Senin, 13 Februari 2017

Inilah Manfaat Intan yang Wajib Diketahui

Intan adalah mineral yang berkualitas tinggi, sangat langka, dan sangat unik diantara mineral-mineral lainnya. Intan merupakan mineral yang sangat keras dan merupakan konduktor panas terbesar. Intan memiliki titik leleh tertinggi dan memiliki indeks bias tertinggi dibandingkan mineral-mineral lainnya. Sifatnya yang demikian membuat mineral ini sering dimanfaatkan dalam kehidupaan sehari-hari.

Pada postingan sebelumnya, geologinesia telah banyak membahas mengenai apa itu intan dan perbedaannya dengan berlian. Oleh karena itu, untuk postingan kali ini geologinesia akan lebih fokus membahas mengenai kegunaan atau manfaat intan. Mari kita mulai!!


Pencarian lainnya yang berhubungan dengan artikel ini adalah: Manfaat intan, pemanfaatan intan, kegunaan intan, manfaat intan dalam kehidupan sehari-hari, manfaat intan bagi kehidupan manusia. Kegunaan intan, kegunaan intan di berbagai bidang, manfaat intan sintetis, intan sintetik.

Penggunaan yang paling utama dari intan terbagi atas 3 kelompok manfaat, yaitu manfaat intan sebagai gamestone (permata), manfaat intan dalam bidang industri (bahan abrasif), dan manfaat intan dalam bentuk aplikasi khusus. Berdasarkan data global, hanya sekitar 20 persen dari produksi intan cocok untuk digunakan sebagai permata sedangkan 80 persen lainnya digunakan dalam bidang industri dan aplikasi khusus. Lihat penjelasannya di bawah ini.

Pemanfaatan Intan sebagai Permata

Pemanfaatan yang paling populer dari intan adalah digunakan sebagai permata. Intan yang sudah dibentuk menjadi sebuah permata/perhiasan disebut sebagai "berlian". Karena kecemerlangan, kekerasan, dan kelangkaannya maka berlian merupakan permata yang paling populer dari semua permata yang ada saat ini.

Pemanfaatan Intan
Negara penghasil intan berkualitas permata (M=Millions of Carats). Sumber: USGS.

Saat ini, berlian yang berwarna biru, merah, hijau, pink, dan ungu merupakan berlian paling populer digunakan sebagai permata yang sangat langka dengan harga selangit. Meskipun demikian, belakangan ini berlian kuning dan coklat juga mulai menunjukkan popularitasnya.

Pemanfaatan Intan dalam Industri (Bahan Abrasif)

Karena intan sangat keras (10 skala Mohs) maka intan sering digunakan sebagai bahan abrasif. partikel-partikel kecil dari intan yang tertanam di mata gergaji, bor dan gerinda dimanfaatkan sebagai alat pemotong, pengeboran, atau penggilingan bahan keras.

Intan juga dapat digiling menjadi bubuk dan dibuat menjadi "diamonds paste" yang digunakan untuk memoles atau grinding sangat halus. Selain itu, metode tradisional untuk memotong dan memoles intan menjadi sebuah berlian atau permata justru menggunakan intan sebagai bahan utamanya.


Permintaan terhadap intan dalam bidang industri sangat banyak, bahkan melebihi suplai yang diperoleh dari hasil penambangan. Hal inilah yang memunculkan "intan sintetis" atau dengan kata lain intan yang dibuat oleh manusia. Intan sintetis diproduksi untuk memenuhi permintaan yang banyak khususnya dalam bidang industri. Intan sintetis dapat diproduksi dengan biaya yang lebih rendah serta mempunyai fungsi yang sama baiknya dengan intan alami.

Pemanfaatan Intan dalam Aplikasi Khusus

Selain dalam bidang industri (bahan abrasive), intan juga banyak digunakan dalam bentuk aplikasi khusus seperti dibawah ini:

"Heat sink": merupakan bahan yang dapat menyerap atau mengirimkan panas yang berlebihan. Intan memiliki sifat konduktivitas termal tertinggi dibandingkan mineral lainnya. Sifat inilah yang digunakan untuk meyerap panas dari bagian-bagian sensitif mikro-elektronika yang berkinerja tinggi.

"Diamond window": merupakan bahan yang terbuat dari membran tipis intan dan digunakan untuk menutupi bukaan di laser, mesin x-ray, dan ruang vakum. Bahan ini membutuhkan sifat intan yang transparan, tahan lama, dan tahan terhadap panas dan abrasi.

"Low-friction Microbearings": Bahan ini diperlukan dalam perangkat mekanis kecil, seperti pada beberapa produk jam tangan yang memiliki bantalan intan di bawah jarum jam yang selalu bergerak. Disini intan digunakan karena sifat ketahanannya terhadap abrasi yang ekstrim.


"Diamond speaker domes": Bahan ini berguna untuk meningkatkan kinerja speaker berkualitas tinggi. Intan merupakan mineral yang sangat kaku, dan ketika dibuat menjadi "Diamond speaker domes" maka bahan tersebut bisa bergetar dengan cepat tanpa deformasi yang akan menurunkan kualitas suara.