Mengenal Letak Geografis Singapura

Secara harfiah dapat dipahami bahwa letak geografis adalah letak suatu wilayah (Negara) berdasarkan keadaan alam di sekitarnya. Masing-masing negara yang ada di dunia ini memiliki letak geografis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Misalnya Indonesia, secara geografis Indonesia diapit oleh dua benua yaitu Benua Australia dan Benua Asia. Demikianlah pula halnya dengan Singapura. Lalu bagaimana dengan letak Geografis Singapura  tersebut?

A. Letak Geografis Singapura

Pada dasarnya Singapura adalah sebuah negara berbentuk pulau yang berada di selatan Semenanjung Malaya. Negara ini juga terletak sekitar 137 kilometer (85 mi) dari garis khatulistiwa Asia Tenggara. Negara ini mempunyai sistem pemerintahan berbentuk Republik Parlementer yang dipimpin oleh seorang Presiden. Singapura  juga dikenal sebagai salah satu pusat keuangan perekonomian dunia, sehingga perannya dalam sistem keuangan Internasional sangat diperlukan.


Sama dengan negara-negara lainnya, Singapura juga memiliki letak secara geografis. Letak Geografis Singapura  sendiri berbatasan dengan dua wilayah Negara, yaitu Malaysia dan Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari beberapa sisi meliputi Barat, Selatan, Utara, dan Timur. Jika dari sisi sebelah Barat, Singapura berbatasan dengan Selat Malaka. Sementara sebelah selatan berbatasan dengan Indonesia tepatnya adalah Kepulauan Riau. Kemudian sebelah utara dan timur berbatasan dengan Malaysia yang dipisahkan oleh Selat Johor dan Ujung Malaya.

Di samping letak secara geografis, Singapura juga memiliki letak secara Astronomis. Pada umumnya Letak astronomis dari suatu negara dapat diketahui melalui garis lintang dan garis bujur negara itu sendiri. Terkait dengan hal ini, Singapura terletak pada koordinat 1°15’Lintang Utara – 1°30’Lintang Utara dan 103°38’Bujur Timur – 104°Bujur Timur. Secara keseluruhan luas wilayah dari negara ini berkisar lebih kurang 622 km2 dengan detail panjang ± 43 km dan lebar ± 14,5 km. 

B. Iklim dan Keadaan Alam Singapura

Sebagai salah satu negara Asia Tenggara, Singapura dikenal memiliki tiga pergantian musim. Masing-masing musim itu meliputi musim Hujan, Kemarau, dan Pancaroba. Musim hujan dimulai pada bulan November hingga bulan. Kemudian setelahnya akan langsung disambut oleh musim kemarau dari bulan April sampai bulan September. Setelah mengalami kemarau yang cukup panjang, Singapura akan diterpa oleh musim pancaroba. Musim ini berlangsung dari bulan September hingga bulan November. Keberadaan tiga pergiliran musim ini tentu saja tidak terlepas dari pengaruh Letak Geografis Singapura  sendiri.

Iklim di Negara ini memiliki kelembaban dan curah hujan yang cukup tinggi. Rata-rata suhu negara ini berkisar antara 260C, serta curah sekitar 2.500 mm per-tahunnya. Curah hujan akan semakin tinggi terjadi pada bulan Desember. Sementara suhu akan meningkat pada bulan Agustus, sehingga membuat Singapura berada pada masa-masa kemarau (kekeringan). Meskipun demikian, Singapura tetap mampu melewati tiap perubahan iklim tersebut dengan baik.

Di samping memiliki iklim yang beragam, Letak Geografis Singapura  juga memberikan dampak terhadap kondisi alamnya sendiri. Berdasarkan letaknya itu, kondisi alam Singapura terbagi atas tiga wilayah yaitu Barat, Tengah, dan Timur. Wilayah Barat memiliki kondisi Alam yang terdiri atas lembah, sungai, serta perbukitan. Kemudian di wilayah Timurnya, alam Singapura didominasi oleh perbukitan. Ada beberapa bukit yang cukup dikenal masyarakat setempat, seperti Bukit Mandai, Bukit Gombak, dan Bukit Timah. Sementara di wilayah timurnya berbentuk daratan rendah yang merupakan hasil dari penimbunan rawa-rawa.

C. Penduduk dan Aktivitas Perekonomian

Singapura dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terpadat di dunia. Penduduk Singapura sendiri meliputi etnis Tionghoa, Melayu, India, dan etnis-etnis lainnya. Kehidupan para penduduknya melebur dalam tatanan budaya timur dan barat. Masing-masing dari mereka ada yang beragama Hindu, Budha, Islam, Tao, Kristen, dan sebagian kecil tidak beragama. Negara ini sendiri memiliki empat bahasa resmi yang terdiri atas Bahasa Inggris, Mandarin, Melayu dan Tamil.

Kemudian dari sisi perekonomian, Letak Geografis Singapura juga ikut serta mempengaruhi perkembangan perekonomian negara ini. Perekonomian Singapura dianggap sebagai salah satu sistem perekonomian kompetitif, terbuka, dan inovatif di dunia. Kegiatan perdangangan diketahui sebagai faktor utama penyumbang devisa negara. Selain itu juga terdapat beberapa aspek perekonomian lainnya, seperti pertanian dan perindustrian. Salah satu hasil pertanian yang dijadikan komoditi ekspor Singapura adalah Bunga Anggrek. Kemudian sisi Industrinya, Singapura dikenal sebagai negara pembuat Kapal, penyuling minyak bumi, dan pembuat barang-barang canggih lainnya.

Barangkali itu beberapa informasi  terkait Letak Geografis Singapura. Sebagai tambahan, Singapura juga dikenal memiliki beberapa pusat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Seperti Botanic Garden di Cluny Road, Central Park di Clemenceau Avenue, dan Elizabeth Walk. Beberapa tempat tersebut dapat dijadikan alternatif bagi Anda yang ingin menikmati wisata Singapura. Akhirnya, semoga beberapa hal tadi dapat bermanfaat dalam menambah wawasan seputar Negara Singapura ini.

Mengenal Letak Geografis Singapura