Selasa, 21 November 2017

Planet Luar : Komposisi dan Karakteristiknya

Planet Luar atau outer planet adalah istilah yang digunakan untuk menyebut planet-planet yang berada di luar sabuk asteroid. Posisi sabuk ini membentuk sebuah gugusan asteroid yang memenuhi orbit antara mars dan Jupiter. Oleh karena itu, planet-planet yang masuk dalam kategori ini adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Benda langit lain dengan ukuran hampir sama dengan planet juga dapat dimasukkan dalam kategori ini, termasuk Pluto. Namun, benda langit tersebut bukan planet murni seperti keempat planet yang telah disebutkan.

Sistem Tata Surya
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Planet Luar, ada beberapa pengetahuan dasar yang harus diketahui dan pahami. Planet dan benda langit lain masuk dalam sebuah sistem yang disebut tata surya atau solar system. Sol dalam bahasa yunani berarti matahari. Sistem ini berpusat pada matahari yaitu sebuah bintang yang memancarkan energi elektromagnetik besar ke penjuru sistem. Cahaya yang tampak pada matahari adalah hasil panas dengan temperatur sangat tinggi.

Jupiter dan planet lain mengelilingi matahari dalam sebuah orbit tertentu. Ada delapan planet lain yang masuk dalam sistem tata surya kita. Planet yang plaing dekat adalah merkurius kemudian dilanjutkan venus, bumi, dan mars. Planet-planet melakukan pergerakan untuk mengelilingi matahari dengan orbit berbeda dan berbentuk elips. Orbit ini terbentuk akibat dari gravitasi atau gaya tarik-menarik antara planet dan matahari. Untuk mencapai kondisi seimbang, planet harus terus bergerak. Pergerakan ini berbentuk konstan sehingga orbitnya tetap.

Selain planet, Ada beberapa benda langit lain yang juga berada pada posisi di luar sabuk asteroid. Komet dan bulan adalah benda langit dengan lintasan unik. Komet memiliki lintasan sangat lonjong dan hanya mendekati planet lain pada interval waktu yang sangat lama. Sebaliknya, setiap Planet Luar memiliki bulan yaitu benda langit yang berputar mengelilingi planet tersebut. Planet dan bulan-bulannya membentuk sistem planet kecil mirip dengan tata surya. Keduanya juga turut berputar dengan mengelilingi matahari.

Planet yang Masuk dalam Kategori Planet Luar
Planet pertama yang dekat dengan sabuk asteroid adalah Jupiter. Sebagai bagian dari Planet Luar, Jupiter merupakan planet dengan ukuran terbesar dalam tata surya. Ukurannya jauh melebihi bumi. Jika Jupiter adalah bola basket atau voli, bumi adalah kelereng. Perbandingan ini menunjukkan bahwa berat dan masa jenis Jupiter jauh diatas bumi. Nama Jupiter berasal dari dewa tertinggi Romawi. Nama tersebut diberikan karena ukuran Jupiter yang sangat besar dibanding benda langit lain.

Jupiter memiliki banyak bulan atau benda langit kecil yang mengitarinya. Hingga saat ini, lebih dari enam puluh benda langit berada disekitar Jupiter diantaranya Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. Beberapa dari bulan yang mengitari jupiter memiliki ukuran sama bahkan lebih besar dari Bumi. Terdapat sabuk gas yang mengelilingi atmosfer Jupiter. Dari gambar yang diambil oleh misi luar angkasa, Jupiter memiliki corak putih, merah, dan kuning. Putih berasal dari sabuk gas yang mirip dengan kabut dan bergerak di sekitar atmosfer Jupiter. Merah dan Kuning merupakan bentuk permukaan Jupiter. Sebagian besar dari permukaan tersebut dan inti mengandung Hidrogen dan helium. Oleh karena itu, suhu di permukaan Jupiter sangat panas. Jupiter masuk dalam kategori Planet Luar terbesar.

planet dalam pada sistem tata surya
Gambar susunan planet luar dan planet dalam.

Planet Luar yang lain adalah Saturnus. Ketika membahas tentang Saturnus, semua orang akan mudah mengenalinya dari sabuk cincin yang berada disekitar planet ini. Sabuk ini adalah gas yang juga mirip seperti Jupiter. Semua planet yang berada di luar sabuk asteroid memiliki sabuk gas. Berbeda dengan lainnya, sabuk atau selimut gas milik Saturnus sangat besar sehingga mudah terlihat dari jauh oleh foto antariksa. Nama saturnus juga berasal dari dewa Romawi yaitu dewa pertanian atau agrikultur. Komposisi saturnus adalah hydrogen dan helium yang mengisi hampir 90% dari atmosfer dan permukaan planet ini. Banyak bulan atau benda langit lain yang mengitari saturnus. Jumlah lebih dari 60 dan Rhea adalah bulan terbesar yang berada di sekitar Saturnus.

Nama Uranus juga berasa dari Romawi. Planet Uranus masuk dalam kategori planet yang berkomposisi gas seperti Jupiter dan Saturnus. Namun, komposisi tersebut juga mengandung unsur air, methane, dan beberapa senyawa Hydrocarbon. Uranus merupakan planet ketiga terbesar setelah Jupiter dan saturnus dengan beberapa benda langit lain yang berfungsi sebagai bulan.

Planet terakhir yang masuk dalam kategori Planet Luar adalah Neptunus. Planet ini mirip dengan Uranus, tetapi lebih kecil. Hal menarik adalah kerapatan massa pada planet neptunus lebih besar. Jadi, jika Uranus adalah bola yang kosong, neptunus adalah bola dengan isi hampir tiga kali lipat dari berat Uranus. Sama seperti Uranus, komposisi planet ini juga mengandung beberapa senyawa hidrokarbon. Planet ini memiliki beberapa bulan dan benda langit lain yang berputar mengelilinginya.