Minggu, 27 Maret 2016

Berbagi Ide : Penyematan Spesialisasi Geologist Seperti Dokter Spesialis ?

Garis besar ide ini sebenarnya muncul ketika saya berkunjung ke sebuah rumah sakit. Disitu terpampang nama-nama dokter lengkap dengan spesialisasinya. Contohnya dr.AAA, SpOG (spesialis kandungan), ataupun dr. BBB, SpA (spesialis anak), dr. CCC Doang (dokter umum), dan dokter2 lainnya yang mempunyai spesialisasi tertentu.

Muncul dalam benak saya, bagaimana seandainya geologist juga mempunyai patron (sebut saja seperti itu), mirip dokter2 spesialis itu. Karena menurut saya ilmu geologi sangat luas, luasnya itu sama dengan luas bumi (silahkan bayangkan sendiri panjang x lebarnya bumi) bahkan ditambah tebal (isi dalam bumi) heheeh..heheh. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu jalur konsentrasi khusus yang nantinya dapat disematkan di tiap individu, entah itu melalui jalur formal maupun non formal (pengalaman).

Baca juga : Berapakah Gaji Seorang Geologist ??

Patron spesialisasi geologist ini secara tidak langsung memudahkan masyarakat umum (diluar geologi) memahami bidang2 khusus dalam ilmu geologi, dan dapat memakai geologist untuk menyelesaikan "permasalahannya" sesuai dengan spesialisasi mereka. Misalnya, sebuah perusahaan yang fokus bergerak di eksplorasi dan pertambangan emas sudah tentu menyukai geologist yang berpatron spesialisasi emas, begitupula nikel, bauksit, ataupun batubara.

Walaupun saat ini seorang geologist sangat dituntut untuk menjadi seperti bunglon (??) yang dapat berubah sesuai dengan lingkungan pekerjaannya, namun perlu diingat bahwa geologist bukan SUPERMAN yang bisa melakukan apa saja. Akan membutuhkan waktu untuk mengkonversi maindset seseorang yang telah lama bergelut dengan emas misalnya dan berpindah ke batubara, ataupun sebaliknya.

penyematan spesialisasi geologist
Gambar ilustrasi penyematan spesialisasi geologist.

Ini bukan bermaksud untuk membuat sekat antar bidang tertentu ataupun membuat geologi menjadi ilmu yang terlalu komersial, tetapi lebih kepada pertanggungjawaban terhadap apa yang nantinya dikerjakan seorang geologist sesuai dengan pengalamannya.

Terkadang waktu yang dibutuhkan seorang geologist untuk merubah maindset cukup lama, dan pada kondisi ini banyak perusahaan yang sulit mentolerirnya. sehingga tidak jarang sebuah perusahan mengeliminasi geologistnya hanya karena faktor tersebut.

Kalau diperhatikan secara seksama, ini bukan kesalahan geologist, namun justru perusahaan tersebut yang harus dipertanyakan mengenai sistem rekruitmennya. Istilah kasarnya salah sendiri mengambil geologist yang maindsetnya batubara di perusahaan yang fokus di nikel, misalnya.

Tetapi klau ditelusuri lagi ke belakang, perusahaan akan mengatakan "harusnya anda mencamtumkan label spesialisasi pada nama anda!!". Orang yang sakit mata akan berkunjung ke dokter spesialis mata, bukan ke dokter spesialis kulit.

Baca juga : Daftar Perusahaan Tambang Batubara

Kalaupun ide ini terealisasi (ngareep kali ye..hehehe), saya lebih menyarankan bahwa patron spesialisasi yang disematkan pada seorang geologist berasal dari pengalaman kerja. Ini bisa diberikan oleh perusahaan/institusi tempat geologist tersebut bekerja, sudah tentu nantinya ini harus dipertanggungjawabkan ketika geologist tersebut keluar dari perusahaan nya. Alias perusahaan tidak boleh sembarangan menyematkan patron spesialisasi tersebut. Teknis untuk menyematkan itu silahkan dipikirkan sendiri.

Jadi nantinya akan seperti ini: Flyshgeost, ST, MT, GSp.Au (GSp.Au = Geologist Spesialisasi Emas) atau Prof Dr. Flyshgeost, GSp.Coal, GSp.Ni, GSp.Au, GSp.Tecto, klau diterjemahkan menjadi Profesor Doktor Flyshgeost seorang geologist spesialis batubara, nikel, emas, dan tektonik, asyik kan??. Atau mungkin nantinya ada geologist umum (mirip dokter umum) hahaha..hahah2x. Apakah anda sepakat dengan ide tersebut?? Silahkan acungkan kaki.