Ekosistem Darat | Komponen dan Macam-Macam Jenisnya

Apa itu Ekosistem Darat ?

Seperti yang diketahui bahwa bumi memiliki komponen-komponen dan lingkungan di dalamnya. Selama kehidupan masih ada, interaksi antara lingkungan dengan setiap makhluk hidup akan selalu ada sampai kapanpun. Interaksi yang dilakukan oleh makhluk hidup dengan sekitarnya dikenal dengan sebutan ekosistem.

Pada dasarnya, ada banyak jenis ekosistem di bumi. Namun secara keseluruhan, ekosistem dibagi menjadi dua tipe yakni ekosistem perairan dan ekosistem darat. Manusia lebih dekat dengan ekosistem yang ada di daratan. Hal ini tentu saja karena manusia lebih banyak menghabiskan waktunya di daratan.

Macam-macam Ekosistem Darat

Ekosistem darat adalah interaksi yang wilayah cakupannya sangat luas. Biasanya, ilmuwan mengenalnya dengan sebutan bioma. Bioma atau ekosistem darat sangat dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satunya alah perubahan iklim. Letak astronomis dan letak geografis, juga mempengaruhi kondisi bioma di bumi. Ekosistem yang ada di daratan dibedakan menjadi dua komponen yakni abiotik dan biotik.

Komponen biotik adalah makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan dan organisme hidup lainnya. Sementara komponen abiotik adalah komponen berupa benda mati atau yang tidak hidup seperti iklim, cahaya matahari, tanah, suhu, dan sebagainya.

Ekosistem yang ada di daratan membuat seluruh manusia, tumbuhan dan juga hewan harus bisa beradaptasi dengan daratan sebagai wilayah tempat tinggalnya. Di bawah ini adalah beberapa jenis ekosistem yang ada di darat.

1. Bioma Sabana
Salah satu jenis ekosistem yang ada di darat adalah bioma sabana. Bioma ini biasanya ada di wilayah beriklim tropis. Ekosistem ini pada dasarnya adalah padang rumput yang diselingi dengan beberapa jenis pohon. Bioma sabana dibagi menjadi dua yakni sabana campuran dan sabana murni.

Hewan yang umumnya hidup dalam bioma sabana adalah gajah, macan tutul, zebra, kuda, singa dan lain sebagainya. Jenis pohon yang biasanya hidup dengan baik pada bioma ini adalah Aucalyptus, rumput, Acacia dan tumbuhan gerbang.

2. Bioma Hutan Gugur
Ekosistem darat selanjutnya adalah bioma hutan gugur. Bioma ini mempunyai empat musim yaitu musim gugur, musim panas, musim semi dan musim dingin. Ekosistem yang satu ini biasanya ada di negara Chili, Amerika Serikat, Eropa Barat dan Asia Timur. Tumbuhan yang hidup dalam ekosistem ini biasanya mempunyai daun yang lebar.

3. Bioma Gurun
Gurun adalah padang yang sifatnya tandus dan berukuran luas. Curah hujan di wilayah daratan ini sangat kecil. Bahkan, banyak daerah yang jarang mendapatkan hujan. Wilayah dengan Ekosistem di darat ini, memiliki tanah tidak bisa menyimpan air. Kondisi tanahnya memang sangat tandus sehingga sangat jarang ada tanaman yang bisa hidup dengan baik pada bioma ini.

4. Bioma Tundra
Bioma yang memiliki suhu paling dingin adalah bioma tundra. Ekosistem jenis ini dibedakan menjadi dua yaitu Tundra Alpin dan tundra Arktik. Bioma tundra seringkali dijumpai di Kanada, Rusia, dan Kutub Utara. Pada daratan yang masuk dalam kategori bioma Tundra, lingkungan sekitarnya terlihat gelap. Hal tersebut dikarenakan sangat minimnya sinar matahari yang masuk ke dalam hutan.

5. Hutan Hujan Tropis
Ekosistem darat yang satu ini dimiliki oleh daerah yang beriklim tropis. Biasanya, wilayah yang masuk dalam hutan hujan tropis dilalui oleh khatulistiwa. Hutan hujan tropis yang paling terkenal di dunia adalah lembah Sungai Amazon.

Selain beberapa jenis di atas, masih ada banyak ekosistem darat yang bisa dipelajari. Beberapa diantaranya adalah Bioma Taiga, Padang Rumput, bioma karst dan lain sebagainya.

Ekosistem Darat | Komponen dan Macam-Macam Jenisnya