Friday, November 13, 2015

Gaya Penulisan Makalah Geologi

loading...
Seperti halnya ilmu pengetahuan lainnya, geologi pada dasarnya memerlukan proses dan tempat  berkomunikasi. Ilmu pengetahuan geologi tidak akan berkembang jika tidak dikomunikasikan, baik secara lisan maupun dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu bakat dan kemampuan teknis berkomunikasi sangat diperlukan bagi para ahli geologi dalam menulis dan mengemukakan gagasan dan hasil penelitian ilmiahnya. Salah satu tahapan penting dalam penelitian dan penyelidikan geologi adalah penulisan hasil penelitian dan penyelidikan baik dalam bentuk (format) laporan, makalah (paper) yang akan dipresentasikan dalam suatu seminar, ataupun makalah ilmiah untuk keperluan penerbitan jurnal atau buletin ilmiah.

Ilustrasi pembuatan makalah
Gambar ilustrasi pembuatan makalah (koleksi hercampus dotcom)

Dalam Penulisan Makalah Geologi untuk penerbitan ilmiah (Jurnal, Buletin, Prosiding, dll), Gaya  Penulisan meliputi kejelasan (clarity), keringkasan (concision) dan menarik (elegance)  (Glover, 1993). Hasil penelitian geologi seringkali bersifat deskriptif. Ahli geologi perlu menulis secara  jelas mengenai data dan informasi yang ingin disampaikan. Keringkasan  tulisan berarti  singkat dan komprehensif, memakai sedikit kata tetapi dapat menjelaskan banyak hal. Editor jurnal ingin menghindari pengulangan kalimat yang menghabiskan halaman, pembaca tidak menginginkan kata-kata yang artinya tidak jelas. Tulisan geologi harus menarik perhatian  para ahli  untuk  membacanya,  oleh  karenanya, makalah geologi harus disajikan secara sederhana tetapi menarik. Gaya penulisan yang elegan berarti menggunakan dan menempatkan kata-kata secara tepat. Dalam gaya (style) penulisan makalah teknik (Ernst, 2009), hal lain yang perlu diperhatikan adalah :
  1. Menggunakan kalimat aktif, karena subyek memiliki arti yang penting,
  2. Menghindari pemakaian kata ganti orang (saya, kami, kita), dan
  3. Menyusun kalimat  yang  singkat,  agar  setiap  kata  yang  dipakai  memiliki arti penting yang mendukung penyampaian informasi.
Meskipun gaya penulisan kadang-kadang bersifat sekunder, tetapi menulis secara lebih jelas akan membantu pembaca berpikir lebih jelas dan dapat memunculkan ide yang tidak tampak sebelumnya. Jika makalah ditulis tidak baik, pembaca tidak akan dapat menangkap ide-ide baik yang ditulis. Menurut Ernst (2009), makalah ilmiah yang ditulis dengan baik akan mencerminkan kualitas penelitian yang baik. (Referensi: Bambang Tjahjono Setiabudi, Pusat Sumber Daya Geologi).
loading...
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner