Sabtu, 06 Mei 2017

Inilah Pengertian SIG Menurut Para Ahli

Sistem Informasi Geografis ( SIG ) atau dalam istilah luarnya Geographic Information SystemGIS ) pada dasarnya merupakan akronim dari 3 rangkaian kata yaitu sistem, informasi, serta geografi. Istilah "sistem" disini mengandung pengertian sebagai kumpulan elemen-elemen yang saling berintegrasi dan berinterdependensi dalam lingkungan dinamis untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan "informasi" berarti berasal dari pengolahan sejumlah data. Selanjutnya, kata "geografi" digunakan karena Sistem Informasi Geografi (SIG) dibangun berdasarkan pada 'geografi' atau 'spasial' yang bermakna ruang.


Pada Sistem Informasi Geografis atau GIS, informasi memiliki volume terbesar. Setiap objek geografi memiliki setting data tersendiri karena tidak sepenuhnya data yang ada dapat terwakili dalam peta. Ketika data tersebut diasosiasikan dengan permukaan geografis yang representatif, data tersebut mampu memberikan informasi dengan hanya mengklik mouse pada objek. Perlu diingat bahwa semua informasi adalah data tapi tidak semua data merupakan informasi.

Ruang digunakan untuk berbagai informasi berkaitan dengan lokasi, baik untuk informasi kartografi, informasi teknologi, maupun informasi rekayasa. Berbeda dengan istilah "geografi" dimana pengertiannya lebih ditekankan pada informasi gejala-gejala permukaan bumi yang berkaitan pada kehadiran serta kegiatan manusia, dalam konteks keruangan, lingkungan maupun wilayah.

Informasi geografis adalah informasi mengenai kenampakan permukaan bumi, sehingga informasi tersebut mengandung unsur posisi geografis, hubungan keruangan (spasial relationship), atribut, dan waktu. Dibawah ini disajikan beberapa pengertian SIG menurut para ahli yang dirangkum dari beberapa sumber.

Pengertian SIG Menurut ESRI 

Pengertian SIG atau definisi SIG menurut ESRI, 1990 dalam Purnomo, Heri; Tentang Teori Kompleks menyebutkan bahwa SIG adalah sistem komputer yang menangani serta memakai data yang menggambarkan tempat-tempat dipermukaan bumi.

Pengertian SIG Menurut Barus Wiradisastra

Pengertian SIG ataupun definisi SIG menurut Barus Wiradisastra (2000) menyebutkan bahwa SIG adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data bereferensi spasial atau berkoordinat geografi. Dengan kata lain SIG adalah suatu sistem basis data berkemampuan khusus untuk menangani data bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja.

Pengertian SIG Menurut Purwadhi

Pengertian SIG atau definisi SIG menurut Purwadhi (2001) menyebutkan bahwa SIG adalah suatu sistem yang mengorganisir perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan data, serta dapat mendayagunakan sistem penyimpanan, pengolahan, maupun analisis data secara simultan, sehingga dapat diperoleh informasi berkaitan dengan aspek keruangan.

Pengertian SIG Menurut Setiawan Iwan

Pengertian SIG ataupun definisi SIG menurut Setiawan, Iwan (2011) mengatakan SIG adalah suatu sistem yang berorientasi kepada letak geografis di atas permukaan bumi, berbasis komputer yang mempunyai kemampuan mengolah, memanipulasi serta menampilkan data spasial maupun attribut.

Pengertian SIG Menurut GIS Consorsium Aceh-Nias

Pengertian SIG atau definisi SIG menurut "GIS Consortium Aceh-Nias" mengatakan bahwa SIG adalah suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis, dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa ataupun menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis.

pengertian sig
Gambar beberapa nama perangkat lunak SIG serta basis data vektor dan raster.

Sobat Geologinesia, dari beberapa pengertian SIG di atas, bisa kita lihat semuanya merujuk pada kata kunci "letak geografis" sehingga inilah yang membedakan SIG dari sistem-sistem lainnya, dimana semua informasi yang disajikan akan selalu berorientasi kepada lokasi/koordinat tertentu di atas permukaan bumi (keruangan). Sebagai contoh, pengelolaan sumberdaya alam, kota atau jaringan listrik semuanya terkait pada masalah ruang. Ruang adalah tempat dimana sumberdaya alam, proyek atau kegiatan itu berada, seperti desa, daerah aliran sungai, kabupaten ataupun negara.


Pada dasarnya setiap informasi selalu berkaitan dengan ruang (lokasi relatif di atas permukaan bumi), jadi tidak berlebihan apabila dikatakan bahwa kebutuhan informasi keruangan adalah satu hal mutlak dibutuhkan oleh semua orang, sehingga informasi apapun bisa disajikan dalam Sistem Informasi Geografis.

Sistem Informasi Geografis bukanlah sebuah sistem komputer untuk membuat peta, meskipun SIG dapat membuat peta pada beragam skala, proyeksi, dan beragam warna. SIG adalah perangkat analitis. Kelebihan utama dari perangkat SIG adalah kemampuannya untuk mengidentifikasi hubungan spasial antara beragam fitur peta.

Sistem Informasi Geografis menghubungkan data spasial dengan informasi geografis tentang fitur-fitur tertentu pada peta. Informasi tersebut disimpan sebagai atribut dari fitur. Sebagai contoh, sebuah fitur kotak pada sebuah peta mewakili tambak/kolam tidak akan memberi informasi apapun kecuali lokasinya. Untuk mengetahui ikan apa yang sedang dipelihara dan umurnya berapa, diperlukan tindakan kueri pada basis data terkait. Melalui penggunaan informasi dari basis data tersebut sebuah prediksi tentang berapa banyak ikan nantinya dapat dipanen bisa dilakukan.


Sistem Informasi Geografis merupakan sebuah pengelolaan basis data. Konsep basis data sangat penting bagi SIG karena inilah merupakan pembeda utama SIG dengan perangkat lunak pemetaan atau pengolahan citra. Ada tiga konsep sederhana yang perlu dipahami jika ingin mengetahui bagaimana pengertian SIG serta fitur SIG dikelola, yaitu "Apa?", "Bagaimana Disimpan?", serta "Bagaimana Terhubung?" dengan fitur lainnya. Konsep basis data dapat memberikan beragam kemampuan.