Tuesday, February 2, 2016

Jenis-jenis Rumah Berdasarkan Undang-undang Perumahan

loading...
Sebelum kita membahas mengenai jenis-jenis rumah berdasarkan undang-undang perumahan yang berlaku sekarang ini, ada baiknya kita menelaah sejarah dari undang-undang perumahan di Indonesia. Pada mulanya, ketentuan tentang perumahan diatur dalam Undang-undang No. 41 Tahun 1964 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 6 Tahun 1962 tentang Pokok-pokok Perumahan.

Selanjutnya Undang-undang No. 41 Tahun 1964 dinyatakan tidak berlaku lagi dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman. Selanjutnya Undang-undang No. 4 Tahun 1992 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi semenjak keluarnya Undang-undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan undang-undang inilah (UU No. 1 Tahun 2011) yang kita gunakan sampai saat ini.

Jenis rumah berdasarkan undang-undang perumahan
Gambar salah satu jenis rumah komersial.

Pengertian rumah disebutkan dalam Pasal 1 angka 7 Undang-undang No. 1 Tahun 2011, yaitu bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya, serta aset bagi pemiliknya. Rumah yang ditempati atau dihuni diharapkan tidak sekedar rumah, tetapi rumah yang layak huni dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, dan teratur.

Pasal 21 ayat (1) Undang-undang No. 1 Tahun 2011 menetapkan jenis rumah dibedakan berdasarkan pelaku pembangunan dan penghunian yang meliput rumah komersial, rumah umum, rumah swadaya, rumah khusus, rumah negara.

Rumah Swadaya; Rumah swadaya adalah rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat. Rumah swadaya diselenggarakan atas prakarsa dan upaya masyarakat, baik secara sendiri maupun berkelompok.Rumah swadaya dapat memperoleh bantuan dan kemudahan dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.

Rumah Umum; Rumah umum adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Rumah umum dapat mendapatkan bantuan dan kemudahan dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.

Rumah Khusus; Rumah khusus adalah rumah yang diselenggarakan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan khusus. Yang dimaksud dengan “kebutuhan khusus”, antara lain adalah kebutuhan untuk perumahan transmigrasi, permukiman kembali korban bencana alam, dan rumah sosial untuk menampung orang lansia, masyarakat miskin, yatim piatu, dan anak terlantar, serta termasuk juga untuk pembangunan rumah yang lokasinya terpencar dan rumah di wilayah perbatasan wilayah negara. Rumah khusus disediakan oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.

Rumah Komersial; Rumah komersial adalah rumah yang diselenggarakan dengan maksud dan tujuan untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rumah Negara; Rumah negara adalah rumah yang dimiliki negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga serta penunjang pelaksanaan tugas pejabat dan/atau pegawai negeri. Rumah negara disediakan oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah. (Referensi: Undang-undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman).
loading...
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner