Jumat, 08 Januari 2016

Macam-macam Definisi Granit Yang Wajib Dipahami

Batu granit adalah batuan "beku dalam" atau batuan plutonik yang berwarna terang dengan butiran mineral yang terlihat cukup besar. Butiran mineral tersebut terbentuk dari kristalisasi magma yang lambat di bawah permukaan bumi. Granit utamanya tersusun oleh mineral kuarsa dan feldspar, dengan sejumlah kecil mika, amfibol dan mineral asesoris lainnya. Komposisi mineral-mineral inilah yang biasanya memberikan granit berwarna merah, merah muda, abu-abu ataupun putih dengan butiran mineral gelap terlihat di permukaannya.

Granit adalah batuan beku yang paling populer. Banyak orang pernah melihat granit karena merupakan batuan tersebut merupakan batuan beku yang paling banyak ditemukan di permukaan bumi. Granit juga sangat terkenal karena dapat di manfaatkan membuat banyak benda/objek yang ada dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ubin lantai, paving stone, tapak tangga, serta batu nisan. Hamparan batu granit yang sangat terkenal dengan keindahannya dapat kita temukan di Stone Mountain di Georgia, Yosemite Valley di California, Mount Rushmore di South Dakota, Pikes Peak di Colorado, dan White Mountains di New Hampshire.

Baca juga : Bagaimana Melakukan Deskripsi Batuan Hasil Alterasi

Kata "granit" digunakan oleh berbagai kalangan dengan maksud yang berbeda-beda. Ada kalangan yang mengartikan granit secara general (umum), tetapi ada juga yang mendefinisikan granit lebih spesifik (biasa digunakan oleh ahli petrologi dan mineralogi). Selain itu, ada juga yang mengartikan granit dari sisi komersialnya misalnya penjual batuan granit dekoratif, ubin, pagar, dan paving stone.

Adanya berbagai jenis definisi yang beragam tentang granit dapat menyebabkan masalah komunikasi. Namun, jika anda tahu siapa yang menggunakan kata tersebut, dan dengan siapa mereka berkomunikasi, maka anda dapat menafsirkan definisi granit dalam konteks yang tepat. Tiga penggunaan kata "granit" dijelaskan di bawah ini.

Handspecimen granit
Conto granit, umumnya menunjukkan butiran mineral yang kasar.

Pengertian Granit Secara Umum

Secara umum Granit adalah batuan beku berwarna terang terutama terdiri dari feldspar dan kuarsa dengan sejumlah kecil mika dan mineral amphibole. Definisi sederhana ini memungkinkan orang awam untuk mudah mengidentifikasi batu berdasarkan pengamatan visual. Secara umum orang awam akan mudah mengenali batuan ini apabila dijelaskan sesuai dengan penglihatan mereka. Warna yang tercipta dari mineral penyusun batuan ini akan sangat mudah diterima oleh mereka.

Pengertian Granit Secara Petrologi

Granit adalah batu beku plutonik dimana komponen kuarsanya berada antara 10-50 % dari komponen felsik, sedangkan feldspar alkali berada antara 65-90 % dari total feldspar. Menerapkan definisi ini membutuhkan identifikasi mineral dan kualifikasi kemampuan seorang ahli geologi yang kompeten. Banyak batuan diidentifikasi sebagai "granit" dengan memakai definisi secara umum, akan tetapi seorang petrologist tidak akan menyebut semua batuan tersebut sebagai "granit". Mereka mungkin akan menyebut batuan tersebut sebagai alkali granit atau granodiorit atau pegmatit atau aplit. Seorang petrologist bahkan mungkin akan menyebutnya "granitoid" dibandingkan granit.

Selain itu, ada definisi lain dari granit berdasarkan komposisi mineral. Grafik di bawah ini menggambarkan berbagai komposisi granit. Berdasarkan grafik tersebut dapat terlihat bahwa feldspar ortoklas, kuarsa, plagioklas feldspar, mika, dan amphibole yang mempunyai persen kelimpahan tertentu memiliki nama yang berbeda.

Bagan umum batuan beku
Komposisi umum mineral penyusun batuan beku.

Gambar diatas menggambarkan komposisi mineral pada batuan beku secara umum. Granit dan riolit (riolit komposisinya sama dengan granit tetapi ukuran butirnya lebih halus) terutama terdiri dari feldspar ortoklas, kuarsa, plagioklas feldspar, mika dan amphibole.

Baca juga : Deskripsi dan Penamaan Batuan Gunungapi

Pengertian Granit Secara Komersial

Kata "granit" sering juga digunakan oleh orang-orang yang menjual ataupun membeli batu yang sudah dipotong untuk digunakan untuk struktural dan dekoratif objek tertentu. "Granit" ini digunakan untuk membuat countertops, ubin lantai, pagar, nisan dan banyak produk lainnya. Dalam industri batu komersial , "granit" yang dimaksudkan adalah batuan dengan butiran terlihat lebih kasar dari marmer (marble). Batuan yang secara petrologi disebut gabro, basalt, pegmatit, sekis, gneiss, syenite, monzonit, anorthosite, granodiorit, diabas, diorit dan lainnya, oleh seorang penjual dan pembeli batuan tersebut akan tetap disebut sebagai "granit".