Kamis, 10 Agustus 2017

Batuan Sebagai Lapisan Utama Planet Bumi

Dalam mempelajari planet bumi, ilmu batuan atau petrologi merupakan salah satu ilmu bumi yang penting untuk dipelajari. Hal ini dapat dipahami karena batuan merupakan lapisan penyusun utama bumi, serta hampir seluruh proses terbentuknya planet bumi terekam di dalam lapisan batuan.

Pembentukan Batuan

Lapisan bumi tersusun atas batuan yang terbentuk oleh satu atau lebih kumpulan mineral, baik itu mineral asal magma, maupun non-magma. Mineral merupakan gabungan antara unsur maupun senyawa yang terbentuk secara alamiah. Begitupun senyawa dibangun oleh gabungan unsur, sedangkan unsur disusun oleh atom.

Atom mengandung proton dan neutron yang bermuatan listrik positif (+) sebagai inti atom, serta mengandung elektron bermuatan listrik negatif (-) di luar inti atom, dan menempati hampir seluruh volume atom.

batuan sebagai lapisan planet bumi

Sejalan dengan perkembangan ilmu bumi berdasarkan pada fenomena alam berupa udara, air, batuan, maupun kehidupan, maka salah satu cabang ilmu pengetahuan kebumian yaitu geologi juga saat ini berkembang sangat pesat. Terlebih lagi, dengan seringnya kejadian alam yang melibatkan energi asal dalam bumi, seperti gempa tektonik dan erupsi gunung berapi.

Di satu sisi kejadian alam tersebut dapat memperjelas atau bahkan menjawab berbagai pertanyaan berhubungan tentang bumi. Sebagai contoh timbulnya pertanyaan apakah gempa tektonik yang terjadi di dalam lapisan bumi berhubungan langsung dengan keaktifan gunung api di permukaan bumi.

Secara umum jenis batuan yang terbentuk di planet bumi ini terdiri dari batuan beku, batuan sedimen, serta batuan malihan. Ke tiga jenis batuan ini terbentuk dalam ruang dan waktu yang saling berkaitan, sehingga sering dikenal dengan sebutan siklus batuan.

Siklus Batuan

Siklus batuan menjelaskan tentang rentetan terbentuknya batuan secara alamiah. Susunan kejadian yang melibatkan pembentukan, alterasi, penghancuran maupun pembentukan ulang batuan sebagai hasil proses seperti magmatisme, erosi, pengangkutan, pengendapan, pembatuan serta pemalihan (metamorfisme).

Susunan kejadian disini terkait dengan kristalisasi magma yang membentuk batuan beku (igneous rocks), kemudian hancur membentuk sedimen sebagai hasil pelapukan, lalu membatu membentuk batuan sedimen (sedimentary rocks) hingga akhirnya terubah/termalihkan menjadi batuan malihan (metamorphic rocks).

Siklus batuan ini merupakan bagian dari siklus geologi yang terjadi di planet bumi. Siklus geologi mencakup siklus tektonik, siklus hidrologi dan siklus batuan. Energi yang berperan dalam menggerakkan seluruh proses tersebut berasal dari dalam bumi (endogenic processes) dan dari luar (exogenic processes).

Tenaga Endogen dan Eksogen

Proses dinamika tenaga endogen dan eksogen akan berinteraksi menghasilkan dinamika kesetimbangan yang istimewa pada permukaan planet bumi. Berdasarkan keistimewaan dan keterbatasan yang dipunyai planet bumi ini sehingga kita spesies manusia dapat hidup dengan nyaman.

Kita ketahui bahwa fenomena energi yang tercipta karena adanya suatu massa yang bergerak ke permukaan bumi di samudera merupakan faktor yang memicu pergerakan lempeng samudera. Pergerakan salah satu bagian blok lempeng bumi tersebut akan menyebabkan terjadinya tumbukan, kemudian salah satu lempeng akan tertekuk dan menunjam ke dalam bumi.

Pada kondisi geologi tertentu, sebagian lempeng bumi ini akan mengalami pelelehan menghasilkan magma dan kemudian bergerak ke permukaan bumi membangun gunung berapi dengan segala proses yang menyertainya.