Monday, May 2, 2016

Proses Pengolahan Bauksit Menjadi Alumina dan Aluminium

Bauksit Sebagai Bahan Baku Utama

Produksi Aluminium dimulai dengan bauksit sebagai bahan baku utamanya. Bauksit merupakan tanah laterit yang banyak ditemukan di daerah tropis. Bauksit ditambang dari beberapa meter diatas permukaan hingga dibawah tanah. Bauksit yang telah ditambang selanjutnya diangkut ke pabrik, kemudian dicuci dan selanjutnya bauksit tersebut dihancurkan (grinder).


Pencarian lainnya yang berhubungan dengan artikel ini adalah bahan baku aluminium, pembuatan aluminium, bahan baku pembuatan aluminium. Cara pengolahan aluminium, proses pengolahan aluminium, bahan baku untuk membuat aluminium, bahan aluminium, bahan pembuat aluminium, logam aluminium. Pembuatan logam aluminium, proses pembuatan aluminium, bahan baku alumunium.
pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium
Pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium.

Alumina Sebagai Hasil Ekstraksi Bauksit

Alumina atau biasa disebut dengan aluminium oksida diekstrak dari bauksit melalui penyulingan. Alumina dipisahkan dari bauksit dengan menggunakan larutan panas soda kaustik dan kapur. Proses ini biasa disebut sebagai proses pemurnian (Refining Process). Hasil dari proses tersebut kemudian dipanaskan dan disaring, dan alumina yang tersisa selanjutnya dikeringkan sehingga menjadi bubuk putih. Bubuk putih inilah yang disebut dengan alumina murni (Pure Alumina).

Pengolahan Alumina menjadi Aluminium

Alumina murni yang diperoleh dari proses refanery selanjutnya diubah menjadi aluminium melalui proses penyempurnaan (Refinement Process). Proses ini membutuhkan 3 bahan baku yang berbeda untuk menghasilkan sebuah aluminium yaitu aluminium oksida (alumina murni), listrik, dan karbon.


Listrik dijalankan antara katoda negatif dan anoda positif, yang terbuat dari karbon. Reaksi anoda dengan oksigen di dalam alumina membentuk CO2. Hasil akhir dari proses ini adalah aluminium cair, yang pada akhirnya dapat diambil dari sel-sel listrik tersebut.

Aluminium cair selanjutnya dapat dibentuk menjadi lembaran ingot aluminium ataupun berbagai macam paduan aloy yang berbeda. proses ini biasa disebut dengan proses ekstrusi. Teknik ekstrusi aluminium memiliki kemungkinan hampir tak terbatas untuk berbagai bentuk produk yang tak terhitung jumlahnya.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner