Sunday, April 30, 2017

Cara Logging Sampel Bor Nikel Laterit

loading...
Tujuan logging sampel yaitu untuk mendapatkan data bawah permukaan dari sampel core yang berguna untuk evaluasi dan validasi data serta interpretasi geologi bawah permukaan. Standar operional prosedur (SOP) ini berlaku di semua kegiatan logging sampel bor nikel laterit. Ruang lingkup logging sample meliputi persiapan, pengecekan ulang sampel core, logging, finish logging. Logging sample adalah suatu proses untuk merekam/mengambil data-data dari data sampel bor. Logger adalah orang yang melakukan logging sampel.


APD dan Peralatan Kerja

Pekerjaan ini mempunyai potensi bahaya/kerugian yang  dapat menyebabkan data yang tidak benar/ invalid bila logger lalai atau kurang cermat dalam melakukan logging. Adalah keharusan bagi logger untuk memahami dan mematuhi potensi bahaya dan cara penaggulangannya seperti yang tertuang dalam prosedur standard ini. Standar PPE (Personal Protective Equipment) yang disesuaikan dengan perkerjaan di lapangan yaitu diantaranya: Helmet, Kaca mata, Sarung tangan, Sepatu Safety.

Perlengkapan atau peralatan tambahan yang menunjang terlaksananya kegiatan logging sampel yaitu diantaranya: GPS (Global Positioning System), Peta plan pengeboran eksplorasi, Alat ukur / Meteran, Palu Geologi, Kamera, Kompas Geologi, Pena gores dan magnetik (Scratcher), Form Core Logging, Label Sample dan Peralatan tulis menulis seperti pulpen, spidol permanen, spidol white board, pensil.

Urutan Kerja Logging Sampel

Persiapan Umum
Tahap ini yaitu mempersiapkan segala perlengkapan dan peralatan logging yang akan digunakan.

Pengecekan Ulang Sample Core
Menyusun   sample core sesuai urutan, pastikan susunan sample core tersusun dan berurut sesuai urutannya mulai dari meteran pertama hingga terakhir, Penyusunan sample core dimulai dari kiri ke  kanan, Cocokkan label meteran dengan recovery pada drill recovery form, Cocokkan label meteran yang dari lapangan dengan recovery pada drill recovery form, dan Ukur kembali recovery core dengan menggunakan meteran yang telah disiapkan.

cara logging sampel bor nikel laterit
Peralatan standard logging sampel dan penyusunan berurut sampel sesuai kedalaman pengeboran.

Kegiatan Logging
Mengisi form logging yang sudah disiapkan, Lakukan logging per tiap-tiap hole dan dimulai dari meteran awal hingga ke meteran terakhir (EOH). Ukur panjang setiap interval sample core. Terlebih dahulu belah atau pecahkan batu / sample core hingga material bagian dalamnya dapat diamati. Catat semua informasi yang dapat di amati dengan menggunakan berbagai alat deteksi (Magnetic pen, loupe) ke dalam form logging sebagaimana mestinya. Jika ada informasi-informasi lain catat kedalam kolom deskripsi.


Gunakan peristilahan logging yang telah di standarkan. Gunakan pembatas yang mudah di kenali untuk Geological Break. Memberikan resume pada kolom terakhir saat selesai logging. Berikan resume diakhir logging berupa average RQD, EOH, penentuan tipe batuan, tebal lapisan material limonit, material saprolit, boulder atau bedrock dan informasi lain yang berguna untuk kelengkapan data logging. Resume dituliskan pada bagian kolom paling bawah diakhir logging. Untuk inventaris Bottom Core, ambil batuan yang paling fresh untuk inventaris bottom, tuliskan hole id, space, EOH, dan tipe batuan pada batuan yang diambil sebagai inventaris bottom core.

SOP logging sampel bor nikel
Kegiatan logging sampel dan inventaris sampel bottom core.

Finish Logging
Pengisian log book logging, sebelum mengisi log book, pastikan data hasil logging sudah benar (tidak ada data yang tertukar saat logging). Isi log book sesuai data dari sample yang telah dilogging. Bersihkan semua peratan yang telah dipakai. Kumpulkan kembali semua peralatan yang telah digunakan saat logging dan pastikan semua peralatan dalam kondisi bagus (tidak rusak). Bersihkan tempat di sekitar area kerja. Bersihkan peralatan yang telah digunakan saat logging kemudian simpan ditempat yang bersih dan aman. Membersihkan tempat di sekitar area kerja sebelum meninggalkan lokasi kerja.


Acuan
ISO 9001:2008, OHSAS 18001:2007, dan Kepmen No. 555.K/26/M.PE/1995, Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Pertambangan Umum.
loading...
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner