Senin, 09 Oktober 2017

Pencemaran Tanah : Penyebab, Dampak dan Penanggulangannya

Pencemaran Tanah - Lingkungan yang tercemar tidak hanya terjadi pada air dan udara. Tanah juga bisa mengalami pencemaran. Seperti pencemaran pada medium lainnya, pencemaran tanah terjadi akibat adanya obyek kimia, biologis, maupun fisik pada lapisan atau struktur tanah. Karena zat atau unsur berbahaya tersebut, permukaan tanah mengalami kerusakan atau kehancuran. Contoh pencemaran tanah dapat dengan mudah kita lihat di sekeliling lingkungan kita, diantaranya adalah tumpukan sampah dan buangan zat kimia yang berada di atas tanah.

Penyebab Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah bisa disebabkan oleh banyak hal. Air yang mengaliri suatu lahan tanah hingga menyebabkan pengikisan merupakan salah satu penyebab pencemaran ini. Selain itu, peristiwa hujan asam juga bisa menjadi salah satu penyebab tercemarnya tanah. Hal ini karena ketika hujan asam terjadi, senyawa asam yang dibawa air hujan akan terserap ke tanah. Apabila terjadi penimbunan atas senyawa asam tersebut, ekosistem pada tanah maupun tempat lainnya akan terganggu.

Baca juga: Macam-macam Contoh Pencemaran Lingkungan

Selain beberapa hal seperti yang disebutkan di atas, pencemaran pada tanah juga bisa disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia dan obat anti hama seperti pestisida oleh petani. Produk kimia ini mengandung residu berbahaya yang apabila terserap ke tanah akan membuat efek yang kurang baik pada kualitas tanah. Selain pupuk kimia, produk sejenis yang juga memperbesar resiko pencemaran adalah sisa sabun dan deterjen kimia. Terakhir, pencemaran juga bisa disebabkan oleh buangan atau timbunan benda-benda yang sulit mengalami dekomposisi. Contohnya seperti karet, logam, sampah plastik, pecahan kaca, dan sebagainya.

pencemaran tanah akibat sampah
Gambar contoh pencemaran tanah. (sumber: Wikipedia)

Dampak Akibat Pencemaran Tanah

Setelah mengetahui mengenai beberapa sebab terjadinya pencemaran tanah, hal penting lainnya yang juga perlu diketahui adalah dampak dari keadaan tersebut. Apa saja dampak tersebut? Berikut ulasannya.

1. Gangguan Pada Ekosistem
Tanah sebagai tempat suatu ekosistem memiliki struktur dan kandungan kimiawi yang mudah berubah terlepas dari besar kecilnya zat kimia yang terserap ke lapisannya. Apabila terjadi perubahan kandungan kimia, organisme yang hidup di tanah juga akan terpengaruh dan mengalami perubahan metabolisme. Apabila terjadi demikian, rantai makanan akan terganggu atau bahkan terputus. Selain itu, pencemaran tanah juga akan menyebabkan tumbuhan sulit untuk tumbuh dan berkembang. Hal ini dikarenakan zat kimia berbahaya yang masuk ke tanah akan mengganggu kesuburan tanah. Tanah yang tidak subur tidak memiliki cukup unsur hara. Karena kekurangan unsur hara, tanaman pun akan gagal tumbuh dan berkembang.

Baca juga: Sebab Akibat dan Cara Penanggulangan Pencemaran Air

2. Gangguan Kesehatan
Seberapa besar gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pencemaran pada lapisan tanah dipengaruhi oleh jenis dan volume polutan yang berkontak dengan tubuh. Apabila seseorang sering dan banyak terpapar polutan, maka resiko gangguan kesehatan yang mungkin dialami juga semakin besar. Berikut beberapa contoh zat berbahaya yang membuat tanah tercemar berikut dengan dampak kerusakannya pada tubuh manusia.
  • Merkuri ; Merkuri merupakan salah satu zat yang dilarang penggunaannya. Seseorang yang mengalami paparan dengan zat ini memiliki resiko tinggi untuk mengalami gangguan kesehatan seperti masalah pada ginjal dan penyakit lainnya yang tidak bisa diobati.
  • Kromium ; Kimia lainnya yang juga berbahaya adalah kromium. Zat ini banyak digunakan dalam produk-produk pembasmi hama seperti pestisida dan herbisida. Apabila digunakan tidak sesuai dengan aturan ahli, kromium pada produk pupuk kimia tersebut bisa menyebabkan reaksi karsiogenik pada semua jenis makhluk hidup mulai dari manusia hingga makhluk hidup lainnya.
  • Benzene ; Kontak terus menerus dengan zat kimia ini akan menyebabkan resiko penyakit leukemia atau kanker darah. Karena itu, agar terhindar dari penyakit mematikan tersebut, silakan meminimalisir jumlah dan intensitas paparan benzene.
  • Timbal ; Penggunaan timbal yang berlebihan akan menyebabkan meningkatnya resiko penyakit ginjal serta kerusakan otak.
  • Sikoldenia ; Salah satu zat kimia ini bisa berbahaya apabila terserap tubuh. Tubuh yang menyerap sikoldenia akan memicu gangguan pada fungsi organ hati. Selain itu, kimia ini juga bisa memicu timbulnya infeksi.
  • Klorin ; Seperti zat-zat sebelumnya, klorin juga merupakan zat yang dapat mengganggu kinerja organ ginjal dan hati. Selain itu, klorin yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menyebabkan terjadinya masalah kesehatan seperti gangguan pada saraf pusat.
  • Karmabat ; Kimia berbahaya ini memiliki efek buruk bagi tubuh. Salah satunya adalah gangguan pada saraf otot. Saraf otot yang terganggu akan menyebabkan seseorang menjadi kesulitan untuk bergerak.

Selain kerusakan pada organ dalam, beberapa orang yang terkena paparan zat berbahaya sebagaimana yang disebutkan di atas juga bisa mengalami dampak negatif yang bisa terlihat langsung. Contohnya seperti gangguan pada mata, gangguan pendengaran, pusing, ruam kulit, dan sebagainya.

Baca juga: Penyebab Serta Dampak Pencemaran Udara

3. Gangguan Pada Lahan
Pencemaran tanah bisa benar-benar dirasakan oleh para petani melalui terjadinya perubahan metabolisme tanah yang berimbas pada menurunnya hasil pertanian. Selain itu, tanah yang tidak ditumbuhi oleh tumbuhan atau tanaman tertentu juga bisa menyebabkan terjadinya erosi.

Untuk mengatasi masalah pencemaran sebagaimana yang dibahas kali ini, ada berbagai bentuk penanganan yang bisa dilakukan. Contohnya seperti melalui remidiasi dan bioremidiasi. Sementara itu, upaya pencemaran tanah bisa dilakukan dengan mengatur limbah buangan, menerapkan aturan secukupnya pada petunjuk penyampaian.