Sabtu, 14 Oktober 2017

Pencemaran Laut : Contoh Sumber Penyebab dan Penanggulangannya

Laut merupakan salah satu bagian penting kehidupan. Bagi flora dan fauna tertentu, laut menjadi tempat berlangsungnya ekosistem. Sementara itu, bagi manusia, laut bisa menjadi salah satu sumber mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Para nelayan bisa mendapatkan keuntungan dari menangkap ikan di laut. Kalangan lainnya bisa mendapatkan keuntungan dari membuka area wisata bertema laut. Karena pentingnya laut bagi banyak pihak, semua kalangan harus memikirkan upaya penanggulangannya apabila terjadi pencemaran laut.

Seperti halnya daratan, pencemaran juga bisa terjadi di laut. Lalu, apa sajakah faktor yang bisa menyebabkan terjadinya pencemaran laut? Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Pembuangan Limbah Industri
Seperti sungai yang beresiko tercemar apabila dijadikan tempat untuk membuang limbah industri, laut juga demikian. Limbah pabrik yang langsung dialirkan ke laut akan menyebabkan terjadinya pencemaran pada air laut. Seperti yang kita tahu, limbah suatu industri mengandung berbagai logam berbahaya seperti merkuri, arsenic, timbal, dan sebagainya.

Baca juga: Pencemaran Udara Beserta Penyebab dan Dampaknya

Zat tersebut tidak bisa diurai dengan baik oleh mikroorganisme alami laut. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan pencemaran di laut. Sebagai dampaknya, akan banyak anggota ekosistem laut yang mati. Kalaupun ada yang bisa bertahan, mereka akan membawa bibit penyakit karena tubuhnya telah terkontaminasi dengan zat berbahaya. Jika manusia mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri, hal ini tentu akan menyebabkan gangguan kesehatan pada si pengkonsumsi.

2. Pertambangan di Lepas Pantai
Pencemaran laut juga bisa terjadi akibat adanya aktivitas pertambangan lepas pantai. Ketika pertambangan lepas pantai dilakukan, akan ada limbah yang dihasilkan. Karena berada di tengah laut, satu-satunya tempat pembuangan dari limbah tersebut adalah di laut. Karena mendapat tumpahan minyak, kondisi air laut akan berubah.

pencemaran laut


Seperti yang kita tahu, air dan minyak memiliki karakter yang berbeda serta tidak dapat bercampur. Selain itu, limbah minyak juga mengandung zat berbahaya yang cukup mudah mematikan ekosistem ikan di laut. Tidak hanya ikan, ekosistem terumbu karang juga bisa rusak dan musnah ketika limbah pertambangan yang berupa minyak dibuang ke laut.

3. Eutrofikasi
Eutrofikasi merupakan istilah yang merujuk pada suatu kejadian dimana tumbuhan sejenis alga hidup dan berkembang biak dengan cepat sehingga mendominasi perairan. Karena alga merupakan tumbuhan yang hidup dan bernapas dari oksigen, terjadi penipisan kadar oksigen di laut.

Penipisan kadar oksigen tersebut pada akhirnya membuat anggota ekosistem lain kalah. Dari aktivitas alga yang tidak normal, akhirnya imbas yang terjadi adalah ketidakseimbangan ekosistem. Pada umumnya, masalah seperti ini biasa terjadi di kawasan muara yang merupakan pertemuan air tawar dengan air laut.

4. Tumpukan Sampah
Sampah tidak hanya menciptakan pencemaran di area sungai. Sampah yang terbawa arus sungai bisa bermuara di laut. Jika setiap hari volume sampah yang mencemari laut meningkat, kehidupan biota laut akan menjadi terganggu. Penyebab pencemaran laut oleh sampah tidak hanya dari sejumlah sampah yang terbawa arus sungai melewati muara.

Baca juga: Pencemaran Sungai Terhadap Komponen Kehidupan 

Sampah yang ditinggalkan di pantai bisa terbawa ombak dan menambah tingkat pencemaran di laut. Akan lebih ringan dampaknya apabila sampah bisa diurai dengan baik. Namun, sebagian sampah yang terbawa ke laut merupakan sampah anorganik yang sulit diurai. Akibat sampah tersebut, kondisi air laut menjadi kotor bahkan berbau.

5. Eksploitasi Ikan
Eksploitasi ikan merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan masalah pencemaran laut. Para nelayan yang melakukan penangkapan ikan secara besar-besaran menggunakan bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya akan membuat regenerasi ikan laut terganggu. Karena itu, sebaiknya hindari mengeksploitasi ikan dengan cara yang tidak dibenarkan hanya demi meraup keuntungan. Bagaimanapun, menjaga kelestarian demi keberlangsungan hidup anggota ekosistem laut adalah yang paling diutamakan.

Setelah mengetahui berbagai hal yang bisa menyebabkan masalah pencemaran laut tersebut, semua pihak tentu harus memikirkan upaya-upaya yang tepat untuk mencegah dan mengatasi masalah pencemaran lingkungan yang satu ini. Untuk mencegah tercemarnya air laut, ada beberapa hal yang layak untuk diterapkan. Pertama, membuang sampah pada tempatnya. Cara ini seharusnya bisa diterapkan oleh masing-masing individu.

Ketika di rumah, hindari membuang sampah rumah tangga ke sungai. Selain itu, ketika di pantai, usahakan membuang sampah sisa makanan, minuman, atau lainnya pada tempat yang telah disediakan. Dengan begitu, dampak pencemaran oleh sampah lebih bisa diminimalisir.

Selain upaya individual, ada upaya yang patut diterapkan oleh pemerintah. Misalnya dengan menerapkan pemberian sanksi bagi pelaku industri pertambangan yang melakukan pembuangan limbah langsung ke laut. Kapal atau pelaku industri seperti pengeboran minyak yang sengaja membuang atau menumpahkan minyak ke laut bisa diberi sanksi sesuai dengan peraturan yang disepakati pemerintah.

Selain itu, semua pihak juga harus menyadari bahwa menjaga kehidupan laut agar tidak terjadi pencemaran adalah sesuatu yang penting. Sudah sejauh mana pengetahuan dan kesadaran Anda akan berbagai aspek pencemaran laut?