Sabtu, 21 November 2015

Hubungan Geostatistik dan Variogram

Geostatistik merupakan cabang daripada statistik terapan yang dibantu dengan deskripsi matematik dan analisa (observasi) geologi. Pada dasarnya geostatistik dapat digunakan  untuk estimasi dan penelaahan variabel, faktor atau keadaan yang ada kaitannya dengan ilmu kebumian.

Baca juga: Invers Distance Perhitungan Sumberdaya dan Cadangan

Sedangkan Variogram atau Semivariogram merupakan alat utama dalam perhitungan melalui geostatistik, selain itu dapat juga untuk mengukur variansi (mean squarred error) dalam estimasi nilai Z(x+h) dengan Z(x). Jika sampel pada posisi x+h nilainya sama dengan sampel pada posisi x, maka kesalahan adalah Z(x) – Z(x+h), yang kuadrat rata-ratanya bernilai 2y(h). Persamaan semivariogram eksperimentalnya adalah :


Model variogram eksperimental yaitu variogram yang diperoleh dengan memasukkan nilai sampel dalam rumus variogram merupakan realisasi daripada sifat-sifat spasial dari regionalized variabel. Hal ini dilakukan agar variogram tersebut dapat digunakan untuk alat estimasi nilai suatu dimensi yang lebih besar daripada ukuran sampel sehingga perlu adanya model teoritis yang cocok dengan realisasi sifat – sifat spasial berkaitan dengan regionalized variabel yang sedikit memperlihatkan keadaan statis.


Pada dasarnya variogram adalah representasi hubungan antar data secara spasial (ruang) pada suatu arah tertentu. Di mana dapat dirumuskan dalam rumus umum di bawah ini :


Di mana :
y(h)      : nilai variogram untuk arah tertentu dan jarak h
h          : 1d, 2d, 3d, 4d, (d=jarak k antar conto)
z(xi)     : harga (data) pada titik xi
z(xi+h) : data pada titik yang berjarak h dari xi
N(h)    : jumlah pasangan data