Sunday, November 8, 2015

Penemuan Aurora di Planet Mars

Ditemukan Aurora di Planet Mars
Sejak dulu ilmuan yakin tidak akan terjadi Aurora di Planet Mars. Hal ini dikarenakan Mars tidak mempunyai medan magnet seperti di Bumi. Penemuan Aurora di Planet Mars terdeteksi oleh MAVEN Spacecraft milik NASA. Aurora tersebut muncul pada belahan planet bagian utara. Aurora yang muncul tersebar merata bahkan mendekati garis katulistiwa. Jika terjadi di Bumi, maka aurora tersebut dapat disaksikan di wilayah subtropis seperti China atau Jepang. “(Aurora) Ini mengagumkan. Aurora tersebar dalam wilayah yang luas, bahkan jauh lebih luas dari apa yang kami bayangkan,” ungkap Nick Schneider yang memimpin MAVEN’s Imaging Ultraviolet Spectrograph (IUVS). Sebenarnya Mars tidak memiliki medan magnet yang melindungi keseluruhan planet dari hantaman benda langit asing seperti halnya yang dimiliki Bumi.

Medan magnet di Mars hanya berasal dari sisa medan magnet yang hancur miliaran tahun lalu dan tersebar di berbagai bagian Mars, terutama di belahan selatan. Sebagian lainnya terkotak-kotak seperti jamur di permukaan Mars. Seperti halnya di Bumi, aurora terjadi karena adanya partikel energi yang menghantam atmosfir. Di Bumi, energi ini didorong ke bagian kutub. Itu sebabnya aurora hanya dapat disaksikan di daerah sekitar kutub. Mars tidak memiliki medan magnet yang utuh, jadi aurora dapat muncul di daerah mana saja. Satu lagi perbedaan aurora yang terdapat di Mars adalah lokasi ketinggiannya. Partikel energi dari matahari mampu menembus jauh ke dalam atmosfir Mars. Akibatnya aurora terjadi di ketinggian kurang dari 100 kilometer. Di Bumi, aurora terjadi di ketinggian 100 sampai 500 kilometer karena medan magnet bumi yang jauh lebih kuat.

Pada dasarnya, Mars dipenuhi dengan gas karbon dioksida (CO2). Meskipun begitu, di Mars juga terdapat oksigen. Kandungan oksigen yang ada di Mars berpengaruh pada warna dari aurora. Oksigen bereaksi dengan membentuk warna hijau pada aurora. Warna utama dari Aurora di Mars adalah biru seperti terlihat pada gambar di atas. Satu keindahan Mars dibalik tanahnya yang kering tanpa kehidupan.

Sumber: Sciencedaily.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner