Sabtu, 28 November 2015

Pengertian, Jenis, dan Karakteristik Komputasi Awan

Komputasi Awan atau cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Komputasi awan merupakan evolusi alami dari luas adopsi virtualisasi, arsitektur berorientasi layanan dan komputasi utilitas. Dalam konsep komputasi awan, entitas dari perangkat lunak, perangkat keras, dan jaringan memainkan peran utama. Upaya kolektif dari entitas tersebut memungkinkan untuk membuat komputasi awan.

Fenomena komputasi awan saat ini semakin berkembang didorong sebagian besar pemain besar, contohnya GOOGLE, Microsoft, Amazon, dan SUN). Mereka telah membangun prasarana komputasi yang sangat besar yang bertujuan untuk mendukung aplikasi mereka dan mengajarkan seluruh dunia bagaimana cara membangun prasarana komputasi skala raksasa untuk mendukung komputasi, penyimpanan, dan layanan aplikasi. Secara sederhana skema dari komputasi awan dapat dilihat pada gambar dibawah ini :


Skema komputasi awan
Gambar skema sederhana komputasi awan (sumber : pusatteknologi dotcom).

Berdasarkan jenis layanannya, komputasi awan terbagi menjadi beberapa jenis :
  1. Software As A Service, adalah layanan dari komputasi awan dimana kita bisa menggunkanan aplikasi yang sudah disediakan oleh penyedia. Contohnya Gmail.
  2. Platform As A Service, adalah layanan dari komputasi awan dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungannya seperti sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dan lain-lain untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Contohnya Amazon Web Service.
  3. Infrastructure As A Service, adalah layanan dari komputasi awan dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT seperti komputasi, storage, memory, network dsb. Kita bisa definisikan berapa besarnya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lainnya yang akan kita sewa untuk membangun komputer virtual. Contohnya TelkomCloud.
Analisis komputasi awan umumnya dilihat dari sudut pandang penyedia layanan. Komputasi awan mempunyai beberapa karakteristik, diantaranya adalah : 
  1. On-demand access ; Komputasi awan menawarkan pemenuhan permintaan yang cepat untuk komputasi dan memiliki kemampuan untuk terus memenuhi kebutuhan yang diperlukan.
  2. Elastisitas ; Menyediakan kemampuan komputasi dalam jumlah yang diperlukan dan akan “dibuang” ketika komputasi tidak lagi diperlukan.
  3. Pay per use ; Seperti sebuah utilitas, biaya sumberdaya komputasi awan didasarkan pada jumlah yang dipakai.
  4. Konektivitas ; Semua server yang terhubung dalam jaringan berkecepatan tinggi yang memungkinkan data mengalir ke Internet, demikan juga antara sumber daya komputasi dan penyimpanan saling terhubung dan terkoneksi dalam jaringan berkecepatan tinggi.
  5. Pooling Sumber Daya ; Prasarana penyedia awan terbagi dalam sejumlah sumberdaya berbagi. Hal ini memberikan skala ekonomis untuk komputasi dan layanan.
  6. Infrastruktur maya ; Klien dari komputasi awan tidak mengetahui lokasi sebenarnya dan tidak mengetahui jenis komputer dari aplikasi yang mereka jalankan. Sebaliknya, penyedia awan memberikan matrikulasi kinerja untuk menjamin tingkat kinerja minimum. 

Sumber: Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi (SNIT) by Agung Wibowo (STIMIK Nusa Mandiri Sukabumi).