaat lain dari unsur Nikel adalah bahan katalis. Salah satu yang memanfaatkan Nikel sebagai bahan katalis adalah dalam pembuatan minyak sayur. Nikel dengan sifat yang paling halus banyak dimanfaatkan sebagai bahan katalis minyak sayur. Dengan bantuan dari Nikel, maka minyak sayur akan mengalami proses hidrogenasi yang kemudian bisa membuat minyak sayur menjadi berbentuk padat.

Sebagai salah satu unsur kimia pembentuk bumi, Nikel adalah unsur yang bisa didapatkan dengan cukup mudah. Beberapa negara bahkan menjadi negara yang menghasilkan Nikel terbesar atau negara dengan sumber daya Nikel yang paling banyak. Dengan melimpahnya Nikel, maka tak heran jika manusia memanfaatkannya agar bisa memberi nilai guna yang lebih. Beberapa manfaat dari  Nikel bisa dilihat dari daftar di atas. Secara umum, unsur dengan nomor atom 28 ini digunakan sebagai campuran dari bahan metal lain untuk mendapatkan bahan yang lebih berkualitas. Hal tersebut karena unsur Nikel akan membuatnya lebih mengkilap dan tentunya anti korosi.
Baca selengkapnya »
Daftar Sungai Terpanjang di Benua Asia

Daftar Sungai Terpanjang di Benua Asia

Sungai adalah wilayah perairan di darat berbentuk memanjang yang mengalir secara terus menerus. Di dunia, ada banyak sungai yang terkenal panjang dan besar. Muara sungai dikenal dengan sebutan hilir, sementara sumber sungai adalah hulu. Di benua Asia, ada banyak sungai dengan panjang mencapai ribuan kilometer. Sungai terpanjang di asia memang tersebar di berbagai negara. Di Indonesia sendiri, sungai yang paling panjang adalah Sungai Kapuas.

Di belahan bumi terdapat sungai-sungai panjang yang indah. Selain itu, sungai juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai jalur kapal atau perahu untuk menyeberang ke daerah lain. Untuk Anda yang penasaran dimana saja sungai terpanjang di asia, dibawah ini adalah ulasan lengkapnya.

1. Sungai Yangtze, Cina

Sungai terpanjang di asia selanjutnya adalah Sungai Yangtze yang ada di negara Cina. Aliran sungai Yangtze memiliki panjang sampai dengan 6300 kilometer. Luar biasa panjang bukan? Muara sungai ini ada di Laut Cina Selatan. Sungai terpanjang ini juga dikenal dengan nama sungai Yangzi. Namun nama Yangtze adalah nama pertama yang didengar oleh orang-orang dari negara luar. Sehingga Yangtze lah nama yang digunakan untuk sungai panjang di Cina ini.

2. Sungai Huang Ho, China

Sungai Huang Ho adalah sungai kedua paling panjang yang ada di Cina. Sungai ini berada di Cina Utara. Huang Ho memiliki panjang aliran sampai dengan 5.464 kilometer. Muara sungai ini ada di Laut Bohai. Melihat panjang alirannya tersebut, tidak mengherankan jika Huang Ho masuk dalam jejeran sungai terpanjang di asia.

3. Sungai Mekong, Vietnam

Vietnam memiliki sungai yang sangat panjang. Sungai ini dikenal dengan nama Sungai Mekong. Saking panjangnya sungai ini melewati sampai dengan 6 negara yang ada di benua Asia, seperti Myanmar, Laos, Cina, Vietnam, Thailand dan Kamboja. Sungai Mekong memiliki panjang sekitar 4.350 sampai dengan 4.909 kilometer. Masing-masing negara yang dilewati memiliki nama tersendiri untuk menyebut Sungai Mekong. Muara sungai mekong ada di Laut Cina Selatan.


4. Sungai Lena

Sungai Lena memiliki panjang aliran sungai sampai dengan 4400 kilometer. Sungai ini berada di Negara Rusia yang ada masuk dalam Bagian Asia. Muara Sungai Lena adalah Laut Laptev yang kemudian mengalir di Samudera Arktik. Gunung Bakai adalah sumber Sungai Lena.

5. Sungai Irtysh

Sungai dengan aliran terpanjang selanjutnya adalah Sungai Irtysh. Sungai ini mengaliri 4 negara sekaligus yaitu China, kazakhstan, Mongolia dan Rusia. Dikenal sebagai salah satu sungai terpanjang yang ada di benua Asia, sungai Irtysh memiliki panjang aliran sebesar 4248 kilometer. Aliran sungai Irtysh akan bermuara pada Teluk Ob.

6. Sungai Brahmaputra, India

Sebagai salah satu sungai terbesar yang ada di Asia, Sungai Brahmaputra mempunyai panjang aliran sungai hingga 3848 km. Sungai ini memiliki aliran yang mengalir ke beberapa negara seperti Nepal, Bhutan, Bangladesh, dan India. Muara sungai Brahmaputra adalah Sungai Gangga. Sedangkan asal mula aliran sungainya adalah Pegunungan Himalaya yang adai di Tibet. Sekedar informasi, sebagian besar aliran air pada sungai Brahmaputra melewati negara India.

Sungai terpanjang yang ada di benua Asia, kebanyakan memang melewati beberapa negara. Sungai sendiri memiliki peranan yang cukup besar terhadap kehidupan manusia. Oleh karena itulah kenapa kebersihan dan kelestarian sungai harus tetap dijaga. Demikianlah ulasan terkait dengan negara mana saja yang memiliki sungai terpanjang di asia, semoga dapat menambah pengetahuan Anda.
Baca selengkapnya »
Ekosistem Hutan dan Komponen Penyusunnya

Ekosistem Hutan dan Komponen Penyusunnya

Ekosistem Hutan Indonesia

Indonesia adalah negara dengan wilayah yang cukup luas meliputi lautan dan dataran. Di dalamnya ada beragam komponen yang saling membutuhkan. Interaksi antara organisme dengan lingkungannya dinamakan dengan ekosistem. Salah satu tipe yang akan dibahas pada artikel ini adalah ekosistem hutan yang termasuk sub dataran.

Jenis hutan yang ada di negara ini pun beragam, secara umum berupa hutan hujan tropis bila dilihat dari musim dan letak geografisnya. Sayangnya saat ini keseimbangan di ekosistem tersebut mulai tidak stabil, baik karena faktor manusia maupun alam.

4 Komponen Utama Dalam Ekosistem Hutan

Lingkungan tempat makhluk hidup saling berinteraksi harus dijaga kedinamisannya. Hubungan antara dua atau lebih komponen yang ada di hutan dapat bersifat menguntungkan atau sebaliknya. Campur tangan dari manusia yang memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat pemukiman mulai mengganggu kehidupan organisme didalamnya.

Jika ekosistem hutan menjadi kurang stabil, akibatnya kehidupan organismenya tidak bisa berjalan lancar. Sebab itulah sangat penting untuk merawat kondisi hutan agar komponen yang ada di dalamnya bisa berkembang dengan baik. Keuntungan yang diperoleh manusia adalah dapat memaksimalkan pemanfaatan ekosistem tersebut. Adapun jenis komponen yang hidup di hutan antara lain:

1. Organisme Autotrof
Jenis komponen yang ada di ekosistem hutan ini mampu menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Ciri dari organisme tersebut adalah memiliki zat hijau daun atau klorofil. Dengan bantuan cahaya matahari, komponen Autotrof bisa mengolah makanan sendiri melalui proses fotosintesis.

Kedudukan dari organisme seperti pohon dan rerumputan ini sangatlah penting karena sebagai sumber makanan utama bagi komponen lainnya. Jaring-jaring makanan juga berlaku di ekosistem ini.

2. Organisme Heterotrof
Komponen ini tidak bisa membuat makanan sendiri dan menggantungkan hidupnya pada organisme lainnya. Sumber makanan berasal dari organisme autotorof. Contoh dari komponen heterotrof adalah jasad renik dan jamur.

Proses pengambilan makanan dengan cara menguraikan zat organik yang terdapat di hutan. Hasil dari penguraian tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat makanan dari kelompok ini.

3. Organisme Biotik
Dalam satu ekosistem hutan terdapat banyak komponen biotik yang menghuninya. Komponen ini terdiri dari kelompok makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan lain-lain. Secara kasat mata, organisme ini mendominasi lahan di hutan. Perannya sebagai produsen dan konsumen dalam jaring makanan membuat jumlahnya harus dijaga keseimbangnnya.

Bila tanaman yang tumbuh jumlahnya mengalami penyusutan, maka habitat binatang herbivora akan terancam karena pasokan makanan berkurang. Begitu juga bagi organisme karnivora juga tidak dapat bertahan hidup bila ekosistem tidak lagi dinamis.

4. Organisme Abiotik
Ekosistem hutan memiliki cakupan yang luas jika wilayahnya belum dipergunakan untuk kepentingan ekonomi. Selain terdiri dari organisme hidup, terdapat juga komponen abiotik yang juga berperan besar dalam terjadinya interaksi yang saling menguntungkan. Contoh dari komponen ini adalah cahaya, iklim, tanah, air, angin, dan lain sebagainya.

Tanpa adanya kelompok abiotik ini maka jenis organisme lainnya tidak bisa bertahan hidup. Kondisi iklim tropis di Indonesia yang memiliki curah hujan yang tinggi menjadikan kondisi tumbuhan yang ada di dalamnya dapat berkembang dengan baik.

Ekosistem hutan Indonesia terdiri dari beberapa komponen seperti yang disebutkan diatas. Masing-masing organisme berinteraksi dengan lingkungan membentuk ekosistem hutan yang fungsinya sangat penting sebagai paru-paru dunia. Hutan menjadi pemasok oksigen terbesar sehingga keseimbangannya harus tetap dijaga supaya pemanfaatannya bisa maksimal. Wilayahnya juga harus aman sebab ini menjadi habitat bagi beberapa organisme yang ada didalam ekosistem tersebut.
Baca selengkapnya »
Penjelasan Teori Pasang Surut Pada Pembentukan Tata Surya

Penjelasan Teori Pasang Surut Pada Pembentukan Tata Surya

Kajian Teori Pasang Surut

Banyak ahli yang berpendapat mengenai proses terbentuknya tata surya. Kajian mereka dituangkan dalam sebuah teori yang dihasilkan melalui penelitian ilmiah. Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah teori pasang surut. Selain itu ada juga kajian lainnya dengan pendapat yang berbeda seperti bintang kembar, nebula, dan awan debu.

Salah satu tujuan dari mempelajari ilmu astronomi adalah untuk menambah pengetahuan Anda mengenai sistem tata surya, khususnya mengenai pembentukan planet-planet. Proses terjadinya planet memang masih menjadi misteri hingga saat ini. Salah satu pendapat yang terus dikembangkan dan diperbaharui saat ini adalah teori pasang surut.

Teori Pasang Surut Menurut Beberapa Ahli

Menurut kajian ini pada mulanya alam semesta hanya ada matahari saja sementara komponen lainnya belum terbentuk. Terjadinya planet karena ada bagian matahari yang terlepas sebab pengaruh dari bintang yang melewatinya. Benda langit menjadi pendukung lahirnya planet dan anggota tata surya yang lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan beberapa pendapat ahli dan astronom berikut ini.

• Buffon
Teori pasang surut pertama kali dikemukakan oleh Buffon. Menurutnya tata surya terbentuk oleh material matahari yang bertebaran. Proses ini terjadi ketika bintang terbesar itu bertabrakan dengan komet sehingga materi yang ada didalamnya terpental keluar. Inilah yang menjadi asal muasal lahirnya bumi dan planet lainnya.

• James Jeans
Dalam teori pasang surut yang disimpulkan oleh Jeans mengemukakan bahwa tata surya terbentuk akibat adanya interaksi antara matahari dengan bintang yang melewatinya. Pada proses ini pasang surut yang ada di permukaan matahari sangat besar sehingga menyebabkan banyak material yang terpental keluar. Pecahan tersebut lambat laun akan menjadi gumpalan yang kemudian membentuk sebuah planet.

Pada tahapan yang lebih sempurna planet tersebut akan memiliki lintasan yang akan dikelilingi oleh satelit. Teori dari Jeans ini telah disempurnakan oleh dirinya sendiri dan mendapatkan perbaikan dari beberapa ilmuwan.

• Harold Jeffreys
Teori pasang surut dari James Jeans tidak lepas dari kriktikan para ilmuwan salah satunya adalah Jeffreys. Ia mempertanyakan tentang keberadaan bintang masif yang mendekati matahari. Menurutnya, bintang masif sangat jarang sehingga kemungkinan benda langit tersebut untuk berpapasan dengan matahari sangat kecil. Karena itulah patut dipertanyakan benarkah antariksa terjadi karena adanya interaksi antara kedua benda tersebut yang menyebabkan lapisan matahari terpental akibat gaya gravitasi dari bintang.

• Lyman Spitzer
Ilmuwan ini juga mengkritisi tentang teori pasang surut tata surya dari Jeans. Spitzer menanyakan tentang kemungkinan terbentuknya planet jupiter dengan membandingkan temperaturnya. Menurutnya jika teori yang dihasilkan oleh Jeans adalah benar, maka planet jupiter yang ada saat ini harusnya memiliki massa yang lebih besar bahkan mencapai 100 kali lipat. Meskipun teori ini memiliki banyak kekurangan, tetap saja menjadi salah satu bahan acuan untuk mengetahui proses terjadinya tata surya.

Secara umum terjadinya tata surya berdasarkan teori Jeans yang telah disempurnakan menyatakan bahwa antariksa hanya ada matahari sedangkan planet dan anggota lainnya belum tercipta. Proses terbentuknya planet diyakini karena adanya interaksi antara matahari dengan bintang yang melintas di dekatnya yang mengakibatkan terpentalnya beberapa bagian dari bintang terbesar tersebut. Semakin lama kondisinya akan memadat dan membentuk bulatan masif yang dinamakan planet.

Beberapa teori pasang surut yang disebutkan diatas merupakan sedikit dari kajian ilmiah yang dilakukan oleh ilmuwan. Masing-masing pendapat bisa Anda jadikan referensi untuk menambah pengetahuan mengenai proses terbentuknya antariksa dan planet bumi yang Anda huni saat ini.
Baca selengkapnya »
Manfaat Dataran Rendah di Indonesia

Manfaat Dataran Rendah di Indonesia

Pemanfaatan Dataran Rendah di Indonesia

Dampak dari permukaan bumi yang tidak rata menghasilkan relief yang cukup unik. Salah satu tipe lahan yang sering ditemui di Indonesia adalah dataran rendah. Sesuai dengan namanya, relief daerah ini memiliki karakter permukaan yang rata hingga cukup rata. Manfaat dataran rendah cukup luas, mulai dari dijadikannya sebagai tempat tinggal hingga bercocok tanam. Namun seiring dengan meningkatnya jumlah manusia, menjadikan area ini bertambah sempit. Lahan pertanian menjadi berkurang sehingga berdampak pada pasokan pangan di tanah air.

Semua jenis lahan yang ada di Indonesia memiliki fungsi yang berbeda. Dataran tinggi di puncak misalnya sering diolah menjadi perkebunan teh, kopi, dan lain-lain. Sementara pemanfaatan dataran rendah lebih tak terbatas hanya sebagai lahan bercocok tanam.

5 Manfaat Dataran Rendah Beserta Contohnya

Karena morfologinya yang cukup rata, daerah ini menyimpan banyak manfaat yang potensial dan sangat menguntungkan bagi masyarakat. Beberapa diantaranya adalah:

• Lahan Peternakan
Rumput yang tumbuh subur di dataran yang luas sangat cocok dijadikan tempat untuk membudidayakan binatang ternak. Contoh daerah yang banyak memanfaatkan dataran rendah ini antara lain seperti Maluku, Flores, Kalimantan, dan lain-lain. Jenis ternak yang dapat dikembangkan yaitu kambing, kuda, sapi, kerbau, dan sebagainya. Jadi masyarakat tidak perlu kesusahan mencari pakan sebab jenis rerumputan akan tumbuh subur di lahan tersebut.

• Sawah Irigasi
Secara umum jenis sawah ini sangat menggantungkan pada pengairan melalui waduk. Jadi pembagian air harus diperhatikan agar kondisi tanaman tidak mengalami kekeringan. Karena volume airnya sangat banyak, maka jenis tumbuhan seperti padi yang ditanam di dataran rendah dipastikan dapat berkembang baik. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini irigasi dapat dengan mudah dilakukan menggunakan mesin. Jadi lahan yang jauh dari waduk bisa tetap mendapatkan pengairan maksimal.

• Tanah Tegal
Petani juga menggunakan manfaat dataran rendah kering untuk menanam tanaman palawija seperti ketela, kacang, kedelai, dan lain-lain. Jenis tumbuhan tersebut memang tidak membutuhkan irigasi yang terlalu sering. Pengerjaannya hanya dilakukan pada musim hujan sementara pada saat kemarau lahannya dibiarkan saja. Tipe tanaman palawija sangat tahan terhadap berbagai kondisi meskipun pengairannya hanya bergantung pada air hujan saja.

• Sawah Tadah Hujan
Hampir sama dengan tanah tegal namun kondisi sawah ini lebih subur. Sistem pengairannya sangat bergantung pada air hujan. Penggunaan manfaat dataran rendah hanya dapat dilakukan selama musim hujan saja. Tanaman yang bisa beradaptasi dengan kondisi ini adalah padi dan jagung.

Petani harus memperhatikan dengan benar perhitungan waktunya agar tanaman tidak mengalami kekeringan. Karena kondisi musim yang kurang menentu akhir-akhir ini, membuat petani lebih memilih mengolah sawah dengan pengairan dari sungai ataupun waduk.

• Perkebunan
Jenis tanaman dan manfaat dataran rendah untuk perkebunan bergantung pada lokasinya. Jadi tidak semua daerah yang memiliki dataran rendah cocok dijadikan perkebunan. Kelapa sawit, tembakau, rami, dan tanaman lainnya hanya bisa ditumbuh di tempat tertentu saja. Jadi bila ingin mengembangkan usaha ini sebaiknya ketahui karakteristik tanahnya terlebih dahulu agar hasil kebun bisa melimpah. Hal yang perlu diketahui misalnya kandungan unsur hara, ph, dan juga tingkat kesuburan.

Manfaat dataran rendah sangat banyak bahkan menjadi lokasi yang padat penduduk. Masyarakat sekitar dapat menggunakannya untuk lahan pertanian hingga peternakan sesuai yang telah disebutkan diatas. Dataran ini sangat mudah diolah karena letaknya yang rata dengan permukaan bumi. Masing-masing daerah memiliki kontur dan karakteristik yang berbeda sehingga pemanfaatannya harus menyesuaikan kondisi tanah.
Baca selengkapnya »
Beranda