Kamis, 11 Februari 2016

Jaminan Fidusia Atas Rumah

Pengertian Fidusia dan Jaminan Fidusia

Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda. Jaminan Fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan yang tetap berada dalam penguasaan Pemberi Fidusia, sebagai agunan bagi pelunasan utang tertentu, yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada Penerima Fidusia terhadap kreditor lainnya.

Pengaturan Jaminan Fidusia Atas Rumah

Rumah bagi pemiliknya di samping berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian, juga berfungsi sebagai aset bagi pemiliknya. Rumah sebagai aset, maka rumah mempunyai nilai ekonomis sehingga dapat dinilai dengan uang. Oleh karena rumah mempunyai nilai ekonomis, maka rumah dapat dijadikan jaminan utang oleh pemiliknya. Rumah yang dapat dijadikan jaminan utang adalah rumah yang sifatnya dimiliki. Hak milik atas rumah tanpa tanah dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani Fidusia.

Dari ketentuan Pasal 1 angka 2 Undang-undang No. 42 Tahun 1999 dapat diketahui bahwa objek Jaminan Fidusia adalah Benda bergerak dan Benda tidak bergerak. Benda bergerak meliputi benda bergerak berwujud dan benda bergerak tidak berwujud. Sedangkan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dibebani dengan Hak Tanggungan.
Jaminan fidusia atas rumah
Gambar ilustrasi rumah yang bisa dijadikan objek jaminan fidusia.

Rumah yang menjadi objek Jaminan Fidusia dapat berdiri di atas tanah haknya sendiri, atau berdiri di atas tanah Hak Milik orang lain. Kalau rumah yang mau dijadikan jaminan utang dengan dibebani Fidusia berada di atas tanah milik orang lain, maka harus mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pemilik tanah. Objek Jaminan Fidusia adalah rumah saja tanpa hak atas tanah.

Mekanisme pembebanan jaminan Fidusia rumah adalah : 1) Adanya perjanjian utang piutang antara pemilik rumah sebagai debitur dengan pihak lain (bank) sebagai kreditur, 2) Adanya Akta Pembebanan Fidusia yang dibuat oleh notaris, dan 3) Pendaftaran Jaminan Fidusia kepada Kantor Pendaftaran Fidusia. Dokumen yang diserahkan sebagai jaminan Fidusia adalah surat tanda bukti pemilikan rumah. Jaminan Fidusia dibuktikan dengan Akta Pembebanan Fidusia yang dibuat oleh Notaris.

Lahirnya Jaminan Fidusia adalah sejak Akta Pembebanan Fidusia didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia. Sebagai tanda bukti Jaminan Fidusia diterbitkan Sertipikat Fidusia oleh Kantor Pendaftaran Fidusia. (Sumber referensi: Buletin Hukum Perbankan dan Kebanksentralan Volume 11, Nomor 3, 2013).