Follow By Email

Jenis dan Proses Terbentuknya Batu Marmer

loading...

Batu Marmer Termasuk Jenis Batuan Malihan

Pada kalangan umum (secara komersial) nama lain batu marmer adalah batu pualam. Batu marmer termasuk jenis batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batuan asalnya yaitu batu gamping (batu kapur). Pengaruh temperatur dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen akan menyebabkan terjadinya kristalisasi kembali pada batuan tersebut membentuk berbagai struktur foliasi mapun non foliasi.

Berdasarkan distribusi warnanya, batu marmer terbagi atas 2 jenis yaitu batu marmer putih dan batu marmer berwarna. Batu marmer putih dihasilkan dari metamorfosa batu kapur murni dan batu kapur dolomit. Sedangkan batu marmer yang berwarna berasal dari metamorfosa batu kapur tidak murni. Distribusi warnanya tergantung dari alam dan inpuritis yang dikandungnya.

Baca juga : Batu Breksi dan Proses Pembentukannya

Marmer merupakan bahan galian yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, bahkan cukup gencar pula muncul ke permukaan yang menimbulkan sensasi pencarian marmer yang dapat tembus cahaya dengan harga penawaran sangat menggiurkan, walaupun hanya sebatas orang-perorang dan diliputi misteri, hobi dan aspek mistik lainnya.
berbagai jenis batu marmer
Gambar batu marmer.

Deskripsi, Tekstur, dan Ciri-Ciri Batu Marmer

Marmer mempunyai sruktur yang kompak, gugusan kristalnya relatif sama dengan tekstur halus sampai agak kasar. Marmer umumnya tersusun oleh mineral kalsit dengan kandungan mineral minor lainya adalah kuarsa, mika, klhorit, tremolit, dan silikat lainnya seperti graphit, hematit, dan limonit. Nilai komersil marmer bergantung kepada warna dan tekstur. Marmer yang berkualitas sangat tinggi adalah berwarna putih sangat jernih, sebab kandungan kalsitnya lebih besar dari 90 %. Marmer yang berwarna abu-abu dihasilkan dari kandungan grapit pada batuan tersebut, pink dan merah akibat adanya kandungan hematit, kuning dan krem sebagai pengaruh dari kandungan limonit.

Marmer juga dicirikan pula oleh gores arah jurus dan lapisan grapit atau silikat gelapnya. Berdasarkan besar butirnya, tekstur berkisar dari halus hingga kasar. Sifat sifat lainnya yang berpengaruh terhadap kualitas marmer adalah porositas, kekuatan regangan dan kekuatan terhadap cuaca.

Pencarian lain yang berhubungan dengan artikel ini : Batu marmer, batuan marmer, batu marmer termasuk jenis batuan, jenis batu marmer, jenis jenis marmer, batu marmer terjadi karena, proses terbentuknya batu marmer, batuan sejenis marmer terjadi karena, jenis marmer, marmer termasuk jenis batuan, jenis-jenis batu marmer, batu marmer terbentuk dari batu. Proses terbentuknya marmer, menurut proses terjadinya marmer termasuk batuan, proses terjadinya batu marmer, harga batu marmer, marmer ujung pandang, proses terjadinya marmer, nama lain batu marmer, batu marmer termasuk batuan.

Jenis Batu Marmer

Jenis-jenis batu marmer pada umumnya dibedakan berdasarkan warna, teksur, dan komposisi mineral. Jenis batu marmer yang terkenal yaitu "Statuary Marble" (fine texture) bersih putih; "Architectural Marble", warna texture, mutu dan kekuatannya bagus; "Ornamental Marble" yang warnanya indah; "Onix Marble" jernih yang terdiri dari material organik dan kalsit; "Cipolin Marble" yang banyak mengandung mika dan talk; "Ruin Marble" teksturnya halus dengan bentuk kristal tidak teratur; "Breccia Marble" teksturnya kasar dan persegi; "Shell Marble" yang terdiri dari fosil-fosil.

Secara komersial batu marmer dikenal juga dengan 2 tipe, yaitu tipe marmer lokal dan tipe marmer impor. Batu marmer lokal pada umumnya berwarna terang, sedangkan yang impor warnanya agak gelap, seperti warna coklat. Tetapi, tidak berarti seluruh marmer impor berwarna gelap. Karena marmer yang asal Cina juga memiliki warna yang hampir sama dengan marmer lokal, seperti warna krem.

Secara fisik akan nampak jelas dari aspek pori-porinya, dimana marmer impor memiliki pori-pori yang rapat sedangkan marmer lokal kurang rapat. untuk mengetahui pori-pori marmer tersebut rapat atau tidak, cukup dengan menyiramkan air pada bagian atas marmer, dan jika meninggalkan bekas basah walau telah dilap dengan kain kering, berarti pori-pori marmer tersebut besar (Mega Sari, Kompas, 2002).

Selain tipe marmer lokal dan non lokal, marmer atau batu pualam biasa juga dikategorikan kepada dua penampilan yaitu tipe ordinario dan tipe staturio. Tipe ordinario biasanya digunakan untuk  pembuatan tempat mandi, meja-meja toilt, lanati, dinding dan sebagainya, sedangka tipe staturio sering dipakai untuk seni pahat dan patung (Asril, 1994).

Proses Terbentuknya Batu Marmer

Batu marmer atau dikenal pula dengan sebutan batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batuan asalnya yaitu batukapur. Proses terbentuknya batu marmer sangat dipengaruhi oleh temperatur dan tekanan yang menyebabkan terjadinya kristalisasi kembali pada batuan tersebut sehingga membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.

Akibat rekristalisasi akan menghilangkan struktur asal batuan, tetapi juga akan membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Pembentukan batuan marmer di Indonesia yang terjadi sekitar 30-60 juta tahun yang lalu atau berumur Kwarter hingga Tersier.

Baca juga : Batu Gabro dan Proses Pembentukannya

Manfaat atau Kegunaan Batu Marmer

Sebagai bahan galian yang mempunyai nilai jual tinggi karena rona yang sangat indah, artistik, dan aspek kuat tekan dan geser yang tinggi menjadikan bahan galian ini mempunyai pangsa pasar yang  relatif tinggi hingga pada pasar menengah. Penggunaan marmer biasanya untuk meja, tegel, hiasan dinding, perlengkapan rumah tangga sepeti guci, lampu hias dan lain sebagainya. Untuk tegel, dinding dan meja memerlukan diameter yang besar dan kualitas yang sangat baik dalam artian sedikit sekali adanya retakan dan kandungan mineral bijihnya, sehingga akan menimbulkan kesan dingin walaupun kenas sinar matahari sekalipun.

Sejak zaman dahulu, marmer sudah memiliki pasar yang baik, sehingga perburuan ke lokasi-lokasi penghasil marmerpun cukup tinggi. Italia merupakan negara pengahsil marmer yang sangat terkenal di dunia, walaupun pada kenyataannya bahanbaku marmer itu sendiri bukan asli dari Italia tetapi dari negara-negara lainnya yang dimasukan terlebih dahulu ke Italia. Marmer dari luar tersebut diproses terlebih dahulu di Intalia yang kemudian dikemas sedmikian rupa dan dipasarkan dengan merek Italia.

Pasar marmer atau batu pualam yang sempat kandas saat krisis melanda kini mulai membaik. Meski dari kualitas pengolahan marmer lokal masih kalah dengan polesan produk impor, namun dari sisi penjualan marmer lokal lebih baik. Produk lokal dengan impor memang tidak beda jauh seperti dari segi ornamen. Namun, harga marmer lokal lebih murah dibanding dengan yang impor. Oleh karena itu rata-rata konsumen menyukai produk lokal karena selain lebih murah ornamen yang disuguhkan juga hampir sama.  Jika belum cukup jeli, sulit untuk membedakan antara marmer lokal dan impor.

Referensi:
Asril Riyanto, 1994, Batu Pualam (Marmer), Bahan Galian Industri) Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, B.30.94. Alamanda Gemilang, Alamanda Granit  & Marble, 1998, PT. Alamanda Gemilang, Jakarta. Tushadi, 1990, Bahan Galian Industri Indonesia, Direktorat Sumberdaya Mineral, Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral, Bandung. Puslitbang Teknologi Mineral, Buletin Statistik Komoditi Mineral Indonesia  Nomor 28 tahun 2001, Bandung: Proyek Pengembangan Manajemen Sumberdaya.

Pencarian lainnya berhubungan dengan artikel ini : Deskripsi batu marmer, proses pembentukan batu marmer, proses terbentuknya batuan marmer, jenis batuan marmer, batu marmer digunakan untuk, batu marmer terbentuk dari, gambar batu marmer, manfaat batu marmer. Tekstur batu marmer, kegunaan batu marmer, genesa marmer, ciri-ciri batu marmer, pemanfaatan marmer, pengertian batu marmer, warna marmer, macam-macam batu marmer, daerah penghasil marmer, fungsi batu marmer.

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Geologinesia Updated at: 12.14.00

0 komentar:

Poskan Komentar

Translate

Artikel Terbaru

loading...

Arsip Blog

Berlangganan Artikel Gratis

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.