Selasa, 27 Oktober 2015

Sepak Terjang Tentara Bayaran

Secara halus tentara bayaran disebut Perusahaan militer swasta (bahasa Inggris: Private Military Company, PMC) adalah perusahaan atau korporasi yang menyediakan jasa dan keahlian yang berhubungan dengan bidang militer atau bidang sejenisnya. Perusahaan seperti ini juga dikenal sebagai korporasi militer swasta, firma militer swasta, penyedia jasa militer, dan secara luas sebagai industri militer swasta. Jasa-jasa yang ditawarkan perusahaan militer swasta antara lain adalah jasa logistik, pelatihan militer, pertahanan, serta jasa keamanan.

Jasa PMC umumnya digunakan sebagai pendukung bagi operasi resmi suatu angkatan bersenjata, namun sering juga digunakan untuk pribadi, misalnya sebagai bodyguard atau pengawalan bersenjata. PMC merupakan lembaga sipil yang diberi wewenang kerjasama dengan unit-unit militer di dalam negerinya atau bahkan negara lain yang disetujui oleh departemen pertahanan. PMC biasanya dipakai pada area dengan konflik intensitas rendah, ketika pemakaian angkatan bersenjata penuh dapat merugikan secara ekonomi, diplomatik, atau politik. Namun, perusahaan-perusahaan ini juga bekerjasama dengan negara-negara untuk menyediakan pelatihan militer dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pertahanan.

Perusahaan militer swasta misalnya menyediakan perlindungan untuk presiden Afganistan, membangun penjara di Guantanamo Bay, serta penerbangkan helikopter dan pesawat terbang untuk menghancurkan tanaman coca di Kolombia. Mereka juga mengoperasikan sistem intelijen dan komunikasi di United States Northern Command di Colorado, yang bertanggung jawab untuk merespon kepada serangan terhadap Amerika Serikat. Perusahaan-perusahaan ini juga melatih tentara dan militer di negara-negara seperti Nigeria, Bulgaria, dan Taiwan. Industri militer swasta sudah menjadi industri yang menghasilkan lebih dari $100 juta per tahun. Perusahaan militer swasta juga dikenal dengan kontraktor militer swasta, namun istilah ini lebih ditujukan untuk seorang individual yang dipekerjakan atau dikontrak oleh perusahaan militer swasta.

Perusahaan militer swasta sering masuk dalam kategori yang sama dengan kontraktor pertahanan, namun kontraktor pertahanan lebih terfokus kepada penyediaan perangkat keras dan peralatan militer, serta tenaga manusia yang mendukung perawatan peralatan tersebut. Sedangkan perusahaan militer swasta menyediakan tenaga manusia yang terlatih secara operasional dan taktis, termasuk pengalaman bertempur.
Konvensi Jenewa Ketiga (GCIII) tahun 1949 tidak menyatakan perbedaan antara kontraktor pertahanan dan perusahaan militer swasta, konvensi tersebut hanya mendefinisikan kategori kontraktor persediaan. Bila seorang kontraktor persediaan dilengkapi kartu identitas lengkap dari angkatan bersenjata yang mempekerjakannya, mereka harus diperlakukan sebagai tahanan perang kalau tertangkap. Namun, apabila seorang kontraktor melakukan pertempuran, kontraktor tersebut dapat diklasifikasikan sebagai tentara bayaran. Kontraktor yang tertangkap sebagai tentara bayaran akan kehilangan haknya atas status tahanan perang. Melalui Konvensi Jenewa 1949, dunia mencoba menggaris bawahi pengertian mercenary (tentara bayaran). Berikut kutipan Protocol Additional dari Geneva Convention (GC) pada tanggal 12 Agustus 1949 dan terkait dengan Protection of Victims of International Armed Conflicts (Protocol I), tertanda 8 Juni 1977.

Pasal 47
Tentara bayaran

Tentara bayaran adalah orang yang:

  • direkrut secara khusus baik di dalam maupun luar negeri untuk bertarung dalam sebuah konflik bersenjata
  • benar-benar mengambil bagian secara langsung dalam konflik-konflik
  • mengambil bagian dalam konflik-konflik secara khusus untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan bahkan dijanjikan, oleh salah seorang pihak dalam konflik tersebut, kompensasi materiil yang berjumlah besar, melebihi jumlah yang dibayarkan kepada para pejuang yang berpangkat setingkat di angkatan bersenjata pihak tersebut.
  • bukan berkewarganegaraan sama dengan salah satu pihak dalam konflik tersebut maupun penduduk suatu wilayah yang dikuasai salah satu pihak.
  • bukan anggota angkatan bersenjata salah satu pihak; dan
  • belum pernah dikirim oleh sebuah negara yang bukan salah satu pihak dalam konflik untuk melaksanakan sebuah tugas resmi sebagai bagian dari angkatan bersenjata ini.
Dipulangkannya ribuan tentara AS dan Inggris dari pos-pos luar negeri, bubarnya AB Uni Soviet, dan menggunungnya senjata-senjata yang mereka tinggalkan telah membuat sejumlah Negara di liputi kegentingan. Potensi alam dari negara-negara yang di liputi kegentingan inilah yang selanjutnya diincar banyak Negara berpengaruh dan menjadi lahan dollar bagi PMC-PMC kelas dunia.

Dengan adanya perusahaan militer swasta, banyak laporan akan adanya eksodus dari pasukan khusus di seluruh dunia, masuk ke perusahaan militer swasta. Special Air Service Britania Raya, Pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat, serta Joint Task Force 2 Angkatan Darat Kanada. dilaporkan telah kehilangan anggotanya yang keluar untuk bekerja di perusahaan militer swasta. Perusahaan militer swasta menawarkan gaji sampai $100.000 per tahun, yaitu dua sampai tiga kali lipat gaji anggota pasukan khusus di negara maju. Pihak-pihak PMC yang kini banyak bertugas di berbagai wilayah konflik seperti; Balkan, Irak, Afghanistan, dan Afrika tak terlalu peduli dengan segala resiko dan konsekuensi yang harus mereka tanggung. Mereka bahkan tak takut kehilangan nyawa, karena sejak awal, mereka telah menyepakati akan menanggung seluruh konsekuensi dari profesi tersebut. Ini juga mereka terima karena mereka sadar dengan kondisi pekerjaan yang menjadi spesialisasi mereka.

Di antara spesialisasi pekerjaan PMC adalah; penyelenggaraan pelatihan tentara/polisi, pengawalan VVIP, pengamanan konvoi kendaraan, analisis Intelijen, perawatan pemeliharaan alat utama sistem senjata, penyiapan markas militer, dan menjadi operator pengiriman logistik militer. Meskipun tentara bayaran telah ada kurang lebih sejak perang diciptakan, penciptaan perusahaan militer swasta modern biasanya dihubungkan dengan Kolonel David Stirling. Stirling adalah Perwira Skotlandia dan seorang militer yang terampil.Bahkan sebelum ia mulai berkecimpung dalam bisnis tentara bayaran, ia telah menciptakan sesuatu yang disebut SAS, yang mungkin agan kenal sebagai salah satu yang paling elit unit pasukan khusus di dunia.


Setelah Stirling meninggalkan dinas kemiliterannya setelah Perang Dunia II, ia pindah ke Afrika dan mendirikan Capricorn Afrika, sebuah gerakan masyarakat untuk mendukung keharmonisan antar ras disana. Namun, takdir telah memilih jalan lain baginya. Tak lama, ia mendirikan Watchguard International Ltd, sebuah perusahaan komersial yang membantu unit keamanan kereta api untuk negara beberapa negara Arab dan Afrika. Watchguard, didirikan pada tahun 1960, biasanya dihubungkan sebagai perusahaan militer swasta modern pertama di dunia.
Blackwater USA adalah korporasi militer swasta yang terdiri dari lima perusahaan:
Blackwater Training Center, Blackwater Target System, Blackwater Security Consulting, Blackwater Canine (K-9), dan Blackwater Air (AWS). Blackwater memiliki fasilitas pelatihan lengkap di North Carolina dipimpin Gary Jackson yang merupakan mantan NAVY SEAL. Blackwater di kalangan pengguna Amerika Serikat sudah dikenal sangat luas. Blackwater banyak membantu Departemen Pertahanan AS, Departemen Luar Negeri AS dan Departemen Transportasi AS. Termasuk perusahaan-perusahaan raksasa di Amerika Serikat dan negara-negara sahabat Amerika Serikat di seluruh dunia.

Dalam kontrak sesuai keahliannya, Blackwater bertanggungjawab untuk menjadikan pemesan memiliki kecakapan dalam tugasnya. Untuk mempertinggi kepercayaan pelanggan terhadap Blackwater, di North Carolina dibangun fasilitas lengkap pelatihan yang disebut Blackwater Academy. Terdiri dari sejumlah lapangan tembak indoor maupun outdoor seluas 24 km persegi.
 
Pada Maret 2004, Blackwater menerima kontrak mengawal pengapalan makanan ke Fallujah, Irak, di mana kemudian empat orang dari mereka diserang dan terbunuh di Fallujah.
Blackwater merupakan perusahaan yang merangkap sebagai mitra CIA dalam peperangan. Termasuk di Timur Tengah.
 

DynCorp, perusahaan kontraktor militer swasta (PMC) yang bermarkas di Reston Virginia Amerika Serikat (AS) ini memiliki unit-unit usaha yang tidak hanya berbau operasi bersenjata. Diantaranya siap menerima kontrak pemeliharaan pesawat-pesawat milik angkatan udara bahkan menerbangkannya. Seperti halnya yang dilakukan di Kolombia. Sedangkan soal pengawal bersenjata, pada tahun 2004 DynCorp mengirim para pengawal bersenjata (armed bodyguards) ke Afganistan untuk melindungi presiden Hamid Karzai. Untuk order ini mereka menerima bayaran dari kantor State Departement AS. Pada 15 Oktober 2003, tiga operator DynCorp terbunuh dalam serangan bom di Jalur Gaza. Saat itu mereka bertugas sebagai pengawal diplomat AS. Perusahaan ini memiliki 23.000 personel karyawan.

Perusahaan ini memang bisa mengerjakan segala macam kontrak yang berkaitan dengan keamanan yang akan dikerjakan oleh contract field teams (Tim Kontraktor lapangan). Khususnya guna mendukung militer AS. Mereka dilibatkan di Bosnia Herzegovina, Somalia, Angola, Haiti, Kolombia, Kosovo dan Kuwait. Di Afghanistan selain mengawal Karzai, DynCorp juga melatih polisi lokal setempat. Mereka juga aktif di Provinsi Chapare, Bolivia dengan tugas memberangus ladang kokain. Dengan kata lain DynCorp merupakan satu dari 25 PMC yang dipercaya pemerintah AS.

Pada Maret 2003, Dyn Corp memperoleh suntikan dana (diakuisisi) dari PMC terbesar, Computer Sciences Corporation (CSC) sekitar 914 juta dolar AS. Pada saat diambil alih, DynCorp memiliki 26.000 karyawan dan 95% kontrak-kontrak dengan pemerintah AS.

Di mana perusahaan militer swasta / tentara bayaran mendapatkan peralatan & senjata mereka ?
Baik yang disediakan oleh perusahaan PMC itu sendiri (seperti yang Blackwater biasa lakukan) yang berasal dari pasar gelap, seperti agan pernah dengar "this is America, we can buy anything" atau mereka mengeluarkan daftar senjata itu dan disetujui pemerintah.

Apakah ada perbedaan antara kontraktor dan tentara bayaran?
Mungkin ada yang bingung, kontraktor apa bedanya dengan tentara bayaran. Tidak ada istilah yang pasti, walaupun diatas sudah dijelaskan. "Kontraktor "adalah istilah umum sementara " tentara bayaran " artinya lebih spesifik. Sebuah pemerintahan dapat mengadakan kontrak dengan" kontraktor " untuk berbagai layanan yang berkaitan dengan operasi militer. Sementara, seorang tentara bayaran merupakan jenis yang lebih spesifik dari kontraktor, yaitu, seorang individu yang disewa khusus untuk menjadi prajurit tempur dan hal itu hanya untuk uang, tanpa memperhatikan loyalitas yang dan kesetian pada pihak mana mereka harus bertempur.

Saya mau jadi tentara bayaran, dan bekerja di PMC, bagaimana caranya?
Kunjungi website nya, biasanya terdapat email mereka, coba dikirim via email. Mereka bukanlah pasukan 'top secret' tapi sudah dikenal dunia, Kemungkinan akan diterima lebih besar jika anda seorang anggota angkatan bersenjata apalagi dari pasukan elit TNI atau POLRI. Tapi yakin mau berkhianat?

Demikianlah, tanpa diketahui banyak orang PMC memang telah menjadi salah satu perusahaan kelas dunia yang paling sukses dan memikat disamping prostitusi dan judi. Uang tidak saja mengalir pada si empunya perusahaan, tetapi juga pada karyawannya. Seorang mantan prajurit kesatuan elite yang bekerja di salah satu PMC misalnya, mengaku terperangah dibayar 14.000 poundsterling tiap bulan. Bagi dia, ini berarti tujuh kali lipat dari gaji bulanan yang ia terima saat masih bekerja di kesatuan militer.

Walaupun begitu, banyak juga peran yang dipikul PMC, di satu sisi mereka adalah sebuah perusahaan yang menyediakan jasa pengawalan dan operator instalasi megaproyek militer. Namun pada dasarnya, mereka tidak lebih dari perpanjangan tangan negara-negara besar yang memiliki banyak kepentingan. Mereka juga seolah tak peduli akan kehadiran mereka pada negara yang selalu dirundung konflik.

Sumber: Mr. Sirait