Sunday, August 27, 2017

Jenis-Jenis Batuan Berdasarkan Proses Pembentukannya

loading...
Ketika mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan ilmu geologi, jenis-jenis batuan juga penting untuk dipahami. Sebagaimana yang dimuat dalam The Penguin Dictionary of Geology, batuan atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah rock ini didefinisikan sebagai material yang tersusun atas satu atau beragam jenis material. Material tersebut kemudian berfungsi sebagai salah satu komponen penyusun kerak bumi.

Baca juga: Jenis Batuan Beku dan Contohnya

Berdasarkan proses terjadinya, jenis-jenis batuan dibedakan menjadi tiga. Ketiga jenis batuan tersebut yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.

Batuan Beku

Batuan beku atau Igneous rock merupakan jenis batuan yang berasal dari pendinginan dan pengerasan magma. Batuan yang proses pembentukannya tanpa proses kristalisasi ini masih bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis sesuai dengan indeks warnanya, genetiknya, serta dari segi kandungan silikanya. Apabila dikelompokkan berdasarkan genetiknya, ada dua kelompok batuan beku yaitu Intrusi dan Ekstrusi.

Baca juga: Apa itu Batuan Beku Dalam (Intrusi)

Sementara itu, ketika dibagi berdasarkan indeks warnanya, ada empat kelompok batuan beku yang akan didapatkan, yaitu leucocratic, mesocratic, melanocratic, dan hypermelanic. Sedangkan, berdasarkan kandungan silikanya ada 4 kelompok batuan beku, yaitu beku asam, beku menengah, beku basa, dan beku ultrabasa.

Lalu, apa contoh dari batuan beku ini? Batuan beku yang termasuk dalam batuan beku intrusi misalnya granit, syienit, granodiorit, gabro, dan sebagainya. Sedangkan, contoh untuk batuan beku ekstrusi misalnya basalt, andesit, dasit, dunit, dan lain-lain.

jenis-jenis batuan

Batuan Sedimen

Batuan sedimen atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan sedimentary rock ini merupakan jenis batuan endapan sebagaimana asal katanya yaitu sedimentum yang berarti penenggelaman. Satu dari jenis-jenis batuan bumi ini bisa terbentuk dari batuan lainnya seperti beku dan metamorf atau dari batuan sedimen itu sendiri. Lalu, bagaimana batuan ini terbentuk? Yaitu ketika terjadi proses-proses alam seperti pelapukan, erupsi gunung api, penguapan, longsoran, dan sebagainya.

Seperti batuan beku, batuan sedimen juga masih bisa dikelompokkan lagi menjadi 4 yaitu terrigeneous clastics, chemical precipitates-evaporates, biochemical-biogenic-organic deposits, dan volcaniclastics. Contoh dari batuan sedimen antara lain breksi, batu gamping, konglomerat, batu serpih, batu pasir, dan sebagainya.

jenis-jenis batuan

Batuan Metamorf

Tipe batuan yang terakhir berdasarkan proses terbentuknya yaitu batuan metamorf. Batuan yang dalam bahasa Inggris disebut dengan metamorphic rock ini . Sesuai namanya, batuan metamorf merupakan batuan yang terbentuk dari proses metamorfis, yaitu proses yang menyebabkan batuan asal (beku, sedimen, metamorf) mengalami perubahan di beberapa sisi seperti tekstur, struktur, serta komposisi mineral akibat adanya larutan kimia aktif serta tekanan dan panas tinggi. Contoh dari batuan ini misalnya batu sabak, amfibolit, genes, sekis, marmer, kuarsit, dan sebagainya.

jenis batuan berdasarkan proses pembentukannya
 
Baca juga: Jenis Batuan Metamorf dan Contohnya

Itulah sedikit ulasan mengenai jenis-jenis batuan yang dikategorikan berdasarkan proses pembentukannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda.
loading...
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner