Tuesday, November 24, 2015

Dasar Pembentukan Kelompok Sosial Ditinjau dari Teori Para Ahli

Banyak yang mencoba mengembangkan suatu anggapan mengenai awal mula terbentuk dan tumbuhnya suatu kelompok sosial. Anggapan yang sangat dasar tentang terbentuknya kelompok sosial ini pada umumnya mencoba menjelaskan tentang adanya afiliasi diantara orang-orang tertentu. Dasar pembentukan kelompok sosial ditinjau dari teori para ahli dapat terlihat seperti dibawah ini :


1. Propinquity/Teori Kedekatan
Teori ini menjelaskan bahwa seseorang berhubungan dengan orang lain disebabkan karena adanya kedekatan ruang dan daerahnya. Dalam suatu kantor pegawai-pegawai yang bekerja dalam ruangan yang sama atau yang berdekatan akan mudah bergabung dan membuat hubungan yang menimbulkan adanya kelompok, dibandingkan dengan pegawai yang secara fisik terpisah satu sama lain.

2. Teori yang berasal dari George Homans
Teori ini berdasarkan pada aktivitas, interaksi dan sentimen (perasaan atau emosi), yaitu:
  • Semakin banyak aktivitas seseorang dilakukan dengan orang lain, semakin beraneka interaksinya, semakin kuat tumbuhya sentimen mereka.
  • Semakin banyak interaksi antara orang-orang maka semakin banyak kemungkinan aktivitas dan sentimen yang ditularkan pada orang lain.
  • Semakin banyak aktivitas dan sentimen yang ditularkan pada orang lain dan semakin banyak sentimen seseorang dipahami orang lain maka semakin banyak kemungkinan ditularkan aktivitas dan interaksi.
3. Teori Keseimbangan oleh Theodore Newcomb
Teori ini menyatakan bahwa seseorang tertarik kepada yang lain adalah didasarkan atas kesamaan sikap didalam menanggapi suatu tujuan yang relevan satu sama lain

4. Teori Pertukaran
Teori ini berdasarkan interaksi dan susunan : hadiah - biaya - hasil. Hadiah-hadiah yang berasal dari interaksi-interaksi akan mendorong timbulnya kebutuhan sedangkan biaya akan menimbulkan kekhawatiran, frustasi, kesusahan atau kelelahan.

5. Teori yang didasarkan alasan praktis
Dalam memahami pembentukan kelompok sosial berdasarkan alasan-alasan praktis ini diantaranya kelompok-kelompok itu cenderung memberikan kepuasan terhadap kebutuhan-kebutuhan sosial  yang mendasar dari orang-orang yang mengelompok tersebut. 

dasar teori pembentukan kelompok sosial
Gambar ilustrasi dasar pembentukan kelompok sosial.

Berdasarkan pengamatan beberapa dasar pembentukan kelompok sosial seperti yang diuraikan diatas, dapat diidentifikasikan karakteristik dari suatu kelompok sosial tersebut. Menurut Reitz (1977), karakteristik yang menonjol dari suatu kelompok itu, antara lain : Adanya dua orang atau lebih, yang berinteraksi satu sama lain, yang saling membagi beberapa tujuan yang sama, dan yang melihat dirinya sebagai suatu kelompok sosial.

Written by: Reveline Octaviani, SP, M.Si
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner