Thursday, January 28, 2016

Deskripsi dan Kegunaan Mineral Feldspar

loading...

Pengertian Feldspar

Kata feldspar berasal dari dua kata dalam bahasa Swedia yaitu "feldt atau falt" yang berarti medan dan "spath" yang bermakna pecahan batuan dalam batuan granit (Deer dkk, 1966).  Pengertian "spar" lebih diperjelas lagi oleh Castle dan Gilson (1960) yang mengutip istilah "spat" dalam bahasa Jerman dan mengacu kepada setiap mineral transparan atau translusen berkarakter bidang belah.


Pada awalnya istilah "spar" digunakan untuk menamakan setiap mineral selain dari feldspar itu sendiri, seperti kepada barit, kalsit dan fluorit (Rogers dan Neal, 1975), sebagai contoh istilah barium feldspar. Dalam hal ini pengertian feldspar untuk keperluan komersial hanya mengacu kepada 3 mineral silikat yang mempunyai formula K3AlSi3O8 (ortoklas atau mikroklin), NaAlSi3O8 (albit) dan CaAl2Si2O8 (anortit). Dua yang terahir adalah mineral-mineral yang termasuk ke dalam kelompok plagioklas. Di alam ketiganya hampir tidak ditemukan dalam bentuk murni tetapi terdapat bersamaan secara melimpah.

Deskripsi dan Kegunaan Feldspar
Gambar mineral feldspar (K-feldspar).

Bagaimana Feldspar Terbentuk ?

Mineral pembentuk batuan dibedakan atas mineral mafik dan felsik; yang pertama mengacu kepada mineral-mineral feromagnesian berupa mineral-mineral silikat mengandung unsur besi (Fe) dan atau magnesium (Mg) sebagai unsur dominan. Mineral mafik dikelompokkan menjadi olivin, hipersten, augit, hornblende, dan biotit.  Warna mineral-mineral tersebut umumnya gelap (hijau gelap, coklat atau hitam).

Felsik (akronim dari feldspar - silika) digunakan untuk mineral-mineral silikat berwarna lebih terang seperti kuarsa, feldspar dan felspatoid.  Batuan yang mempunyai komposisi mineral mafik lebih dominan disebut batuan basa sebaliknya bila komposisi mineral felsik lebih abnyak di sebut batuan asam, sedangkan batuan dengan komposisi mineral mafik dan felsik seimbang digolongkan ke dalam batuan intermedier.

Terbentuk dari proses kristalisasi magma, feldspar biasanya berasosiasi dengan batuan granitis dan metamorfis, paling umum dijumpai pada korok pegmatis. Pegmatit yang mempunyai nilai komersial umumnya mempunyai bentuk seperti lensa dengan panjang bervariasi dari 0,3 sampai 1500 m. Karena terbentuk langsung dari proses kristalisasi magma, jenis feldspar ini disebut feldspar primer, berukuran kasar dan terdapat berasosiasi dengan kuarsa.  Kehadiran kuarsa ini bersifat pengotor yang harus dipisahkan pada saat pengolahan. Untuk keperluan komersial, feldspar primer harus mempunyai kadar alkali total (K2O + Na2O) lebih dari 10%.

Selain feldspar primer, terdapat pula jenis lain yang digolongkan ke dalam feldspar diagenetis dan aluvial. Kedua jenis feldspar di atas adalah feldspar sekunder. Yang pertama terbentuk karena proses diagenesis sedimen piroklastik halus asam yang terendapkan dalam lingkungan air lakustrin, yang berasosiasi dengan cekungan sedimen tersier, umumnya endapan bentonit atau zeoilit, feldspar diagenetis mempunyai kadar alkali total (K2O + Na2O) relatif rendah (5%). feldspar aluvial terjadi sebagai akibat rombakan batuan granit dan batuan asam lainnya. Kadar alkali total berkisar antara 5- 10%. Kedua jenis feldspar banyak terkandung mineral ikutan, seperti mika, hematit, tourmalin, garnet dan kuarsa (Hardjatmo dkk, 1992).

Deskripsi Mineralogi Feldspar

Sebagai mineral silikat pembentuk batuan, feldspar mempunyai kerangka struktur tektosilikat yang menunjukkan 4 (empat) atom oksigen dalam struktur tetrahedra SiO2 yang dipakai juga oleh struktur tetrahedra lainnya.  Kondisi ini menghasilkan kisi-kisi kristal seimbang terutama bila ada kation-kation lain yang masuk ke dalam struktur tersebut seperti penggantian silikon oleh aluminium.

Terlepas dari bentuk strukturnya, apakah triklin atau monoklin, feldspar secara kimiawi dibagi menjadi empat kelompok mineral yaitu kalium feldspar (rumus kimia: KAlSi3O8), natrium feldspar (Rumus Kimia: NaAlSi3O8), kalsium feldspar (Rumu kimia: CaAl2Si2O8) dan barium feldspar (Rumus Kimia: Ba Al2Si2O8). Sedangkan secara mineralogi feldspar dikelompokkan menjadi Plagioklas dan K-Feldspar. Plagioklas merupakan seri yang menerus suatu larutan padat tersusun dari variasi komposisi natrium feldspar dan kalsium feldspar. Kelompok feldspar mempunyai struktur kristal triklin, terdiri dari Na-plagioklas murni (albit, disingkat Ab) sampai Ca-plagioklas murni (anortit, disingkat An).

Mineral yang termasuk kelompok K-feldspar diklasifikasikan berdasarkan suhu kristalisasinya, mulai dari sanidin (suhu tinggi), ortoklas, mikroklin sampai adu-laria (suhu rendah).  Keempat mineral mempunyai rumus kimia sama yaitu KAlSi3O8 dan (terutama) ditemukan  pada batuan beku asam seperti granit dan sienit, selain itu ditemukan pula pada batuan metamorfosis dan hasil rework pada batuan sedimen.

Kegunaan dan Spesifikasi Feldspar

Keberadaan feldspar dalam kerak bumi cukup melimpah. Walaupun demikian untuk keperluan komersial dibutuhkan feldspar yang memiliki kandungan (K2O + Na2O) lebih dari 10%. Selain itu, material pengotor oksida besi, kuarsa, oksida titanium dan pengotor lain yang berasosiasi dengan feldspar diusahakan sesedikit mungkin.

feldspar dari alam setelah diolah dapat dimanfaatkan untuk batu gurinda dan  feldspar olahan untuk keperluan industri tertentu. Mineral ikutannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri lain sesuai spesifikasi yang ditentukan.  Industri keramik halus dan kaca/gelas merupakan dua industri yang paling banyak mengkonsumsi feldspar olahan, terutama yang memiliki kandungan K2O tinggi dan CaO rendah.

Sebagai industri yang banyak mengkonsumsi feldspar, industri keramik mensyaratkan beberapa hal untuk feldspar olahan agar bisa digunakan. Untuk pembuatan glasir dengan bahan feldspar, tergantung kelasnya yang mengharuskan memiliki kandungan oksida natrium dan besi dalam jumlah tertentu. Industri kaca/gelas, gelas amber dan kaca lembaran mempunyai spesifikasi tertentu pula yang harus dipenuhi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginan pasar.

Sebagai komponen batuan granit bersama kuarsa, mika dan mineral aksesori, keindahan mineral feldspar dimanfaatkan untuk batu hias (ornament stone).  Keindahan ini akan terlihat bila batuan granit tersebut telah dipotong dalam bentuk lembaran (slab) dan dipoles. Istilah bahwa feldspar adalah batuan adalah sesuatu yang salah kaprah.  feldspar berdiri sendiri dan material lain penyusun granit tetap berperan sebagai mineral, bukannya batuan. Masyarakat awam banyak yang tidak mengerti tentang ini.
loading...
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner